Daarul Shafa Tour & Travel

Daarul Shafa Tour & Travel Mari Menuju Baitullah

27/02/2019

*AL QURAN DAN UMUR*

*Berkata Abdul Malik bin Umair:*

*"Satu-satunya manusia yang tidak tua* adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an".

*"Manusia yang paling jernih akalnya* adalah para pembaca Al-qur'an".

*Berkata Al-imam Qurtubi :*
"Barang siapa yang membaca Al-qur'an, maka Allah SWT akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".

*Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.*

"Perbanyaklah membaca *Al-qur'an* jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".

*Berkata Ibnu Solah :*

"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca *Al-qur'an*, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".

*Berkata Abu Zanad :*

"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca *Al-qur'an".*

*Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:*

"Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala".

"Bergantunglah pada Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan".

*Berkata sebagian ahli tafsir :*

"Manakala kita menyibukkan diri dengan *Al-qur'an* maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"Kami memohon kepada *Allah SWT* agar mberikan taufiqNya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca *Al-qur'an* dan mengamalkan kandungannya".

Bila anda Cinta pada *Alqur'an* maka sebarkanlah. Demi *Allah,* sekian banyak orang yang membaca *Alqur'an* maka pahala akan mengalir pada anda.

*Umur kita terlalu singkat*.. hingga *ALLAH SWT* kurniakan *lailatul qadar* untuk menambah umur amal.

*Umur kita terlalu singkat*.. *ALLAH SWT* pinta *bersilatulrahim* untuk memanjangkannya.

*Umur kita terlalu singkat*.. *ALLAH SWT* kurniakan *Puasa Enam hari* di bulan Syawal seperti berpuasa setahun.

*Umur kita terlalu singkat*.. *ALLAH SWT* kurniakan *baca Surah Al-Ikhlas* seperti membaca sepertiga *Al-Quran*.

*Umur kita terlalu singkat*.. ALLAH SWT kurniakan *Sholat di Masjidil Haram* seperti sholat 100 ribu lebih di masjid lain.

*Umur kita terlalu singkat*.. ALLAH SWT kurniakan *Sholat berjemaah* nilainya 27x lebih daripada sholat sendirian.

*Umur kita terlalu singkat*.. ALLAH SWT kurniakan *Sholat sunat di rumah* nilainya 25x lebih daripada sholat dilihat mata orang.

*Hidup ini terlalu singkat*.. ALLAH SWT kurniakan *satu huruf bacaan Al-Quran* dengan 10 pahala/kebaikan.

*Hidup ini terlalu singkat*..ALLAH SWT kurniakan siapa yang *beramal jariyah, berbagi ilmu yang bermanafaat, dan menjadikan anak-anaknya yang soleh,* pahalanya akan terus mengalir ke alam kuburnya.

Wahai diri..., *usia umat Nabi Muhammad SAW rata-rata hanya 63 - 65* tahun. Kalau saat ini usia kita *Sudah 45 tahun,* paling lama *20 tahun* lagi Malaikat Al Maut akan menjemput kita..

*HIDUP INI TERLALU SINGKAT... JANGANLAH DISIA-SIAKAN KESEMPATAN YANG DIBERIKAN ALLAH SWT. ...*

01/02/2019

Kisah Handuk Basah di Atas Kasur

Seorang istri memiliki suami yang punya kebiasaan meletakan handuk basah begitu saja di atas kasur.

Si istri sering ngomel pada suaminya. Suaminya tak berubah.

Cape marah-marah, si istri mulai ganti cara dengan menyindirnya. “Bagus sekali ada handuk basah di tempat tidur..!!!” ujarnya dengan suara sinis.
Atau, “Kapan handuk bisa jalan sendiri ke jemuran....???”

Apakah suaminya berubah.... *No..!!!
Bahkan makin sebel sama si istri...

Akhirnya si istri merasa cape, marah sudah, nyindir sudah, tapi tak ada hasilnya.

Mengubah orang lain susah, apalagi untuk hal yang sudah jadi kebiasaan sejak kecil. akhirnya ia mengubah pikirannya sendiri...!!

“Baiklah, handuk basah ini akan menjadi permadani di surga nanti. Makin banyak aku memindahkan handuk basah ke jemuran, makin banyak permadani indahku di surga.”

Setiap melihat handuk basah di kasur si istri tersenyum dan bergegas menjemurnya. Perasaannya bahagia.

Apakah handuknya berubah..??? Tidak..!!! Handuk basah tetap ada di kasur. Yang berubah cara pandang dirinya terhadap Handuk basah tersebut.

Waktu berlalu... si istri kaget. Tak ada lagi handuk basah di kasurnya. Ia sudah lupa sejak kapan ia tak lagi melakukannya.

Rupanya melihat keikhlasan istrinya sang suami tergerak untuk melakukannya sendiri.

Inilah *Games of Mind...

Kadang ada hal yang sulit kita ubah pada orang lain. Jika ingin hasil yang lebih baik, maka ubahlah diri kita lebih dulu...

Selamat bermain-main dg pikiran Anda sendiri...
Bahagia, sedih, syukur, mengeluh, semua adalah tergantung diri kita... kitalah yang memilih...!

Selamat pagi semuanyaa😘😘

28/01/2019



RIZKI ITU ADA DI LANGIT, BUKAN DI BUMI!

Saya punya sate langganan di kawasan Condet, Jakarta Timur. Ini sate paling enak di Jakarta menurut saya. Susah cari lawannya! Dagingnya empuk, dan wanginya emh…. bikin siapa pun ketagihan.

Anehnya, warung sate ini bukanya s**a-s**a. Tidak ada jam buka dan kadang-kadang libur mendadak, tanpa pemberitahuan. Seperti orang yang tidak butuh pelanggan. Kita harus telepon dulu kalau mau ke sana. Beberapa kali saya nekad datang ke sana tanpa telepon dulu ternyata warungnya tutup.

