Hijabers Sister Garut

Hijabers Sister Garut A community established in Garut -Jabar by a group of youth muslimah to share tips/experiences relat Assalamualaikum.. Hellooo beauty muslimah..

Perkenalkan kami adalah komunitas muslimah "Hijabers Sister Garut"
Semakin banyak nya yang memakai hijab di Garut kami terinspirasi untuk membentuk komunitas ini. Disini kita bersama-sama akan mempelajari hal yang baru dan menarik, tutorial hijab yang fashionable namun tetap syar'i, sharing, berbagi ilmu, menambah wawasan, menambah ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah, dan memberi inspira

si serta mengistiqomahkan muslimah agar selalu berhijab. Insya Allah event-event yang kita selenggarakan akan bermanfaat untuk para muslimah khusus nya di Garut. So... Ayo bergabung disini, bertemu saudara-saudara muslimah lain nya,tambah teman, tambah wawasan, tambah ilmu bersama "Hijabers Sister"

Contact us:
page : https://twitter.com/hijabersister_G ( )
Email : [email protected]
Phone : 08992787734

•Ketika kelak di alam mahsyar semua manusia akan ditimbang amalannya. Jika timbangan amal baiknya lebih banyak dari amal...
15/11/2021


Ketika kelak di alam mahsyar semua manusia akan ditimbang amalannya. Jika timbangan amal baiknya lebih banyak dari amal buruknya ia akan selamat dan akan dimasukkan ke surganya Allah.

Dalam sebuah hadist ada amalan yang sangat ringan namun di dalamnya berat saat ditimbang.

Dari Abu Hurairah,
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :

“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung)."
(HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694)



BismillahDari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,وَإِنَّ بَنِى إِسْر...
15/11/2021

Bismillah

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَإِنَّ بَنِى إِسْرَائِيلَ تَفَرَّقَتْ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ مِلَّةً وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِى عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِينَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِى النَّارِ إِلاَّ مِلَّةً وَاحِدَةً قَالُوا وَمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِى

“Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi 72 golongan. Sedangkan umatku terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu.”

Para sahabat bertanya, “Siapa golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?”

Beliau bersabda, “Yaitu yang mengikuti pemahamanku dan pemahaman sahabatku.”

(HR. Tirmidzi no. 2641. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Jadi , yang mengikuti pemahaman para sahabat, itulah yang selamat.

Sumber https://rumaysho.com/3321-mengikuti-islam-yang-murni.html

JANGAN LUPA BANYAKIN BERDOA !Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ...
11/11/2021

JANGAN LUPA BANYAKIN BERDOA !

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ‘Allahumma shoyyiban nafi’an (Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat).’” (HR. Bukhari, no. 1032)

Ibnu Baththal mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdoa ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu p**a semakin banyak manfaatnya.” (Syarh Al-Bukhari, Ibnu Baththal, 5: 18, Asy-Syamilah)

Turun hujan adalah waktu mustajab untuk berdoa
Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda ;

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika azan dan doa ketika ketika hujan turun.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi; Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan; lihat Shahihul Jami’, no. 3078)

Adalagi satu riwayat, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:الشرك في ه...
06/11/2021

Adalagi satu riwayat, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

الشرك في هذه الأمة أخفى من دبيب النملة السوداء على صفاةٍ سوداء في ظلمة الليل

*“Sesungguhnya kesyirikan pada umat ini lebih samar daripada rayapan semut hitam di atas batu licin yang hitam dalam kegelapan malam.”*
📚 (HR. Al-Hakim, Tirmidzi, Ahmad, Abu Ya’la dan dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahih Al-Jami’)

❗️Perhatikan di sini, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menggambarkan tentang samarnya kesyirikan, kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: _“lebih samar daripada rayapan semut hitam di atas batu licin yang hitam dalam kegelapan malam.”_ Kira-kira ada yang bisa melihatnya atau tidak? Semut hitam, batu hitam gelap malam, kita tidak ada yang bisa melihat. Kalau menyalakan lampu baru kelihatan. Tapi kalau dalam kondisi gelap, siapa yang bisa melihat?

Artinya kesyirikan itu kalau masuk ke dalam seseorang, seringnya dia tidak sadari. *Kalau hatinya masih bersih, maka akan ada sinyal yang menunjukkan apakah dia riya’ atau dia ujub atau syirik-syirik yang lainnya.*

❗️Tapi betapa sering orang tidak menyadari?

Makanya dalam doa, kita berdoa:

اللَّهُمَّ إَنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ , وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا أَعْلَمُ

“Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari kesyirikan yang aku sadari dan aku mohon ampun kepadaMu dari syirik yang tidak aku sadari.”

Karena ada kesyirikan yang masuk menjalar dalam hati kita tapi tidak kita sadari. *Hanya orang-orang yang berusaha ikhlas yang bisa mendeteksi penyakit tersebut.*

Ini di antara obat yang mujarab agar kita terhindar dari riya’ dan dijaga oleh Allah agar tidak terkena riya’.

