
04/05/2025
Terima kasih pak tani sudah menjual sawahnya kepada kami, untuk kami bangun menjadi villa yang akan kami sewakan kepada sahabat kami yang akan berlibur ❌️ berbisnis di Bali.
Seorang petani tua duduk termenung di tepi sungai kecil yang mengalir di antara bekas petak-petak sawahnya. Dulu, tanah itu menghijau subur, menjadi harapan keluarganya, ladang perjuangan hidup yang diwariskan turun-temurun. Kini, suara mesin dan palu menggantikan kicau burung dan gemerisik padi. Lahan-lahan itu telah dijual murah demi menyambung hidup, digantikan oleh proyek-proyek pembangunan vila mewah yang menjulang, dibangun untuk orang-orang asing yang tak mengenal tanah ini.