Saya tanya: "Kenapa cara jualannya seperti itu Pak Haji? Pak Haji Ramli penjual sate kondang itu menjawab dengan enteng: "Rejeki sudah ada yg ngatur, kenapa harus ngoyo? Kita kan hanya disuruh usaha, soal hasil itu urusan Allah, bukan urusan kita!”

"Bukan ngoyo Pak Haji!”, jawab saya. Bapak bisa kehilangan pelanggan kalo jualannya begitu!"

Pak Haji tersenyum mendengar komentar saya.

“Kayak situ yg ngatur rejeki aja!”Kata Pak Haji sambil senyum.

“Jangan pernah takut kehilangan rejeki...Rejeki itu kita cari bukan jumlahnya, tapi yang paling penting harus halal biar berkah! Kalau Anda selalu mencari rizki yang halal, makin banyak orang yang akan menikmati keberkahannya. Istri Anda, anak Anda, dan orang-orang terdekat, akan menikmati keberkahan dari rejeki Anda. Allah makin sayang sama Anda. Coba lihat, berapa banyak orang kaya tapi gak bisa menikmati kekayaanya?” Kata Pak Haji dengan penuh yakin.

“Tapi Pak Haji, kan gak ada salahnya juga kalau Bapak buka tiap hari! Malah kalau bisa malam juga buka karena banyak orang s**a makan sate malam juga Pak!” Sergah saya, balik meyakinkan Pak Haji.

“Warung sate Bapak bisa makin rame dan makin besar!" kata saya lagi.

Pak Haji Ramli menghela napasnya agak dalam.

"Hai anak muda, Rizki itu ada di langit bukan di bumi!”

“Anda Muslim kan?" Tanya Pak Haji Ramli sambil menatap tajam wajah saya.

“Suka ngaji gak?”

“Coba baca, apa kata Qur’an?”

"Cari nafkah itu siang bukan malam! Malam itu untuk istirahat, bukan untuk bekerja!” Kata Pak haji balas meyakinkan.

“Saya cuma mau jualan siang, kalau malam biarlah itu rejekinya tukang sate yang jualannya malam. Kalau saya lagi gak mau buka karena ada pengajian, yang penting ngaji. Biarlah orang makan yang lain, gak harus makan sate saya!”

“Dari jualan sate siang saja saya sudah merasa cukup dan bersyukur, kenapa harus buka sampe malam?" Pak Haji nyerocos sambil membakar sate.

“Pak Haji, kalau banyak ngaji berarti banyak liburnya dong?” Tanya saya lagi.

“Ya biar aja!” Islam nyuruh saya ngaji tiap hari, tidak nyuruh saya jualan tiap hari!”

“Nih bunyinya begini kata Allah: “Makin banyak waktumu engkau habiskan untuk mempelajari Al Qur’an, urusan duniamu Aku yang urus! Mau apa lagi?” Bantah Pak Haji.

"Coba liat orang-orang yang kelihatanya kaya itu. Pake mobil mewah, rumahnya mewah. Tanya mereka, emang hidupnya enak?" Pasti lebih enak hidup saya karena saya gak dikejar target, gak dikejar hutang! Saya 2 minggu sekali p**ang ke Tegal, mancing, naik sepeda lewat sawah-sawah lewat kampung-kampung, bergaul dengan manusia-manusia yang menyapa dengan tulus. Tak seperti orang kota yang hanya menyapa kalau ada maunya!”, jelas Pak Haji.

“Biarpun saya naik sepeda tapi batin saya jauh lebih enak daripada naik Jaguar!”

“Saya bisa menikmati angin yang asli, bukan AC. Bisa denger kodok, jangkrik, dan binatang-binatang lainnya, lebih nyaman di kuping daripada dengerin musik di dalam mobil!”

“Coba Anda pikir, buat apa kita ngoyo bekerja siang-malam?”

“Jangan-jangan kita muda kerja keras ngumpulin uang, sudah tua uangnya dipake ngobatin penyakit kita sendiri karena terlalu kerja keras waktu muda! Itu banyak terjadi kan? Dan... jangan lupa, Tuhan sudah menakar rejeki kita! Jadi buat apa kita nguber rejeki sampe malam? Rezeki gak bakal ketuker!! Yang kerja siang ada bagiannya, begitu juga yang kerja malam!"

"Kalau kata peribahasa, waktu itu adalah uang. Tapi jangan diterjemahkan tiap waktu untuk cari uang!”

“Waktu itu adalah uang, artinya kita harus bisa memanfaatkan sebaik-baiknya karena waktu tidak bisa diulang. Uang bisa dicari lagi! Waktu lebih berharga dari uang. Makanya saya lebih memilih waktu daripada uang!"

"Waktu saya ngobrol dengan Anda ini jauh lebih berharga daripada saya bikin sate. Kalau saya cuma bikin sate, di mata Anda, saya hanya akan dikenang sebagai tukang sate. Tapi dengan ngobrol begini semoga saya bisa dikenang bukan cuma tukang sate, mungkin saya bisa dikenang sebagai orang yang punya arti dalam hidup Anda sebagai pelanggan saya. Kita bisa bersahabat! Waktu saya jadi berguna juga buat saya. Begitu juga buat Anda.”

“Kalau Anda merasa ngobrol dengan saya ini sia-sia, jangan lupa ya: "Rejeki bukan ada di kantor Anda tapi di langit! Coba buka Qur’an, itu kata Allah bukan kata saya. Gak mungkin kan Allah bohong?” Begitu kata Pak Haji Ramli menutup pembicaraan.

Soal Rejeki"Penghasilan bapak berkurang ga sejak ada Gocar atau Grab belakangan ini?" Tanya sy ke si supir taxi Blue Bir...
29/12/2018

Soal Rejeki

"Penghasilan bapak berkurang ga sejak ada Gocar atau Grab belakangan ini?" Tanya sy ke si supir taxi Blue Bird. Di luar dugaan, beliau menjawab, "Nggak ah, sama aja bu. Da rejeki mah tergantung Allah. Kan 3 Hal yg udah dijamin Allah tuh.. jodoh, rejeki, mati"

Wah, menarik nih, pikir sy. Padahal jelas2 mmg eksistensi taxi resmi banyak tergerus dgn adanya mobil online spt gocar dan grab. Sampe pernah kan para driver taxi resmi berdemo. Tapi kok si bapak ini santai aja, ga merasa rejekinya terenggut mereka?