📌Tapi ingat ini *doa bukan hanya dilafalkan, harus diucapkan dengan penuh-penuh permohonan dan pengharapan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.*
_Kita ucapkan dalam sujud kita, dalam doa-doa kita, setelah tasyahud akhir, kita berdoa dengan benar-benar berharap agar kita terhindar dari kesyirikan._

http://ilmiyyah.com/archives/5024

29 Rabiul Awal 1443H

Semoga bermanfaat
Barakallahu fiikum

Dari Ibnu ‘Umar, dari bapaknya ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabd...
06/11/2021

Dari Ibnu ‘Umar, dari bapaknya ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلاَءٍ فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى عَافَانِى مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِى عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً إِلاَّ عُوفِىَ مِنْ ذَلِكَ الْبَلاَءِ كَائِنًا مَا كَانَ مَا عَاشَ

“Siapa saja yang melihat yang lain tertimpa musibah, lalu ia mengucapkan,
‘Alhamdulillahilladzi ‘aafaani mimmab talaaka bihi, wa faddhalanii ‘ala katsiirim mimman khalaqa tafdhilaa’

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari musibah yang menimpamu dan benar-benar memuliakanku dari makhluk lainnya.
Kalau kalimat itu diucapkan,

maka ia akan diselamatkan dari musibah tersebut, musibah apa pun itu semasa ia hidup.”

(HR. Tirmidzi, no. 3431; Ibnu Majah, no. 3892. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini dha’if dan penguatnya, syawahidnya juga dha’if. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Dalam riwayat di atas ada kalimat lanjutan,

وَقَدْ رُوِىَ عَنْ أَبِى جَعْفَرٍ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِىٍّ أَنَّهُ قَالَ إِذَا رَأَى صَاحِبَ بَلاَءٍ فَتَعَوَّذَ مِنْهُ يَقُولُ ذَلِكَ فِى نَفْسِهِ وَلاَ يُسْمِعُ صَاحِبَ الْبَلاَءِ.

Diriwayatkan dari Abu Ja’far bin ‘Ali bahwa ia berkata, “Jika ada yang melihat yang lainnya tertimpa musibah, maka memintalah perlindungan (pada Allah) darinya. Hendaklah ia mengucapkan bacaan tadi, namun jangan sampai didengar oleh orang yang tertimpa musibah.”

Sumber https://rumaysho.com/14975-doa-ketika-melihat-yang-lain-tertimpa-musibah-atau-penyakit.html

ﺑِﺴۡـــــــــﻢِ ﭐﻟﻠّٰﻪِ ﭐﻟﺮَّﺣۡـﻤَـٰﻦِ ﭐﻟﺮَّﺣِـــــــﻴْﻢ اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ‎ ۞ اَللهُمَّ...
01/11/2021

ﺑِﺴۡـــــــــﻢِ ﭐﻟﻠّٰﻪِ ﭐﻟﺮَّﺣۡـﻤَـٰﻦِ ﭐﻟﺮَّﺣِـــــــﻴْﻢ

اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ‎

۞ اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞

Ingatlah, rezeki selain sudah diatur, juga sudah dibagi dengan adil, apa yang kita miliki itulah yang terbaik untuk kita.

Jadi jauhilah Hasad, iri, dengki, yang menjadi sebab kita tak pernah puas dengan rezeki. Rezeki kita tak mungkin tertukar, Allah pasti membagi rezeki dengan adil.

Allah Ta'ala berfirman :

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

“Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS. Al Isra’: 30)

Diayat yang lain Allah Ta’ala berfirman :

وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ

“Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Allah memberi rizki pada mereka sesuai dengan pilihan-Nya dan Allah selalu melihat manakah yang maslahat untuk mereka. Allah tentu yang lebih mengetahui manakah yang terbaik untuk mereka. Allah-lah yang memberikan kekayaan bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya. Dan Allah-lah yang memberikan kefakiran bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 6: 553)

ISTIGHFAR ANAKMUNabi ﷺ bersabda:« إنَّ الرَّجُلَ لَتُرْفَعُ دَرَجَتُهُ فِي اْلجَنَّةِ, فَيَقُوْلُ: أَنَّي لِي هَذَا؟ فَي...
31/10/2021

ISTIGHFAR ANAKMU

Nabi ﷺ bersabda:

« إنَّ الرَّجُلَ لَتُرْفَعُ دَرَجَتُهُ فِي اْلجَنَّةِ, فَيَقُوْلُ: أَنَّي لِي هَذَا؟ فَيُقَالُ: بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ »

“Sesungguhnya seseorang akan diangkat derajatnya di surga, maka ia berkata, ”Dari manakah balasan ini?” Dikatakan, “Dari sebab istighfar anakmu kepadamu.”

