16/08/2026
Berdiri di atas Jabal al-Qalβah, titik tertinggi di Amman, Citadel bukan sekadar kumpulan reruntuhan batu tua. Tempat ini adalah saksi bisu perjalanan zaman yang merekam jejak berbagai peradaban besar dunia, mulai dari Zaman Perunggu, Zaman Besi, hingga era Kekaisaran Romawi, Bizantium, dan Kekhalifahan Umayyah. Setiap sudutnya menyimpan narasi panjang tentang bagaimana sebuah kota tumbuh, bertahan, dan berganti rupa selama ribuan tahun
Di antara pilar-pilar batu yang menjulang pesat ke langit, terdapat dua landmark paling ikonik yaitu Kuil Hercules dan Istana Umayyah (Umayyad Palace Complex)
Kuil Hercules, dengan sisa-sisa pilar raksasanya yang megah, dibangun pada masa Romawi abad ke-2 dan menghadap langsung ke arah pemandangan kota modern Amman. Tidak jauh dari sana, kubah Istana Umayyah berdiri anggun dari abad ke 8, menampilkan keindahan arsitektur Islam awal yang memadukan desain khas Timur Tengah dan pengaruh Bizantium.
Saat matahari mulai terbenam, cahaya keemasan menerpa bebatuan kuno ini sembari memantulkan pemandangan lanskap rumah-rumah batu kapur khas Amman di bawahnya. Suara azan yang bersahut-sahutan dari lembah kota berpadu dengan hembusan angin perbukitan, menciptakan suasana yang magis dan tenang. Mengunjungi Citadel of Amman bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan sebuah momen untuk berhenti sejenak dan melintasi lorong waktu sejarah