Madinah Iman Wisata

Madinah Iman Wisata Madina Iman Umrah & Hajj Service

Cobain deh, duduk-duduk di pelataran Kabah seperti ini.Duduk-duduk aja gak usah beraktifitas apapun. Duduk-duduk sambil ...
30/12/2022

Cobain deh, duduk-duduk di pelataran Kabah seperti ini.

Duduk-duduk aja gak usah beraktifitas apapun. Duduk-duduk sambil mandangin Kabah. Beneran deh, nikmatnya luarrr biasa.

Ada yang pernah nyoba?

🌩️
07/08/2022

🌩️

27/07/2022

Gak ada yang tau

Perbanyak istighfar

26/07/2022

Renungan malam

AROFAH-MUZDALIFAH YANG MEMBUAT GELISAHDari sekian banyak momen haji..Bagi saya, ini adalah moment yang paling membuat sa...
16/07/2022

AROFAH-MUZDALIFAH YANG MEMBUAT GELISAH
Dari sekian banyak momen haji..
Bagi saya, ini adalah moment yang paling membuat saya merenung.
Saya bahkan sempat terdiam kosong, ketakutan, sedih, bingung. Nanti saya jelaskan mengapa demikian.
Ini adalah moment ketika para jama'ah bermalam di muzdalifah, sambil mengambil batu kerikil untuk melontar jumroh.
Selepas selesai bermalam.
Para jama'ah bangun sesuai kelompoknya..
Lalu antri berbaris menunggu busnya untuk selanjutnya diantarkan ke mina. Melontarkan jumroh pertama.
Saya menyaksikan...
Jutaan orang berkumpul dengan semua kerepotannya. Dengan semua bebannya masing-masing.
Betapa lelahnya para jama'ah. Pasti.
Karena sebelum ini, mereka baru saja menyelesaikan wukuf di Arofah. Mulai dari malam sebelumnya.
Panas.. letih.. lelah.. ngantuk..
Ditambah dengan segenap koper barang bawaan yang tentu tak ringan yang harus tetap dibawa sebagai tanggungjawab masing-masing.
Di sini jama'ah hanya bisa menunggu. Dan ikut perintah petugas.
Disuruh bangun ya bangun..
Antri ya antri..
Tunggu ya tunggu..
Naik bis ya naik..
Kapan waktunya? Tidak ada yang tahu pasti. Bisa segera diangkut, bisa tidak.
Sekilas yang saya lihat bukan lagi jama'ah.
Tapi manusia.
Inilah gambaran nanti manusia saat menanti gilirannya diganggil.
Pasrah.. takut.
Was-was.. ini mau kemana.
Lengkap dengan membawa amal masing-masing..
Menunggu dipindahkan ke tempat selanjutnya. Yang belum tahu.. apakah di sana lebih enak atau lebih susah.
Saya kebayang..
Betapa kelak kita semua akan mengalami itu dengan level yang mungkin ribuan kali lipat lebih mendebarkan.
Tak ada peluang kembali..
Tak ada peluang mengulang..
Catatan amal sudah di tangan..
Siap dipertanggungjawabkan..
Hanya bisa mengikuti arahan para malaikat mau dibawa kemana.
Semua sibuk dengan urusannya masing-masing. Tak ada yang bisa menolong..
Tak asa yang bisa dimintai tolong.
Di saat itu..
Mungkin kita semua hanya bisa tertegun pasrah, takut, bingung dan gelisah.
Berjalan rasanya berat karena takut.
Namun juga tak bisa diam karena pasti dipaksa.
Alhamdulillah..
Bersyukur masih ada waktu.
Masih ada di dunia. Masih ada kesempatan.
Semoga ini jadi pelajaran penting..
Bahwa kelak kita harus mempersiapkan hari dimana kita dipanggil untuk menjawab semua tindakan. Dalam keadaan yang penuh gelisah.
Silahkan banyak tertawa selagi bisa.
Banyak jumawa selagi mampu.
Salam,
Andre Raditya

Iming-iming Mewah Haji FurodaJamaah Facebook tiba-tiba ramai membicarakan unggahan Tri Widyanti. Perempuan asli Indonesi...
12/07/2022

Iming-iming Mewah Haji Furoda

Jamaah Facebook tiba-tiba ramai membicarakan unggahan Tri Widyanti. Perempuan asli Indonesia itu mengungkapkan perasaan tentang nasib yang dialaminya. Saat ini ia sedang menunaikan ibadah haji. Dan ia menggunakan kuota haji furoda.

