21/01/2026
Ekspatriat di Tanah Haramain 🇸🇦
Ekspatriat di Arab Saudi tidak datang hanya untuk mencari uang, tetapi untuk mencari martabat, peluang, dan kehidupan yang stabil.
Mereka datang dengan mimpi sederhana dan menemukan pintu rezeki terbuka lebar oleh Allah, di tanah yang merangkul usahanya, sistem yang melindungi hak-haknya, dan keamanan yang memungkinkannya tidur nyenyak, aman untuk dirinya dan keluarganya.
Di Biladul Haramain, ekspatriat itu tidak ditanya tentang warna kulit atau asal-usulnya, tetapi dihargai atas usaha dan kompetensinya.
Kerajaan memberinya pekerjaan yang tidak dapat dia temukan di negaranya sendiri dan memberinya kesempatan untuk bekerja jujur, sehingga ia membangun dirinya sendiri, menghidupi keluarganya, dan menciptakan masa depan bagi anak-anaknya.
Di sini, dia belajar bahwa rezeki bukan hanya tentang uang yang berlimpah, tetapi juga tentang kehidupan yang stabil, penghormatan terhadap sesama manusia, dan keadilan sistem.
Ya, bertahun-tahun jauh dari rumah memang berat, tetapi di Arab Saudi, itu terasa kurang menyakitkan. Karena Anda tinggal di tanah yang menghargai kerja keras, menjunjung tinggi ketertiban, dan merangkul jutaan orang dari berbagai kebangsaan di bawah panji keamanan dan pengabdian kepada Al-Haramain.
Berapa banyak ekspatriat yang datang dengan tangan kosong dan pergi setelah membangun rumah, membesarkan anak-anak mereka, dan meninggalkan warisan positif?
*) Dari tulisan Shehana Najd
Baca juga:
- Sebuah curahan hati (curhat) seorang ekspatriat yang telah lama bekerja di Arab Saudi, “Terima Kasih Arab Saudi, Kau Akan Selalu di Hatiku”: https://saudinesia.id/viral/terima-kasih-arab-saudi-kau-akan-selalu-di-hatiku/
- Kisah warga Riyadh yang memiliki istri sirri dari Philipina, ini wasiatnya untuk anak-anaknya: https://saudinesia.id/viral/kisah-ibu-tiri-dari-anak-anak-di-kota-riyadh/