"Kan gak semua orang mau nunggu demi dapet harga murah bu. Kalo pake taxi kan lebih cepat, tinggal tunjuk. Ga usah nunggu 20menit spt naik gocar atw grab. Tinggal pinter2nya kita aja. Datengin tempat yg rame, jangan kebanyakan tidur atau istirahat di jalan. Tapi kerja, Cari tempat2 rame. Pasti dapet ko"

Tapi bukan itu rahasia dia sbnrnya. Rahasia kenapa dia bisa mendapat penghasilan lumayan dari taxi adalah...

"Semua itu tergantung perasaan kita bu. Kalo Kita kerja dgn ikhlas, bener2 diniatin cari rejeki buat anak istri, pasti ada aja bu rejekinya. Pasti.
Kalo perasaan sy ikhlas, happy, itu 800-900 dapetlah. Minim-minimnya 500. Lah tapi kalo perasaan sy lagi ga enak, atw lagi kesel, ya boro-boro 500. Dapet 250aja udah bagus" kata si bapak.

"Penting bgt bu jaga perasaan positif. Jangan kesel, walau diomelin penumpang sekalipun. Jangan ngeluh, jangan ngedumel. Ntr itu rejeki pasti ngikutin apa kata kita"

"Misalnya nih bu, dapet penumpang yg jaraknya deket. Itu kan biasanya supir taxi ngedumel dalam hati ya. Kalo say mah nggak. Mau cuma 10rb, 15rb, hayuk.. sy jalanin dgn ikhlas bu. Ga ngedumel sy, walau cm dalam hati"

Lalu si bapak cerita pengalamannya yg menakjubkan ttg penumpang berjarak dekat.

"Pernah suatu ketika bu, sy ngantre nyari penumpang di Central Park. Pas akhirnya dapet penumpang, tau ga mnta dianter kemana? ke Taman Anggrek, bu. Lah itu kan deket bgt, jalan kaki jg bisa. Bayangin bu, udah ngantri giliran 2 jam,pas dapet penumpang, tnyata cuma mau ke mall yg jaraknya sekilo. Hahahaha.."

"Tapi sy tetep ikhlas, rejeki mah Allah yg ngatur. Ga mau ngedumel. Dan tau ga app yg terjadi, bu?
Pas turun, si penumpang tanya, 'lho kok ga gerak argonya Pak? Cuma 6500?' sy jawab, 'iya Pak, krn jaraknya ga nyampe sekilo'. Akhirnya si penumpang nanya kembalian 20rb ke sy. Sy pikir dia mau kasih duit 50rb,kembalian 20rb. Ternyata bu... Dia ngasih duit 100ribu!! Pdhl argonya cuma 6500! Allahu Akbar.." Kata si bapak.

"Ya begitulah bu. Kalo hati Kita ikhlas, pasti Allah ngasih deh. Itu mah sy percaya bgt. Makanya sy mah ga pernah ngeluh dpt penumpang berjarak deket"

Lalu dia melanjutkan ceritanya. Setelah mengantar penumpang pertama tadi, dia balij lagi ke Central Park, ngantri lagi. Ndilalah.. penumpang ke 2 minta diantar lagi ke tempat yg sama spt penumpang pertama: Taman Anggrek lagi! Dan ndilalah, si penumpang kedua ini jg lagi-lagi bayar taxi jauuh di atas Argo. Argo 6500, dia bayar 50rb.

Dua Kali ketiban rejeki, si bapak balik lagi ke Central Park, ngantri lagi di sana. Pas dapet penumpang ke 3, tujuannya sama lagi: Taman Anggrek lagi. Kali ini si penumpang bayar 30rb. Alhamdulillah, lumayan. Si bapak pun balik lagi ke Central Park utk ke 4 kali.

Pas dapet penumpang ke 4, baru dapet tujuan yg jauh: Narogong Bekasi. Si penumpang adlh orang Jepang yg sdg berkegiatan di kawasan industri di Bekasi. Pas sampai di tujuan, si org Jepang in minta pak driver utk menunggu 3jam. Lalu dia mnta antar lagi ke Tangerang. Total Argo selama antar dan menunggu itu adlh 900ribu. Sangat sangat lumayan sebenarnya. Tapi masih ada kejutan lagi: si orang Jepang bukan membayar 900rb sesuai Argo, tapi bayar 1,2juta! 300ribu tips buat beliau, sambil berpesan: ini buat anak istri di rmh ya. Kamu p**ang sdh malam.

"MasyaAllah buu.. sy bersyukur bgt hari itu."

Setelah itu ia pun berniat p**ang dari Tangerang ke Parung. Eh ndilalah, di jalan dia dapet penumpang lagi, dgn tujuan yg searah dgn jalan p**angnya: Ciputat. Jadi dia nganter, sekalian p**ang juga. Dan lagi2, si penumpang in ngasih tips besar lagi ke dia. MasyaAllah​...

"Itu satu hari yg gak akan sy lupakan bu. Rejeki datang bertubi-tubi. Beneran deh, kerja itu hrs ikhlas. Jangan pernah ngedumel. Pasti rejeki itu terbuka. Yakin saya."

"Pokoknya bu, kalo sekali kita udah ngedumel, ngeluh, pasti deh.. setelah itu rejeki jd seret. Penumpang dikit. Apalagi klo sampe kita ngomelin penumpang. Waduh.. udah deh. Bisa nutup setoran aja udh bagus itu mah. Susah bu!"

Inspiratif Pak!

