PT Mamduh Wisata Ilahi

PT Mamduh Wisata Ilahi PT Mamduh Wisata Ilahi
travel Haji dan Umroh
yuk Umroh bersama kami
di dampingi dari tanah air smpai kembali
kebahagiaan Jamaah adalah tujuan utama kami

12/04/2025

Testimoni Jamaah Mamduh Wisata Ilahi

masih tersedia beberapa seat lagi,,,   bismillah!!
12/04/2025

masih tersedia beberapa seat lagi,,, bismillah!!

12/04/2025
๐Ÿ“ข *INFO UMRAH 2025 โ€“ Mamduh Wisata Ilahi*  ๐Ÿ•‹ *Paket Umrah plus City Tour Malaysia & Thaif*  ๐Ÿ’ธ Mulai *29 jutaan aja!*โœจPro...
10/04/2025

๐Ÿ“ข *INFO UMRAH 2025 โ€“ Mamduh Wisata Ilahi*
๐Ÿ•‹ *Paket Umrah plus City Tour Malaysia & Thaif*
๐Ÿ’ธ Mulai *29 jutaan aja!*

โœจProgram Unggulan:
โ€ข Tahajjud bersama
โ€ข Tausiyah harian
โ€ข Doa harian
โ€ข Catatan pengingat ibadah
โ€ข Sedekah Jumat berkah
โ€ข Sirah Nabawiyyah
โ€ข Sertifikat Umrah

๐Ÿ”ฐ *PILIHAN PAKET UMRAH 2025*:

๐Ÿ”ถ *PAKET BERKAH* โ€“ *29,8 juta*
๐Ÿ—“ Juli & Oktober 2025
๐Ÿจ *Madinah:* Andalus Assalam โญโญโญ
๐Ÿจ *Makkah:* Barakat Burhan โญโญโญโญ
๐ŸŽ *Bonus: Free City Tour Malaysia*

๐Ÿ”ท *PAKET ROYAL* โ€“ *32,5 juta*
๐Ÿ—“ Agustus & November 2025
๐Ÿจ *Madinah:* Mirage Assalam โญโญโญโญ
๐Ÿจ *Makkah:* Burj Al Jiwar โญโญโญ

๐Ÿ”ด *PAKET EKSKLUSIF* โ€“ *38,8 juta*
๐Ÿ—“ September 2025
๐Ÿจ *Madinah:* Royal Andalus โญโญโญโญ
๐Ÿจ *Makkah:* Sofwah Orchid โญโญโญโญโญ

โœ… SUDAH TERMASUK:
โœ” Tiket pesawat PP (Air Asia/Lion Air)
โœ” Visa & Siskopatuh
โœ” Hotel bintang 3, 4, & 5 sesuai paket
โœ” Makan 3x sehari
โœ” Bus AC eksklusif
โœ” Perlengkapan Umrah
โœ” Headset transmitter (jika diizinkan)
โœ” Tour leader & Muthawwif berpengalaman
โœ” City Tour Makkah, Madinah, Thaif
โœ” Air Zamzam 5 liter
โœ” Asuransi Jamaah
โœ” Sertifikat Umrah
โœ” 2x Umrah

โŒ *Belum termasuk:*
โ€ข Paspor & vaksin meningitis
โ€ข Kelebihan bagasi & kebutuhan pribadi
โ€ข Upgrade hotel (jika ada permintaan)

๐ŸŸข *Kenapa Pilih MWI?*
โœ… Travel berizin resmi โ€“ *SK PPIU No. U.83 Tahun 2021*
โœ… Akreditasi A
โœ… Harga transparan & All-In
โœ… Tidak ada riwayat bermasalah
โœ… Insya Allah sesuai Sunnah

๐Ÿ“ฒ Info & Pendaftaran:

*Hubungi Mitra Mamduh Wisata Ilahi*

๐Ÿ“ž contact person: **085319207797**

๐Ÿ“Kantor: Jl. Tidung Mariolo No. 2E, Rappocini, Makassar
๐Ÿ“Google Maps: [Klik di sini](https://g.co/kgs/zMFVXzq)

