23/02/2025
Jl Sungai Tengkuruk
SIAPA sangka ternyata nama Tengkuruk dahulunya adalah nama sebuah anak sungai yang mengalir, persis tepat disamping Masjid Agung Palembang, hal itu berdasarkan Denah Peta Kraton Palembang tahun 1811, yang dibuat Mayor William Thorn di dalam buku berjudul βMemoir of the Conquest of Javaβ diterbitkan Military Library Whitehall, London pada 1815.
Pekerjaan penimbunan itu terjadi pada masa pemerintahan Burgemeester Nessel Van Lissa. Saat menjadi Walikota, yang letaknya di sebelah timur rumah Regering Commissaris dan Masjid Agung dari hulu hingga muaranya di Musi, melibatkan Ahli Planologi bernama Ir.Thomas Karsten.
Dulunya dari sungai Musi ke Tengkuruk itu tidak lurus. Pada tahun 1930 atau zaman Belanda kawasan (Tengkuruk) itu ditimbun untuk pengembangan kota," ujar Kemas seperti dikutip dari YouTube Sriwijaya Post, Selasa (18/1/2022).
Banyak versi tentang sejarah Tengkuruk Permai.
Ada yang menyebut daerah ini sebagai kawasan tanah uruk. Namun, banyak p**a yang mempercayai Tengkuruk sebagai daerah yang dipenuhi dengan tengkorak.
"Yang benar itu sungai yang ditimbun atau diuruk. Bukan tengkorak," terang Kemas.
Ditambahkan Kemas, jika ditanyakan kepada kalangan orang tua di sekitar kawasan tersebut mereka akan menyebut kawasan Tengkuruk dengan istilah anak sungai.
Menurut Kemas, tujuan penimbunan tersebut untuk mengubah peradaban kota Palembang dari air ke peradaban daratan.
Yuk komen di bawah ini