Al Araf Travel

Al Araf Travel Aman - Nyaman - Khitmad Beribadah di Tanah Suci dengan Aman, Nyaman dan Khitmad

=== PESANTREN UMROH ===Layanan Ibadah Umroh Bernuansa Pesantren.Buktikan Hidup Berkah, Kaya, Bermanfaat Sering-Seringlah...
30/05/2016

=== PESANTREN UMROH ===

Layanan Ibadah Umroh Bernuansa Pesantren.
Buktikan Hidup Berkah, Kaya, Bermanfaat Sering-Seringlah Ke Baitulloh Siapapun Bisa Umroh ...

Bersama AL ARAF beribadah menjadi penuh KHITMAD

Hubungi Kami : 021 7812484

=== KEUTAMAAN BERIBADAH UMROH ===Banyak hikmah yang dapat dipetik setelah melaksanakan umroh jika dilaksanakan dengann b...
29/05/2016

=== KEUTAMAAN BERIBADAH UMROH ===

Banyak hikmah yang dapat dipetik setelah melaksanakan umroh jika dilaksanakan dengann baik dan benar. Di dunia, akan hidup lebih religius, lebih peduli kepada sesama dan dermawan. Rejeki yang diberikan Allah Swt padanya akan dimanfaatkan dengan baik dan digunakan untuk kepentingan sosial yang terarah dengan baik dan benar. Di akhirat, dia akan mendapat ganjaran surga dari Allah SWT.
-
-
-

Diantara hikmah yang akan diperoleh adalah sebagai berikut:

a. Merupakan rihlah muqaddasah (perjalanan suci) sehingga seluruh kegiatan yang dilaksanakan dalam umroh merupakan ibadah yang akan mendapat pahala dan ridho Allah SWT.

b. Sebagai syi'ar untuk menyucikan dan membesarkan nama Allah seperti yang tercantum dalam kalimat talbiyyah.

c. Sebagai sarana agar manusia lebih mengintrospeksi dirinya sendiri.

d. Mencitrakan diri sebagai hamba Allah SWT yang patuh dan taat pada segala perintah-Nya dan menjauhi segala yang dilarang-Nya.

Terdapat juga hikmah-hikmah yang lain, sebagai berikut:

a. Hikmah pakaian ihram: lebih menonjolkan kesederhanaan diri, kesucian hati dan jiwa (dimana warna putih sangat dianjurkan), rendah hati, dan tidak ada unsur sombong serta berlebihan.

b. Hikmah thawaf: dalam thawaf kegiatan berputar yang melambangkan perputaran alam semesta, juga jumlah putaran sebanyak 'tujuh' yang melambangkan bilangan 7 hari, 7 lapis langit dan bumi, dan 7 lapis surga dan neraka. Ka'bah sebagai pusat thawaf adalah miniatur bangunan suci Baitul Maqdis yang ada di atas langit dengan dikelilingi puluhan ribu malaikat (sebagian riwayat menyebutkan 70.000 malaikat) yang berthawaf setiap harinya.

c. Hikmah wuquf di Arafah: perenungan diri atas segala amal perbuatan manusia, miniatur digiringnya manusia di padang mahsyar dengan amalan yang dilakukan ketika di dunia, keinsyafan sebagai hamba Allah yang penuh dosa hingga harus dibersihkan, dan sebagai simbol pembebasan manusia.

d. Hikmah sa'i: lambang kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Jama'ah haji diingatkan perjuangan Siti Hajar (istri nabi Ibrahim as) ketika mencari air dengan berlari antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.

e. Melempar jamrah: simbol penentangan manusia terhadap setan. Melempar jamrah (kerikil) adalah simbol yang di dalamnya mengingatkan manusia untuk melempar (nafsu setan) sejauh-jauhnya dari jiwa mereka.

Dalam hati setiap Muslim yang taat sudah dapat di pastikan merindukan tanah Haram. Baik Makkah maupun Madinah, kerinduan ini muncul dari ruhiyah atau hubungan yang kuat antara pribadi seorang muslim dengan Sang Pencipta. Hubungan tanpa hijap (tirai) ini merupakan sebuah proses yang dilakukan secara berkala dan istiqomah.

Aktifitas untuk menjaga intensitas hubungan antara manusia dan sang Pencipta saat di tanah Haram sendiri, adalah aktifitas Haji dan Umrah. Haji dan umrah biasa dilakukan umat Muslim seluruh dunia. Berbeda dengan ibadah Haji yang dilakukan selama 1 tahun sekali pada bulan dzulhijah, Ibadah Umrah dapat dilaksanakan setiap saat,

Dan berikut saya paparkan keutamaan-keutamaan Ibadah Umrah :

1. Umroh adalah Jihad.
Aisyah berkata :
artinya :"Wahai Rasulllah, apakah benar seorang perempuan juga wajib melaksanakan Jihad?" beliau SAW menjawab, "ia dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan Ibadah Haji dan Umrah" (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani)

2. Menghapus dosa diantara dua umroh
Dari Abu Hurairah, ia berkata, Bahwa Rasulallah SAW bersabda :
“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

3. Umrah menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.
Dari Abdullah, Rasulallah SAW bersabda :
“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

Ibadah haji maupun umrah telah di contohkan oleh Rasulullah SAW, dan menjadi rangkaian ibadah pelengkap dan penyempurna ke Islaman seseorang. oleh karna itu ibadah Haji dan Umrah merupakan ibadah yang istimewa bagi umat islam.

