Louis Komodo and Flores Island Tours

Louis Komodo and Flores Island Tours Flores Island is unique among the islands in Indonesia. We offer a variety of tours to explore the h

Sepanjang hari ini disempurnahkan oleh senja yang menawan. Diatas meja bundar, bersama - sama kami merayakan hari istime...
18/12/2023

Sepanjang hari ini disempurnahkan oleh senja yang menawan. Diatas meja bundar, bersama - sama kami merayakan hari istimewa yang baru saja dilalui.

Aroma masakan sari laut menusuk tajam pada indra penciuman kami. Sepertinya, sang juru masak itu memiliki startegi jitu ...
18/12/2023

Aroma masakan sari laut menusuk tajam pada indra penciuman kami. Sepertinya, sang juru masak itu memiliki startegi jitu untuk mendongkrak selera makan kami yang telah kelaparan setelah bermain dengan ikan pada pantai yang berair jernih bak akuarium. Aroma lezat nan enak itu tersalur berkesinambungan dari puluhan jenis masakan sebelum semua disajikan diatas meja kayu berbentuk bulat dengan taplak terbuat dari tenunan Nusa Bunga.

Diatas kapal - ditengah lautan, tersaji indah menu masakan untuk kami santap bersama.

We exist inspire, create, share and lead the best travel experience - both people and planet.

Menikmati sajian sari laut di restoran Taman Laut, sebelum besok menikmati langsung sajian panorama bahari yang amat atr...
17/12/2023

Menikmati sajian sari laut di restoran Taman Laut, sebelum besok menikmati langsung sajian panorama bahari yang amat atraktif. Bunga karang dan ikan - ikan di beberapa pulau tak berpenghuni tentu sudah tunggu untuk bertemu dengan tuan dan puan dari negeri jiran ini.

Baling - baling pada dua mesin dengan kekuatan masing - masing 150 horse power pada kapal cepat yang disewa secara priba...
23/01/2023

Baling - baling pada dua mesin dengan kekuatan masing - masing 150 horse power pada kapal cepat yang disewa secara pribadi (Private Charter) oleh tamu kami Ibu Venny sekeluarga itu bergerak lamban hingga mendarat tepat pada bibir pantai merah yang seksi nan merona. Libido rekreasi pun tak tertahankan, bagaimana tidak, rayuan maut dari Pink Beach dengan air lautnya yang berwarna toska serta ombak kecilnya selalu memanggil tamu kami untuk segera bersenggama dengannya yang sejuk dan segar ditengah hari yang terik kala itu.

Bersama kedua putrinya yang sedang duduk di bangku SMP dan SMA Pak Husen bersama istri tampak bahagia. Mereka bermain air sambil bercerita dan sesekali duduk dipantai melumurkan pasir Pink pada kaki dan tangan mereka. Kamu tahu, itu adalah pijat refleksi. Sungguh membantu merileksasikan otot setelah sepanjang pagi trekking menuju puncak Pulau Padar.

Dari tenda milik warga yang berasal dari kampung Komodo. Saya mengamati mereka, terkadang saya memotret mereka dengan pose candid untuk menangkap momen kebahagiaan tanpa disetting dipantai itu. Hari itu keempatnya sungguh senang, cuaca yang cerah dengan daya tarik wisata super premium, khususnya Pink Beach yang hanya berjumlah tujuh tempat ditemukan didunia.

Setelah beberapa jam rekreasi mereka dipantai, kelapa muda segar yang dibawahkan oleh warga dari pegunungan Manggarai telah disajikan diatas meja. Air kelapa muda murni yang tumbuh dipegunungan itu, mengalir pelan dalam tenggorokan, menyegarkan dahaga hingga menyempurnakan liburan di pantai Pink ini.

Hari yang indah, sebuah kenangan yang tak terlupakan tentunya.

📍 Pink Beach, Taman Nasional Komodo
🕸 PT. Komodo Trekker Indonesia









Riuh suara wisatawan, meramaikan Pulau Padar di pagi yang cerah dan indah itu. Saling sapa selama menyusuri jalur Trekki...
17/01/2023

Riuh suara wisatawan, meramaikan Pulau Padar di pagi yang cerah dan indah itu. Saling sapa selama menyusuri jalur Trekking pun seperti budaya baru dialam yang dijadikan tempat healing terbaik itu. Ucapan motivasi seperti; “ayo semangat, di puncak itu indah, sedikit lagi nyampe” adalah suara - suara yang bergetar lembut. Terdengar sepanjang jalur Trekking selama berpapasan dengan wisatawan lain yang pulang dari puncak.