๐Ÿ“ฑ IG | TikTok | FB: **

๐Ÿ’บ *Seat terbatas!* Yuk daftar sekarang & wujudkan Umrah impianmu bersama MWI ๐Ÿ˜‡

21/03/2025

MaasyaaAllah pemberangkatan jamaah PT Mamduh wisata Ilahi untk yg akhir Romadhan ๐Ÿคฒ
Bahagia menjadi bagian dari MWI,
Semoga MWI selalu berjaya, berkah, dan di mudahkan segala urusannya oleh Allah ๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ
Dan selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untk para jamaahnya Aamiin... ๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ
Yuk umroh bersama MWI ๐Ÿ˜Š

*Keutamaan lailatul qadar*โ€œLailatul qadarโ€ lebih baik daripada seribu bulan, yang setara dengan 83 tahun dan 4 bulan.All...
19/03/2025

*Keutamaan lailatul qadar*
โ€œLailatul qadarโ€ lebih baik daripada seribu bulan, yang setara dengan 83 tahun dan 4 bulan.

Allah berfirman,

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฏู’ุฑูŽุงูƒูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู. ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู„ู’ูู ุดูŽู‡ู’ุฑู

โ€œTahukah kamu apa itu lailatul qadar? Lailatul qadar lebih baik daripada seribu bulan.โ€ (Q.s. Al-Qadar:2โ€“3)

Pada malam itu, diputuskan segala perkara yang ditetapkan, dan ditentukan p**a takdir rezeki, ajal, dan segala sesuatu yang akan terjadi di tahun tersebut.

Allah berfirman,

ุฅูู†ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ุฒูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ู ูููŠ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ู…ูุจูŽุงุฑูŽูƒูŽุฉู ุฅูู†ู‘ูŽุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ู…ูู†ู’ุฐูุฑููŠู†ูŽ. ูููŠู‡ูŽุง ูŠููู’ุฑูŽู‚ู ูƒูู„ู‘ู ุฃูŽู…ู’ุฑู ุญูŽูƒููŠู…ู. ุฃูŽู…ู’ุฑู‹ุง ู…ูู†ู’ ุนูู†ู’ุฏูู†ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ู…ูุฑู’ุณูู„ููŠู†ูŽ. ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠู…ู

โ€œSesungguhnya, Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi, dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu, diputuskan segala urusan yang telah ditetapkan. Keputusan dari Kami. Sesungguhnya, Kami yang mengutus (para rasul). Sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya, Dia adalah Dzat yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.โ€ (Q.s. Ad-Dukhan:3โ€“6)
Menghidupkan lailatul qadar merupakan penyebab diampuninya dosa

Dari Abu Hurairah radhiallahu โ€˜anhu; Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œBarang siapa yang beribadah pada lailatul qadar karena dasar iman dan mengharap pahala maka diampuni dosanya yang telah berlalu.โ€ (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)

*Kapan lailatul qadar datang?*
Tidak ada satu pun yang tahu waktu terjadinya lailatul qadar karena ini adalah rahasia Allah. Hanya saja, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memberikan saran agar mencari lailatul qadar di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir bulan Ramadan karena lailatul qadar berpeluang untuk terjadi pada malam-malam tersebut.