Dalam unggahan tanggal 10 Juli 2022 tersebut, ia menceritakan betapa mengenaskannya nasib yang ia jalani sebagai jamaah haji furoda. Bayangkan saja, ia harus menempuh jarak sejauh 16 km dari penginapan ke tempat melempar jamrah dengan berjalan kaki. Hal itu tentu jauh dari harapannya selaku orang yang mengeluarkan duit 250 juta rupiah. Sebagai catatan, jika menggunakan kuota haji reguler, ONH yang dipatok pemerintah berkisar 33 juta rupiah. Untuk ONH Plus, jamaah dikenakan biaya mulai dari 150 juta rupiah.

Lalu kenapa hal di atas bisa menimpa jamaah haji furoda yang konon fasilitasnya mewah?
Demi kebenaran fakta, saya mencari tahu ke seorang pemilik biro perjalanan haji khusus.
Perusahaan bernama Madinah Iman Wisata Travel itu mempunyai ijin penyelenggaraan haji khusus dengan nomor ijin U.319/2021. Aspek legalitas ini penting, mengingat banyak penyelenggara perjalanan ibadah yang kedodoran perijinannya. Pada gilirannya ketika ada masalah, jamaah dikorbankan.

Didik Ariyanto , direktur utama Madinah Iman Wisata mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus diketahui soal haji furoda. Yang pertama harus dipahami bahwa haji furoda berada di luar kuota haji yang dimiliki pemerintah. Dengan begitu, jumlah kuotanya tidak bisa dipastikan. Meski demikian haji furoda tetaplah haji yang legal, tidak sembunyi-sembunyi dan menggunakan visa haji.

Kedua, biayanya lebih besar daripada biaya ONH Plus. Kenapa demikian? Pria asal Solo itu menjelaskan penyebab tingginya biaya haji Furoda. "Biaya visanya sendiri sudah 4.500 s.d. 5.000 USD (65,3 juta s.d. 72,5 juta rupiah pada kurs 1$ = Rp. 14.500). Dan tahun ini harga visanya melambung sampai USD 20.000 alias Rp. 290 juta." Nah, selebihnya biaya amat tergantung dengan perjanjian antara jamaah dengan penyedia jasa perjalanan hajinya. Dalam hal ini adalah kelas pesawat, kelas hotel, jarak makhtab ke jamarat, dan sebagainya.

Biaya selanjutnya adalah tiket pesawat. Karena waktu keberangkatan haji furoda mepet dengan waktu Wukuf, maka harga tiket pesawat cenderung lebih mahal daripada tiket jamaah haji reguler atau ONH Plus. "Harga tiket pesawat sekitar USD 2.000 atau 29 juta rupiah. Harga itu kemarin sempat naik sampai 35 juta rupiah," tutur pehobi sepedaan ini. "MIW biasanya memesan tiket jauh-jauh hari, sehingga bisa dapet harga yang lebih murah. Meski begitu ada risiko hangus jika terjadi hal-hal teknis seperti tahun ini," imbuhnya.

Selain visa dan tiket, unsur biaya selanjutnya adalah akomodasi selama di tanah suci. Akomodasi tersebut dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu akomodasi di Mekah dan Madinah dan Masyair (akomodasi di Arafah dan Mina). "Biaya akomodasi di dua kota suci berkisar USD 2.000 (Rp. 29 juta). Sedangkan akomodasi Masyair sekitar SR 7.500 (Rp. 29,3 juta). Tapi tahun ini juga melonjak jadi SR 14.500 (Rp. 56,5 juta)," terang alumni SMA Satu Solo ini. Biaya terakhir adalah handling jamaah selama ibadah sebesar USD2.000.

Rangkuman biaya haji Furoda adalah sebagai berikut: visa USD5.000, tiket pesawat USD2.000, akomodasi di Mekkah dan Madinah USD2.000, masyair SR7.500 atau USD2.000, serta biaya handling sebesar USD2.000. Jika ditotal jumlahnya mencapai USD13.000 atau Rp.189 juta pada kurs USD1 = Rp.14.500. Ini adalah harga pokok perusahaan travel. Pada gilirannya, travel akan menjual jasanya mulai harga USD17.000 hingga USD30.000. Variasi harga ini lagi-lagi disebabkan oleh kelas layanan yang diberikan kepada jamaah. Makin mahal pasti makin bagus dari, baik dari sisi fasilitas maupun dari sisi jarak ke tempat ibadah.

