14/07/2025
Timnas U-17 saat ini tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 2025, yang akan berlangsung di Qatar pada 3–27 November mendatang. TC ini dimulai sejak Selasa dan diikuti oleh 34 pemain, termasuk 9 nama baru dari kalangan diaspora.
Meski ada sejumlah pemain diaspora yang bergabung, pelatih kepala Timnas U-17, Nova Arianto, menegaskan bahwa kehadiran mereka tidak serta-merta menjamin tempat di skuad utama. Ia menekankan bahwa baik pemain lokal maupun diaspora memiliki peluang yang sama untuk tampil membela Merah Putih.
🗣: “Semua pemain, tanpa terkecuali, punya hak untuk memperkuat Timnas Indonesia selama mereka memegang paspor WNI. Tapi mereka juga harus memahami bahwa membela negara bukan hanya soal bermain, tapi juga soal tanggung jawab besar,” ujar Coach Nova.
Nova juga menyampaikan bahwa tim pelatih masih terus memantau performa serta kemampuan adaptasi para pemain diaspora terhadap berbagai kondisi, seperti cuaca tropis, pola makan, dan intensitas latihan di Indonesia.
🗣: “Kalau tidak mampu bersaing, baik lokal maupun diaspora bisa saja kami coret. Semua harus menunjukkan etos kerja tinggi dan komitmen penuh. Kita bicara tentang turnamen kelas dunia, jadi mental, disiplin, dan kerja keras harus menjadi prioritas,” lanjut Nova.
Pelatih berlisensi AFC Pro itu juga menyampaikan bahwa proses seleksi akhir akan dilakukan pada 14 Juli. Hanya 21 pemain terbaik yang akan dipilih untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025 mendatang.
🇮🇩