Dari Aisyah radhiallahu โ€˜anha, bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam selalu menghidupkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Beliau bersabda, โ€œCarilah malam qadar di malam ganjil pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.โ€ (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)

Barang siapa yang tidak mampu beribadah di awal sepuluh malam terakhir, hendaknya tidak ketinggalan untuk beribadah di tujuh malam terakhir. Dari Ibnu Umar; Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda tentang lailatul qadar, โ€œCarilah di sepuluh malam terakhir. Jika ada yang tidak mampu maka jangan sampai ketinggalan ibadah di tujuh malam terakhir.โ€ (H.r. Muslim)

*Bagaimana caranya agar mendapatkan lailatul qadar?*
Di antara hikmah Allah, Dia menyembunyikan malam qadar, agar hamba-Nya mencarinya setiap malam. Oleh karena itu, selayaknya seorang muslim menghidupkan malam-malam terakhir dengan berbagai macam ibadah untuk mendapatkan lailatul qadar, di antaranya:

*1. Iโ€™tikaf*
Dari โ€˜Aisyah radhiallahu โ€˜anha; bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam terbiasa iโ€™tikaf pada malam terakhir bulan Ramadan sampai Allah mewafatkan beliau. (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)

*2. Menghidupkan malam dengan ibadah dan membangunkan keluarga untuk beribadah*
Dari Aisyah radhiallahu โ€˜anha; bahwa ketika masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam membangunkan keluarganya, menghidupkan malam-malamnya, dan mengencangkan sarungnya. (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)

*3. Mandi, berhias, dan memakai minyak pada waktu antara magrib sampai isya*
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Aisyah radhiallahu โ€˜anha, bahwa ketika bulan Ramadan, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam terkadang tidur dan bangun beribadah. Akan tetapi, ketika masuk 10 hari terakhir, beliau mengencangkan sarungnya, menjauhi istri-istrinya, dan mandi pada waktu antara maghrib sampai isya. Ibnu Jarir mengatakan, โ€œDahulu, para sahabat menganjurkan untuk mandi setiap malam pada sepuluh malam terakhir.โ€

*Tanda-tanda lailatul qadar*
Dari Ibnu Abbas radhiallahu โ€˜anhuma; bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda tentang lailatul qadar, โ€œDia adalah malam yang indah, sejuk, tidak panas, tidak dingin, di pagi harinya matahari terbit dengan cahaya merah yang tidak terang.โ€ (H.r. Ibnu Khuzaimah; dinilai sahih oleh Al-Albani)

*Apa yang diucapkan ketika menjumpai lailatul qadar?*
Ketika kita merasa bahwa di malam tertentu memiliki ciri-ciri seperti yang disebutkan dalam hadis Ibnu Abbas di atas, maka disyariatkan bagi kita agar memperbanyak membaca doa. Terutama bacaan yang diajarkan Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam kepada istri beliau Aisyah radhiallahu โ€˜anha, sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:

Dari Aisyah radhiallahu โ€˜anha, โ€œSaya bertanya, โ€˜Wahai Rasulullah, jika aku menjumpai satu malam yang itu merupakan lailatul qadar, apa yang aku ucapkan?โ€™ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menjawab, โ€˜Ucapkanlah,

ุงู„ู„ู‘ูŽู€ู‡ูู€ู…ู‘ูŽ ุฅู†ู‘ูŽูƒูŽ ุนูŽูููˆู‘ูŒ ุชูู€ุญูุจู‘ู ุงู„ุนูŽูู’ูˆูŽ ููŽุงุนู’ูู ุนูŽู†ู‘ููŠ

โ€˜Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Pemaaf maka maafkanlah diriku.โ€โ€ (Hadis sahih; diriwayatkan oleh At-Turmudzi dan Ibnu Majah)

*Apa tanda telah mendapatkan lailatul qadar?*
Banyak orang beranggapan bahwa orang yang mendapatkan lailatul qadar akan mengalami kasyaf di malam tersebut. โ€œKasyafโ€ sendiri artinya โ€˜terbukanya tabir gaibโ€™, seperti: bisa melihat langit terbelah, malaikat datang, melihat cahaya di langit, atau tulisan lafal โ€œAllahโ€, dan sebagainya. Semua anggapan ini adalah anggapan yang tidak berdasar.