Wangi parfum, bau amis keringat hingga bau ketek adalah aroma sedap yang bertebaran sepanjang jalan, tertusuk masuk hingga rongga paru - paru. Jalur yang terbuat dari papan kayu dan selebihnya perpaduan batu alam, pasir, kerikil dan dikuatkan campuran semen dengan jumlah 818 anak tangga adalah saksi bisu peristiwa ini.

Pada setiap titik pos pemandangan yang kini dijadikan view point tak kurang dari puluhan wisatawan. Dari posisi duduk, berdiri hingga sibuk dengan kamera ponsel, mereka memotret alam Padar yang spektakuler itu. Masing - masing merayakan kebahagiaan yang tak serin didapatkan.

Waktu yang terbaik mengunjungi Pulau ketiga terbesar di Taman Nasional Komodo itu bagi kami di pagi hari. Suhu sedang berkisar antara 28 - 35 derajat celsius itu cukup membantu para pendaki dalam menyusuri setapak hingga puncak.

Ibu Venny bersama keluarga pun mengunjungi Pulau Padar yang kerap dikenal sebagai tempat pengasingan bagi Kadal Raksasi berperilaku kriminal itu di pagi hari. Sebagai tour operator lokal yang memahami lokasi wisata dengan sempurna dan mengetahui tempat terbaik untuk ambil gambar tanpa melihat orang lain atau wisatawan lain yang kebetulan mengunjungi pulau ini sehingga tidak terkesan crowded. Kami pun memandu Bu Venny sekeluarga ke spot yang tidak banyak orang ketahui.

Ibu Venny dan keluarga pun tembak tembus hingga Puncak, pendakian yang penuh perjuangan itu berbuah prestasi. Kami ingat baik, candaan keluarga yang harmonis ini adalah obat mujarab yang menghilangkan kelelahan, selalu ada motivasi sesama mereka sambil sesekali tertawa karena sang Ayah melempari guyon yang asik hingga menghebohkan kami berlima. Anak tangga yang berjumlah 818 buah itu habis diinjak dan bahkan lebih sampai di titik tertinggi.

Congratulation 🏆
Sebuah peristiwa dalam hidup yang telah mengukir sejarah petualangan wisata di Bumi Ora, Taman Nasional Komodo

📍 Pulau Padar, Taman Nasional Komodo
🕸 PT. Komodo Trekker Indonesia









Dengungan pesawat terbang citilink bergetar, memecahkan kehingan kota yang panas dengan penuh hiruk pikuk kesibukan seti...
15/01/2023

Dengungan pesawat terbang citilink bergetar, memecahkan kehingan kota yang panas dengan penuh hiruk pikuk kesibukan setiap orang. Setelah dua jam duduk sambil menikmati penerbangan, pesawat pun mendarat dengan selamat menghantarkan ratusan penumpang. Empat orang dari ratusan itu adalah tamu istimewa kami.

Welcome to Labuan Bajo Bu Venny Pak Husen, Cici dan Dede

Pada area arrival gate, kerumunan orang menanti kedatangan mereka semua, tim pun dengan sangat antusias menanti keluarnya satu keluarga yang akan menghabiskan waktu liburan seminggu untuk menikmati sajian alam Komodo dan budaya orang lokal Manggarai dan Labuan Bajo. Selendang tenun Manggarai dikalungkan satu per satu kepada keempatnya. Ini adalah wujud kebanggaan sekaligus penghormatan kami tuan rumah kepada tamu - tamu kami atas kedatangan mereka.

Puncak waringin yang menyajikan keindahan panorama Lembajo, dengan atribut khas Water front (Marina Labuan Bajo), kampung nelayan yang dihuni oleh orang - orang Bajau serta tampak dari puncak ratusan kapal - kapal yang berdiri kaku berjejer menanti wisatawan menumpangi mereka untuk mengarungi lautan biru Komodo, bersafari (sailing tour)

Kemudian dengan mobil Innova Reborn berwarna putih, kami menembus jalur aspal hitam pekat menuju Bukit Cinta. Trekking menuju puncak untuk menikmati pemandangan bentang laut dengan gugusan kepulauan Taman nasional Komodo yang akan dikunjungi keesokannya oleh tamu kami itu. Awan putih yang bertengger diatas Pulau - pulau itu seketika berubah warna menjadi hitam bergumpal - gumpal. Hujan pun tumpah ruah membasahi bumi tak terselamatkan tamu - tamu kami.

