25/10/2017
Tauladan cinta Rasul mulia
Oleh : Hilmi Firdausi
Rasulullah adalah sebaik-baik suami, seromantis-romantis suami. Beliau memanggil Aisyah dengan panggilan kesayangan Khumaira "yang p**inya kemerah-merahan". Beliau pernah saling menempelkan p**i dengan Aisyah tatkala menonton sebuah pertunjukan. Beliau pun pernah berkejaran dengan Ummul Mu'minin bak anak kecil yang sedang bermain...
Berikut saya petikkan beberapa hadits tentang Rasulullah sang suami teladan, suami impian ;
Aisyah berkisah : ”Aku minum air dari sebuah gelas,kemudian Rasulullah mengambil gelas itu dan meminumnya juga. Dibekas bibir saya itulah Rasulullah menyeruput minuman. Aku menggigit makanan,dan Rasulullah juga meletakkan mulutnya dibekas bibir saya” ( HR.Muslim).
Aisyah berkata : ”Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyandarkan atau meletakkan kepalanya diatas pangkuanku, padahal aku sedang datang bulan” (HR.Muslim).
" Aisyah ditanya,apa yg dilakukan Rasulullah dalam rumahnya? Aisyah menjawab : “Rasulullah selalu melakukan apa yg dilakukan istrinya” (HR.Bukhari ). "
“Tidak boleh suami membuka keburukan istri, kalaulah dia tidak s**a sesuatu yang ada pada istri, pasti di sana banyak hal yang menyenangkan” (HR.Muslim)
”Jika seorang suami melihat wanita lain dan bangkit birahinya, maka hendaklah pulang dan menyalurkannya kepada istrinya, karena yang demikian itu bisa menjaga dirinya ” (HR.Muslim ).
”Sungguh aku tahu jika kamu sedang senang kepadaku dan aku tahu ketika kamu sedang marah kepadaku. Jika kamu sedang senang kepadaku,kamu mengucapkan : Tidak,demi Tuhannya Muhammad. Jika kamu sedang marah kepadaku,kamu mengucapkan : “Tidak,demi Tuhannya Ibrahim” (HR.Muslim ).
“Suatu saat Shafiyah ketinggalan rombongan karena untanya berjalan lambat, lalu menangis. Maka Rasulullah datang menghiburnya,membuatnya diam dan tangannya mengusapkan air mata yang meleleh di p**inya ” (HR.An-Nasa’i ).
”Sungguh kamu tidak akan memberikan nafkah, kecuali kamu diberikan pahala atas apa yang kamu nafkahkan, sekalipun satu suap nasi yang kamu suapkan kepada istri kamu ” (HR.Bukhari ).
Masih banyak riwayat lainnya, silahkan sahabat cari sendiri dalam rangka mempelajari dan mentauladani nya