Tourism Promotion ID

Tourism Promotion ID Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Tourism Promotion ID, Jalan Indramayu No. 66 Antapani, Bandung.

Wonderland Indonesia II - “The Sacred Nusantara” is a special masterpiece initiated by Alffy Rev, together with Dewatlan...
20/08/2022

Wonderland Indonesia II - “The Sacred Nusantara” is a special masterpiece initiated by Alffy Rev, together with Dewatlantis Studio & REV Production, taking the inspiration from a piece of history of Nusantara (the Indonesian archipelago) to depict its diversity and wonders.

It is the creators dedication, as children of the nation, in the hope of reviving the love for their Motherland, Indonesia, on the 77th anniversary of Indonesia's independence.





Wonderland Indonesia II - “The Sacred Nusantara” is a special masterpiece initiated by Alffy Rev, together with Dewatlantis Studio & REV Production, taking t...

BELITUNGNYA PEVITAre-edit and re-post by JBU Tour for Wonderful Indonesia” INI INDONESIAKU, MANA INDONESIAMU! “Setiap or...
20/08/2022

BELITUNGNYA PEVITA

re-edit and re-post by JBU Tour for Wonderful Indonesia

” INI INDONESIAKU, MANA INDONESIAMU! “

Setiap orang Indonesia pasti memiliki rasa kecintaannya terhadap daerah asalnya, tradisi, budaya termasuk keindahan destinasi wisata di dalamnya.

Ayo tunjukkan Indonesiamu pada dunia.

BELITUNGNYA PEVITAre-edit and re-post by JBU Tour for Wonderful Indonesia” INI INDONESIAKU, MANA INDONESIAMU! “Setiap orang Indonesia pasti memiliki rasa kec...

5 Tempat Wisata di Soe, Pulau Timor, yang Wajib Kamu KunjungiNama Kota Soe di Pulau Timor mungkin saja belum familiar te...
23/03/2020

5 Tempat Wisata di Soe, Pulau Timor, yang Wajib Kamu Kunjungi

Nama Kota Soe di Pulau Timor mungkin saja belum familiar terdengar di telingamu. Padahal, kota ini sangat unik dan menarik apabila di bandingkan dengan kota-kota yang ada di sekitarnya.

Kok bisa? Iya. Karena Kota Soe memiliki cuaca yang sejuk dan dingin di antara kawasan lainnya di Pulau Timor terkenal dengan kondisi cuacanya yang panas dan gersang akibat dipengaruhi oleh iklim Australia yang berjarak lebih dekat.

Alasan itu yang bikin Kota Soe jadi kota wisata favorit bagi para pelancong. Apalagi kota ini punya beragam destinasi wisata alam yang indah dan mempesona.

Berikut kumparan telah merangkum lima tempat wisata di Soe yang wajib kamu kunjungi. Apa saja?

1. Pantai Kolbano
Wisata alam rasanya tak lengkap kalau tidak mengunjungi pantai. Pantai yang satu ini mempunyai daya tariknya sendiri bagi wisatawan yang berplesiran ke p**au Timor.

Selain berenang dan snorkeling, di sini kamu bisa memanjat bebatuan Fatu Un yang merupakan ikon pantai ini. Dari atas kamu bisa melihat indahnya panorama Pantai Kolbano yang menawan.

Uniknya, batu Fat Un ini sekilas tampak seperi kepala singa jika dilihat dari samping.

2. Hutan Bonsai Fatumnasi
Ingin melihat hamparan bonsai yang hidup ratusan tahun? Kamu harus datang ke Hutan Bonsai Fatumnasi. Di Hutan Bonsai Fatumnasi, matamu akan disajikan pemandangan berupa deretan pohon bonsai unik dengan batang dan yang sudah dipenuhi lumut.

Berbeda dengan pohon bonsai dalam pot yang biasa kamu temukan di toko bunga, bonsai di Fatumnasi ukurannya sangat besar, seperti pohon-pohon pada umumnya. Selain itu, di Hutan Bonsai Fatumnasi, kamu juga bisa melihat banyak anggrek liar yang tidak kalah menarik. Seru, ya.

3. Air Terjun Oehala
Kalau yang satu ini merupakan wisata alam yang lokasinya lumayan dekat dari jantung Kota Soe. Jaraknya hanya sekitar 3 kilometer dan perjalanan bisa ditempuh selama 20 menit. Keistimewaan Air Terjun Oehala terletak di tujuh tingkatannya yang berakhir di Samudera Hindia.

Berada di tengah hutan yang eksotis, Air terjun Oehala seakan jadi oase yang menenangkan bagi siapa pun yang datang. Airnya masih sangat alami karena berasal dari Gunung Mutis. Air pegunungan itu nampak jernih dengan nuansa kebiruan.

