10/05/2014
PETUALANGAN ALAM DI GREEN CANYON
Pada saat perahu lepas dari dermaga Ciseureuh, sejuknya udara sudah terasa di sekeliling tubuh. Aliran air yang lambat memanjakan hati yang sedang menikmati perjalanan menyusuri sungai Citandury. Kadang terlihat perahu yang berpapasan meuju arah kembali ke dermaga setelah selesai menikmati petualangan di Green Canyon.
Air sungai Citanduy yang jernih, memberikan kesan segar terhadap setiap diri yang menyusuri sungai ini. Hal ini membuat diri ini tidak sabar untuk menikmati kesegaran air bersih yang berasal dari setiap akar dan batuan yang ada.
Suasana mulai terasa sunyi, dan tebing-tebing besar semakin menampakkan kekokohannya. Sungai dengan kejernihan airnya yang berwarna hijau itu semakin menyempit. Dan tibalah pada saatnya suasana yang paling dinantikan setiap orang yang berkunjung di lokasi Green Canyon ini. Luar biasa indahnya. Dan sangat indah. Sungguh pemandangan yang sangat eksotis.
Di lokasi yang indah ini hanya terdengar sepoi angin yang berembus dari balik pepohonan. Ujung perjalanan semakin dekat dengan terlihatnya gua alam dengan cekungan yang dihiasi batu gantung yang terdapat di hadapan penulis sudah ternampak dengan jelas.
Memasuki gua, sang nakoda perahu mengurangi kecepatannya. Dari celah-celah stalaktit di atap gua, kita dapat merasakan tetesan air yang menetaes menciptakan gerimis di sekitaran daerah dalam gua. tetesan tersebut berasal dari akar tanaman di tebing gua, dan hasil dari setiap tetesan air tersebut tidak pernah berhenti membentuk irama gemercik yang terpola.
Ada sebuah cerita yang didapatkan dari salah seorang pemandu lokal di sana. Konon air yang menetes dari celah-celah stalaktit atap gua tersebut jika diusapkan ke wajah kita, maka air itu bisa berfungsi sebagai terapi untuk awet muda. Apakah ini mitos ? tentu saja belum meyakini. Dalam benak kita hanya terpikir, bagaimana bila yang meraup air dari tetesan stalaktit itu seorang kake atau pun nenek. Apakah mereka akan kembali kelihatan lebih muda setelah kembali dari perjalanan ini ? He..., he...., he.....
Walau cerita tentang tetesan air batu staklatit itu hanya mitos, cerita ini sangat ampun untuk menarik wisatawan untuk mengunjungi tempat ini. dalam hal ini penulis menyimpulkan bahwa mitos merupakan bahasa sederhana dari sebuah pesan iklan yang terselubung sebagai daya tarik untuk orang mengunjungi tempat ini.
Petualagan Alam di Green Canyon Pangandaran merupakan objek wisata di mana kita dapat merasakan harmonisasi antara sungai, lembah hijau, dan hutan lindung sepanjang sungai yang tenang merangkai lukisan alam yang mempesona selalu menebarkan wangi surga dunia di sekitarnya, dan hal ini mengingat sebuah cerita Plato mengenai sebuah dunia yang hilang, benua yang diyakini Plato yang dinuhi oleh bangsa Atlantis dengan peradaban yang sangat tinggi dan alamnya yang sangat kaya dilengkapi keindahan surga dunia yang terbentuk melalui proses alam.
~Ejawantah's Blog~