Syarat bisa mendapatkan lailatul qadar bukanlah harus mengalami hal-hal di atas. Setiap muslim yang melakukan amal apa pun di malam itu, dihitung dari mulai magrib sampai subuh, maka amalnya akan dinilai lebih baik daripada seribu bulan. Allah berfirman,

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฏู’ุฑูŽุงูƒูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู. ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู„ู’ูู ุดูŽู‡ู’ุฑู

โ€œTahukah kamu apa itu lailatul qadar? Lailatul qadar lebih baik daripada seribu bulan.โ€ (Q.s. Al-Qadar:2โ€“3)
Di akhir surat Al-Qadar, Allah berfirman,

ุณูŽู„ูŽุงู…ูŒ ู‡ููŠูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ู…ูŽุทู’ู„ูŽุนู ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู

โ€œIni adalah malam yang penuh keselamatan, sampai terbit fajar.โ€ (Q.s. Al-Qadar:5)
Allahu aโ€™lam.

=================

โœจ UMRAH PLUS NYANTRI 2025 โœจ
๐Ÿ”น Bersama Mamduh Wisata Ilahi โ€“ Umrah Berkualitas, Harga Terjangkau

๐ŸŒ Jadwal Keberangkatan:
๐Ÿ“… Juli โ€“ Agustus โ€“ September โ€“ Oktober โ€“ November 2025
๐Ÿ•‹ Program 12/13 Hari

๐Ÿ•Œ Pilihan Paket:
โœ… PAKET BERKAH โ€“ Mulai 29,8 Juta โœจ (Juli & Oktober 2025)
โœ… PAKET ROYAL โ€“ Mulai 32,5 Juta โœจ (Agustus & November 2025)
โœ… PAKET EKSKLUSIF โ€“ Mulai 38,8 Juta โœจ (September 2025

Booking Sekarang!

Update Pemberangkatan Umrah MAMDUH WISATA ILAHI 10 Februari 2025umrah awal Ramadhan  Terisi Full Seatumrah akhir ramadha...
10/02/2025

Update Pemberangkatan Umrah MAMDUH WISATA ILAHI 10 Februari 2025

umrah awal Ramadhan Terisi Full Seat

umrah akhir ramadhan sisa 3 seat

umrah setelah musim haji :
Mulai harga 29,8jt (Umrah + Free city tour malaysia, city tour thaif)
Ready Juli, Agustus, September, Oktober, November (2025)

kalau sudah niat, daftar saja dulu sambil menabung.

10/02/2025

"Suatu saat, di antara jutaan hati yang tunduk dan jiwa yang merendah, kita akan berdiri bersama di tanah suci. Merasakan getaran doa yang menyatu, mengingatkan betapa kecilnya kita di hadapan-Nya. Semoga setiap langkah kita dimudahkan, setiap rindu dipertemukan, dan setiap doa dikabulkan. Aamiin. ๐ŸŒ™๐Ÿคฒ "

*Jika ada yang meninggal dunia lantas memiliki utang puasa, apakah boleh bayar utang puasanya?*Berikut penjelasan lengka...
10/02/2025

*Jika ada yang meninggal dunia lantas memiliki utang puasa, apakah boleh bayar utang puasanya?*

Berikut penjelasan lengkapnya.

Dari โ€˜Aisyah radhiyallahu โ€˜anha, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุงุชูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุตููŠูŽุงู…ูŒ ุตูŽุงู…ูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ูˆูŽู„ููŠูู‘ู‡ู

โ€œBarangsiapa yang meninggal dunia lantas masih memiliki utang puasa, maka keluarga dekatnya (walau bukan ahli waris) yang mempuasakan dirinya.โ€ (HR. Bukhari, no. 1952 dan Muslim, no. 1147).