Walau suaranya bergemuruh karena punya debit air yang cukup besar, kamu enggak perlu takut berenang di sekitarnya. Sebab, kolam tingkat yang ada di air terjun itu tidak terlalu dalam.

4. Air Tagepe Noinbila
Namanya yang unik berasal dari Bahasa Melayu, Tagepe berarti terjepit atau terhimpit. Dinamakan Air Tagepe aliran airnya mengalir melewati celah deretan tebing batu yang sangat sempit yang memiliki lebar hanya 1 hingga 3 meter.

Karena lokasinya di dalam hutan, sehingga alamnya masih hijau dan sejuk karena dikelilingi pohon rindang dan udara yang sejuk. Kamu bisa berenang atau berswa foto di sini. Airnya yang berwarna biru terang ditambah tembok tebing yang menambah estetika.

5. Danau Nausus
Berlokasi di Desa Fatukoto, Kecamatan Mollo Utara, Danau Nausus menjadi tempat menarik yang patut dikunjungi. Danau ini berada di antara hutan pinus yang lebat dan dikelilingi dengan hamparan rerumputan hijau.

Di danau ini, kamu bisa menyaksikan kuda-kuda liar yang sedang memakan rumput sambil bersantai. Minimnya lalu lintas membuat udara di sekitar danau terasa sangat sejuk.

Jangan lupa untuk membawa makanan serta tikar piknik. Dijamin, bikin enggak mau p**ang.

Sumber: kumparan

Kota Soe jadi alternatif wisata menarik buat kamu traveling di Pulau Timor. Eits, tapi habis karantina, ya.

Daftar Tempat Wisata di Indonesia yang Ditutup karena Virus CoronaVirus corona Covid-19 menjadi perhatian serius Pemerin...
23/03/2020

Daftar Tempat Wisata di Indonesia yang Ditutup karena Virus Corona

Virus corona Covid-19 menjadi perhatian serius Pemerintah Indonesia. Untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat Indonesia untuk beraktivitas di rumah.

Tak sampai di situ, Pemprov DKI Jakarta juga telah menutup beberapa tempat wisata guna menghindari meluasnya virus tersebut. Namun, selain Jakarta beberapa tempat wisata lainnya di Indonesia juga ditutup sementara waktu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Berikut kumparan rangkum daftar tempat wisata di Indonesia yang ditutup sementara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

1. Monas
Salah satu landmark terpopuler di Jakarta yaitu Monas menjadi tempat wisata yang ditutup untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Penutupan tersebut dilakukan terhitung sejak Sabtu (14/3) hingga 2 minggu ke depan.

Selain Monas, Pemprov DKI Jakarta juga menutup beberapa tempat wisata di Jakarta lainnya juga ditutup, seperti Ancol, Kawasan Kota Tua, Dunia Fantasi, Taman Margasatwa Ragunan, Setu Babakan, Planetarium Taman Ismail Marzuki, dan lainnya.

2. Gunung Merbabu
Dari Jakarta kita bergeser ke Jawa Tengah, Gunung Merbabu menjadi salah satu tempat wisata yang juga ditutup sementara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menutup seluruh jalur pendakian dan tempat wisata alam di kawasan Gunung Merbabu terhitung sejak Minggu (15/3) pada pukul 18.00 WIB. Gunung Merbabu akan ditutup hingga 14 hari ke depan.

Penutupan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor:440/0004942 pada 14 Maret 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di tempat-tempat umum. Selain Merbabu, beberapa tempat wisata di Jawa Tengah juga ditutup, seperti Taman Balekambang, Ketep Pass, Candi Mendut dan Candi Pawon, Museum Karst, Museum Sangiran dan masih banyak lagi. Total ada sekitar 40 tempat wisata yang ditutup sementara hingga 2 minggu ke depan.

3. Candi Plaosan
Candi Plaosan menambah daftar panjang tempat wisata yang ditutup sementara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Candi ini ditutup sementara pada 18-22 Maret 2020.

Candi yang dibangun pada abad ke-9 ini merupakan salah satu destinasi terpopuler di Jawa Tengah.

Kompleks candi ini terbagi menjadi dua bagian, yakni Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Kedua candi ini memiliki teras segi empat yang dikelilingi dinding tempat bersemedi yang berbentuk gardu serta stupa di sisi lainnya. Karena kesamaan hal tersebut, Candi Plaosan kerap disebut sebagai candi kembar.

4. Museum Sepuluh Nopember
Selanjutnya ada Museum Sepuluh Nopember yang juga ditutup sementara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Museum yang terletak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, ini ditutup selama 2 pekan, mulai tanggal 16-30 Maret 2020.

Selain Museum Sepuluh Nopember, beberapa museum lain di Surabaya juga ditutup, seperti Museum WR Soepratman, Museum Surabaya, Museum HOS Tjokroaminoto. Museum DR. Soetomo, dan Museum Pendidikan.