(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

ℳـ₰✍️
✿❁࿐❁✿


🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

30/10/2021
📌Bisa Jadi Ajalmu Sudah DekatSyaikh Bin Baz -rahimahullah- berkata :قد يكون الأجل قد قرب ودنا وأنت في غفلة، قد يصبح الإن...
17/07/2021

📌Bisa Jadi Ajalmu Sudah Dekat

Syaikh Bin Baz -rahimahullah- berkata :

قد يكون الأجل قد قرب ودنا وأنت في غفلة، قد يصبح الإنسان ولا يمسي، ويمسي ولا يصبح، وقد ينام ولا يقوم. فَالعاقل والحازم ه‍و الذي يعد العدة دائماً، ويكون دائماً على حذر وإعدادٍ للآخرة، لعله ينجو

“Bisa jadi ajal itu sudah dekat, sementara engkau masih lalai..

Bisa jadi seseorang masih hidup di waktu pagi, tapi tidak mendapati waktu sore..
Bisa jadi dia masih hidup di waktu sore, namun tidak mendapati waktu pagi..
Bisa jadi seseorang tidur, dan akhirnya tidak bangun lagi..

Maka, orang yang cerdas dan bijaksana adalah orang yang selalu menyiapkan persiapannya, yang selalu waspada dan menyiapkan diri untuk akhiratnya, agar dia selamat..”

Syarh Riyadushsholihin 1/245
___________

x

29/06/2021

Rasanya ini bisa kita jadikan untuk *koreksi diri*.👇👍

Telah wafat beberapa minggu yg lalu seorang penulis wanita dari Kuwait Nadiah al Jar rahimahallah ...
Menjelang wafatnya ia menulis makalah ini di dalam buku hariannya :

_"Bila kematianku tiba aku tidak khawatir dan cemas tentang jasadku yang kaku ..._
_Kaum muslimin pastilah akan menunaikan apa2 yang sudah seharusnya mereka kerjakan ... Melepaskan seluruh pakaianku .. memandikanku.._ _mengkafaniku .. mengeluarkanku dari rumahku .. membawaku ke rumahku yang baru ( *kuburku* ) .. _orang banyak akan datang mengantarku kesana .. diantara mereka bahkan ada yang menunda / membatalkan pekerjaan demi pemakamanku ini .._

_Seluruh milikku tidak ada satupun yang aku bawa .. kunci2 ku .. kitab2 ku .. tas2 ku .. sepatu2 ku .. baju2 ku .. dan semua yang lainnya... bila keluargaku sepakat mereka akan menyedekahkannya agar bermanfaat bagiku.._

_Yakinlah ... dunia tidak akan bersedih karena kematianku .. alam semesta tetap akan berputar seperti biasanya .. perekonomian akan berlanjut .. pekerjaanku akan digantikan orang lain .. harta bendaku akan menjadi warisan sedangkan di alam kubur semua menjadi perhitungan dan tanggung jawabku..yang banyak ataupun sedikit.. bahkan yang kecil yang tak berharga sekalipun..._

_Hal pertama yang akan hilang seketika aku mati adalah nama yg dengannya aku dipanggil di dunia ini.. seketika aku mati mereka memanggilku dengan sebutan *jasad*... waktu shalat mereka menyebutku *jenazah*. ketika menguburku mereka menyebutku *mayyit.*.. jelas sekali kala itu... bahwa nasabku .. sukuku ... status sosialku dan ketenaranku tidak berarti apa2.... sama sekali tidak layak diagung2 kan ..._

_*Alangkah sepele/kecil nya dunia ini dan alangkah bodohnya kita yang selama ini menganggapnya penting / besar...*_

_*Untuk kalian yang masih hidup...*_
Kesedihan kalian atasku dapat dibagi 3 golongan...
*1.orang2 yang hanya mengenalku biasa2 saja akan mengasihaniku sesaat...*

*2.teman2 akrab akan bersedih dan merasa kehilangan selama beberapa minggu.. setelahnya mereka akan kembali pada kehidupannya semula...*

*3.keluarga / ahlul bait...akan bersedih berbulan2... mungkin setahun... setelahnya aku pun akan tinggal sebagai kenangan....*

*Berakhirlah kisahku diantara manusia.... bermulalah kisah hidup ku dialam akhirat... telah hilang dariku kecantikanku.... hartaku.... keluargaku.... semuanya... inilah hidup yang sesungguhnya...*

_*"Apakah yang sudah engkau persiapkan sebagai bekal akhiratmu hari ini ?? mumpung masih hidup perhatikan lah... amalan2 wajib mu...sunnah2 mu...sadaqah rahasia....amal shalih....mudah2 an diakhirat engkau selamat...."*_

*Bila engkau membantuku menyampaikan pesan2 ku ini sebagai pengingat sesama manusia...*
*Insya Alloh akan engkau temukan pahala di dalam timbangan amalmu kelak di akhirat.....*karena ini termasuk da'wah...
*Aamiiin Yaa Rabbal'alamin

Address

Garut
44151

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hijabers Sister Garut posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Hijabers Sister Garut:

Share