Begitu p**a hadits dari Ibnu โ€˜Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma, ia berkata, โ€œAda seseorang pernah menemui Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lantas ia berkata,

ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฅูู†ูŽู‘ ุฃูู…ูู‘ู‰ ู…ูŽุงุชูŽุชู’ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุตูŽูˆู’ู…ู ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฃูŽููŽุฃูŽู‚ู’ุถููŠู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูู…ูู‘ูƒูŽ ุฏูŽูŠู’ู†ูŒ ุฃูŽูƒูู†ู’ุชูŽ ู‚ูŽุงุถููŠูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ยป. ู‚ูŽุงู„ูŽ ู†ูŽุนูŽู…ู’. ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ููŽุฏูŽูŠู’ู†ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽุญูŽู‚ูู‘ ุฃูŽู†ู’ ูŠูู‚ู’ุถูŽู‰ยป

โ€œWahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal dunia dan ia masih memiliki utang puasa sebulan. Apakah aku harus membayarkan qadhaโ€™ puasanya atas nama dirinya?โ€ Beliau lantas bersabda, โ€œSeandainya ibumu memiliki utang, apakah engkau akan melunasinya?โ€ โ€œIyaโ€, jawabnya. Beliau lalu bersabda, โ€œUtang Allah lebih berhak untuk dilunasi.โ€ (HR. Bukhari, no. 1953 dan Muslim, no. 1148).โ€

Pembahasan di atas adalah bagi orang yang tidak puasa karena ada uzur (seperti sakit) lalu ia masih punya kemampuan dan memiliki waktu untuk mengqadhaโ€™ ketika uzurnya tersebut hilang sebelum meninggal dunia.

Sedangkan bagi yang tidak berpuasa karena uzur lantas tidak memiliki kemampuan untuk melunasi utang puasanya dan ia meninggal dunia sebelum hilangnya uzur atau ia meninggal dunia setelahnya namun tidak memiliki waktu untuk mengqadhaโ€™ puasanya, maka tidak ada qadhaโ€™ baginya, tidak ada fidyah dan tidak ada dosa untuknya. Demikian keterangan dari Syaikh Musthafa Al-Bugha yang penulis sarikan dari At-Tadzhib fii Adillah Matan Al-Ghayah wa At-Taqrib, hlm. 114.

Intinya, orang yang dilunasi utang puasanya adalah orang yang masih memiliki kesempatan untuk melunasi qadhaโ€™ puasanya namun terlanjur meninggal dunia. Sedangkan orang yang tidak memiliki kesempatan untuk mengqadhaโ€™ lalu meninggal dunia, maka tidak ada perintah qadhaโ€™ bagi ahli waris, tidak ada kewajiban fidyah dan juga tidak ada dosa.

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan p**a,

ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู‚ูŽุถูŽุงุกู ุดูŽูŠู’ุกู ู…ูู†ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุตูู…ู’ ุญูŽุชูŽู‘ูŠ ู…ูŽุงุชูŽ ู†ูุธูุฑูŽุชู’ ููŽุงูู†ู’ ุฃูŽุฎูุฑูู‡ู ู„ูุนูุฐู’ุฑู ุงูุชูŽู‘ุตูŽู„ูŽ ุจูุงู„ู…ูŽูˆู’ุชู ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฌูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ู„ูุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ู ููŽุฑู’ุถูŒ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุชูŽู…ูŽูƒูŽู‘ู†ู’ ู…ูู†ู’ ููุนู’ู„ูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู…ูŽูˆู’ุชู ููŽุณูŽู‚ูŽุทูŽ ุญููƒู’ู…ูู‡ู ูƒูŽุงู„ุญูŽุฌูู‘ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฒูŽุงู„ูŽ ุงู„ุนูุฐู’ุฑู ูˆูŽุชูŽู…ูŽูƒูŽู‘ู†ูŽ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุตูู…ู’ู‡ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ู…ูŽุงุชูŽ ุฃูุทู’ุนูู…ูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ู„ููƒูู„ูู‘ ู…ูุณู’ูƒููŠู’ู†ู ู…ูุฏูŒู‘ ู…ูู†ู’ ุทูŽุนูŽุงู…ู ุนูŽู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ูŠูŽูˆู’ู…ู

