21/03/2018
"RENUNGAN"
PASTU DEWA SIWA
Di ceritakan pada suatu ketika muncul suatu ide dalam pikiran dewa siwa menguji kesetiaan dari istrinya yaitu dewi uma maka di suruhlah dewi uma mencari susu sapi putih untuk di persembahkan kepada naga basukih sebagai ungkapan terima kasih karna telah membantu proses pemutaran mandara giri sehingga alam menjadi harmonis,setelah mendapat perintah maka saat itu dewi uma berangkat mencari susu dan dengan berjalannya waktu sampai cukup lama dewi uma belum menemukan seekor sapi putih sehingga sampailah dewi uma di sebuah tempat yaitu nusa penida dan di tempat inilah dewi uma bertemu dengan seorang pengembala yang sedang menuntun seekor sapi putih ,sontak dewi uma merasa sangat gembira karna akan memdapatkan susu dan akan di persembahkan kepada naga basukih,dan dapat memenuhi permintaan dari dewa siwa ,suami yang sangat di cintainya ,akan tetapi alangkah terkejutnya dewi uma di saat mendengar perkataan dari pengembala tersebut bahwa dia akan memberikan susu sapinya kepada dewi uma dengan syarat dewi uma mau berhubungan badan dengan dia ,dengan segala cara dewi uma merayu si pengembala agar syaratnya di ganti dengan apapapun asalkan jangan berhubungan badan dan si pengembala bersikukuh dengan syarat yang dia ajukan,dan akhirnya dewi uma menyerah dan menyetujui syarat yang di ajukan oleh si pengembala demi memenuhi permintaan suami yang dia cintai.
maka setelah dewi uma memperoleh susu maka dia pulang ke bali dan dewa siwa sudah menunggu kedatangannya di tempat naga basukih di sebuah goa ,setiba dwi uma di tempat itu dan membawa susu maka segera susu tersebut di serahkan kepada dewa siwa ,dan sebelum dewa siwa menerima susu tersebut terlebih dahulu dia mengajukan pertanyaan kepada dewi uma ,dimana dia memperoleh susu ,siapa yang memberi,maka dengan segera dewi uma menjawab klo dia memperoleh susu di nusa penida dari seorang pengembala dan kemudian dewa siwa melanjutkan pertanyaan dengan cara bagaimana mendapatkan susu maka di jawab oleh dewi uma yaitu denga cara membeli,mendengar jawaban dewi uma klo dia mendapatkan susu dengan cara membeli maka di saat itu dewa siwa menjadi sangat marah karna dewi uma telah berbohong,karna sejatinya si pengembala sapi itu adalah dewa siwa yang menjelma menjadi manusia untuk menguji kesetiaan dari dewi uma ,saat itu dewi uma menjadi bingung harus berkata apa satu sisi demi cintanya kepada dewa siwa dia akan berkorban segalanya sedang satu sisi dia telah berbohong dan tidak setia,di saat dewi uma bingung,sedih bercampur marah dengan keadaan, dewa siwa mengucapkan pastu dan mengutuk dewi uma sehingga dwi uma berubah wujudnya menjadi menyeramkan dan di usir oleh dewa siwa untuk menempati pulau nusa penida.
maka pada saat itu dewi uma yang berwujud menyeramkan tinggal di nusa penida dan wujud menyeramkan dewi uma di kenal dengan nama dewi rohini,dengan berjalannya waktu maka dewi rohini melahirkan seorang anak manusia denawa yang di kenal dengan nama dalem sawang,karna dalem sawang lahir dari keadaan yang penuh kebencian,amarah dan dendam maka sifat dari dalem sawang sebagai raja di nusa penida tidak berprikamanusiaan dan selalu membuat huru hara ,onar dimana mana,sehingga rakyat di nusa penida pada khususnya dan bali pada umumnya menjadi ketakutan ,mendengar hal yang demikian dewa siwa yang berstana di bali yaitu gunung agung mengutus dalem dukut untuk menundukkan dalem sawang dan dalalm peperangan tersebut dalem sawang dapat dikalahkan ,mengetahui dirinya akan kalah maka dalem sawang dengan penuh kebencian dan amarah mengutuk/mastu pulau nusa penida dan semua yang ada di nusa penida ,dan setelah dalem sawang di kalahkan oleh dalem dukud maka dewi rohini pulang ke bali dan bertapa di goa tempat naga basukih yaitu yang di kenal dengan goa lawah ,di dalam pertapaannya dewi rohini mendengar sabda bahwa dirinya akan terbebas dari pastu/kutukan apabila mendapat pengeruatan dan berdasarkan sabda tersebut yang akan meruat dirinya adalah seorang manusia tapakan,dalam perjalanan pencariannya maka dewi uma ktemu dengan seorang manusia tapakan yaitu saha dewa ,akan tetapi saha dewa menjadi bingung bagaimana meruwat dewi rohini agar kembali lagi ke wujudnya semula karna dia belum mendapat petunjuk,dan saat saha dewa mengalami kebingungan dia mendengar dewa siwa bersabda bahwa dewa siwa sendiri yang akan meruwat istrinya akan tetapi dewa siwa butuh tubuhnya di jadikan tapakan untuk dewa siwa bersemayam,setelah saha dewa bersedia maka saat itu dewa siwa masuk dan bersemayam di padma hredaya sebagai padma sana dan kemudian dewa siwa mulai ngeruat istrinya yang berwujud menyeramkan dan kembali ke wujud semula bahkan lebih cantik lagi dan perwujudan baru ini di kenal dengan nama maha dewi dan tempat dewa siwa ngeruat di kenal dengan nama pura tirta sudamala.
salam nusa penida rahayu