6. Kawah Ijen
Masih di Jawa Timur, Kawah Ijen di Banyuwangi juga ditutup sementara untuk mengantisipasi virus corona.

Kawah Ijen ditutup sementara terhitung 16 Maret 2020 hingga 29 Maret 2020, selama dua pekan ke depan. Tak hanya Kawah Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, dan Taman Nasional Meru Betiri, juga ditutup sementara.

7. Alun-alun Bandung
Terakhir, Alun-alun Bandung menjadi tempat wisata yang juga ditutup karena virus corona. Penutupan ini dilakukan setelah Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, mengeluarkan Surat Edaran nomor 443/SE.030-Dinkes yang salah satu poinnya menyebutkan untuk menutup sementara area publik di Bandung.

Beberapa tempat wisata yang ditutup adalah Alun-alun Bandung, Taman Kota, Museum Gedung Sate, Museum Konferensi Asia Afrika. Lalu, Observatorium Bosscha, Museum Kota Bandung, Kampung Korea Bandung, dan beberapa destinasi wisata lainnya.

Sumber: kumparan

Untuk sementara waktu di rumah dulu, ya?

Menengok Wisata Petik Jeruk di TalunHamparan hijau daun jeruk menyapa TIMES Indonesia saat memasuki area Wisata Petik Je...
26/03/2019

Menengok Wisata Petik Jeruk di Talun

Hamparan hijau daun jeruk menyapa TIMES Indonesia saat memasuki area Wisata Petik Jeruk di Desa Kaweron, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Sejuk angin khas pedesaan berhembus mengiringi langkah saat akan masuk pintu gerbang untuk menemui pengelola sekaligus pemilik kebun, Salam Mustofa.

Dengan senyum yang selalu merekah, pria paruh baya ini kemudian bercerita tentang seluk beluk Wisata Petik Jeruk yang ia kelola ini. "Yang di atas itu satu hektare yang di bawah sini setengah hektare jadi semua satu setengah hektare. Kalau pohon, jumlahnya sekitar seribu pohon," katanya mengawali obrolan pada Senin, (25/3/19).

Salam menuturkan, terdapat tiga macam varietas jeruk yang ditanam di kebunnya yaitu Siem Pontianak, Siem Banjar dan Trigat. Namun dari ketiga varietas tersebut, varietas Trigat yang akan terus dia kembangkan secara lebih luas karena memiliki keunggulan buah lebih manis, berdaun lebat dan cepat berbuah.

"Kami menangani jeruk ini dengan serius karena dengan keseriusan jeruk buah ini akan berdampak pada benih. Semakin bagus pertumbuhan jeruk maka akan semakin baik p**a benih yang dihasilkan," tambahnya.

Beberapa bulan ini, dikatakan Salam, Wisata Petik Jeruk masih belum bisa menerima kedatangan wisatawan. Ini karena jeruk masih dalam keadaan belum matang sehingga tidak bisa dipanen. Meskipun demikian, Salam tetap menjual benih jeruk.

"Jadi yang lancar sekarang itu benih rata rata per tahun itu kita mampu menjual 40 ribu batang benih," lanjutnya.
Lebih jauh salam mengatakan, di Wisata Petik Jeruk ini harus dilengkapi dengan sarana penunjang lain ke depannya seperti wahana mainan anak anak, kolam renang atau yang lainnya. Karena menurutnya petik jeruk cuma label atau ikon saja.

"Jadi kalau cuma petik Jeruk orang tidak begitu kerasan, misalkan bawa anak kecil kalau ada wahana penunjang lainnya kan asik bisa sambil momong," kata Salam.
Karena kurangnya sarana penunjang tersebut, Salam tidak bisa promosi secara besar besaran. Meskipun demikian kebun jeruk ini , menurutnya, acapkali dipakai untuk even tertentu oleh Kabupaten Blitar.

"Misalkan lomba desa sehat atau yang lain yang dipakai ya di sini. Untuk lomba tingkat nasional kemarin untuk mewakili provinsi juga di sini soalnya orang dari Jakarta dan dari Provinsi datang kemarin, melihat potensi yang ada di sini untuk dijadikan ikon Kabupaten Blitar," ujar pemilik kebun Wisata Petik Jeruk ini.

Petik Jeruk di Desa Kaweron, Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.

"Night Diving" di Dili, Timor Leste, seperti Ini Sensasinya...Scubadiving atau menyelam bagi banyak orang sudah dianggap...
26/03/2019

"Night Diving" di Dili, Timor Leste, seperti Ini Sensasinya...

Scubadiving atau menyelam bagi banyak orang sudah dianggap sebagai kegiatan yang cukup ekstrim. Namun ternyata kegiatan scubadiving dapat dilakukan pada level yang lebih ekstrem lagi yakni night diving atau menyelam di malam hari.