โ€œBarangsiapa masih memiliki utang puasa Ramadhan, ia belum sempat melunasinya lantas meninggal dunia, maka perlu dirinci. Jika ia menunda utang puasanya karena ada uzur lantas ia meninggal dunia sebelum memiliki kesempatan untuk melunasinya, maka ia tidak punya kewajiban apa-apa. Karena ini adalah kewajiban yang tidak ada kesempatan untuk melakukannya hingga meninggal dunia, maka kewajiban itu gugur sebagaimana dalam haji. Sedangkan jika uzurnya hilang dan masih memiliki kesempatan untuk melunasi namun tidak juga dilunasi hingga meninggal dunia, maka puasanya dilunasi dengan memberi makan kepada orang miskin, di mana satu hari tidak puasa memberi makan dengan satu mud.โ€ (Al-Majmuโ€™, 6:367).

Dalil bolehnya melunasi utang puasa orang yang telah meninggal dunia dengan menunaikan fidyah (memberi makan kepada orang miskin) adalah beberapa riwayat berikut.

ุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจูŽู‘ุงุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุฑูุถูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ููู‰ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุซูู…ูŽู‘ ู…ูŽุงุชูŽ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุตูู…ู’ ุฃูุทู’ุนูู…ูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู‚ูŽุถูŽุงุกูŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู†ูŽุฐู’ุฑูŒ ู‚ูŽุถูŽู‰ ุนูŽู†ู’ู‡ู ูˆูŽู„ููŠูู‘ู‡ู.

Dari Ibnu โ€˜Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma, ia berkata, โ€œJika seseorang sakit di bulan Ramadhan, lalu ia meninggal dunia dan belum lunasi utang puasanya, maka puasanya dilunasi dengan memberi makan kepada orang miskin dan ia tidak memiliki qadhaโ€™. Adapun jika ia memiliki utang nazar, maka hendaklah kerabatnya melunasinya.โ€ (HR. Abu Daud, no. 2401. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif).

ุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูู…ูŽุฑูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ูู‘ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุงุชูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุตููŠูŽุงู…ู ุดูŽู‡ู’ุฑู ููŽู„ู’ูŠูุทู’ุนูู…ู’ ุนูŽู†ู’ู‡ู ู…ูŽูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูู„ูู‘ ูŠูŽูˆู’ู…ู ู…ูุณู’ูƒููŠู†ู‹ุง

Dari Ibnu โ€˜Umar radhiyallahu โ€˜anhuma, dari Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, beliau bersabda, โ€œBarangsiapa yang meninggal dunia lantas ia masih memiliki utang puasa sebulan, maka hendaklah memberi makan (menunaikan fidyah) atas nama dirinya bagi setiap hari tidak puasa.โ€ (HR. Tirmidzi, no. 718. Abu โ€˜Isa At-Tirmidzi berkata, โ€œKami tidak mengetahui hadits Ibnu โ€˜Umar marfuโ€™ sebagai perkataan Nabi kecuali dari jalur ini. Namun yang tepat hadits ini mauquf, hanya perkataan Ibnu โ€˜Umar.โ€ Al-Hafiz Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif).

Imam Syafiโ€™i dalam pendapat lamanya (qadim) mewajibkan bagi yang meninggal dunia lantas masih memiliki utang puasa, tidak diharuskan dilunasi dengan memberi makan (fidyah), namun boleh bagi kerabatnya melunasi utangnya dengan berpuasa atas nama dirinya. Bahkan pendapat inilah yang disunnahkan sebagaimana dinukil dari Imam Nawawi dari Syarh Shahih Muslim. Kata Imam Nawawi, pendapat qadim dari Imam Syafiโ€™i itulah yang lebih tepat karena haditsnya yang begitu kuat. Sedangkan pendapat Imam Syafiโ€™i yang jadid (terbaru), tidak bisa dijadikan hujjah (dukungan) karena hadits yang membicarakan memberi makan bagi orang yang meninggal dunia lantas masih memiliki utang puasa adalah hadits dhaif, wallahu aโ€™lam. Demikian nukilan kami dari Kifayah Al-Akhyar.

