Jalan-Riang

Jalan-Riang Kami adalah organisasi yang berangkat dari pengalaman, sebagian waktu kami pun kami lewatkan dan kam

oleh-oleh admin abis jalan-jalan ke negara tetangga
17/04/2015

oleh-oleh admin abis jalan-jalan ke negara tetangga

27/03/2015
Are you ready guys?http://indonesiaoutfest.com/
20/03/2015

Are you ready guys?

http://indonesiaoutfest.com/

Indonesia Outdoor Festival 2015 is the exhibition of outdoor sport, outdoor activity, travel, extreme sport, and other outdoor activity thain joined in good concept of exhibition

kamu semua dapet salam dari sana ( desa kenakes)ayo bergabung kuotanya masih lohtanggal 21-22 maret :)
01/03/2015

kamu semua dapet salam dari sana ( desa kenakes)
ayo bergabung kuotanya masih loh
tanggal 21-22 maret :)

Ditengah hiruk pikuk megahnya kota-kota besarmasih ada keheningan dan keasrian di negeri yang indah ini...
17/02/2015

Ditengah hiruk pikuk megahnya kota-kota besar
masih ada keheningan dan keasrian di negeri yang indah ini...

15/02/2015

Desa Baduy (desa kanekes) #3

Jenis kendaraan apapun harus ditinggalkan Desa Cibolegar dan mulailah Anda menjelajahi alam Baduy dengan berjalan kaki. Suasana di kawasan Baduy sangat sejuk dan alami, tidak ada polusi udara dan pencemaran lingkungan. Perjalanan dari kampung ke kampung lainnya dilalui lewat jalan setapak yang kadang-kadang melintasi sungai dan bukit-bukit atau melewati jembatan bambu berkonstruksi alami tanpa menggunakan paku.

Akan mengejutkan Anda untuk mengetahui bahwa ada begitu banyak hal yang bisa dilakukan tanpa bantuan listrik atau alat industri mpdern lainnya. Kenyataannya Suku Baduy dapat bertahan hidup dengan baik dengan cara kearifan lokal yang mengagumkan.

Udara di kampung ini sangat menyegarkan, membuat Anda akan lupa lelahnya badan setelah perjalanan. Dalam perjalanan di kampung amati oleh Anda bagaimana jembatan bambu tipis melengkung panjang di atas sungai dimana di ujungnya adalah kawasan Baduy Dalam.

Di Dusun Cibeo Anda akan melihat pemandangan yang unik dan luar biasa. Rumah-rumah panggung tertata rapi, dengan ukuran yang sama, berjajar-jajar. Tiap rumah memiliki interior yang kurang lebih sama. Di dalamnya, ada sebuah ruang persegi panjang, menyisakan ruang berbentuk L untuk sisa ruangan. Ada tungku di kedua ruang, membuat atap daun itu menghitam di dalam. Dinding anyaman. Beranda batang-batang bambu, dengan undakan pendek ke tanah. Di tengah terdapat lapangan berundakan rendah. Di satu ujungnya ada balai tempat acara-acara dusun. Di ujung satunya adalah tempat tinggal Puun, tetua desa. Dusun ini dikelilingi gunung, jadi gelap cepat datang. Dan yang bisa Anda lakukan hanyalah berbincang dengan penduduknya yang ramah di dalam rumah.

Sehari-hari, orang Baduy menggunakan bahasa Sunda berdialek Sunda-Banten. Namun, banyak dari mereka yang sudah bisa berbahasa Indonesia dan terbiasa melakukan interaksi dengan pengunjung. Mereka sering menjadi penunjuk jalan atau pengangkut barang. Orang Baduy juga tidak keberatan apabila Anda bertanya seputar ajaran dan adat istiadatnya.

Setiap warga Baduy dituntut untuk melestarikan lingkungannya karena menurut pandangan mereka alam semesta dan isinya adalah milik yang di Atas dan harus dijaga jangan sampai rusak. Alam harus dilestarikan untuk kepentingan masa depan anak dan cucu mereka. Suku Baduy dilarang menebang pohon di hutan-hutan yang telah ditentukan. Hal ini membuat udara menjadi segar dengan alam yang terhampar hijau dimana-mana. Langit terlihat bersih. Begitu juga dengan kicauan burung, kokok ayam, dan gemericik air jernih yang menjadi mudah didengar.