Apa yang ada di benak anda jika mendengar istilah night diving? Banyak pertanyaan yang muncul. Apa tidak gelap? Apa tidak seram? Apa tidak takut diserang oleh hewan-hewan laut yang tidak terlihat? Apa saja yang bisa dilihat?
Saya ingin berbagi mengenai pengalaman saya melakukan night diving di Dili, Timor Leste.

Dive Center di Dili, Timor-Leste biasanya menjadwalkan night diving ketika matahari mulai terbenam dan berlangsung selama 50 hingga 80 menit, tergantung konsumsi udara rata-rata para penyelam dalam satu rombongan.

Persiapan dan peralatan yang dibutuhkan tidak jauh berbeda dengan scubadiving pada umumnya, yaitu dive mask, wetsuit, fin atau kaki katak, Buoyancy Compensating Device (BCD), dan regulator.

Namun pada night diving, selain peralatan tersebut, alat yang menjadi wajib adalah dive torch atau lampu senter khusus diving. Masing-masing penyelam harus membawa 2 dive torch yakni 1 dive torch utama dan 1 untuk cadangan.

Dive Center di Dili mematok tarif antara 60-70 dollar AS satu kali night dive. Tarif tersebut meliputi sewa peralatan termasuk dive torch dan jasa dive guide oleh instruktur atau dive master berpengalaman.

Kita diusahakan untuk sampai di dive site 15 menit sebelum matahari terbenam agar kita masih dapat mengenakan peralatan selam dan melakukan pre-dive safety check ketika hari belum terlalu gelap.

Dive guide akan menjelaskan mengenai teknik komunikasi atau sinyal-sinyal menggunakan dive torch sehingga kita tetap dapat saling berkomunikasi di bawah laut.
Dive site di Dili yang biasa menjadi lokasi night diving adalah Dili Rock dan Tasitolu yang terletak di sebelah timur kota Dili, hanya 10 menit dari pusat kota.

Kedua dive site tersebut merupakan dive site dengan akses pantai atau shore dive, tidak perlu menggunakan dive boat, sehingga kita harus berjalan kaki dan sedikit berenang dari pantai sebelum dapat menyelam.
Ketika matahari mulai hilang dan hari mulai gelap, dive torch kita nyalakan. Kita disarankan untuk tidak sekalipun mematikan dive torch selama night diving berlangsung untuk menghindari dive torch macet atau tidak bisa dinyalakan kembali di bawah air.

Ketika pertama kali menyelam di kegelapan hanya dengan bantuan penerangan dari dive torch, rasanya seperti berada di dunia lain.

Belum pernah saya merasakan sensasi serupa dimana kita melayang tanpa beban, dikelilingi oleh kegelapan, dan hanya dapat melihat ke mana dive torch kita arahkan.
Saya bahkan tidak merasa sedang berada di bawah laut karena tidak melihat warna biru atau hijau laut sama sekali. Justru warna yang dominan terlihat adalah putih kekuningan sesuai warna cahaya yang dikeluarkan oleh dive torch.

Begitu dive torch diarahkan ke terumbu karang berwarna-warni, kita akan dibuat takjub karena warna-warni yang terpancar terlihat lebih jelas di malam hari dari pada di siang hari.

Apakah tidak gelap? Jawabannya adalah gelap! Kita hanya dapat melihat ke arah di mana dive torch diarahkan. Ini yang membuat night diving seru dan menegangkan!
Apakah tidak seram? Hal ini tergantung masing-masing penyelam. Bagi sebagian orang sangat seram, karena kita benar-benar tidak dapat melihat area yang tidak diterangi oleh dive torch maka dia tidak tahu hewan laut apa saja yang berada di kegelapan dan ini justru menjadi sensasi tersendiri.

Suatu hal yang penting untuk diperhatikan adalah jangan sampai kita terpisah dari rombongan. Pastikan kita memiliki dive buddy dan selalu perhatikan cahaya dive torch dari penyelam lain agar kita tidak terpisah.
Apa tidak takut diserang oleh hewan-hewan laut yang tidak terlihat? Kita disarankan melakukan night diving di dive site yang sudah kita kenal, atau di mana kita pernah melakukan diving ketika hari masih terang.

Kita akan memperoleh gambaran bagaimana kondisi di bawah laut dan hewan-hewan laut apa saja yang ada di tempat tersebut, sehingga kita dapat mengukur tingkat bahayanya atau kita juga dapat percayakan pada dive guide yang sudah sering melakukan night diving di tempat tersebut.

Standar etika menyelam tetap berlaku di mana kita tidak boleh menyentuh atau mengganggu hewan laut untuk menghindari hewan-hewan laut bersikap defensif terhadap kita dan menyerang kita.

Apa saja yang bisa dilihat? Selain warna-warni terumbu karang yang bagi saya tampak lebih indah di malam hari, kita dapat melihat hewan-hewan laut yang pada siang hari jarang terlihat.

