Nepalisme

Nepalisme Nepalisme adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk mengantarkan orang-orang Indonesia mencapai pun

Waduh, harus prepare ini. carrier mana, crampon, ice axe, sleeping bag, kaca mata ... ... ...
19/10/2021

Waduh, harus prepare ini. carrier mana, crampon, ice axe, sleeping bag, kaca mata ... ... ...

Pemerintah Nepal telah mengizinkan bagi para pelancong dari seluruh dunia untuk kembali berwisata di Nepal. Sebelumnya s...
15/12/2020

Pemerintah Nepal telah mengizinkan bagi para pelancong dari seluruh dunia untuk kembali berwisata di Nepal. Sebelumnya selama sembilan bulan, atau sejak Maret 2020 lalu negara yang dikenal memiliki puncak Everest itu melakukan lockdown dalam rangka untuk memerangi pandemi Covid-19.
Dilansir dari The Kathmandu Post, Senin (14/12/2020), Pemerinah Nepal sudah membuka kembali pengurusan visa, namun perbatasan di jalur darat darat mereka seperti ke India dan ke Tiongkok masih belum dibuka.
“Penerbitan visa masuk turis dari misi diplomatik Nepal di luar negeri telah dibuka. Hanya pelancong dengan pra-persetujuan dan rekomendasi dari pemerintah yang akan diizinkan masuk melalui jalur darat,” ungkap Departemen Imigrasi Nepal.
Visa On-Arrival di Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu hanya bisa diakses oleh perwakilan dan keluarga dalam misi diplomatik seperti perwakilan dari PBB, Organisasi Internasional tanpa surat atau rekomendasi.
“Semua orang asing harus mendapatkan visa turis dari misi diplomatik Nepal di luar negeri atau mereka harus memiliki persetujuan awal atau surat rekomendasi dari kementerian terkait untuk memastikan visa ‘pada saat kedatangan’ mereka di bandara Kathmandu,” ungkap Ramesh Kumar KC, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi.
Dampak Covid-19 telah memberikan pukulan besar bagi industri pariwisata Nepal yang menghasilkan pendapatan sebesar Rs240,7 miliar, dan menyumbang hampir 8 persen ke PDB, menurut laporan tahunan Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia.

Dhampus adalah sebuah desa di Nepal bagian utara, tempat yang sangat indah dan nyaman. Pada Pukul 18,40 saya sampai di D...
20/11/2020

Dhampus adalah sebuah desa di Nepal bagian utara, tempat yang sangat indah dan nyaman.

Pada Pukul 18,40 saya sampai di Dhampus 1650m, pemandangan gunung es dan langit yang berwarna marah perlahan berganti menjadi gelap, cuaca yang dingin sangat cocok dinikmati dengan seduhan secangkir tea panas sambil bersantai di teras hotel memandangi indahnya Annapurna South, Himchuli, dan puncak Machhapucchre yang menakjubkan.

Ketika matahari belum sepenuhnya terbit saya menyusuri jalan setapak yang berkelok-kelok menuju atas bukit di antara rumah-rumah batu yang indah, ladang millet, bunga-bunga yang bermekaran, dan lapangan olahraga


@ Dhampus,Nepal

19/11/2020

Cie yang sudah kangen ke Nepal.
Sama, kita juga. Beruntung banget kak .buana masih di sana dan berkesempatan ke Merdi Himal dan Pokhara di kondisi yang sepi sehingga bisa puas banget menikmati keindahan alam Nepal.

Pemerintah Nepal akhirnya secara resmi telah membuka kembali aktivitas pariwisata di negara mereka setelah sebelumnya me...
14/11/2020

Pemerintah Nepal akhirnya secara resmi telah membuka kembali aktivitas pariwisata di negara mereka setelah sebelumnya memutuskan untuk lockdown pada pertengahan Maret 2020 lalu seperti dilansir dari Communal News, Sabtu (14//11/2021).

Meski sudah dibuka, namun untuk bisa melakukan kegiatan wisata trekking dan mountaineering ada beberapa syarat berupa mengikuti protokol kesehatan yang harus dilakukan. Adapun syaratnya antara lain:

Pertama, wisatawan mancanegara yang datang ke Nepal harus memiliki asuransi COVID minimal 5,000 USD atau sekitar Rp70,808.750. Kedua, wajib menunjukan surat bebas covid-19 dengan masa waktu pemeriksaan 72 jam sebelum datang ke Nepal.

