Rian ISTravel

Rian ISTravel kreator digital

22/02/2026

Banyak orang tahu bahwa hanya perempuan lah yang memiliki siklus bulanan. Betul. Hormon seperti estrogen dan progesteron naik turun selama siklus menstruasi. Akibatnya? Ada hari ketika energi tinggi, fokus tajam, mood stabil. Ada juga hari ketika badan terasa berat dan emosi lebih sensitif. Secara biologi ini normal.

Lalu pria? Jangan merasa paling stabil. Pria juga punya siklus hormon. Bedanya bukan bulanan seperti perempuan, tapi lebih ke harian. Testosteron biasanya paling tinggi di pagi hari, lalu perlahan turun sepanjang hari. Kurang tidur, stres, atau pola hidup buruk juga bisa bikin kadarnya ikut turun. Dampaknya? Energi, semangat, dan motivasi bisa ikut berubah.

Jadi kalau ada hari kamu merasa ‘on fire’ dan hari lain terasa biasa saja, itu bukan selalu soal malas atau kurang niat. Tubuh memang bekerja dengan ritme. Hormon itu bukan robot. Ia naik dan turun.

Memahami ritme ini membantu kita lebih realistis terhadap performa diri sendiri, bahwa produktivitas dan suasana hati memang dipengaruhi oleh faktor biologis, bukan semata-mata soal kemauan.

________
Now I Know

Referensi:
✅Hall, J.E. (2021). Guyton & Hall Textbook of Medical Physiology, 14th ed.
✅Dabbs, J.M. (1990). Salivary testosterone measurements in behavioral studies. Annals of the New York Academy of Sciences.
✅Toufexis et al. (2014). Stress and the female reproductive system. Annals of the New York Academy of Sciences.

19/02/2026

Pertanyaan yang sering ditanyakan ibu-ibu dalam hati, tapi ternyata ada yang terang-terangan bertanya dikolom komentar, oke mimin jawab. Sebenarnya sains sudah lama memperhatikan perilaku misterius para suami habis olah raga malam ini.

Setelah hubungan badan, tubuh laki-laki melepaskan berbagai hormon, dan salah satu yang paling berperan bikin suami mendadak tumbang adalah prolaktin. Ini hormon yang bikin rasa kantuk, rasa puas, dan... rasa ingin peluk bantal.

Lalu jangan lupakan oksitosin dan vasopresin, dua hormon cinta yang bikin dia merasa dekat dan rileks, tapi juga memicu efek ngantuk karena sistem saraf parasimpatik aktif. Ini sistem yang sama yang bikin kita tidur nyenyak, makan enak, dan rebahan tanpa dosa. Setelah itu, boom! dia tidur duluan kayak anak bayi kenyang susu.

Dan secara biologis, tubuh laki-laki memang seperti mesin turbo. Ketika sedang “on” dia bisa menyala penuh, tapi begitu selesai... langsung masuk mode hemat daya. Ini disebut juga refractory period, masa pemulihan biologis sebelum bisa aktif lagi. Semakin tua usia, biasanya semakin panjang jedanya, dan semakin... tidur duluan.

Jadi kalau suami habis ‘berlayar’ lalu mendadak letoy, bukan berarti dia nggak cinta lagi, Bu. Justru karena tubuhnya bilang: “Misi selesai, saatnya recharge.” Sementara ibu-ibu, karena hormon dan biologinya berbeda, biasanya malah lagi hangat-hangatnya ingin ngobrol, curhat, atau minta dipeluk lama. Tapi yang satu sudah “downloading dreams” duluan.

Solusinya? Bisa dibangun komunikasi dan ritme bersama, siapa tahu bisa olahraga malam lebih awal, jadi setelahnya masih ada waktu pelukan... sebelum dunia mimpi menjemput, itupun kalau belum punya anak.

Intinya, paksu tidur bukan karena bosan, tapi karena tubuhnya bersyukur.
Sains bilang itu default setting-nya, bukan malfunction.

---
Now I Know

19/02/2026

Address

Jalan Haji Sumin
Bekasi
17421

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rian ISTravel posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category