Berada di perkampungan Baduy terasa seperti kita berada dalam suasana zaman dahulu. Masyarakatnya masih hidup dalam nilai-nilai tradisional yang kental, tidak ada sentuhan teknologi modern sama sekali. Jika malam tiba suasana hening, tenang dan gelap datang menyergap. Tidak ada gemerlapan cahaya lampu listrik, yang ada hanya kedipan sinar yang berasal dari lampu teplok yang diisi dengan minyak kelapa atau minyak jarak dengan sumbu sabut kelapa. Di perkampungan ini yang terdengar hanyalah suara alam dengan gemericik air dari sungai yang berbatuan, suara kicau burung dan desau angin menerpa dedaunan. Air kalinya bening, karena orang dilarang memakai produk yang mengandung zat kimia, seperti sabun, pasta gigi dan sampo dan dilarang membuang sampah di sungai. Masyarakat Baduy untuk membersihkan badannya selalu di kali dan memakai pembersih tradisional dari dedaunan atau getah akar pohon.

ayo gabung bareng kita sebelum kuotanya over :)
14/02/2015

ayo gabung bareng kita sebelum kuotanya over :)

13/02/2015
13/02/2015

Desa Baduy (desa kanekes) #2

Pembagian masyarakat dan sistem pemerintahan
embagian dalam masyarakat Baduy

Masyarakat suku Baduy dibagi menjadi tiga kelompok yang tinggal di daerah yang berbeda-beda. Kelompok tersebut adalah:

Baduy Dalam (Kanekes Dalam)
Baduy Luar (Kanekes Luar)
Baduy Dangka

Masyarakat Baduy Dalam adalah masyarakat yang menempati tiga wilayah utama Kanekes, yakni Cikeusik, Cikertawana dan Cibeo. Masyarakat ini sangat memegang teguh adat istiadatnya dengan pakaian berwarna putih dan biru tua. Mereka juga s**a mengenakan ikat kepala berwarna putih. Masyarakat Baduy Dalam tidak menggunakan benda-benda yang berbau modern, seperti alat elektroni dan bahan kimia. Pakaian yang digunakan pun harus ditenun sendiri berasal dari bahan-bahan yang alami di sekitar masyarakat tersebut tinggal. Jika ada pakaian yang dijahit, bisa dipastikan mereka menjahitnya sendiri dengan tangan.

Kelompok yang kedua adalah masyarakat suku Baduy luar yang berciri khas pakaian hitam. Mereka juga menggunakan ikat kepala seperti masyarakat Baduy dalam, namun berwarna hitam juga. Masyarakat ini tinggal di desa yang mengelilingi desa utama wilayah Kanekes diatas.Masyarakat Baduy luar ini bisa dikatakan adalah suku Baduy yang diasingkan karena beberapa alasan seperti melanggar peraturan adat yang ada dalam wilayah Kanekes dalam, menikah dengan orang luar Kanekes Dalam atau mengundurkan diri dari Baduy Dalam dengan berbagai macam alasan. Salah satu sebab yang paling banyak adalah penggunaan alat-alat moden seperti elektronik, bahan kimia dan teknologi lain.

Namun dalam beberapa hal, masyarakat Baduy Luar masih menerima dan mengakui sebagian adat masyarakat Baduy. Inilah yang membedakan kelompok Baduy luar dengan Baduy Dangka. Kelompok ketiga, yakni Baduy Dangka, mereka yang sudah benar-benar keluar dari suku Baduy, baik secara geografis maupun secara adat istiadat. Mereka merupakan keturunan suku Baduy Dalam atau luar, namun umumnya sudah tidak tinggal di wilayah Kanekes.

Address

Jalan Raya Bogor Gang H. Sabar Rt. 03/01
Jakarta
13830

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jalan-Riang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Jalan-Riang:

Shortcuts

Share

Category