Di malam hari, beberapa hewan laut lebih berani untuk keluar dari persembunyiannya, seperti moray, hermit crab, mantis shrimp, lionfish, octopus, cuttlefish, frogfish, dan sebagainya.

Berbagai jenis ikan banyak yang diam di tempat dan tidak takut akan kehadiran penyelam, bahkan ada yang mendekat ke arah cahaya dive torch sehingga kita berada sangat dekat dengan ikan-ikan yang tidak akan dapat dilakukan di siang hari.

Bagi para pemula, saya sarankan untuk benar-benar membiasakan diri menyelam dan berada di lingkungan bawah laut, serta benar-benar menguasai buoyancy dan pernapasan sebelum melakukan night diving agar terhindar dari kepanikan. Mengikuti kursus level Advanced Open Water dari Professional Association of Diving Instructors (PADI) sangat membantu dalam hal ini. (ARYA DARU PANGAYUNAN, S.I.P., diplomat Republik Indonesia yang saat ini bertugas di KBRI Dili, Timor Leste sebagai Sekretaris Ketiga Fungsi Politik)

Editor: I Made Asdhiana
Copyright Kompas.com

Apa yang ada di benak anda jika mendengar istilah night diving? Banyak pertanyaan yang muncul. Apa tidak gelap? Tidak seram? Ini jawabannya.

9 Obyek Wisata yang Dikunjungi Super Junior dan TVXQ di IndonesiaGrup boyband K-pop, Super Junior dan TVXQ datang ke Ind...
25/03/2019

9 Obyek Wisata yang Dikunjungi Super Junior dan TVXQ di Indonesia

Grup boyband K-pop, Super Junior dan TVXQ datang ke Indonesia dan berkunjung ke beberapa obyek wisata di Indonesia. Kedatang mereka ini untuk pembuatan konten film dan vlog di channel dan program TV mereka yang ditayangkan September 2019. Berikut ini daftar 9 obyek wisata di Indonesia yang dikunjungi oleh kedua boyband tersebut.

1. Candi Borobudur
Obyek wisata ikonik di kawasan Magelang, yakni Candi Borobudur salah satu tempat wisata yang dikunjungi.
Candi Borobudur begitu menarik karena merupakan salah satu keajaiban dunia.

Adapun Candi Borobudur merupakan candi peninggalan Dinasti Syailendra yang merupakan penganut agama Budha yang terbagi atas enam teras berbentuk bujur sangkar dan pelataran melingkar. Di antara pelataran itu, terdapat beberapa stupa, relief dan arca.

2. Candi Prambanan
Tak kalah cantiknya dengan Candi Borobudur, Candi Prambanan juga menjadi pilihan tempat yang dikunjungi dua boyband K-pop tersebut. Candi ini terletak di perbatasan wilayah antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Klaten, Jawa Tengah. Candi Prambanan juga merupakan candi terbesar di Asia Tenggara dan masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991.

3. Taman Sari
Obyek wisata lainnya ada di Yogyakarta yakni Taman Sari. Mulanya tempat ini dibangun sebagai tempat peristirahatan, hiburan, dan meditasi bagi Sultan dan kerabat perempuan Sultan.
Di dalamnya Anda akan menemukan satu kesatuan bangunan yang indah terdiri dari kolam besar dan kecil, kanal air, ruang ibadah, tempat pemandian, pesanggrahan, menara, dan p**au buatan.

4. Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta Hadiningrat yang merupakan tempat tinggal Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Raja Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di sana wisatawan bisa berwisata sejarah dan berinteraksi dengan Abdi Dalem yang masih aktif.

5. Goa Kalisuci
Kalisuci adalah lokasi untuk cave tubing diKabupaten Gunungkidul di DI Yogyakarta. Kaluisuci merupakan salah satu goa alami yang dialiri sungai jernih.
Aktivitas yang dilakukan di sana yakni trekking ke pinggir sungai, kemudian menjajal aliran sungai hingga masuk dalam goa dengan duduk di atas ban.

6. Malioboro
Lalu obyek wisata yang akan mereka kunjungi adalah Malioboro. Malioboro merupakan nama kawasan yang membentang dari Tugu Yogyakarta sampai perempatan Kantor Pos Yogyakarta.
Malioboro begitu populer untuk wisatawan. Di sana wisatawan bisa melakukan banyak aktivitas, mulai dari menumpangi delman atau becak, kulineran, hingga berbelanja.

7. Kampung Bule
Seperti namanya, di sebuah kawasan yang diberi sebutan Kampung Bule ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.
Kawasan ini adalah Prawirotaman, di mana di sana Anda bisa menemukan mulai dari penginapan murah, kafe, hingga penjual buku berbahasa Inggris.

8. Goa Jomblang
Goa Jomblang merupakan salah satu goa dari ratusan goa di kawasan Gunungkidul. Goa Jomblang terkenal karena keunikan dan keindahannya terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Goa ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu.

Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng.
Itulah yang membuat unik karena di dalam goa terdapat luas mulut goa sekitar 50 meter ini sering disebut dengan nama Luweng Jomblang, dan inilah tujuan utama dari Goa Jomblang ini.

9. Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis merupakan salah satu obyek wisata pantai paling banyak diminati wisatawan di Yogyakarta.
Di sana Anda disuguhkan panorama pantai hingga berbagai aktivitas wisata yang bisa dilakukan.

Penulis: Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor: Wahyu Adityo Prodjo
Copyright Kompas.com

Super Junior dan TVXQ mengunjungi Candi hingga gua di Yogyakarta.

Serunya Balapan Kuda Wisata di Laut Pasir BromoStatus Gunung Bromo, di Probolinggo, Jawa Timur, masih waspada. Aktivitas...
21/03/2019

Serunya Balapan Kuda Wisata di Laut Pasir Bromo

Status Gunung Bromo, di Probolinggo, Jawa Timur, masih waspada. Aktivitas vulkanik Gunung Bromo hingga saat ini masih terus mengalami peningkatan.

Hal itu otomatis berpengaruh pada menurunnya wisatawan yang datang. Untuk mengusir kejenuhan, ojek kuda di laut pasir Bromo, menggelar balapan kuda wisata.

Guyuran abu vulkanik tipis masih terasa di sekitaran laut pasir Bromo. Pasca terjadinya kenaikan aktifitas vulkanik dan hujan abu, wisatawan yang datang di kawasan gunung eksotis ini mengalami penurunan.

Untuk mengusir kejenuhan, para pemilik kuda wisata di lautan pasir bromo menggelar balapan kuda. Areal lautan pasir yang luas digunakan untuk lintasan dadakan. Jalur sepanjang 100 meter pun dibuat dengan tanda seadanya.
Selanjutnya ojek kuda ini memacu kudanya kencang-kencang. Pemenang pacuan kuda dadakan ini, mendapat hadiah berupa uang tunai. Sebesar lima ratus ribu rupiah, dari Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto, yang saat itu datang ke lautan pasir.

“Kalau normal, kami biasanya mendapat penghasilan antara Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu. Karena kondisi Gunung Bromo seperti ini, ya akhirnya penghasilan kami menurun drastis. Cuma dapat sekali muat tamu saja sudah untung,” kata salah satu pemilik kuda wisata, Adi, Rabu (20/3/2019).

Terkait pacuan kuda dadakan ini, Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto menyebut, sebagai sesuatu yang bisa dikembangkan. Sebagai salah satu aspek penunjang wisata di kawasan bromo.

“Siapa tahu ada perkump**an olahraga berkuda, kan bisa dikembangkan juga. insidentil saja tadi menggelar balapan itu,” ujar Eddwi.

Hingga saat ini, status Gunung Bromo masih waspada. Aktifitas gempa letusan terekam terjadi beberapa kali. Tinggi kolom asap, berkisar antara 100 sampai 1.500 di atas puncak kawah bromo. Sejumlah daerah, seperti lautan pasir, cemoro lawang dan sekitar pos pengamatan gunung api, juga dilanda hujan abu.

Pengunjung dilarang mendekat di areal 1 kilometer dari kawah. Karena penyewa sepi untuk mengusir kejenuhan, ojek kuda di laut pasir Bromo, menggelar balapan kuda wisata.

Aktivitas vulkanik Gunung Bromo masih mengalami peningkatan.

4 Tips Berkunjung ke Bali-nya Yogyakarta di Pantai NgobaranKeberadaan pura dan arca di kawasan Pantai Ngobaran menjadika...
20/03/2019

4 Tips Berkunjung ke Bali-nya Yogyakarta di Pantai Ngobaran

Keberadaan pura dan arca di kawasan Pantai Ngobaran menjadikan pantai ini kerap disebut sebagai sepotong Bali di Gunungkidul. Hal itu karena pura dan arca membuat suasana di Pantai Ngobaran sekilas mirip dengan Pulau Dewata. Tentu keunikan itu menjadikan Pantai Ngobaran cukup banyak dikunjungi wisatawan. Mereka datang karena penasaran dengan keunikan yang ada di pantai ini.

Jika ingin berkunjung ke Pantai Ngobaran Gunungkidul, simak 4 tips berikut:

1. Datang pagi dan sore

Pagi dan sore hari menjadi dua waktu yang pas untuk berkunjung ke Pantai Ngobaran. Salah satu sebabnya adalah waktu siang hari, panasnya matahari akan sangat terasa di sini. Sementara saat pagi dan sore, panasnya matahari tidak begitu menyengat.

Selain itu, warna cahaya matahari di pagi atau sore hari yang agak kekuningan juga semakin memunculkan keindahan Pantai Ngobaran. Bangunan pura, arca, perbukitan, dan laut akan semakin indah saat bermandikan cahaya matahari pagi atau sore.

