16/03/2026
Siapa nih yang waktu umrah atau haji kaget tiba-tiba diteriakin sama Askar (petugas keamanan)? Bawaannya langsung deg-degan, mikir "Duh, aku salah apa ya?" 😭
Wajar banget kalau jamaah Indonesia sering kaget. Kita kan terbiasa dengan nada bicara yang halus, eh tiba-tiba ketemu Askar yang suaranya keras, ngegas, pakai intonasi tinggi p**a.
Tapi beneran deh, mereka itu bukan lagi marah atau sentimen sama kita.
Bayangin aja, mereka harus ngatur jutaan lautan manusia dari seluruh dunia tiap harinya. Kondisinya padat, cuaca panas, dan waktunya sempit (apalagi jelang waktu shalat). Jadi, nggak mungkin mereka pakai bahasa yang mendayu-dayu. Suara tegas, kalimat pendek, dan bahasa Arab lapangan (Amiyah) adalah cara paling efektif biar semua orang langsung paham dan bergerak cepat. Aba-aba itu berlaku untuk umum ya, bukan personal nyerang kamu. ❤️
Biar nggak panik lagi, ini beberapa "Bahasa Askar" yang wajib kamu tahu:
🚦 Kalau disuruh gerak:
Yalla! = Ayo / cepetan!
Ta‘al! = Sini / maju ke depan
Rūḥ! = Jalan / pergi
Suwayya! = Pelan-pelan
Thōrīq! = Jalan / lewat sini
Khalāṣ! = Udah / selesai
✋ Kalau dilarang:
Mamnu‘! = Nggak boleh!
Intabih! = Hati-hati
Waqif! = Berhenti
La! = Jangan
🚻 Kalau lagi misahin barisan:
Hājī! = Panggilan buat jamaah laki-laki
Hājjah! = Panggilan buat jamaah perempuan
🧍♂️ Kalau disuruh pindah posisi:
Qum! / Qum qum! = Berdiri!
Ijlis! = Duduk!
Tips penting: Kalau dengar Askar teriak, stay calm! Dengerin aja kata kuncinya, perhatiin arah tangannya, dan jalan ngikutin arus. Jangan dilawan, jangan diajak debat, dan pastikan tetap gandengan sama rombonganmu.
Ingat ya, mereka teriak-teriak begitu tujuannya cuma satu: Menjaga ibadah kita semua tetap aman dan lancar. 🕋✨
Ada yang punya pengalaman lucu sama Askar? Coba cerita di kolom komentar! 👇