24/11/2025
Isu keributan bule kembali menggemparkan Bali. Seorang warga negara Amerika Serikat (AS) berinisial MD (29) terlibat baku pukul dengan pekerja proyek di Jalan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung. Tak hanya itu, ia juga kedapatan membawa senjata tajam menyerupai parang, membuat para pekerja panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Namun yang mengejutkan, dua hari sebelum aksi brutal itu, MD ternyata sempat menyiram pekerja proyek, Ni Komang Sri Hartati Rahayu Ningsih (47), dengan solar saat korban sedang membersihkan alat berat.
Datang Marah-Marah, Rekam Pekerja, Sentuh Wajah Korban
Pada Minggu (23/11/2025) pukul 09.30 Wita, MD kembali mendatangi area proyek. Ia datang dengan nada tinggi dan mengarahkan kamera ponselnya ke para pekerja. MD kemudian mendekati Komang Sri dan sempat menyentuh p**i korban, memicu kemarahan para pekerja.
“Terjadilah keributan antara tenaga kerja korban dengan WNA tersebut karena mereka tidak terima dengan apa yang dilakukan,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, Senin (24/11/2025).
MD sempat pergi, namun tak lama kemudian kembali lagi—kali ini membawa kayu dan sajam mirip parang.
Dalam aksi agresifnya, MD diduga memukul bagian belakang leher Komang Sri hingga korban jatuh, mengalami pandangan buram, pusing, serta luka lecet pada siku dan lutut.
Para pekerja lain langsung lari ketakutan ketika melihat pelaku membawa sajam.
Sukadi menambahkan, tidak hanya korban yang terluka, MD juga mengalami luka robek di bagian atas telinga serta lecet di lutut dan siku, diduga akibat keributan yang terjadi.
Polisi telah mengamankan laporan korban dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kasus kekerasan yang dilakukan oleh MD kini ditangani Polresta Denpasar untuk penyelidikan lebih lanjut.
Warga berharap kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat aksi agresif WNA yang semakin sering terjadi di Bali.