Sy jadi inget ajaran film "The Secret" dulu:

"Perasaan positif menarik kejadian positif,
Perasaan negatif menarik kejadian negatif"
"Stay positive, even in the darkest situation ever"
"Be a grateful person. And always be like that"
"Gratitude. Gratitude. Gratitude. That is the key to solve your problems"

Atau kalau dlm Islam, Ini persis isi Surat Ibrahim ayat 17:

"Jika kamu BERSYUKUR, maka akan Kami tambah nikmatmu. Tapi kalau kamu ingkar, sungguh siksa Kami sangatlah keras"

Ayat yg simpel ini mengandung makna yg sangat dalam sbnrnya. Yaitu:

"BERSYUKURLAH wahai manusia, seberat apapun masalah yg menimpamu. Jangan mengeluh. Jangan ngedumel. Tapi ingat2lah nikmat Allah lainnya. Kalau kamu bisa bersyukur dlm kondisi sulit, maka lihatlah.. pertolongan Allah pasti akan datang. Allah pasti akan tambah nikmat2 itu. Tapi kalau kamu terus menerus mengeluh.. ya silakan merasa tersiksa dengan pikiran negatifmu, sampai akhir hayatmu.

*Stay Positive Thinking, Positive Feeling, and also Positive Motivation*

Promo Umroh Akhir Tahun 2018Pesawat Lion Air ( No Transit ! )Mekah Hilton Hotel (*****)Madinah Al Shourfah Hotel (*****)
06/06/2018

Promo Umroh Akhir Tahun 2018
Pesawat Lion Air ( No Transit ! )
Mekah Hilton Hotel (*****)
Madinah Al Shourfah Hotel (*****)

Alhamdulillah Perjuangan Dan Doa 2 Tahun 2016 2017 2018 perjalanan Umroh DAARUL Shafa Amanah Telah Memberangkatkan Jamaa...
05/06/2018

Alhamdulillah Perjuangan Dan Doa
2 Tahun 2016 2017 2018 perjalanan
Umroh DAARUL Shafa Amanah
Telah Memberangkatkan
Jamaah Umroh 1000 orang
Dan 25 jamaah H plus
Subhanallah Wal Hamdulilah
Begitu banyak.karunia Allah' SWT
Walaupun begitu banyak Halangan Rintangan
Cacian dan Fitnah Kami berjalan mengharap Ridho Allah SWT dan berkah Nabi Muhammad Saw

Hayu Daftar Kan Umroh dan HPLUS hanya di DAARUL SHAFA AMANAH
MURAH BUKAN MURAHAN
TAPI MURAH MEMBAWA BERKAH

office
Modern Daarul Shafa

Pergi Haji dan umroh adalah impian setiap muslim. Tidak diragukan lagi, Mekkah dan Madinah menjadi kota suci yang hendak...
11/05/2018

Pergi Haji dan umroh adalah impian setiap muslim. Tidak diragukan lagi, Mekkah dan Madinah menjadi kota suci yang hendak dituju untuk beribadah dan mendekat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Seringkali, impian itu terabaikan karena alasan materi. Kebanyakan insan tidak menjadikannya sebagai prioritas. Merasa diri masih muda, masih ingin memenuhi kebutuhan dunia dulu, belum cukup dana, dan alasan lainnya.

Padahal, setelah membaca kisah-kisah dari mereka yang telah pebih dulu berangkat ke Baitullah. Sungguh, alasan tadi bukanlah penghalang.

Usia muda, sungguh nikmat bila bisa ke tanah suci dan beribadah di usia muda. Kala fisik masih kuat, sehat, dan bugar akan terasa lebih lincah dan nikmat saat beribadah.

Kebutuhan dunia, justru semakin Allah penuhi ketika telah umroh dan haji ke Baitullah. Rizki semakin lancar, pekerjaan dan segala urusan semakin dimudahkan, dan semakin mudah p**a mewujudkan impian-impian duniawi selepas berumroh. Allah melipatgandakan rizki yang telah dikeluarkan untuk biaya umroh dan haji.

Belum cukup dana juga tidak jadi penghalang. Ketika seseorang telah mendaftarkan dirinya untuk umroh atau haji. Tidak disangka-sangka rizki berdatangan dari arah yang tidak disangka-sangka sehingga dengan mudahnya bisa melunasi biaya berangkat umroh.

Semuanya begitu mudah bagi Allah. Allah yang mengundang, Allah p**a yang akan memampukan hamba-Nya untuk beribadah ke tanah suci.

Masih banyak kisah lainnya dalam buku ini yang akan menginspirasi pembaca sekalian untuk berangkat ke Baitullah.

Tap bit.ly/bundaShofa

11/04/2018

Kisah inspiratif, semoga menjadikan kita istri yang senantiasa bersyukur dan menjaga kehormatan suami...

Ada sebuah kisah, ketika seorang suami menangis kepada sahabatnya. Sahabatnya itu pun bertanya, "Kenapa kau menangis tersedu-sedu seperti ini?"

Sang suami menjawab, "Istriku sedang sakit demam"

Sahabatnya bertanya lagi, "Sebegitu cintanyakah kau? Sehingga istri sakit demam saja sampai menangis sangat dlm seperti ini?

Sang suami menjawab, "Kau tahu siapa istriku?".

Lalu sang suami menceritakan pada sahabatnya... Aku ini miskin, tdk punya pekerjaan tetap & setiap hari keluargaku hanya makan dengn kacang,itu pun jika aku p**ang.

Jika aku tak p**ang karena blm mendapat apa2 untuk dimakan paling istriku hanya minum air atau berpuasa.

Suatu hari keluarga mertuaku mengundang kami untuk berkunjung ke rumahnya, kebetulan istriku berasal dari keluarga kaya.

Saat aku duduk berkumpul bersama mertuaku & keluarga yang lain di meja makan dengan hidangan yang mewah, aku tidak menemukan istriku. Lalu aku bertanya kepada ibu mertuaku,

"Dimanakah dia ibu?". Ibu mertuaku menjawab, "Istrimu sedang di dapur, dia mencari kacang.....Katanya dia sudah bosan dngn hidangan lauk & daging, sehingga dia sangat ingin makan kacang".

