19/03/2026
📌Kue Lebaran khas Mesir
Mesir memiliki tradisi kuliner yang sangat kaya, terutama saat merayakan Idulfitri. Kue-kue lebaran di sana tidak hanya sekadar kudapan, tapi juga simbol kegembiraan dan kedermawanan.
Berikut adalah beberapa kue khas yang wajib ada di meja makan keluarga di Mesir saat lebaran:
1. Kahk (Kue Utama Lebaran)
Ini adalah "ratu" dari segala kue lebaran di Mesir. Kahk adalah kue mentega berbentuk bulat kecil yang teksturnya sangat lembut dan lumer di mulut.
• Ciri Khas: Biasanya ditaburi gula halus yang sangat tebal.
• Isian: Bisa polos, atau diisi dengan Agwa (pasta kurma), Malban (turkish delight), atau kacang kenari.
• Tradisi: Banyak keluarga yang masih membuat Kahk bersama-sama di rumah menggunakan cetakan kayu tradisional dengan motif ukiran yang cantik.
2. Ghorayeba
Jika di Indonesia kita punya kue putri salju, di Mesir ada Ghorayeba. Kue ini sangat rapuh dan hanya terbuat dari tiga bahan utama: mentega samin (ghee), gula, dan tepung.
• Tekstur: Sangat halus dan tidak boleh berubah warna saat dipanggang (tetap putih pucat).
• Hiasan: Biasanya diberi satu butir cengkih atau kacang almond di tengahnya untuk menambah aroma.
3. Petit Four (Betifour)
Mesir sangat dipengaruhi oleh teknik pastry Prancis, sehingga Petit Four menjadi hidangan wajib.
• Tampilan: Lebih berwarna-warni dan variatif. Biasanya berupa dua biskuit mentega yang disatukan dengan selai atau cokelat, lalu dicelupkan ke dalam kacang pistachio hancur atau meses.
4. Biscut (Biskuit Shada)
Berbeda dengan Kahk yang berat, biskuit ini lebih renyah dan biasanya memiliki aroma jeruk (orange) atau amonia yang khas.
• Teman Makan: Sangat populer dicelupkan ke dalam teh susu (shai balaban) saat sarapan di pagi hari lebaran.