Semoga Allah dapat mempermudah kita semua dalam menjalankan ibadah haji dan Umroh. Amin.

Pelaksanaan Umroh di BaitullahMakna UmrohMakna Umroh secara bahasa artinya berziarah atau mengunjungi. Adapun secara sya...
29/05/2016

Pelaksanaan Umroh di Baitullah

Makna Umroh

Makna Umroh secara bahasa artinya berziarah atau mengunjungi. Adapun secara syar`i adalah berziarah ke Baitullah (Mekkah) dengan niat ihram, melaksanakan thawaf mengelilingi Ka`bah, Sa`i di antara Shafa dan Marwah serta mencukur rambut kepala.

Ibadah Umroh merupakan salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Sejarah ibadah umroh tidak dapat dilepaskan dari asal muasal Nabi Muhammad SAW melakukan ibadah haji untuk kali pertama.

Pada tahun 6 Hijriyah Nabi Muhammad SAW melakukan ibadah haji bersama 1500 sahabatnya ke Makkah. Mereka berangkat mengenakan pakaian ihram (kain putih tanpa jahitan) dan membawa unta sebagai hewan Qurban. Namun perjalanan ibadah yang kali pertama ini tidak berhasil karena Nabi dan para sahabat dihadang oleh kaum Quraysi di Hudaibiyah. Di tempat inilah kemudian Nabi dan kaum Quraysi melakukan perundingan Hudaibiyah.

Salah satu isi perjanjian Hudaibiyah sangat merugikan umat muslim yaitu kaum muslimin dilarang melakukan ibadah haji pada tahun itu dan bisa kembali tahun depan untuk melaksanakan ibadah haji dengan syarat tidak lebih dari 3 hari.” Karena perjanjian inilah kemudian Nabi Muhammad SAW beserta rombongan menunda perjalanan hajinya. Walaupun mendapat banyak protes dari para sahabat. Nabi berpendapat lain dan menyetujui perjanjian Hudaibiyah tersebut.

Pertama Kali Umroh

Maka pada tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 7 Hijriyah untuk pertama kalinya Nabi Muhammad SAW bersama 2000 orang dalam rombongannya melakukan umroh ke Baitullah. Nabi Muhammad SAW beserta rombongan para sahabat memasuki Ka`bah dan langsung melakukan thawaf,. Setelah melakukan thawaf 7 kali putaran mengelilingi Ka`bah, Rasulullah melakukan shalat di makam Nabi Ibrahim As dan minum air zam-zam. Kemudian melakukan sa`i atau lari-lari kecil dari Shafa ke Marwah dan terakhir Nabi melakukan tahallul atau mencukur sebagian rambut.

Hingga kini, apa yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW saat pertama kali melakukan ibadah umroh menjadi rukun umroh yang berlaku bagi seluruh umat Islam yang akan melakukan ibadah tersebut Yaitu, ihram berniat untuk melakukan umroh, melakukan thawaf dan sa`i. Adapun hal yang wajib dilakukan saat umroh adalah melakukan ihram ketika hendak memasuki miqat dan bertahallul dengan menggundul atau memotong sebagian rambut.

Sedangkan perbedaan umroh dengan ibadah haji adalah, umroh dapat dilakukan di sembarang waktu atau bulan dalam setahun tersebut sedangkan ibadah haji hanya dilakukan pada waktu tertentu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah. Ibadah umroh mirip dengan ibadah haji karena itu ibadah umroh sering disebut sebagai haji kecil.

Adapun syarat untuk dapat melakukan ibadah umroh adalah:

1. Beragama Islam baik wanita maupun laki-laki
2. Sudah baligh dan berakal
3. Merdeka
4. Memiliki kemampuan dalam hal ini bekal dan kendaraan
5. Tertib.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan ibadah umroh adalah:

Apabila meninggalkan rukun umroh yaitu ihram (berniat umroh), thawaf dan sa`i maka umrohnya tidak sah dan wajib diulangi.
Apabila meninggalkan kewajiban umroh yaitu melakukan ihram ketika memasuki miqat dan bertahallul dengan menggundul atau memotong sebagian rambut, maka ibadah umroh tetap sah dan kesalahan tersebut bisa dibayar dengan DAM/denda .
Apabila melakukan jima` (berhubungan suami istri) sebelum tahallul maka wajib membayar seekor kambing.

Demikian sejarah awalnya ibadah umroh dilakukan pertama kali yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan diikuti oleh umatnya hingga kini.

Penulis: Trina Tri Nawangsih

29/05/2016

Address

Jalan Buncit Raya No. 10 C Pejaten
Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Al Araf Travel posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share