UDI Tour & Transport Bali

UDI Tour & Transport Bali Tour & Transport MURAH di Bali, tentunya berkwalitas dan sangat mengesankan.!!! Di dukung oleh kendaraan yang nyaman, Driver berpengalaman.

Hari Raya KuninganHari Raya Kuningan merupakan bagian dari rangkaian Hari Raya Galungan dalam Hindu, yang jatuh pada 10 ...
11/08/2023

Hari Raya Kuningan

Hari Raya Kuningan merupakan bagian dari rangkaian Hari Raya Galungan dalam Hindu, yang jatuh pada 10 hari setelah Galungan, yaitu pada Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Kuningan. Kata Kuningan memiliki makna “kauningan” yang artinya mencapai peningkatan spiritual dengan cara introspeksi agar terhindar dari mara bahaya.
Jadi Kuninganmengandung janji/pemberitahuan/nguningang baik kepada diri sendiri, maupun kepada Ida Sanghyang Parama Kawi, bahwa dalam kehid**an kita akan selalu berusaha memenangkan dharma dan mengalahkan adharma (antara lain bhuta dungulan, bhuta galungan dan bhuta amangkurat).
Pada Hari Raya Kuningan banten atau sesajen pada setiap desa belum tentu sama, karena memang banten itu beraneka ragam versinya. Tapi umumnya pada hari Raya Kuningan menggunakan upakara sesajen yang berisi simbul tamiang dan endongan, di mana makna tamiang memiliki lambang perlindungan dan juga juga melambangkan perputaran roda alam.
Endongan maknanya adalah perbekalan. Bekal yang paling utama dalam mengarungi kehid**an adalah ilmu pengetahuan dan bhakti (jnana). Sementara senjata yang paling ampuh adalah ketenangan pikiran. Sarana lainnya, yakni ter dan sampian gantung. Ter adalah simbol panah (senjata) karena bentuknya memang menyerupai panah. Sementara sampian gantung sebagai simbol penolak bala.
Mengenai waktu persembahyangan pada Hari Raya Kuningan, pada Hari Raya Kuningan, Ida Sanghyang Widhi Wasa memberkahi dunia dan umat manusia sejak jam 00 sampai jam 12. Jadi di saat itu sangat tepat kita datang menyerahkan diri kepada-Nya mohon perlindungan. Kenapa batas waktu sampai jam 12 siang, dikarenakan energi alam semesta (panca mahabhuta : pertiwi, apah, bayu, teja, akasa) bangkit dari pagi hingga mencapai klimaksnya di bajeg surya (tengah hari). Setelah lewat bajeg surya disebut masa pralina (pengembalian ke asalnya) atau juga dapat dikatakan pada masa itu energi alam semesta akan menurun dan pada saat sanghyang surya mesineb (malam hari) adalah saatnya beristirahat (tamasika kala).
Pada Hari Raya Kuningan juga dibuat nasi kuning sebagai lambang kemakmuran dan dihaturkan sesajen-sesajen sebagai tanda terimakasih dan suksmaning idep kita sebagai manusia menerima anugerah dari Sang Hyang Widhi.
Dapat diambil kesimp**an melalui perayaan Hari Raya Kuningan inilah kita ingatkan untuk selalu ingat menyamabraya, meningkatkan persatuan dan solidaritas sosial, dan umat diharapkan selalu ingat kepada lingkungan sehingga tercipta harmonisasi alam semesta beserta isinya serta tidak lupa akan ingat mengucap syukur kepada Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala karunia-Nya.

Mau tau lebih banyak lagi tradisi dan ke unikan Bali ?!
Silahkan Hubungi :


Phone/ Line/ Wa : +6281239611008
Email : [email protected]

Happy Birthday 🎉🎉🎉Segenap management UDI Tour & Transport Bali mengucapkan selamat bertambah usia kepada saudara Putu Ar...
29/10/2018

Happy Birthday 🎉🎉🎉

Segenap management UDI Tour & Transport Bali mengucapkan selamat bertambah usia kepada saudara Putu Artha Ariyasa S.Par. yang merupakan Manager Marketing dari pada UDI Tour & Transport Bali. Semoga kedepannya sehat selalu dan semakin sukses.
Dan untuk rekan rekan yang ingin liburan ke Bali dan ingin merayakan ulang tahunnya di p**au Dewata ini, layanan kami siap membantu untuk segala keperluan akomodasi anda. 😊

Silahkan Hubungi :
Udi Transport Bali
Phone/Wa/Line : +6281239611008
Email : [email protected]

"Tamiang" is one of beautiful coloring thing in Kuningan celebration. Tamiang is a symbol of interpreted as self-defense...
08/06/2018

"Tamiang" is one of beautiful coloring thing in Kuningan celebration. Tamiang is a symbol of interpreted as self-defense. In the face of life's challenges, a powerful self-defense is moral and ethical as well as scientific.