Ketika mendengar itu ayah mertuaku langsung memelukku sambil berkata,... "Terima kasih menantuku kau telah mencukupi nafkah anakku dngn baik, sampai2 dia bosan makan daging & malah ingin mencoba makan kacang."

Saat itu dadaku tersesak, menahan tangis...

Lalu saat p**ang ke rumah kami aku tak bisa lagi menahan tangis, sambil ku peluk erat istriku ...

"Betapa engkau sangat menjaga kehormatanku di hadapan orang lain wahai istriku walau pun itu orang tuamu sendiri, sedangkan aku tahu setiap hari kau hidup kekurangan disini, bahkan sampai tdk makan sama sekali."

Istriku hanya menjawab, "Aku berkewajiban menjaga kehormatanmu, Karena istri adalah pakaian suami & suami adalah pakaian istri. Karena itu istri adalah kehormatan suaminya, begitu juga pun sebaliknya suami adalah kehormatan bagi isterinya".

Allahu Akbar.

SEMOGA BERMANFA'AT WAL BARAKAH.

BIAYA UMROH LUNAS HANYA DENGAN SEDEKAHBiaya umroh lunas hanya dengan sedekah? Bagaimana mungkin, melakukan wisata umroh ...
23/03/2018

BIAYA UMROH LUNAS HANYA DENGAN SEDEKAH

Biaya umroh lunas hanya dengan sedekah? Bagaimana mungkin, melakukan wisata umroh tanpa mengeluarkan uang sepeserpun? Sepertinya artikel yang saya tulis ini terkesan mengada-ada. Koq bisa, pergi umroh tanpa harus mengeluarkan uang seperakpun. Padahal, seperti yang kita ketahui, harga umroh terbilang hanya bisa kejangkau oleh masayarakat kelas menengah ke atas. Tapi jika biaya umroh terjangkau oleh orang yang hidupnya sangat bersahaja, ini benar-benar keajaiban yang luar biasa.

Keinginan untuk melakukan wisata umroh adalah impian besar setiap hamba Allah. Wisata umroh dilakukan setelah daftar tunggu perjalanan haji memakan waktu yang sangat lama sekali. Oleh karena itu, wisata umroh menjadi pilihan seorang muslim agar bisa mengunjungi Baitullah. Bagi masyarakat berduit, harga paket umroh bukan menjadi soal. Namun, bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, harga paket umroh bisa menjadi sebuah kendala. Mereka akan mengalami kesulitan untuk membayar biaya umroh meski ada harga paket umroh ekonomis sekalipun.

Kenyataan ini dirasakan oleh seoarang hamba Allah yang bernama Suwarto. Berprofesi sebagai penjual sayur-mayur keliling, penghasilan Pak Warto, begitu dia biasanya dipanggil, hanya cukup untuk makan sehari-hari keluarganya dan biaya pendidikan sekolah kedua anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Sebagai kepala keluarga, Pak Warto hanya memiliki satu keinginan saja, yaitu; menyekolahkan kedua anaknya sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk keinginan-keinginan yang lain, apalagi melakukan wisata umroh, hanyalah impian yang terlalu sulit untuk dilakukan.

Di mata masyarakat tempat Pak Warto dan keluarganya tinggal, dia dipandang sebagai pribadi sholeh yang sangat menyenangkan. Disamping rajin ibadah, Pak Warto juga termasuk orang yang s**a menolong tetangga-tetangganya tanpa pamrih, baik memberikan pertolongan berbentuk jasa ataupun uang. Menurut beberapa tetangganya, Pak Warto tidak pernah absen mengeluarkan infaq saat shalat jumah berjamaah. Mereka menambahkan, Pak Warto selalu memberi sedekah kepada pengemis yang mendatangi rumahnya. Ia juga termasuk orang yang cepat mengulurkan bantuan berbentuk uang kepada tetangganya yang sedang ditimpa musibah.

Saya lanjutkan cerita “biaya umroh lunas hanya dengan sedekah” ini. Alkisah, suatu hari Pak Warto diajak oleh seorang ustadz untuk menghadiri acara tasyakuran kenalannya. Setiba dirumah sang pemilik rumah, Pak Ustad diajak bicara empat mata oleh pemilik rumah. Inti dari pembicaraan itu adalah bahwa sang pemilik rumah berencana akan melakukan wisata umroh bersama keluarganya. Dan ia berkeinginan untuk mengajak pak ustad melakukan wisata umroh bersama keluarganya. Di luar dugaan, Sang Ustad tidak bisa menerima ajakan sahabat karibnya tersebut. Karena jadwal umroh sahabatnya bertepatan dengan rencana kepergiannya ke luar kota. Dan ia berharap kepada sahabatnya untuk mengajak Pa Warto sebagai orang yang bisa menggantikan wisata umrohnya. Pak Warto dibuat kaget bukan kepalang, karena sahabat Ustad ternyata dengan senang hati menerima sarannya. Duh, Pak Warto meneteskan air mata bahagia mendengar kabar ini. Ia tidak menyangka, bahwa ia berkesempatan berkunjung ke Baitullah dengan tanpa membayar biaya paket umroh sepeserpun. Inilah buah sedekah yang senantiasa Pak Warto lakukan dalam kehidupan sehari-harinya.