Ketiga, pengajuan visa on arrival dilakukan di negara asal dengan jangka waktu seminggu sebelum kedatangan melalui email. Keempat, setelah datang ke Nepal, wajib karantina selama satu minggu. Dan kelima memliki dokumen lengkap untuk trekking dari Trekking Agencies Association of Nepal (TAAN).

Beberapa jalur pendakian akan ada petugas yang melakukan pengecekan berkala laporan PCR Negatif yang didapat oleh wisatawan di Kathmandu. Sehingga sebelum trekking harus melakukan test PCR di Kathmandu.

Adapun trek yang sudah bisa dikunjungi antara lain trekking Mardi Himal, trek base camp Everest dan sirkuit Annapurna di bagian Manang terbuka untuk para trekker, dan beberapa puncak bisa didaki.

Selain itu tempat wisata non trekking seperti Pokhara, Chitwan dan Lumbini sudah dibuka

Sahabat kami, .buana salah satu pengurus .isme sejak Rabu kemarin memulai pendakian perdana ke Mardi Himal. Di bulan Nov...
14/11/2020

Sahabat kami, .buana salah satu pengurus .isme sejak Rabu kemarin memulai pendakian perdana ke Mardi Himal. Di bulan November ini pemerintah Nepal sudah mulai membuka jalur pendakian bagi wisatawan dalam negeri. Semoga bulan depan Nepal sudah dibuka untuk pariwisata dari luar negeri.

01/08/2020

H**E!!! NEGARA NEPAL KEMBALI DIBUKA!!
Pemerintah Nepal akhirnya akan kembali membuat negara mereka untuk bisa dimasuki oleh turis per 17 Agustus 2020 mendatang. Keputusan ini sesuai dengan kebijakan untuk membukan kembali penerbangan internasional yang sebelumnya telah lama ditutup.
Dilansir dari Traveloffpath, Sabtu (25/07/2020) keputusan ini dibuat negara Nepal agar bisa kembali menghidupkan perekonomian mereka yang bersumber dari priwisata di mana akan banyak pelancong datang untuk melakukan trekking musim gugur pada bulan September hingga November di mana di bulan tersebut sebanyak 1,2 juta turis datang ke negara yang terletak di Asia Selatan tersebut.
“Kementerian berencana untuk melanjutkan semua kegiatan terkait pariwisata dengan mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan mulai 17 Agustus,” kata sekretaris kementerian, Kedar Bahadur Adhikari.
Meski telah diperbolehkan datang mengunjungi Nepal, namun tidak semua negara diizinkan untuk mengunjungi Nepal, mereka akan melakukan pembukaan secara bertahap yang mana negara dengan kasus covid-19 terbanyak kemungkinan akan menjadi negara terakhir yang diizinkan masuk.
Selain itu, ketika memasuki Nepal, pihaknya akan melakukan serangkaian tes untuk diizinkan masuk apabila lolos.
Nepal sendiri telah melakukan kebijakan lockdown negara mereka sejak Maret 2020 silam.

Buat yang pengen ke Nepal tapi modal buat beli peralatan outdoornya cekak? Ini solusinya
20/03/2020

Buat yang pengen ke Nepal tapi modal buat beli peralatan outdoornya cekak? Ini solusinya

Kala Patther Trekking Store, Tempat termurah buat Anda pecinta kegiatan outdoor di NepalMelakukan petualangan ke Nepal baik trekking maupun hiking ada

Wisata dan Pembangunan di Nepal Tak Terpengaruh Virus CoronaDepok – 5 Maret 2020 – Novel Coronavirus (2019-nCov) atau Vi...
05/03/2020

Wisata dan Pembangunan di Nepal Tak Terpengaruh Virus Corona

Depok – 5 Maret 2020 – Novel Coronavirus (2019-nCov) atau Virus Corona yang membuat gempar dan tengah mewabah ke seluruh penjuru dunia itu selain menimbulkan banyaknya kasus kematian—di mana tercatat sebanyak 3286 penderita meninggal per Kamis (03/05/2020), juga telah melumpuhkan aktivitas ekonomi, terutama dari sektor wisata.

