05/10/2020
HANDUK BASAH DI ATAS KASUR
Seorang istri memiliki suami yang punya kebiasaan buruk, yakni meletakan handuk basah begitu saja di atas kasur. Si istri sering menasehati dan bahkan mengomel pada suaminya namun suaminya tetap tak mau merubah kebiasaan buruknya itu.
Capek menasehati dan marah-marah terus, si istri mulai ganti cara dengan menyindirnya. “Bagus sekali ada handuk basah di tempat tidur. Kapan ya handuk bisa jalan sendiri ke jemuran?” Ujarnya dengan nada sinis.
Apakah suaminya berubah? Tidak!
Bahkan dia makin sebal karena si istri sangat cerewet.
Akhirnya setelah semua cara dilakukan, si istri merasa capek, menasehati sudah, mengomeli sudah, nyindir-nyindir sudah, tapi tak ada hasilnya.
Si istri berpikir sejenak... mengubah kebiasaan orang lain itu susah, apalagi untuk hal yang sudah jadi kebiasaan sejak kecil. Akhirnya ia mengubah pikirannya sendiri.
“Baiklah, handuk basah ini akan menjadi permadani di surga nanti. Makin banyak aku memindahkan handuk basah ke jemuran, makin banyak permadani indahku di surga.”
Kini, setiap melihat handuk basah di kasur, si istri tersenyum dan bergegas menjemurnya. Perasaannya bahagia.
Apakah handuk itu berubah? Tidak!
Handuk basah tetap ada di kasur. Yang berubah cara pandang dirinya terhadap handuk basah tersebut.
Waktu terus berlalu... pada suatu hari si istri kaget, karena tak ada lagi handuk basah di kasurnya.
Rupanya sang suamilah yang tergerak hatinya untuk tidak lagi meletakkan handuk diatas kasur. Itu dia lakukan karena hatinya tersentuh melihat perubahan sikap sang istri yang sekarang begitu ikhlas dan tak pernah ngomel-ngomel lagi perihal handuk yang selalu tergeletak di atas kasur.
Kini suaminya telah meninggalkan kebiasaan buruknya itu yang selalu membuat istrinya kesal dan marah.
Kawan... itulah "Games Of Mind" (Permainan Pikiran)
Terkadang kerasnya cobaan bukanlah karena cobaan itu keras, tapi karena bagaimana pikiran kita dalam memandang dan menyikapi cobaan tersebut. Kopi itu pahit, tapi bila kita tambahkan gula ke dalam kopi, maka kopi yang pahit tersebut akan sangat nikmat untuk dinikmati.
Selamat bermain-main dengan pikiran anda sendiri.
Bahagia, sedih, sabar, marah, syukur, mengeluh, positif, negatif, semua tergantung diri kita. Kitalah yang memilih bagaimana cara kita dalam memandang dan menyikapi berbagai masalah dan cobaan hidup.
Copas dari grup WA
Semoga Bermanfaat
Dipersembahkan oleh:
Alifah Tour
Kantor Perwakilan Tarumajaya Bekasi
Siap melayani dan mengantar Anda dengan amanah ke Baitullah 🕋
Info Umroh dan Haji Khusus
0812-84-133-166
Abi/Umi Fatah.