04/10/2016
UMROH itu GRATIS, syaratnya tinggal di Mekkah
Karena kita tinggal di Indonesia makanya kita bayar. Bayarnya beda-beda. Tergantung kita ingin fasilitasnya apa.
Yang termurah adalah umroh backpaker. Biasanya naik pesawat yang transit beberapa kali di negara lain. Terus nginap di hotel ramai2 tuk menitip tas saja intinya. Lebih banyak tidur2an d pelataran mesjid.
Kalo umroh yang katanya mahal (sebenarnya bukan mahal, tetapi sesuai fasilitas) itu karena fasilitasnya yang terbaik. Misalnya dari sisi peaawat. Kalau pesawat langsung dr Indonesia ke Jeddah/Madinah maka lebih mahal dibandingkan dengan pesawat yang singgah dulu ke negara lain (misalnya Malaysia atau Singapura). Ibaratnya pesawat langsung itu memakai taksi, sementara pesawat transit itu seperti angkot/oplet yang singgah2 ambil penumpang yang lain. Kelemahan pesawat transit ke negara lain juga harus mengalami pemeriksaan imigrasi berkali2. Karena harus diperiksa di negara Indonesia, negara transit dan negara Arab saudi. Kelebihan pesawat langsung, juga hemat waktu di jalan. Krn pesawat langsung, langsung sampai hari itu juga. Misalnya, pergi dengan Garuda Indonesia dari Pekanbaru. Berangkat jam 7 pagi, jam 11 siang sudah terbang dari Jakarta ke Jeddah. Jam 4.30 sore sudah di Jeddah.
Perbedaan harga juga dilihat dari sisi hotel atau tempat menginap. Kalau jaraknya dekat dengan Masjidil Haram di Mekkah maka akan mahal. Kalau untuk mesjid Nabawi... rata2 hotel dekat karena banyak disekeling mesjid. Tp kalau di Masjidil Haram, baru sangat terasa. Yang hotelnya dekat, hanyalah hotel bintang 4 dan bintang 5. Bukan karena bermewah2, tapi karena hotel2 yang dekat atau di ring 1 hanya hotel dengan fasilitas bintang 4 dan bintang 5. Sementara hotel bintang 3 ke bawah, itu berada sekitar 500 meter - 1 km.
Selain itu, fasilitas ditentukan juga oleh profesionalnya para mutawif atau pembimbing ibadah. Semakin profesional orangnya maka akan semakin mahal. Artinya jemaah memang sangat dibimbing. Sementara yang murah, biasanya jemaah dilepaskan sendiri atau harus mandiri.
Salam,
Teuku Reza pahlevi
Perwakilan Indah wisata