13/01/2015
PADA MUSIM UMRAH TAHUN INI, JUMLAH TERBESAR JEMA'AH UMRAH BERASAL DARI INDONESIA
Hingga hari Jumat (2 Januari 2015) sebanyak 1,1 juta visa umrah telah diterbitkan, demikian keterangan seorang pejabat tinggi Arab Saudi sebagaimana dikutip harian Arab News yang terbit Ahad (4/1/2015). Sebanyak 580.000 jemaah umrah telah tiba di Tanah Suci Madinah Al-Munawwarah, JUMLAH TERBESAR BERASAL DARI INDONESIA, Pakistan, Turkey, Mesir, Iran, Malaysia and India. Alhasil, tingkat hunian hotel-hotel di Kota itu mencapai 100 persen.
Kementerian Haji Arab Saudi mengawasi ketat kualitas pelayanan kepada para jamaah dan memastikan bahwa pelayanan tersebut telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, Direktur Kementerian Haji Cabang Provinsi Madinah menetapkan aturan bahwa rombongan jemaah bisa masuk ke Madinah setelah rombongan yang tiba sebelumnya meninggalkan Kota itu.
---------
SILAKAN BERIBADAH, TAPI JANGAN OVERSTAY/MELEBIHI IZIN TINGGAL
Semoga tidak ada yang melanggar/melebihi ijin tinggal dan terlantar seperti kasus-kasus yang terjadi beberapa minggu terakhir ini, di antaranya 239 jemaah yang terkatung-katung selama 6 hari di Jeddah, sekitar 140 juga mengalami nasib yang sama.
Selain itu, 3 orang tenaga akademisi dari salah satu perguruan tinggi Islam Tanah Air juga sempat tertahan tidak bisa keluar dari Arab Saudi. Pasalnya, mereka hanya diizinkan transit selama 3 hari di Arab Saudi dalam perjalanan pulang dari London, Inggris, namun overstay alias melebihi ijin tinggal hingga 10 hari. Akibatnya, saat hendak pulang, mereka diberikan dua pilihan: Bayar denda atau kurungan. Disuruh bayar denda, tidak punya uang. Disarankan ambil pilihan kedua, tidak mau.
Situasi semacam ini cukup menyita tenaga dan waktu petugas KJRI yang seharusnya difokuskan untuk pengurusan exit rekan-rekan WNI yang di tahan di Tarhil agar segera bisa dipulangkan dari Arab Saudi.
A total of 1.1 million