Prepare yourself to celebrate the Kuningan day on 9th of June, 2018.


Phone/ Line/ Wa : +6281239611008
Email : [email protected]
Picture by
.

Segenap Kluarga Besar Udi Transport Bali . Mengucapkan selamat hari suci Galungan & Kuningan. 😇🙏Udi Transport Bali☎️ / W...
29/05/2018

Segenap Kluarga Besar Udi Transport Bali . Mengucapkan selamat hari suci Galungan & Kuningan. 😇🙏

Udi Transport Bali
☎️ / Whatsapp: 081239611008
📧 : [email protected]

Udi Transport BaliPhone/Line/Wa: 081239611008Email : yudikwayan@yahoo.com Pagerwesi artinya pagar dari besi. Yang melamb...
21/03/2018

Udi Transport Bali
Phone/Line/Wa: 081239611008
Email : [email protected]

Pagerwesi artinya pagar dari besi. Yang melambangkan suatu perlindungan yang kuat. Hari raya Pagerwesi sering diartikan oleh umat Hindu sebagai hari untuk memagari diri yang dalam bahasa Bali disebut magehang awak.

Hari Raya Pagerwesi jatuh pada Buda (Rabu), Kliwon, Sinta. Jika diperhatikan dengan seksama, ada kaitan langsung dengan Hari Raya Saraswati yang jatuh pada Saniscara (Sabtu), Umanis, Watugunung. Dalam sistim kalender wuku yang berlaku di Bali, wuku Watugunung adalah urutan wuku yang terakhir dari 30 wuku yang ada, sedangkan wuku Sinta adalah wuku dalam urutan pertama atau awal dari suatu siklus wuku.

Makna Pagerwesi

Sebagaimana telah disebutkan dalam lontar Sundarigama, Pagerwesi yang jatuh pada Budha Kliwon Shinta merupakan hari Payogan Sang Hyang Pramesti Guru diiringi oleh Dewata Nawa Sangga. Hal ini mengundang makna bahwa Hyang Premesti Guru adalah Tuhan dalam manifestasinya sebagai guru sejati. Makna yang lebih dalam terkandung pada kemahakuasaan Sanghyang Widhi sebagai pencipta, pemelihara, dan pemusnah, atau dikenal dengan Uttpti, Stiti, dan Pralina atau dalam aksara suci disebut: Ang, Ung, Mang.

Saraswati yang jatuh pada hari terakhir dari wuku terakhir diperingati dan dirayakan sebagai anugerah Sanghyang Widhi kepada umat manusia dalam bentuk ilmu pengetahuan dan teknologi, diartikan sebagai pembekalan yang tak ternilai harganya bagi umat manusia untuk kehid**an baru pada era berikutnya yang dimulai pada wuku Sinta.

Oleh karena itu rangkaian hari-hari dari Saraswati ke Pagerwesi, mengandung makna sebagai berikut:

Setelah Saraswati, esoknya hari Minggu, adalah hari Banyupinaruh, di mana pada hari itu umat Hindu di Bali melakukan pensucian diri dengan mandi di laut atau di kolam mata air. Pada saat ini dipanjatkan permohonan semoga ilmu pengetahuan yang sudah dianugerahkan oleh Sanghyang Widhi dapat digunakan untuk tujuan-tujuan mulia bagi kesejahteraan umat manusia di dunia dan terjalinnya keharmonisan Trihita Karana, yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam semesta.
Kemudian esoknya, hari Senin disebut hari Somaribek, yang dimaknai sebagai hari di mana Sanghyang Widhi melimpahkan anugerah berupa kesuburan tanah dan hasil panen yang cukup untuk menunjang kehid**an manusia.
Selanjutnya, hari Selasa, disebut Sabuh Mas, yang juga tidak lepas kaitannya dengan Saraswati, di mana umat manusia akan menerima pahala dan rezeki berupa pemenuhan kebutuhan hidup lainnya, bila mampu menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi di jalan dharma. Pada hari itu umat Hindu di Bali memuja Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai Mahadewa.
Hari raya Pagerwesi di hari Rabu, yang dapat diartikan sebagai suatu pegangan hidup yang kuat bagaikan suatu pagar dari besi yang menjaga agar ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah digunakan dalam fungsi kesucian, dapat dipelihara, dan dijaga agar selalu menjadi pedoman bagi kehid**an umat manusia selamanya.