Bangganya, semua itu terjadi setelah tamu kami menikmati alam Labuan Bajo yang indah nan menawan itu.

📍 Bandara Komodo, Punca Waringin, Bukit Cinta
🕸 PT. Komodo Trekker Indonesia










Dibawah rindangan pohon asam dan pohon kesambi, tampak seonggok benda keras - empuk berlapis gerigi seperti gergaji berk...
11/01/2023

Dibawah rindangan pohon asam dan pohon kesambi, tampak seonggok benda keras - empuk berlapis gerigi seperti gergaji berkarat menutupinya. Kuku - kuku tebal, panjang berwarna hitam dan tajam terlentang diatas permukaan tanah yang tak berbeda warna dengan beda cukup menyeramkan itu.

Dengan suara bisikan, seorang petugas jagawana (Park Ranger & Naturalist Guide) memberitahukan kami bawah itu adalah seekor Komodo berjenis kelamin jantan. Ia sedang istirahat siang setelah sepanjang pagi memburu kawanan rusa yang berkeliaran diarea hutan asam itu. Karena kesulitan menangkap mangsanya, ia pun menjebak mereka dengan trik kamuflase. Diharapkannya agar kawanan rusa - itu berpikir dia tidur atau mungkin mat dan saat mereka mendekat ia bangun dan langsung menyergap. Lebih lanjut Ranger itu menjelaskan bahwa tanpa Komodo sadari, hampir semua hewan di pulau itu sudah bisa melihat dan mengetahui cara berburu Komodo. Meskipun begitu, sebagian besar cara jebakan Komodo itu berhasil.

Kami sangat excited mendengarkan cerita singkat Ranger itu dan kami juga melihat beberapa ekor rusa berjarak 50an meter dari posisi Komodo jantan itu berbaring, sedang terjaga dan mereka sangat sigap. Tak tunggu lama, kami memohon izin kepada Ranger untuk memotretnya sekaligus mengambil beberapa gambar bersama si jantan yang berotot yang tampak lunglai itu.

Tamu kami diinstruksikan untuk berjalan pelan tanpa suara, lalu Mengambil posisi tepat dibelakang komodo dengan titik terdekat ujung ekornya. Sambil senyum dengan penuh rasa takut diterkam sang predator ini Mba Ibu Josephine dan Suster Lidwina dipotret oleh tim yang ada bersama mereka di lapangan.

Kamu pernah ke Komodo?
Jika belum, ayo pesan paket petualangan kaku bersama kami agen perjalan wisata lokal di Labuan Bajo. Kami berpengalaman dan telah lama organize tour ke kepulauan Komodo dan daratan Fores tayang menyimpang banyak keindahan baik dari keunikan alamnya maupun Keesotisan budaya.

📍 Loh Liang, Komodo National Park
🕸 PT. Komodo Trekker Indonesia










Air laut bening toska dipagari pantai berpasir putih lembut dengan campuran pasir merah mudah yang menyebabkan ia indah....
10/01/2023

Air laut bening toska dipagari pantai berpasir putih lembut dengan campuran pasir merah mudah yang menyebabkan ia indah. Inilah spot wisata yang umumnya kami sebut Pink Beach, berada dibagian barat di Pulau Padar. Wisatawan biasanya snorkeling dan berbaring dipantai indah yang panjang dan luas ini untuk berjemur.

Warga pulau yang tinggal cukup jauh dari Pantai Pink ini datang menggunakan sampan , membawah kelapa muda, kerajinan dari kerang laut seperti kalung, anting dan juga hiasan dinding rumah serta patung Komodo terpahat dari kayu waru.

Tenda - tenda kecil yang beratap alang - alang memberikan tempat teduh sementara bagi wisatawan yang ingin menepi dari teriknya mentari selama di Pink Beach.

Ini foto - foto mentah yang tidak kami poles sama sekai. Namun terlihat indah, perpaduan out fit dari tamu kami Ibu Josephine, Suster Lidwina dan Mba dengan pasir Pink dan air laut toska.

