Darul Haramain Dompu

Darul Haramain Dompu "TEMAN SETIA MENUJU BAITULLAH"
Melayani Biro Perjalanan Haji dan Umroh Di Kabupaten Dompu dan Sekitar. Bisa langsung chat WA ; 082339534413.

Atau datang langsung di kantor Darul Haramain Dompu

20/08/2026
20/08/2026

Persiapan city tour ke Thoif..

20/08/2026

Sholat Subuh di Masjidil Haram..

19/08/2026

Pelaksanaan Thowaf dan Sa'i tgl 16 Agustus 2026.

18/08/2026

Magrib isya di Atap Masjidil Haram.

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Mami Dompu, Muhammad Nasirdin, Mohammad Fadilah, Dimis...
18/08/2026

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Mami Dompu, Muhammad Nasirdin, Mohammad Fadilah, Dimistrios Rossy, Nhurhatiocha Aquarius, Hardiansyah Ma'ruf, Era Leady Diana, Izzatun Majidah, Nia Andriani, Yuni Kuswinarni, Renny Zuraidah, Rahma Ama, Anugrah Suci Ramdhani, Acha Ningsih, Behkar Babeh Karna, Tita Nailufar, Ningsih Erna Wati, Rini Anggriani, Ahsanul Kholiqin, Imam Azhary, Erwin Atd, Yans Abu Naufal, Yani Nya Dae, Ziddan Yessi, Ummu Asrof, Igasahrani, Nadia Amelia, Nurwahdaniar Bintu Muslimin, Yeni Puspitasari, Salome Berkah O'o, Habdinir Mdk, Aisyahfatimah Yasir, Etty Hamzah, Dae Aswad, Ulfah Karimah Aiman, Mimin Muhnir, Annas, Afiqa Ana Siwe, Suwaidin, Indra Kirana, Yulia Putri Ayu, Dede Mut, Noeng Nung, Atha Mawaddah, Aisyah Mujahidah, Evi Nursusilawati, Yumna Arsyfa, Amirullah Bali Amir, Sumiati Arif, Nur Jannah

18/08/2026

Turunnya wahyu pertama di Gua Hira yang terletak di Jabal Nur, Makkah, terjadi pada usia Nabi Muhammad SAW 40 tahun. Peristiwa ini menandai diangkatnya beliau sebagai nabi dan rasul ditandai dengan turunnya Surah Al-Alaq ayat 1-5 melalui Malaikat Jibril pada bulan Ramadan.Latar Belakang dan ProsesMenyendiri (Uzlah): Menjelang usia 40 tahun, Nabi Muhammad SAW sering menyendiri ke Gua Hira untuk merenung dan beribadah jauh dari kebiasaan buruk masyarakat Makkah saat itu.Kedatangan Malaikat Jibril: Pada malam kejadian, Malaikat Jibril datang dan meminta Nabi untuk membaca ("Iqra'").Jawaban Nabi: Nabi menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Jibril lalu memeluknya erat dan mengulanginya tiga kali.Wahyu Pertama: Jibril membacakan Surah Al-Alaq ayat 1-5 yang berisi perintah membaca demi mengagungkan nama Allah dan ilmu pengetahuan.Setelah Menerima WahyuPulang dengan Gemetar: Nabi p**ang ke rumah istri beliau, Khadijah, dalam keadaan takut dan meminta diselimuti.Ketenangan dari Khadijah: Khadijah menenangkan dan meyakinkan beliau bahwa Allah tidak akan menghinakannya.Pertemuan dengan Waraqah: Khadijah membawa Nabi menemui sepupunya, Waraqah bin Naufal, yang membenarkan bahwa itu adalah malaikat yang dulu datang kepada Nabi Musa.

18/08/2026

Jabal Arafah adalah bukit batu setinggi sekitar 70 meter di Padang Arafah, tempat Nabi Muhammad SAW melakukan wukuf dan menyampaikan Khutbah Wada' (perpisahan) pada tanggal 9 Zulhijah tahun 10 Hijriah (632 Masehi).