Renungan Dalam Pagerwesi

Pada hari raya Pagerwesi adalah hari yang paling baik mendekatkan Atman kepada Brahman sebagai guru sejati . Pengetahuan sejati itulah sesungguhnya merupakan “pager besi” untuk melindungi hidup kita di dunia ini. Inti dari perayaan Pagerwesi itu adalah memuja Tuhan sebagai guru yang sejati. Memuja berarti menyerahkan diri, menghormati, memohon, memuji dan memusatkan diri. Ini berarti kita harus menyerahkan kebodohan kita pada Tuhan agar beliau sebagai guru sejati dapat mengisi kita dengan kesucian dan pengetahuan sejati.

18/03/2018

"OMED-OMEDAN"
Tradisi Omed-Omedan di Banjar Kaja Desa Sesetan, Denpasar Selatan.

Warisan adat dan budaya ini hanya ada pada satu banjar dari sekian ribu banjar yg ada di Bali, yakni Banjar Kaja, , .

Tradisi Omed-omedan ini dimulai kurang lebih pada abad ke 17 yg berawal dari penglingsir Puri Oka Banjar Kaja yg bernama Anak Agung Made Raka yg menjadi pemacuk atau mengatur pemerintahan di Desa Sesetan pada waktu itu.

Pada saat menjelang Hari Nyepi, Anak Agung Made Raka menderita sakit keras, walau sudah diobati, tetapi tdk sembuh. Beliau sulit berdiri apalagi berjalan. Kepada para warga di Banjar Kaja, beliau berpesan agar jgn menjenguk dirinya.

Ketika hari Nyepi tiba, warga di Banjar Kaja sedih dan kecewa, karena dilarang tangkil dan melayani beliau pada saat itu. Di tengah kesedihan dan kekecewaan yg dirasakan, mereka mengadakan keributan dgn permainan saling tarik-menarik yg disebut Omed-omedan.

Anak Agung Made Raka yg sedang sakit menjadi marah dan seketika itu juga memerintahkan keluarganya untuk menghantarkan dirinya ke depan Puri. Maksudnya beliau akan membentak dan mengusir abdinya agar tidak melakukan keributan di depan Puri.

Namun ketika sampai di depan Puri, sakitnya hilang, bahkan beliau merasa sehat seperti sedia kala. Seketika itu p**a beliau mengurungkan niatnya untuk melarang keramaian, bahkan berkehendak sebaliknya. Beliau kemudian bersabda mulai hari ini keramaian Omed-omedan terus dilaksanakan pada Hari Nyepi.

Pada saat itu masyarakat belum mengenal Catur Brata Penyepian, sehinggan Tradisi Omed-omedan masih tetap dilaksanakan saat Nyepi. Sejak 1980-an karena adanya pengaturan dan pembinaan umat Hindu oleh PHDI, Hari Nyepi benar2 dilaksanakan sipeng selama 24 jam. Sehingga tradisi Omed-omedan dipindah keesokan harinya pada ngembak geni.

Omed-omedan memiliki arti tarik-tarikan bukan cium-ciuman. Dahulu, hanya dgn tarik-tarikan, perkembangan zaman lalu berubah ada ciuman. Pada saat sedang berciuman, air diguyur agar peserta tidak kepanasan dan ciumannya tidak menjadi lebih lama.

Inilah Budaya Kami di Bali . 🙏😇
Demi menjaga keutuhan warisan leluhur, kami akan selalu menjalankan walaupun bagaimana kondisinya. 💪🙏.
Anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi Tradisi dan Kebudayaan kami di Bali ?? Kami siap melayani perjalan wisata Budaya anda selama di Pulau Bali ..
Silahkan Hubungi :
Udi Transport Bali
Phone/Wa/Line : +6281239611008
Email : [email protected]

Sumber : sejarah bali
Video : Bali go live

Segenap Kluarga Besar Udi Transport Bali . Mengucapkan Rahajeng Hari Raya NYEPI caka 1940.Udi Transport Bali☎️ / Whatsap...
16/03/2018

Segenap Kluarga Besar Udi Transport Bali . Mengucapkan Rahajeng Hari Raya NYEPI caka 1940.

Udi Transport Bali
☎️ / Whatsapp: 081239611008
📧 : [email protected]

Happy "Nyepi" Day caka year 1940.  Let us celebrate with a value of awareness and tolerance which is always needed by ma...
16/03/2018

Happy "Nyepi" Day caka year 1940. Let us celebrate with a value of awareness and tolerance which is always needed by mankind in this world, both now and in the future.