What an awesome day 📕

📍 Pink Beach, Komodo National Park
🕸 PT. Komodo Trekker Indonesia






Formasi bukit tandus berserta garis pantai berlekuk dengan warna yang atraktif. Terlihat dengan jelas begitu puncak kita...
09/01/2023

Formasi bukit tandus berserta garis pantai berlekuk dengan warna yang atraktif. Terlihat dengan jelas begitu puncak kita pijaki. Telapak kaki yang telah terkuras kekuatannya oleh pendakian yang melelahkan itu bergetar dan mengguncang. Pernapasan yang umumnya menggunakan hidung diubah secara otomatis, rongga mulut akan terbuka lebar, mengeluarkan karbon dioksida hangat dari dalam tubuh yang tak sehat dan menghirup udara segar sejuk yang berhembus dari Samudra Biru.

Namun tahukah kamu, bahwa lelah yang engkau rasakan akan terbayar tunai oleh kecantikan panorama bentang alam pulau Padar yang tentunya memanjakan bola mata anda.

Lihat saja tamu kami sang pendaki cantik Mba ia tampak anggun, tersenyum indah berbangga diri telah tiba di puncak Padar yang diidam - idamkan banyak orang. Sepanjang pendakian memang terlihat sedikit lelah, namun setibanya di puncak wajahnya yang bulat berhidung mancung, dengan alis hitam terukir indah pada bagian atas matanya yang hitam bercoklat itu tampak berseri - seri.

Alam memang tempat Harlina terbaik bagi siapa saja. Kamu sudah ke Padar atau belum?

📍Padar Island, Komodo National Park
🗓 PT. Komodo Trekker Indonesia







Full Day tour bersama Ibu Josephine, Mba Herlina dan Suster Lidwina menggunakan kapal cepat berkapasitas maksimal 6 oran...
08/01/2023

Full Day tour bersama Ibu Josephine, Mba Herlina dan Suster Lidwina menggunakan kapal cepat berkapasitas maksimal 6 orang. Sebelum Perjalanan saya memberikan informasi tentang program perjalanan wisata Island hopping kepada ketiganya. Selama kurang lebih 20 menit saya briefing, teaser tentang setiap destinasi yang dikunjungi, mereka tertegun dan excited. Kemudian suster Lidwina memimpin doa, memohon kepada sang kuasa untuk melindungi kami semua dalam petualangan diperairan biru Taman Nasional Komodo.

Setelah itu, senyuman lebar menghiasi wajah kami berempat, khususnya mereka bertiga yang adalah tamu istimewa saya hari ini. Cekrek… bunyi Camera depan dari IPhone 13 Pro Max yang saya belikan dikahir tahun 2022 kemarin.

Pulau Padar - Pink Beach dan Pulau Komodo, we are coming to visit you all. Can’t Wati to Be There.

Angin semilir tertiup lembut - sejuk dari samudera Hindia, menyegarkan raga yang kian hangat dari beberapa tangga pendak...
08/01/2023

Angin semilir tertiup lembut - sejuk dari samudera Hindia, menyegarkan raga yang kian hangat dari beberapa tangga pendakian sampai pada pos pemberhentian pertama. Butir keringat kecil bermunculan pada pori - pori kulit. Rambut hitam pekat, lurus dan tebal berkilau saat sinar matahari menembus awan menyapa bumi. Aku melihatnya langsung saat ia duduk membelakangi ku menikmati anugerah terindah yang dipredikatkan The New Seven Wonder In The World oleh UNESCO pada tahun 2012 yang lalu.

Padar, sebuah nama yang diberikan oleh warga lokal untuk sebuah pulau tak berpenghuni dengan padang sabanah hijau serta beberapa pohon bidara disana sini tumbuh sporadis, terlihat dari ketinggian puluhan meter. Konon dahulu, garis pantai setengah lingkaran dengan hamparan pasir putih yang luas digunakan oleh para nelayan untuk mengerikan ikan - ikan hasil melaut mereka sebelum ditukarkan dengan hasil bumi dari warga pegunungan Manggarai.

Kini industri pariwisata tumbuh pesat dan pantai berpasir itu sudah bukan lagi tempat menjemur ikan - ikan tangkapan nelayan, namun dijadikan tempat favorite untuk para wisatawan berjemur untuk mendapatkan Sun Tan atau warna kulit yang berubah dari putih pucat menjadi coklat karena terpapar sinar matahari. Ini yang umumnya dilakukan oleh para petualangan dari Eropa.