Berdasarkan dalil-dalil sahih dan panduan sunnah Rasulullah, berikut adalah sejarah, peristiwa penting, serta fikih ibadah yang terkait dengan Jabal Arafah:
# # Peristiwa Bersejarah Sesuai Sunnah

* Lokasi Khutbah Wada': Di dekat kaki bukit inilah Rasulullah SAW menyampaikan khotbah terakhirnya yang monumental di hadapan lebih dari 100.000 umat Muslim. Khotbah tersebut berisi pesan penting tentang hak asasi manusia, kesetaraan, larangan riba, dan kewajiban memuliakan wanita.

* Tempat Turunnya Wahyu Terakhir: Di kawasan ini p**a Allah SWT menurunkan firman-Nya dalam [Surat Al-Ma'idah ayat 3]
"Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu, dan telah Aku ridai Islam itu menjadi agamamu."

* Asal-Usul Nama Arafah: Menurut para ulama, dinamakan Arafah (artinya mengetahui/mengakui) karena di tempat inilah umat manusia menyadari, merenungi, dan mengakui dosa-dosanya di hadapan Allah untuk memohon ampunan.

(Catatan riwayat lain: Kisah bahwa tempat ini menjadi lokasi bertemunya Nabi Adam dan Hawa setelah diturunkan ke bumi sangat populer secara turun-temurun, namun para ulama menjelaskan bahwa kisah tersebut tidak memiliki sanad hadis yang shahih).

# # Tuntunan Sunnah Saat Berada di Arafah
Ulama menyimpulkan beberapa aturan ibadah di Arafah yang murni dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW demi menjaga kemurnian ibadah haji:

* Wukuf Tidak Harus di Atas Bukit: Rasulullah SAW berwukuf di kaki bukit ini dan bersabda: "Aku wukuf di sini, dan seluruh wilayah Arafah adalah tempat wukuf" (HR. Muslim). Jemaah tidak perlu memaksakan diri mendaki bukit.

* Tidak Ada Syariat Mendaki Bukit: Komisi Fatwa Arab Saudi menegaskan bahwa Nabi SAW dan para sahabat tidak pernah sengaja mendaki Jabal Arafah/Rahmah saat berhaji. Menganggap aktivitas mendaki sebagai bagian dari manasik adalah kekeliruan.

* Berdoa Menghadap Kiblat: Ketika berdoa di Padang Arafah, sunnahnya adalah menghadap kiblat (Ka'bah), bukan menghadap ke arah bukit ataupun tugu putih yang ada di puncaknya.

18/08/2026

Jabal Tsur Makkah tempat Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq bersembunyi di Gua Tsur selama tiga hari tiga malam pada tahun 622 Masehi untuk menghindari kejaran kaum kafir Quraisy saat peristiwa hijrah menuju Madinah.

# # Garis Besar Kisah Persembunyian di Jabal Tsur

* Pengecekan Gua oleh Abu Bakar: Sebelum Nabi Muhammad masuk ke dalam Gua Tsur, masuk terlebih dahulu untuk membersihkan lokasi dan menutup lubang-lubang tempat hewan berbisa menggunakan kain pakaiannya demi melindungi keselamatan Rasulullah.
* Pengepungan Kaum Quraisy: Pasukan Quraisy yang melakukan sayembara pencarian berhasil melacak jejak hingga ke depan mulut Gua Tsur. Hal ini sempat membuat Abu Bakar sangat khawatir dan cemas.
* Ketenangan Hati Nabi: Di dalam gua yang sempit tersebut, Nabi Muhammad menenangkan sahabatnya dengan kalimat yang diabadikan dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 40: "Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita."
* Mukjizat Pertolongan Allah: Atas izin Allah, pandangan kaum Quraisy terkelabui karena mulut gua tiba-tiba tertutup oleh sarang laba-laba yang utuh dan burung merpati yang sedang bertelur. Kondisi tersebut membuat para pengejar berasumsi tidak ada manusia yang masuk ke dalam gua, sehingga mereka memutuskan untuk pergi.
* Kelanjutan Perjalanan Hijrah: Setelah situasi Makkah dirasa aman pada hari keempat, Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar keluar dari persembunyian untuk melanjutkan perjalanan jauh melintasi jalur alternatif menuju Madinah.

Address

Ponpes Imam Bukhari Dompu
Dompu

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Darul Haramain Dompu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share