Soal jarak dari makhtab yang juga dikeluhkan oleh mbak Tri Widiyanti, Yai Enha punya pandangan sendiri. Pengasuh Pesantren Motivasi Indonesia itu mengatakan bahwa standar jarak dari makhtab ke jamarat sekitar tiga hingga empat kilometer. Meski demikian, biasanya pihak travel akan meng-upgrade-nya sehingga lebih dekat. “Harapannya adalah jamaah lebih nyaman dalam beribadah,” ujarnya.

Aspek kenyamanan amat penting, mengingat peserta haji furoda umumnya berasal dari kalangan menengah ke atas. Kita semua tahu bahwa kelompok masyarakat ini amat sensitif dengan kualitas layanan. Dengan membayar mahal wajar saja mereka berharap mendapat layanan istimewa.

Lalu kenapa kasus mbak Tri bisa tejadi? Bukankan harusnya dia mendapat layanan istimewa alih-alih sengsara? Mari kita cari jawabannya.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita harus paham bahwa furoda adalah haji tanpa antrian, bukan haji dengan fasilitas kemewahan. Artinya, jamaah harus tahu bahwa meski pergi haji dengan visa furoda, tak ada jaminan bakal mendapat layanan istimewa jika tak membelinya. Di mana membelinya? Ya di biro perjalanan penyelenggara haji seperti Madinah Iman Wisata tadi.

Dalam kasus mbak Tri, Didik menengarai bahwa yang bersangkutan tidak membeli Masyair sendiri, tidak melalui travel. Itulah kenapa ia terlunta-lunta di kawasan Arafah dan harus menempuh jarak sejauh 16 km ke jamarat.

“Mbak Tri mungkin mendapat visa melalui pihak-pihak tertentu di luar kami. Katakanlah lewat perwakilan amir-amir Arab di Indonesia. Kami biasanya menyebut mereka dengan Arab swasta,” ujar Didik sambil tersenyum.
“Setelah dapet visa, barulah urus Masyair di sana. Dia mungkin ngurus sendiri atau lewat travel yang kurang kredibel atau memang cari yang murah, sehingga jaraknya amat jauh dari jamarat. Hukum ekonomi, laaah…” tambah Didik.

Lalu apakah haji furoda itu aman dan legal? Sekali lagi pimpinan MIW ini menegaskan bahwa furoda adalah legal.
“Legal, karena visanya sah. Kalau soal keamanan apalagi kenyamanan, kembali ke pilihan jamaah. Setelah punya visa mau gimana? Urus semua sendiri atau serahkan pada kami yang memang kerjaannya ngurus jamaah. Sekali lagi pasti ada harga yang harus ditebus,” tegas pria jebolan STAN itu.

Lalu kenapa furoda tahun ini bersengkarut? Soal ini, Didik punya jawabannya.
“Tahun ini jumlah user id yang turun dari kerajaan Saudi Arabia memang sedikit dan tersendat-sendat. Hal iji menyulitkan kami yang punya jamaah banyak. Jamaah furoda kami tahun ini 240 orang. Tak ada satupun yang berangkat karena prinsip saya, semua harus berangkat atau tidak sama sekali,” tegasnya.

Lalu apakah hal itu tidak merugikan kedua belah pihak, yaitu jamaah dan perusahaan travel?

“Pasti. Travel rugi karena uang tiket dan hotel sudah kami bayarkan dan bakal hangus. Jamaah rugi waktu dan perasaan karena gagal berangkat haji. Dan saya berkomitmen untuk mengembalikan seluruh uang yang telah dibayarkan jamaah tanpa potongan seperser pun. Ini sudah jadi risiko bisnis meski kita sama-sama tahu kegagalan tersebut bukan karena kesalahan kami,” papar Didik.
“Mengelola biro haji dan umrah memang harus didasari niat ibadah biar enteng nanggung risiko,” pungkasnya.

Dari apa yang disampaikan Didik, kita bisa belajar bahwa pergi umrah dan haji itu tidak sederhana. Diperlukan niat yang kuat, faktor pendukung yang mumpuni, dan tentu saja ijin Allah, pemilik sejati kehidupan ini.