2, Datang ketika cuaca cerah

Warna matahari di pagi dan sore hari memang membuat panorama menjadi semakin indah. Namun tak hanya matahari, warna biru langit juga bisa membuat panorama semakin indah. Tentu langit biru hanya bisa dikunjungi ketika cerah.

Memang warna biru langit yang cerah mampu semakin memunculkan warna lain. Khusus di pantai, hijaunya perbukitan akan semakin memesona dengan latar belakang warna biru. Warna laut pun akan semakin indah karena memantulkan warna biru langit yang cerah.

Sebaliknya ketika cuaca tidak begitu cerah, maka warna lanskap sekitar pantai tidaklah terlalu muncul. Jika mendung atau langit berwarna putih, laut akan terlihat lebih pucat. Hijaunya perbukitan pun tampak pucat sehingga kurang menarik.

Tentu berkunjung ketika cuaca cerah juga lebih menyenangkan. Tak adanya kekhawatiran akan turunnya hujan. Berfoto dan menjelajah segala keunikan Pantai Ngobaran pun bisa dilakukan dengan maksilam, termasuk saat berswafoto.

3, Bawa aksesori foto tambahan

Satu hal yang hampir pasti dilakukan pengunjung Pantai Ngobaran adalah berfoto dengan latar belakang Pura Segara Wukir atau arca. Itu karena atar belakang foto itu mampu memunculkan suasana Pulau Dewata tanpa harus jauh-jauh pergi ke sana.

Guna semakin menambah atmosfer Bali, perlengkapan tambahan khas masyarakat Pulau Dewata seperti udeng Bali atau kain kotak-kotak bisa dikenakan ketika berfoto. Dengan aksesori tambahan itu, bisa jadi orang lain akan mengira pemotretan dilakukan di Bali.

Meski demikian, hendaknya tetap berlaku sopan dan menjaga sikap saat berfoto di tempat ibadah umat Hindu itu. Pemilihan pose berfoto pun tidak boleh sampai menyinggung umat Hindu. Selain itu, berpose juga janganlah terlalu berlebihan.

4. Jaga kebersihan dan tidak melakukan vandalisme

Selain dikenal karena keindahannya, Pantai Ngobaran sebenarya merupakan kawasan ibadah umat Hindu. Beberapa acara keagamaan seperti Melasti yang diadakan sebelum Hari Raya Nyepi biasanya diadakan di sini.

Oleh karena itu, kebersihan Pantai Ngobaran harus senantiasa dijaga oleh siapa pun termasuk wisatawan. Tentu saja untuk menjaga agar pantai ini tetap indah, hal itu juga untuk menghormati umat Hindu yang beribadah di sini.

Satu hal lain yang harus dihindari adalah melakukan vandalisme seperti mencorat-coret bangunan pura atau arca. Selain merusak keindahan, merusak tempat ibadah umat mana pun tentu saja merupakan perbuatan yang benar-benar tercela.

Penulis: Anggara Wikan Prasetya
Editor: Wahyu Adityo Prodjo
Copyright Kompas.com

Ingin berkunjung ke Pantai Ngobaran di Gunungkidul, simak 4 tips berikut ini.

Ingin Liburan, Ini 5 Destinasi Wisata Paling Eksotis di IndonesiaIndonesia memiliki beragam destinasi wisata yang menari...
20/03/2019

Ingin Liburan, Ini 5 Destinasi Wisata Paling Eksotis di Indonesia

Indonesia memiliki beragam destinasi wisata yang menarik. Mulai dari wisata air, pantai, hingga pegunungan bisa dilakukan di Indonesia.

Nah, laman Wonderlist merilis 5 destinasi wisata paling eksotis di Indonesia. Mana saja?

Borobudur

Candi Borobudur adalah candi Buddha paling terkenal yang terletak di barat laut Jawa Yogyakarta. Candi ini dibangun oleh kerajaan Sailendra pada abad ke-8 hingga ke-9, dengan letaknya yang tersembunyi di tengah hutan.

Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.

Lembah Baliem

Lembah ini berada di dataran tinggi Papua Barat, tetapi keberadaannya tidak terlalu diketahui dunia sampai tahun 1938. Lembah Baliem mulai diketahui ketika tahun itu sedang terjadi pop**asi pertanian besar-besaran.

Titik awal menuju Lembah Baliem adalah berangkat dari Wamena. Di Lembah Liem Anda akan kagum melihat suku asli penduduk desa dan pemandangan alam seperti gunung, sungai, dan lain-lain.

Bali

Bali bisa dibilang lokasi wisata yang membawa nama Indonesia ke dunia. Ada banyak pantai-pantai eksotis di Bali, seperti di Nusa Dua, Kuta, Point Beach, Dream Land, Jimbaran, Seminyak, dan masih banyak lagi.