Terdapat 5 pos pemberhentian dari titik nol pendakian hingga puncak tertinggi. Setiap pos memiliki keindahan tersendiri, misalnya di pos satu (01) wisatawan dapat istirahat sejenak sambil menikmati alam Padar yang tersaji satu sisi panorama bentang alam yaitu pantai berpasir putih dengan gunung menjulang bergerigi dibelakangkan nya. Pandang ini sekarang terabadikan pada uang kertas 50.000

Trekker atau pendaki Indonesia tamu kami Ibu Josephine, Mba & Suster Lidwina sungguh menikmati pendakian Pulau Padar yang telah disiapkan tangga papan kayu dan tangga semen batu oleh Balai Taman Nasional Komodo.








“Age is just a numbers” Umur hanyalah usia berangka. Adagium ini bukan hanya ungkapan yang sering diucapkan oleh orang k...
08/01/2023

“Age is just a numbers” Umur hanyalah usia berangka. Adagium ini bukan hanya ungkapan yang sering diucapkan oleh orang kebanyakan di planet bumi ini, namun itu terjadi bagi seorang wanita pencinta alam dan budaya Nusantara. Beliau dipanggil Josephine, berusia 70-an tahun kategori lansia yang seharusnya dirumah saja, duduk santai nonton TV sambil minum susu atau membersihkan taman bunga dihalaman rumah agar memiliki aktivitas fisik.

Satu pekan penuh beliau telah mengikuti program petualangan ke daerah Indonesia Timur yang terkenal dengan predikat 3T. Terisolasi; daerah nya sulit terjangkau, jangankan dengan transportasi modern, seperti mobil atau sepeda motor jalan kaki saja itu paling sulit dilakukan. Terbelakang, jauh dari harapan adanya kemudahan hidup. Makan siang, pagi dan malam selalu menu favorit nasi putih dan daun singkong, jika beruntung makan ayam kampung atau ikan kering. Jaringan internet dari tidak ada sampai tak stabil meskipun terdapat tulisan 4G. Dibalik segala sesuatu yang umumnya tidak ditemukan oleh warga kota, tersimpan keindahan yang tak ada duanya di dunia “Terindah”.

Ibu Josephine telah berani mengambil resiko, mengunjungi Waerebo yang dikenal oleh warga maya yaitu Negeri Di Atas Awan. Kampung Megalitikum ini berjarak 15 KM dari perkampungan lainnya, dengan jarak tempuh jalan kaki (Trekking) 9 KM. Jalur Trekking di hutan belantara itu terdapat jurang terjal dengan kedalaman rata - rata 150 meter. Namun semangat petualangannya tak surut, tantangan seperti itu malah menyulut semangatnya untuk terus menyusuri setapak demi setapak hingga tiba di kampung Adat Wae Rebo.

Tak habis disitu, target utama salah satunya dari pelesiran beliau ke Pualu Flores adalah Pulau Padar. Ia menyewa kapal cepat, bersama Travel mate-nya, seharian penuh mengelilingi gugusan kepulauan Taman Nasional Komodo. Bermodalkan walking stick dua buah, ia menaiki tangga pulau Padar yang berjumlah 818 biji. Dari lima pos pemandangan bentang alam Padar ia berhasil menempati pos keempat. Dengan sajian panorama bentang alam yang mempesona, ia menikmatinya dari bawah teduh pohon bidara. Pandangannya kosong ke arah bentang alam Padar sambil sesekali mata nya bening itu berkedip, merayakan kemenangannya dalam perjuangan mencari the hidden diamond of eastern part of Indonesia. Misinya tereksekusi dengan baik.

Bagi Josephine Traveling is not about the destination but it is all about the journey. Menaklukan tantang dalam menumpas ego diri seraya bersyukur atas anugerah mahakuasa yang sungguh agung. Meskipun sulit dan bahwakan sakit saat melaksanakannya namun kemudian akan dikenang indah dan tersimpan dalam kalbu hingga ajal menjemut.

Kami sebagai tour operator lokal di Labuan Bajo mengucapkan Terimaksih berlimpah atas kunjungan Ibu bersama tim. Semoga kita akan bertemu lagi dalam kegiatan petualangan lainnya di negeri Nusa Nipa yang mempesona ini.

🗓 Rencanakan liburan anda bersama kami
📍 PT. Komodo Trekker Indonesia








Address

Jln. Dalu Bintang Wae Mata No. 20 Labuana Bajo
Labuanbajo
86554

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Louis Komodo and Flores Island Tours posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Louis Komodo and Flores Island Tours:

Share