08/01/2023
“Age is just a numbers” Umur hanyalah usia berangka. Adagium ini bukan hanya ungkapan yang sering diucapkan oleh orang kebanyakan di planet bumi ini, namun itu terjadi bagi seorang wanita pencinta alam dan budaya Nusantara. Beliau dipanggil Josephine, berusia 70-an tahun kategori lansia yang seharusnya dirumah saja, duduk santai nonton TV sambil minum susu atau membersihkan taman bunga dihalaman rumah agar memiliki aktivitas fisik.
Satu pekan penuh beliau telah mengikuti program petualangan ke daerah Indonesia Timur yang terkenal dengan predikat 3T. Terisolasi; daerah nya sulit terjangkau, jangankan dengan transportasi modern, seperti mobil atau sepeda motor jalan kaki saja itu paling sulit dilakukan. Terbelakang, jauh dari harapan adanya kemudahan hidup. Makan siang, pagi dan malam selalu menu favorit nasi putih dan daun singkong, jika beruntung makan ayam kampung atau ikan kering. Jaringan internet dari tidak ada sampai tak stabil meskipun terdapat tulisan 4G. Dibalik segala sesuatu yang umumnya tidak ditemukan oleh warga kota, tersimpan keindahan yang tak ada duanya di dunia “Terindah”.
Ibu Josephine telah berani mengambil resiko, mengunjungi Waerebo yang dikenal oleh warga maya yaitu Negeri Di Atas Awan. Kampung Megalitikum ini berjarak 15 KM dari perkampungan lainnya, dengan jarak tempuh jalan kaki (Trekking) 9 KM. Jalur Trekking di hutan belantara itu terdapat jurang terjal dengan kedalaman rata - rata 150 meter. Namun semangat petualangannya tak surut, tantangan seperti itu malah menyulut semangatnya untuk terus menyusuri setapak demi setapak hingga tiba di kampung Adat Wae Rebo.
Tak habis disitu, target utama salah satunya dari pelesiran beliau ke Pualu Flores adalah Pulau Padar. Ia menyewa kapal cepat, bersama Travel mate-nya, seharian penuh mengelilingi gugusan kepulauan Taman Nasional Komodo. Bermodalkan walking stick dua buah, ia menaiki tangga pulau Padar yang berjumlah 818 biji. Dari lima pos pemandangan bentang alam Padar ia berhasil menempati pos keempat. Dengan sajian panorama bentang alam yang mempesona, ia menikmatinya dari bawah teduh pohon bidara. Pandangannya kosong ke arah bentang alam Padar sambil sesekali mata nya bening itu berkedip, merayakan kemenangannya dalam perjuangan mencari the hidden diamond of eastern part of Indonesia. Misinya tereksekusi dengan baik.
Bagi Josephine Traveling is not about the destination but it is all about the journey. Menaklukan tantang dalam menumpas ego diri seraya bersyukur atas anugerah mahakuasa yang sungguh agung. Meskipun sulit dan bahwakan sakit saat melaksanakannya namun kemudian akan dikenang indah dan tersimpan dalam kalbu hingga ajal menjemut.
Kami sebagai tour operator lokal di Labuan Bajo mengucapkan Terimaksih berlimpah atas kunjungan Ibu bersama tim. Semoga kita akan bertemu lagi dalam kegiatan petualangan lainnya di negeri Nusa Nipa yang mempesona ini.
🗓 Rencanakan liburan anda bersama kami
📍 PT. Komodo Trekker Indonesia