Ingin Liburan, Ini 5 Destinasi Wisata Paling Eksotis di Indonesia

Indonesia Kini Punya Destinasi Wisata Jamu, Sukoharjo TempatnyaKementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaa...
20/03/2019

Indonesia Kini Punya Destinasi Wisata Jamu, Sukoharjo Tempatnya

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencanangkan Kabupaten Sukoharjo sebagai destinasi wisata jamu. Sukoharjo merupakan daerah pertama di Indonesia yang menjadi destinasi wisata jamu.

Pencanangan tersebut dihadiri ribuan warga Sukoharjo, di antaranya para penjual jamu gendong, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) jamu, pengusaha jamu, pelajar serta komunitas masyarakat lainnya. Pencanangan Sukoharjo sebagai destinasi wisata jamu itu dilakukan oleh Menko PMK Puan Maharani di halaman kantor Pemkab Sukoharjo, Senin, 18 Maret 2019.

Puan mengungkapkan, awalnya Sukoharjo telah dicanangkan sebagai kabupaten jamu untuk melestarikan jamu tradisional pada tahun 2015. Setelah itu, pada tahun ini, Sukoharjo dicanangkan sebagai destinasi wisata jamu di Indonesia.

"Pencanganan Sukoharjo sebagai destinasi wisata jamu ini akan memperluas akses pasar yang lebih besar baik secara lokal maupun global," ujarnya.
Dicanangkannya Sukoharjo sebagai destinasi wisata jamu, kata dia, akan berdampak terhadap kunjungan wisata ke kabupaten yang terletak di selatan Kota Solo itu. Selain menjadi objek wisata, dengan pencanangan itu dapat membuka peluang usaha lainnya, seperti kuliner dan penginapan yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Sebagai destinasi wisata jamu, Sukoharjo dapat menjadi pusat edukasi jamu, terutama untuk generasi milenial sehingga jamu sebagai warisan budaya Indonesia tidak sirna," ujar Puan.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, dipilihnya Sukoharjo menjadi destinasi wisata jamu karena kabupaten itu memiliki aktivitas usaha jamu dari hulu ke hilir, yakni mulai dari kebun tanaman obat herbal, UMKM jamu dan usaha jamu gendong serta memiliki industri obat tradisional.

"Tak hanya itu, Sukoharjo juga memiliki Pasar Jamu Nguter yang merupakan sentra penjualan jamu dan bahan bakunya," kata dia,

Dengan potensi seperti itu, menurut Penny, Sukoharjo menjadi satu pilihan pertama di Indonesia menjadi destinasi wisata jamu. Selain menggandeng pemerintah, BPOM juga menggandeng pihak swasta, dalam hal ini industri jamu besar seperti Sido Muncul dan Konimex.
"Untuk mengembangkan destinasi wisata jamu ini juga menggandeng para bapak angkat seperti Sido Muncul dan Konimex. Mereka akan membimbing para UMKM jamu untuk meningkat," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Marketing PT Sido Muncul Irwan Hidayat menyambut baik dicanangkannya Sukoharjo sebagai destinasi wisata jamu di Indonesia. Bahkan, pihaknnya oleh BPOM ditunjuk untuk menjadi bapak asuh bagi para UMKM jamu di Sukoharjo.

"Sebagai bapak asuh, nanti Sido Muncul akan membina sejumlah UMKM jamu di Sukoharjo. Pokoknya nanti kami akan berbagi pengalaman dengan para pelaku industri jamu di Sukoharjo," kata dia.
Ia pun berharap nantinya para UMKM jamu di Sukoharjo itu bisa berkembang dan naik kelas. Bahkan, Irwan mengaku siap membagikan ilmu teknis serta ide-ide pemasaran.

"Nanti kami akan bagikan kepada mereka ilmu supaya wawasan yang kami punya itu mereka milik juga. Goal-nya kan itu," tuturnya.

Sementara salah satu pelaku UMKM jamu di Sukoharjo, Widiatik mengaku sangat senang karena dengan pencanangan Sukoharjo sebagai destinasi wisata jamu akan ikut mengangkat industri jamu di Sukoharjo.
"Nanti kami juga siap membuka diri kepada para wisatawan. Mereka bisa melihat proses membuat jamu di tempat kami," ucapnya.

Setelah dilakukan pencanangan Sukoharjo sebagai destinasi wisata jamu, Puan Maharani didampingi Kepala BPOM serta Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengajak minum jamu bersama ribuan warga yang hadir. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mengunjungi sejumlah stan jamu milik UMKM maupun perusahaan jamu seperti Sido Muncul, Deltomed, Air Mancur dan lainnya.

Ada beberapa alasan dipilihnya Sukoharjo, apa saja?

Address

Jalan Indramayu No. 66 Antapani
Bandung
40291

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tourism Promotion ID posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Tourism Promotion ID:

Share