Para pembaca sekalian, sungguh Allah akan menepati janji-janjinya kepada orang yang dekat dan tunduk kepada-Nya. Allah akan membalas sedekah seorang hambanya dengan jalan memberi kemudahan-kemudahan hidup dan mengabulkan harapan dan impian hambanya yang shaleh. Semoga cerita”biaya umroh lunas hanya dengan sedekah” bisa menginspirasi kita untuk meniru jejak-jejak amal kebaikan Pak Warto sebagai langkah awal untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik dan mengharapkan keridhoannya. Kita sadar bahwa biaya umroh memang mahal. Tapi jika Allah menentukan takdir-Nya, sekalipun kita termasuk kalangan menengah kebawah, kita bisa memiliki kesempatan untuk melakukan wisata umroh kapanpun juga. Amien

sumber: wisataumrohhaji.com

KISAH NYATA BETAPA MUDAH ALLAH MEMBERANGKATKAN KE BAITULLAHRasanya Sebagai seorang Muslim pasti siapa yang tidak ingin b...
23/03/2018

KISAH NYATA BETAPA MUDAH ALLAH MEMBERANGKATKAN KE BAITULLAH

Rasanya Sebagai seorang Muslim pasti siapa yang tidak ingin berangkat ke tanah Suci Baitullah. semua pasti menginginkannya, hampir semua yang saya temui mereka selalu bilang Niat sich sudah ada namun mereka selalu ada saja alasan dari mana Ongkosnya, pendapatan yang pas pasan selalu dijadikan kendala, padahal bila Allah sudah memanggil kita untuk segera berangkat Insya Allah pasti ada jalannya. Namun kadang manusia hanya berpikir pendek dan selalu berhitung materi., Banyak sebenarnya testimoni orang berangkat tanpa mengeluarkan uang seperserpun.

Sebagai contoh saja saya mempunyai seorang sahabat, dia bernama Bapak Asep Wahyudi seorang pengobatan Alternatif tinggal di daerah caringin Bandung, dari awal mula saya kenal dengan beliau ngobrol kepada saya bahwa dia akan membatalkan kepergiannya untuk Umroh dikarenakan ibunya yang sudah tua ingin berangkat Umroh. Dengan hati yang Ikhlas pa Asep itu memberikan uang untuk umroh itu kepada Ibunya padahal uang itu dia kumpulkan sudah lama sekali, saya masih ingat obrolan itu dibulan Desember 2011. Saya sempat bicara kepada beliau kenapa harus dibatalkan Niat untuk pergi ke Baitullah kan masih ada waktu kedepan dan saya bilang sudah kita berangkat bareng aja di bulan Mei 2012, ” beliau bilang wah harus mengumpulkan uang berapa lama lagi bisa berangkat kesana Pa aris? dari obrolan panjang itu saya tetap memberi semangat kepada pa Asep bahwa bila Pa asep memohon kepada Allah dan beliau punya niat juga semangat Insya Allah pasti terkabul.

Singkat cerita pa Asep termakan obrolan saya dan memulai mengerjakan saran yang saya utarakan dia mengajak orang untuk mengikuti Aktivasi Otak pasif dan bila ada yang ikut berarti pa Asep dapat komisi , dan beliau klo ada acara manasik umroh selalu hadir walau tidak pernah banyak bicara, setiap komisi yang dia dapatkan dia tidak pernah diambil justru dia titipkan kepada saya, Pada bulan Maret 2012 Ibunya Pa Asep berangkatlah umroh. Pa Asep sempat bertemu dengan saya menanyakan tabungan dia sdh berapa ? saya bilang ada 780rb ….Pa Asep tersenyum lirih dan dia sempat bicara kapan klo masih segitu bisa berangkat pa aris?, saya tetap meyakinkan pa Asep bahwa dia pasti bisa berangkat, kan masih ada waktu bulan Mei itu jawab saya memberi semangat, beliau mengangguk saja.

Karena kesibukan saya mengurus jamaah yang akan berangkat Umroh buat keberangkatan bulan Mei 2012,. sempat terlupakan pa asep dengan kegiatannya baik mengajak orang aktivasi atau mengajak umroh agar dapat komisi. Bulan April tanggal 27 saya masih ingat dan masih saya simpan SMS beliau kepada Saya sampai saat ini. Saya lagi di rumah teman SMP yang mau berangkat bulan Mei 2012. …….Jam 10.30 isi SMSnya begini beliau mengetik dengan huruf besar semua

“P ARIS SAYA PUNYA PENGALAMAN UNIK. ADA PASEN SAMA SAYA D OMONGIN KL MAU SEMBU YU KITA UMROH’ EH BESOK NYA DIA BILANG P ASEP NANTI TGL 7 JUNI SAMA2 UMROH DAN SDH SAYA BYR LUNAS TUK P ASEP SM SAYA. AKU JADI BENGONG”

Subhanallah ….saya langsung sujud dan langsung telp pa Asep sambil menitikan air mata terharu …keinginan pa Asep yang menggebu dgn tabungan yang hanya 780rb . Allah melihat betapa keinginan Niat pa asep yang kuat dengan kerja keras akhir nya Allah menghadiahkan Pa Asep berangkat UMROH dengan Gratis. dan uang tabungan itu beliau minta agar dibuatkan pasport

Nah itu hanya satu contoh kisah nyata bahwa berangkat ke Baitullah itu harus melulu dengan uang, banyak lagi yang mungkin nanti akan saya ceritakan di TULISAN yang lain tentang perjalan ke baitullah itu begitu mudah. kekuatan niat , meluruskan niat, dan berdoa dengan hati pasrah dan selalu mensyukuri apa yang dia terima. Insya Allah …pasti akan dimudahkan oleh Allah SWT .

Saya hanya memberi saran saja bagi yang ingin berangkat ke Baitullah agar dimudahkan coba perbanyaklah membaca Sholawat Hajjiah dan Sholawat Mekah-Madinah.

SHOLAWAT HAJJIAH ( untuk tawasul dikabulkan Naik Haji maupun Umroh )

“Allaahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyil ‘Aalil Qodril ‘Azhiimil Jaahi, sholaatan tuballighuna bihaa hajja baitikal haroom wa ziyaarota habiibika sayyidinaa Muhammadin alaihi afdlolush sholati was salaami, fii shihhatin wa ‘aafiyatin wa salaamatinwa salaamatin wa luthfin wa buluughii maroomi wa ‘alaa aalihi wa shohbihii wa baarik wa sallim”.