“The Day of Arafah”
08/07/2022

“The Day of Arafah”

PENTINGNYA PELAJARAN TAWAFTawaf seharusnya mengajarkan kita.. bahwa dalam hidup itu, kita perlu sabar untuk menyimpulkan...
05/07/2022

PENTINGNYA PELAJARAN TAWAF
Tawaf seharusnya mengajarkan kita.. bahwa dalam hidup itu, kita perlu sabar untuk menyimpulkan sesuatu yang kita lihat.
Meski nampaknya hal itu begitu besar dan nampak nyata di hadapan mata.
Eiit.. tunggu dulu.
Perintah tawaf mengajarkan kita..
Yuk putari dulu. Lihat secara menyeluruh dari beragam sisi. NIATKAN IBADAH, MENCARI KEBAIKAN.
Ini penting nih..!! ⚠️
Sebab kalau niatnya sudah cari keburukan. Pasti hanya akan dapat keburukan juga.
Maka di awal, niatkan ibadah dan mencari kebaikan saat melakukan pengump**an informasi. Agar berita baik dan kebaikan sajalah yang akan kita temukan.
Agar pandangan kita tentang sesuatu, apapun itu, menjadi lengkap dan objektif.
Dan tak hanya sekali kita diminta melihat segala sisi. Tapi 7 KALI.
Artinya? BERULANG KALI DULU CEK DAN RICEK. ⚠️
Jangan terbawa nafsu merasa cukup dengan sekali lihat dan memberi kesimp**an sebuah persoalan.
PUTARI BERULANG.. ✅️
Lihat dari semua sisi berulang kali. Sambil sabar.
Dan inilah pelajaran yang harus kita terapkan dalam hidup sehari-hari.
Dalam rumah tangga.. kenali suamimu, kenali istrimu.
Jangan mudah marah kepadanya.. cari tahu alasannya. Berulang kali cek semua sudut pandangnya. Kenapa mengambil langkah itu..
Demikian p**a terapkan ke anak..
Demikian ke orangtua..
Demikian p**a ke teman, sahabat.. Dan orang sekitar.
Demikian dalam bermasyarakat..
Berkawan.. Dan urusan muamalah lainnya.
Sabar..
"PUTARI" mereka dari semua sisi. Dan berulang kali. Jangan hanya melihat sebelah sisi lalu dengan gegabah mengambil kesimp**an dan menghakimi persoalan.
Karena sikap inilah yang biasanya menjadi sebab dari konflik dan perseteruan.
Tidak sabar mencari data.
Tidak sabar tabayun mencari kebenaran.
Semuanya hanya pingin jadi YANG PALING BENAR.
Melihat berita sepenggal, diambil kesimp**an.
Melihat satu kesalahan orang, dibahas terus tak berkesudahan.
Adil lah dalam melihat segala sesuatu sejak di pikiran. Meski itu orang yang tidak kita s**a sekalipun. ✅️
⬇️ ⬇️ ⬇️
"Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, membuatmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al Maidah: 8)
JANGAN MUDAH TERLALU MEMUJI.
JANGAN MUDAH P**A TERLANJUR BENCI.
Lihat dulu segala sesuatu dari semua sisi.
Karena segala sesuatu pasti ada baiknya.. pasti ada buruknya.
Kenali segala sisi, lihat dari beragam sisi. Dan ulangi lagi berkali-kali.
Setelah yakin pun..
Lalu Sholat 2 rakaat.
Sebagaimana sunnah sholat 2 raka'at setelah tawaf. Apa fungsinya..??
SERAHKAN kepada Alloh. ✅️
Kalau data sudah cukup. Dan akhirnya kita menyimpulkan, apapun yang terjadi setelah itu kita serahkan sesuai takdir Alloh..
Mau baik kita terima.
Mau buruk pun harus kita terima.
Kita ridho apapun keputusan Alloh.
Karena bisa jadi, ada hal yang tetap luput dari pandangan kita meski sudah berulang kali berusaha mencari tahu dan coba memahami. Dan hanya Alloh yang Maha Tahu.
Yang penting kita sudah berhati-hati dalam menilai dan mencari tahu. ✅️
Salam,
Andre Raditya

04/07/2022

Mina. Sedikit leluasa... Tiap jamah mendapat jatah 1,6 M persegi... Kasur per orang dan bantal... Labbaika allahumma lab...
02/07/2022

Mina. Sedikit leluasa... Tiap jamah mendapat jatah 1,6 M persegi... Kasur per orang dan bantal... Labbaika allahumma labbaika

02/07/2022

Address

Jalan Terusan Jakarta 30 A
Bandung
40281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Madinah Iman Wisata posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category