07/01/2019
Pengantar Umrah - Pentingnya Melakukan Umrah
1679/5000
Umrah memiliki nilai dan penghargaan khusus dalam Islam yang memberikan kemurnian spiritual bagi setiap Muslim yang melakukannya. Namun, tidak seperti haji itu bukan kewajiban bagi seseorang, itu sebenarnya Sunnat-e-Muwaqada (sangat dianjurkan). Umrah dilakukan oleh Nabi Muhammad (saw) dua kali dalam hidupnya.
Umrah menyerupai haji pada banyak tingkatan dan sering disebut "haji minor". Bahkan, seorang peziarah perlu melakukan umrah sebelum memulai ritual untuk haji tetapi dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Ada banyak kebajikan yang tak terhitung dalam melakukan umrah dengan benar.
Nabi (saw) berkata, "Haji & Umrah yang diterima tidak memiliki ganjaran lain, kecuali Firdaus." Dia lebih lanjut berkata, "Umrah adalah penebusan dosa yang dilakukan antara itu dan selanjutnya, dan Haji, yang diterima tidak akan menerima yang lain pahala dari surga. "
Umrah adalah tindakan kemurnian spiritual bagi seorang Muslim yang ingin melakukan itu untuk mendapatkan keridhaan Allah (SWT). Ini adalah cara untuk memurnikan pikiran dan jiwa, dan memberikan inspirasi seumur hidup. Allah (SWT) memberikan hadiah untuk setiap perbuatan baik yang dilakukan dengan caranya dan ketika seorang beriman menghabiskan waktu dan kekayaannya demi-Nya, Dia menyelamatkannya dari kecelakaan dan kesengsaraan. Berkat melakukan Umrah sangat besar.
Dari Ibnu Mas’ud ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “iringilah haji dan umrah, karena keduanya dapat menghilangkan dosa dan kemiskinan sebagaimana ubupan (pembersih logam) menghilangkan kotoran dari besi, emas dan perak. Haji mabrur tak ada balasan lain baginya selain surga.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)
Salah satu manfaat lain dari melakukan umrah adalah bahwa seorang peziarah juga mendapat kesempatan untuk mengunjungi Madinah - kota Nabi kita tercinta, dan melakukan ziyarat dari semua tempat yang berkaitan dengan Nabi Muhammad (saw) dan teman-temannya termasuk Masjid Quba , Masjid-e-Nabawi dan Jannat-ul-Baqi