Artinya : “Ya Allah, limpahkan rahmat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, Nabi yang Ummi, yang dicintai, yang tertinggi, yang memiliki kekuasaan Allah yang Maha agung lagi Mulia, yaitu rahmat yang menjadikan dapat mengabulkan naik haji ke Baitullah dan berziarah ke makam kekasihMu penghulu kami Nabi Muhammad SAW, rahmat dan keselamatan yang paling utama dalam keadaan sehat wal afiat, selamat, lembut perangai dan sampai kepada tempat yang dituju, dan kepada keluarganya, sahabatnya dan semoga Allah memberikan keberkahan dan keselamatan”.

SHOLAWAT MEKKAH – MADINAH

(Yang ingin dikabul naik haji, wiridkan tiap ba’da Shalat Isya 4X, tiap malam jumat 40X)

“Allahumma Sholli wa sallim ‘alaa sayyidinaa wa maulana Muhamaddin ‘adadar romlir roqiiqi.Sholatan tarzuqunaa bihaa min ahlit taufiqi. Wa tuballighuna bihal hudhuuri ilal baitil ‘atiiqi. Biziyaaroti qubbati qobrihi wa abii bakrinish shiddiiqi rodhiyallahu ‘anhu”.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada penghulu kami Nabi Muhammad SAW sebanyak bilangan pasir yang halus, dengan sholawat itu menjadikan kami orang orang yang diberi taufik, mengantarkan kami sampai ke Baitullah, berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar Siddik r.a” (Rabu, 29 Safar 1403 / 15 februari 1983 dari K.H.Hb. Ustman di Masjid Assalaam)

Sumber sholawat : Buku Pengabdian Dan Pelajaran, Warga pengajian Wanita Assalam

ket gambar: Bapak Asep dalam lingkaran merah saat mengikuti manasik Umroh untuk keberangkatan 19 Maret 2012)

Sumber kisah: keajaiban123.wordpress.com

Perjalanan Suci Menuju Baitullah“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah manusia, ialah Baitul...
23/03/2018

Perjalanan Suci Menuju Baitullah

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya menjadi amanlah dia; Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam.” Qs (Ali Imran; 96-97)

Kota suci Mekkah dan Madinah tampak dekat pada peta. Namun berbeda dalam karakter dan penataan kotanya. Madinah mempunyai kelebihan tanah yang subur dengan kebun-kebun kurmanya. Udaranya panas namun terasa ramah dan lembut. Kota tua Madinah kini telah menjelma menjadi kota modern yang teratur, bersih dan tenang. Gedung-gedung di seputar masjid Nabawi hampir sama, bentuk dan tingginya. Berwarna lembut seperti masjid Nabi. Mekkah dan Madinah memang dekat pada peta. Namun ternyata cukup jauh, sekitar 490 km dengan jarak tempuh 6 jam dengan bus.

Demikianlah, calon jamaah haji reguler asal Indonesia gelombang pertama yang nantinya akan melaksanakan haji tamattu, singgah terlebih dahulu sekitar 9 hari di kota nabi untuk shalat arbain dan menziarahi tempat-tempat bersejarah. Setelah itu barulah bersiap-siap mengambil miqot atau niat berihram di Bir Ali untuk melaksanakan umrah wajib ke Baitullah.

Sungguh karunia yang begitu besar bagi yang terpilih menjadi Tamu Allah. Ya, walaupun Allah sudah mengundang secara resmi melalui firman-Nya di atas, namun belum semua kita diberi kemampuan dan kesempatan memenuhi undangan Allah tersebut. Tetapi kerinduan di jiwa setiap muslim untuk berusaha memampukan diri melakukan perjalanan suci ke Baitullah serta menyinggahi kota Nabi sangatlah besar. Terbukti dengan adanya antrian daftar tunggu calon jamaah haji yang semakin panjang dan lama.

Oleh karena itu bagi para tamu Allah semoga dapat memanfaatkan setiap momen dan menikmati setiap detik hidangan-Nya. Dan yang lebih penting lagi adalah mampu memaknai pesan dibalik prosesi yang ada dalam setiap rukun maupun kewajiban haji. Karenanya setiap calon jamaah haji harus memiliki bekal untuk perjalanan suci ini. Berteman sabar, berbekal ilmu manasik haji dan tentunya tawakkal sebagai sebaik-baik bekal. Selain itu bekal penting lainnya adalah mempelajari sirah atau sejarah nabi. Agar ketika berziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota suci Madinah dan Mekkah, dapat kita selusuri dan bayangkan kembali jejak-jejak perjuangan para nabi dan rasul.

Rasakan betapa dekatnya kita dengan Rasulullah ketika berkunjung ke Raudah di masjid Nabawi. Getar-getar kerinduan pada Rasulullah walau berabad jarak memisahkan seakan terobati. Namun rasa yang bergejolak di dalam dada tetap tak tertahankan. Maka, masih terbayang jelas di pelupuk mata saat butiran-butiran bening menghiasi kulit di wajah-wajah berwarna rupa.

Sembilan hari berada di Madinah Al Munawarrah atau kota yang bercahaya terasa begitu singkat. Keharuan pun menyeruak kala harus berpisah meninggalkan kota nabi. Selanjutnya setelah singgah di Bir Ali untuk berihram, nikmatilah perjalanan menuju Mekkah Al Mukarromah.

“Labbaik Allahumma labbaik, Labbaika la syarika laka Labbaik. Innal hamda, wanni’mata laka wal mulk. La syarika lak… “

“Aku datang memenuhi panggilan–Mu ya Allah,
aku datang memenuhi panggilan–Mu, Tidak ada sekutu bagi–Nya, Ya Allah aku penuhi panggilan–Mu. Sesungguhnya segala puji dan kebesaran untuk–Mu semata-mata. Segenap kerajaan untuk–Mu, tidak ada sekutu bagi–Mu”

Sepanjang perjalanan Madinah-Mekkah, lepaskanlah pandangan ke luar jendela. Jalan lebar bebas hambatan yang terdiri dari 2 arah dan masing-masing arah mempunyai 3 jalur. Kendaraan berupa bus-bus dan sedan berkelebat dalam kecepatan tinggi. Sementara itu gunung-gunung batu yang ada di kiri kanan jalan akan tampak bagai bayangan hitam raksasa bila perjalanan dilakukan malam hari.