Negara Nepal yang merupakan salah satu tujuan destinasi wisata terpopuler di dunia sendiri terkena dampak dari virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China pada Desember 2019 lalu di mana terdapat penurunan sebanyak 2 (dua) persen di mana pada kunjungan per Januari 2019 lalu terdapat sebanyak 81.273 wisatawan, namun saat ini tercatat hanya sebanyak 79.686 wisatawan datang di Januari 2020.

Meski demikian, Pemerintah Nepal sendiri tetap menjalankan kampanye mereka Visit Nepal 2020 meski sebelumnya sempat ada wacana untuk melakukan penundaan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk mempromosikan modernisasi yang kini tengah menjalari Nepal.

Konsulat Jenderal Kehormatan Nepal untuk Indonesia, Bally Saputra Datuk Janosati mengatakan bahwa saat ini pembangunan insfrastruktur di negara yang beribukota di Kathmandu itu tengah menggeliat.

“ Infrastruktur terutama untuk menunjang pariwisata dan pembelian alat berat dengan Pindad juga tengah dilakukan. Pokoknya, dalam lima tahun lagi, Nepal sudah bisa menyaingi perekonomian Indonesia,” Ungkapnya.

Nepalisme Tour & Travel yang diundang oleh Bally Saputra dalam pertemuan di Gedung Konsulat Jenderal Kehormatan Nepal di Indonesia yang berlokasi di Apartemen Pancoran Riverside di Jl. Pengadegan Timur I No.30, RW.1, Pengadegan, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan pada Rabu (04/03/2020) itu disarankan untuk tidak ragu untuk berkunjung ke Nepal.

“Kita bawa orang kita ke Nepal, sebagai gantinya nanti akan banyak orang Nepal yang kita bawa ke Indonesia,” kata Bally Saputra.

Sementara itu, meski Nepal kini telah melarang lima negara yakni: China, Jepang, Korea, Iran dan Italy untuk masuk ke negara mereka, namun bagi Indonesia dan negara lainnya masih diperbolehkan datang ke negara yang terkenal dengan Gunung Everest tersebut kendati per tanggal 7 Maret 2020 mendatang pengurusan Visa On Arrival (VOA) akan dihentikan untuk sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Meski demikian, bagi masyarakat yang yang ingin mengunjungi Nepal tidak perlu memohon pengajuannya di Kedutaan Besar Nepal di Kuala Lumpur,Malaysia. Anda bisa mengunjungi Konsulat Jenderal Kehormatan Nepal di Indonesia.

Anish Shakya, selaku First Secretary Honorary Consul of Nepal in Jakarta mengatakan pengurusan Visa dari Indonesia tetap bisa dilakukan.

“Untuk Indonesia belum ada masalah (untuk ke Nepal), yang tidak bisa masuk secara permanen ke Nepal hanya China saja,” kata Anish.

Kepengurusan Visa Nepal di Jakarta ini sendiri hanya memakan waktu paling lama adalah tiga hari kerja. Untuk Informasi selengkapnya bisa mengunjungi situs resmi Nepalisme Tour & Travel www.nepalisme.com.

Nepal aman untuk dikunjungi
04/03/2020

Nepal aman untuk dikunjungi

Visa ke Nepal dapat diurus di Konsulat Jenderal Nepal di Indonesia, berlokasi di Jakarta Selatan.

Bingung besok mau kemana?Kuylah kita ke Salkopi Jakarta, kopinya enak bgt~Nepalisme buka stand di sana setiap sabtu-ming...
21/02/2020

Bingung besok mau kemana?
Kuylah kita ke Salkopi Jakarta, kopinya enak bgt~
Nepalisme buka stand di sana setiap sabtu-minggu sepanjang tahun 2020.

Masa gak mampir
Mau nanya atau minta send location bisa wa ke Bang Handy +62 895-7001-77977

Address

Pitara Raya No, 148 RT/RW 06/13 Pancoran Mas
Depok
16436

Telephone

+62895700177977

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nepalisme posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nepalisme:

Share

Category