25/04/2025
[🎭REPATRIASI FILM TURANG🎭]
Mejuah-juah!
Film Turang adalah film yang dibuat tahun 1957 oleh Bachtiar Siagian. Film ini mengambil latar Kampung Merdeka, Tanah Karo dengan lokasi shooting di Kampung Seberaya. Turang memang menggambarkan kehidupan masyarakat Karo di zaman 1940-an, tepatnya saat Agresi Militer Belanda. Bachtiar yang melibatkan masyarakat Karo sebagai seniman musik hingga para pemain, menyusun skenario di mana keseharian masyarakat Karo dari berladang, merdang merdem, berjualan, dan g**o aron-aron itu nampak sekali. Kemudian, mengangkat solidaritas masyarakat Karo dalam melawan penjajahan, seperti dalam lagu Djaga Depari yang berjudul Erkata Bedil.
Film yang mendapat penghargaan dari Festival Film Indonesia 1960 ini juga diputar di negara-negara Asia-Afrika. Namun, film ini hilang sejak 1965. Warisan penting budaya dan Karo ini kemudian hanya menjadi ingatan sebagian besar orang tua di Karo. Padahal, film ini menjadi bukti kuat bagaimana masyarakat Karo, baik tua-muda dan perempuan atau laki-laki terlibat di dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda.
Pada 2023, akhirnya film ini ditemukan di Rusia. Maka, dengan ditemukannya film ini, perlu adanya sebuah upacara untuk mengembalikan film ini ke masyarakat Karo, pemilik budaya dan sejarah di film Turang. Proses ini akan diiringi dengan ritual ‘nguras’, proses pembersihan kembali dari energi-energi yang sempat membuat film ini hilang.
Kemudian, dilanjutkan dengan pawai perayaan melalui seni pertunjukan Seberaya, Tembut-Tembut Seberaya. Lalu, acara diakhiri dengan penyerahan film Turang kepada Kepala Desa Seberaya.
Mari merayakan kepulangan Turang bersama, tepat di kampung halaman film itu lahir, Desa Seberaya
hari: Sabtu, 26 April 2025
waktu: 09.00-12.00
tempat: C***r Budaya Puteri Hijau, Seberaya
*Datang wajib berpakaian dengan pakaian berwarna putih