God bless us...

Udi Transport Bali
Keana Bali
☎️/ whatsapp: 081239611008
📧 : [email protected]

Udi Transport Bali☎️ / whatsapp: 081239611008📧 : yudikwayan@yahoo.comMelasti adalah upacara pensucian diri untuk menyamb...
14/03/2018

Udi Transport Bali
☎️ / whatsapp: 081239611008
📧 : [email protected]

Melasti adalah upacara pensucian diri untuk menyambut hari raya Nyepi oleh seluruh umat Hindu di Bali.Upacara Melasti digelar untuk menghanyutkan kotoran alam menggunakan air kehid**an.Upacara Melasti dilaksanakan di pinggir pantai dengan tujuan mensucikan diri dari segala perbuatan buruk pada masa lalu dan membuangnya ke laut.Dalam kepercayaan Hindu, sumber air seperti danau, dan laut dianggap sebagai air kehid**an (tirta amerta).Selain melakukan persembahyangan, upacara Melasti juga adalah pembersihan dan penyucian benda sakral milik pura (pralingga atau pratima Ida Bhatara dan segala perlengkapannya).Benda-benda tersebut diarak dan diusung mengelilingi desa.Hal ini dimaksudkan untuk menyucikan desa.Dalam upacara ini, masyarakat dibentuk berkelompok ke sumber-sumber air seperti danau dan laut.Satu kelompok berasal dari wilayah atau desa yang sama.Selruh peserta mengenakan baju putih.Para pemangku berkeliling dan memercikan air suci kepada seluruh warga yang datang serta perangkat-perangkat peribadatan dan menebarkan asap d**a sebagai wujud mensucian.Pelaksaaan upacara Melasti dilengkapi dengan berbagai sesajian sebagai simbol Trimurti, 3 dewa dalam Agama Hindu, yaitu Wisnu, Siwa, dan Brahma, serta Jumpana, singgasana Dewa Brahma.
Untuk menyambut Hari Raya Nyepi, pelaksanaan upacara Melasti ini di bagi berdasarkan wilayah, di Ibukota provinsi dilakukan Upacara Tawur.Di tingkat kabupaten dilakukan upacara Panca Kelud.Di tingkat kecamatan dilakukan upacara Panca Sanak. Di tingkat desa dilakukan upacara Panca Sata.Dan di tingkat banjar dilakukan upacara Ekasata.Sedangkan di masing-masing rumah tangga, upacara dilakukan di natar merajan (sanggah).Upacara ini dilaksanakan agar umat Hindu diberi kekuatan dalam melaksanakan Hari Raya Nyepi.

At that time in Nusa Ceningan Island😎✌️PROMO LIBURAN 2Hari 1MalamNusa Lembongan + Nusa Ceningan.NUSA LEMBONGAN:➡Goa Gala...
06/03/2018

At that time in Nusa Ceningan Island😎✌️

PROMO LIBURAN 2Hari 1Malam
Nusa Lembongan + Nusa Ceningan.

NUSA LEMBONGAN:
➡Goa Gala2(Rumah bawah tanah)
➡Devil tears
➡Dreambeach
➡Panorama point
➡Mangrove dengan sampan

NUSA CENINGAN:
➡Jembatan Kuning
➡Blue Lagoon
➡Ceningan cliff

PAKET TERMASUK :
✓Tiket speed boat p**ang - pergi Sanur - Lembongan
✓1 Malam menginap di Hotel Lembongan
AC, Wifi, TV, Swimming Pool
(1 kamar utk 2 orang, dan peserta ganjil dengan extra bed)
✓1x Sarapan pagi
✓ Sewa sepeda motor di lembongan (1 motor utk berdua)

Untuk informasi lebih detail & pemesanan silahkan hubungi :

Udi Transport Bali
Whatsapp : 081239611008
☎️ : 081999567304
📧 : [email protected]

Tiket Fastboat Bali - Gili Trawangan, Bali - Gili Air, Bali - Lombok Return. Dapatkan Harga dan Pelayanan yang menarik b...
05/03/2018

Tiket Fastboat Bali - Gili Trawangan, Bali - Gili Air, Bali - Lombok Return.
Dapatkan Harga dan Pelayanan yang menarik bersama kami.
Kami juga memberikan harga spesial untuk Agent yang mau bekerja sama.

Untuk info dan Reservasi:
➡ whatsapp: 081239611008
➡ Phone : 081999567304
➡ email : [email protected]

Address

Denpasar
80115

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when UDI Tour & Transport Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category