Intinya, orang yang punya utang puasa dan terlanjur meninggal dunia sebelum utangnya dilunasi, maka bisa ditempuh dua cara: (1) membayar utang puasa dengan kerabatnya melakukan puasa, (2) menunaikan fidyah dengan memberi makan kepada orang miskin. Cara pertama ini lebih baik sebagaimana penguatan pendapat di atas.

Adapun bentuk memberikan fidyah, bisa dengan makanan siap saji dengan memberi satu bungkus makanan bagi satu hari tidak puasa, bisa p**a dengan ketentuan satu mud yang disebutkan oleh Abu Syujaโ€™ di atas.

Namun ukuran mud ini bukanlah ukuran standar dalam menunaikan fidyah. Syaikh Musthafa Al-Bugha berkata, โ€œUkuran mud dalam fidyah di sini sebaiknya dirujuk pada ukuran zaman ini, yaitu ukuran pertengahan yang biasa di tengah-tengah kita menyantapnya, yaitu biasa yang dimakan seseorang dalam sehari berupa makanan, minuman, dan buah-buahan. Karena saat ini makanan kita bukanlah lagi gandum, kurma, anggur atau sejenisnya. Fakir miskin saat ini biasa menyantap khubz (roti) atau nasi, dan kadang mereka tidak menggunakan lauk daging atau ikan. Sehingga tidaklah tepat jika kita mesti menggunakan ukuran yang ditetapkan oleh ahli fikih (fuqaha) di masa silam. Karena apa yang mereka tetapkan adalah makanan yang umum di tengah-tengah mereka.โ€ (At-Tadzhib, hlm. 115).

Apakah kalau tidak puasa lalu meninggal dunia, selalu dibayarkan qadhaโ€™?
Siapa saja yang mengakhirkan qadhaโ€™ Ramadhanโ€”begitu p**a nadzar dan kafaratโ€”karena ada uzur, di mana sakit atau safarnya (yang mubah) terus berlanjut hingga meninggal dunia dan tidak ada waktu untuk mengqadhaโ€™, maka tidak ada kewajiban qadhaโ€™ sama sekali. Keluarganya pun tidak perlu menunaikan qadhaโ€™ maupun fidyah, karena ia bukan orang yang taqshir (lalai) dan ia tidak berdosa. Alasannya, ia tidak dikenakan kewajiban sampai akhirnya meninggal dunia, hukum wajib jadi gugur.
Jika ada yang punya uzur (lantas tidak puasa), lalu uzur tersebut hilang (seperti orang sakit kembali lagi sehat), kemudian utang puasa belum juga dibayarkan, โ€“menurut pendapat Syafiiyah yang qadim (lama) dan jadi pilihan Imam Nawawiโ€”, walinya (keluarganya) mempuasakan dirinya.
Lihat Al-Mawsuโ€™ah Al-Fiqhiyyah, 28:76-77.

Semoga Allah beri ilmu yang bermanfaat.

Alhamdulillah semalam, tepatnya Rabu 22 januari kemarin, jamaah Mamduh wisata ilahi telah tiba di tanah air dengan bahag...
22/01/2025

Alhamdulillah semalam, tepatnya Rabu 22 januari kemarin, jamaah Mamduh wisata ilahi telah tiba di tanah air dengan bahagia selamat dan sehat wal Afiat. Smg perjalanan umroh para jamaah mabruroh dan diridhoi Allah... Aamiiin... ๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ

Update terkini 22 Januari 2025

umrah awal Ramadhan *Full seat*

umrah akhir ramadhan sisa *7 seat* ada penambahan seat dari masakapai..

umrah setelah musim haji
umrah bulan juli + city tour malaysia *Ready*
umrah bulan agustus *Ready*
umrah bulan september *Ready*

Address

Jln. Tidung Mariolo. No. 2E
Makassar
90222

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT Mamduh Wisata Ilahi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share