Bayangkanlah, dari arah sebaliknya, Rasulullah bersama sahabat Abu Bakar menuju Madinah. Melintasi gurun siang malam dengan menunggang unta dalam suasana penuh teror dikejar-kejar pas**an Quraisy. Betapa beratnya perjuangan hijrah Beliau.

Sampai di Mekkah Al Mukarromah maka akan terasa perbedaan karakter dua kota suci ini. Jika kota Madinah terasa lembut namun dinamis, karakter kota Mekkah tampak sebaliknya. Kota yang sibuk, keras, tegar dan menumbuhkan ghirah atau semangat yang luar biasa. Di mana gunung-gunung batu terhampar di sekelilingnya. Pantaslah seorang nabi dilahirkan di lembah tandus dan kering ini, sehingga berkarakter tangguh ditempa alam.

Lalu, rasakanlah sensasi saat pertama memandang pesona Baitullah dengan berpuluh ribu jamaah yang bergerak thawaf di sekeliling pelatarannya. Ka’bah, nyata ada di hadapan kita. Kiblat yang menyatukan umat muslim dari seluruh belahan dunia menghadapkan wajah ke arahnya ketika shalat sesuai perintah Allah Swt. Namun, bukan berarti umat Islam beribadah kepada Ka’bah. Karena sejatinya gerak dan langkah dalam prosesi thawaf adalah sebagai bentuk ketaatan manusia mengikuti aturan yang telah ditetapkan Sang Maha Pencipta. Gerak dan langkah kita hanya terpusat pada Allah semata. Laa ilaaha Illallaah. Begitu juga dengan seluruh alam semesta yang bertasbih hanya kepada Allah semata.

Maka di sini, di dalam Masjidil Haram yang memancarkan Kemegahan dan Keagungan Sang Khaliq, laksanakanlah prosesi rukun ibadah umrah yaitu thawaf, sa’i dan tahalul dalam balutan pakaian ihram yang menandakan telah kita tanggalkan atribut keduniaan.

Selanjutnya sambil menunggu waktu wukuf di Arafah, maksimalkan ibadah tanpa abai pada kesehatan diri. Dan jangan lupa, simbol-simbol dalam prosesi haji secara ekspresif sarat dengan muatan sosial.

Oleh karena itu pedulilah pada orang-orang tua yang lemah dan teman yang sakit atau kesusahan. Menjenguk dan bergantian menjaga mereka yang sakit. Bertukar senyum dan sapa, menyiapkan telinga dan bahu bagi teman yang ingin “curhat”. Karena kelelahan terkadang memicu seseorang menjadi sensitif dan emosional.

Dan bila puncak haji tiba, saatnya untuk bermuhasabah di padang Arafah. Putarlah video perjalanan hidup sejak baligh hingga kini dan perbanyak istighfar memohon ampunan-Nya. Usai wukuf di Arafah yang merupakan rukun haji, lanjutkan perjalanan setelah matahari terbenam untuk mabit atau bermalam di Muzdalifah. Sebuah tempat yang terletak di antara Arafah dan Mina. Kumpulkan kerikil dan pulihkan tenaga untuk persiapan melontar jumrah di Mina sambil tetap memperbanyak berdzikir.

Selama melalui prosesi melontar yang merupakan wajib haji berangkatlah bersama rombongan. Kebersamaan dan kekompakan untuk saling menjaga di antara padatnya kerumunan jamaah dan kerikil yang bertebaran sungguh mengharukan. Namun, untuk menghindari padatnya jamaah, melontar dapat dilakukan di lantai atas jamarat yang terdiri dari 5 lantai. Semakin ke atas jamarat yang didatangi, maka, jamaah akan semakin nyaman dan tenang dalam melontar. Siapkan pecahan uang kecil, karena di pintu-pintu keluar jamarat akan banyak yang membutuhkan sedekah.

Prosesi melempar jumrah sejatinya adalah simbol kemenangan manusia menundukkan hawa nafsunya yang dikuasai oleh syetan sekaligus mengakhiri penghambaan kepada selain Allah Swt. Laa ilaaha Illallah.

Akhirnya, kembali ke Mekkah untuk melaksanakan thawaf ifadhah dan sa’i. Lebih berat karena padatnya jamaah. Namun demikian semangat dan dahsyatnya doa akan mampu mengalahkan lelah. Seperti bunda Hajar yang berikhtiar mencari air untuk anaknya Ismail as hingga diabadikan oleh Allah melalui prosesi sa’i.

Demikianlah, pada dasarnya setiap gerak dan langkah dalam prosesi ibadah haji memiliki pesan atau makna tersembunyi. Selamat jalan tamu Allah, semoga mendapatkan pengalaman spiritual yang menakjubkan dan mampu memaknai serta mengambil hikmah dari seluruh rangkaian proses berhaji. Dan harapan besarnya tentulah mendapat predikat mabrur dari Allah Swt. Sehingga kembalinya nanti menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat mewarnai masyarakat dengan kebaikan.

Untuk yang terkena pengurangan kuota tahun ini, bersabarlah, karena tak ada kisah yang tak berhikmah.

Sumber: https://www.dakwatuna.com/2013/09/20/39582/perjalanan-suci-menuju-baitullah/
Follow us: on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Kota suci Mekkah dan Madinah tampak dekat pada peta. Namun berbeda dalam karakter dan penataan kotanya. Madinah mempunyai kelebihan tanah yang subur dengan kebun-kebun kurmanya. Udaranya panas namun terasa ramah dan lembut. Kota tua Madinah kini telah menjelma menjadi kota modern yang teratur, bersi...

Address

Jalan Kesadaran I RT. 02 RW. 05 Pondok Petir, Bojongsari/Kota Depok
Depok
16517

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Daarul Shafa Tour & Travel posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category