Wisata Bahari Dasun

Directions Website Contact the business

Wisata Bahari Dasun dasun-rembang.desa.id
Desa Budaya Nasional 2024
Desa Anti Korupsi 2024 Desa Budaya Nasional Tahun 2024

27/09/2026

SEDEKAH LAUT DESA DASUN

Sedekah Laut Desa Dasun bukan sekadar tradisi.
Bukan p**a hanya sebuah acara tahunan yang datang, dirayakan, lalu selesai.

Di baliknya, ada cerita panjang tentang masyarakat yang hidup berdampingan dengan laut.

Laut bagi warga Dasun bukan hanya bentang air di hadapan desa.
Laut adalah ruang kehidupan, sumber penghidupan, sekaligus bagian dari sejarah yang membentuk identitas masyarakat.

Sedekah Laut menjadi momentum untuk mengingat kembali hubungan itu.

Tentang rasa syukur atas rezeki yang diberikan alam.
Tentang doa untuk keselamatan.
Dan tentang harapan agar kehidupan masyarakat pesisir terus berjalan dengan baik.

Namun yang lebih penting, tradisi ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat.

Generasi tua mewariskan cerita kepada generasi muda.
Anak-anak belajar mengenal akar budayanya.
Dan masyarakat kembali mengingat bahwa sebuah desa tidak hanya dibangun oleh rumah dan jalan, tetapi juga oleh sejarah, kebersamaan, dan nilai-nilai yang terus dijaga.

Karena itu, Sedekah Laut Dasun bukan hanya tentang masa lalu.

Ia adalah cara masyarakat hari ini merawat ingatan, menjaga kebersamaan, dan menatap masa depan.

Sebab tradisi akan tetap hidup, bukan karena sekadar diulang setiap tahun, tetapi karena maknanya terus dipahami dan diwariskan.

Sedekah Laut Dasun.
Merawat laut, merawat tradisi, merawat jati diri desa.

27/09/2026

Siapa bilang olahraga tradisional mulai kehilangan tempat?

Di tengah banyaknya olahraga modern, kasti justru kembali menunjukkan pesonanya.

Di Desa Dasun, semangat itu salah satunya terlihat dari hadirnya Tim Magdalena. Tim ini menjadi contoh bagaimana olahraga kasti terus hidup, berkembang, dan menarik perhatian generasi muda.

Bermain kasti bukan sekadar memukul dan menangkap bola. Di dalamnya ada kecepatan, ketepatan, keberanian, strategi, dan yang paling penting—kekompakan.

Setiap pemain memiliki peran. Ada yang bertugas memukul, berlari, menjaga pertahanan, hingga mengatur strategi. Satu kesalahan bisa mengubah jalannya pertandingan, sementara satu kerja sama yang solid bisa membawa tim meraih poin.

Karena itulah, kasti bukan hanya permainan. Kasti juga mengajarkan sportivitas, disiplin, keberanian, dan kebersamaan.

Kini, lapangan kembali ramai. Anak-anak dan generasi muda semakin antusias berlatih dan bertanding. Semangat kompetisi pun tumbuh dari desa.

Dan Desa Dasun menjadi salah satu tempat di mana semangat itu terus menyala.

Tim Magdalena hanyalah salah satu contohnya.

Dari permainan sederhana, tumbuh kekompakan.

Dari lapangan desa, lahir semangat berprestasi.

Kasti makin moncer. Kasti makin digemari. Dan dari Desa Dasun, semangat itu terus bergerak maju.

Ayo, tunjukkan ceritamu tentang garam! 🧂🎥 Ikuti Lomba Konten Video Kreatif Festival Garam 2026 dengan tema “Sejumput Gar...
13/09/2026

Ayo, tunjukkan ceritamu tentang garam! 🧂🎥 Ikuti Lomba Konten Video Kreatif Festival Garam 2026 dengan tema “Sejumput Garam, Sejuta Cerita”.

Angkat kisah petani, proses produksi, sejarah, legenda, pengalaman, atau cerita unik tentang garam dari sudut pandangmu.

Gratis untuk umum, siapkan video 60–90 detik dan raih kesempatan memenangkan total hadiah Rp5.000.000! 🏆

✨ Jangan cuma menikmati rasa asinnya, ceritakan maknanya! 📅 12 September–12 Oktober 2026. Festival Garam, Memetri Kawitane Uyah. 🧂❤️ #

Festival Garam Dasun: Merawat Tradisi Tambak Lewat Seni dan Pengetahuan
13/09/2026

Festival Garam Dasun: Merawat Tradisi Tambak Lewat Seni dan Pengetahuan

Bagaimana Festival Garam Dasun 2026 menjaga tradisi petambak dan warisan budaya pesisir Lasem lewat seni serta pengetahuan lokal?

Mari melihat garam dengan cara yang berbeda. Di balik kristal putih garam ada kisah tentang laut, matahari, alam, penget...
07/09/2026

Mari melihat garam dengan cara yang berbeda.

Di balik kristal putih garam ada kisah tentang laut, matahari, alam, pengetahuan, tradisi, sejarah dan masa depan masyarakat pesisir. Melalui Festival Garam “Memetri Kawitane Uyah”, Komunitas mengajak kita mengenal kembali kearifan yang hidup di bentang tambak, sekaligus berbincang bagaimana ia dapat terus diwariskan dan dijaga.

Sampai bertemu di Festival Garam, Desa Dasun, Lasem, Kabupaten Rembang. Ikuti berbagai program yang menarik, sekaligus inspiratif dan edukatif. Temukan cerita yang mengkristal di setiap butir garam.



07/09/2026
Pranata Banyu Desa Dasun, Warisan untuk Semua
07/09/2026

Pranata Banyu Desa Dasun, Warisan untuk Semua

dasun-rembang.desa.id-Buku Pranata Banyu ini ditulis oleh seorang anak muda kelahiran Desa Dasun yang telah mendedikasikan hidupnya bagi pelestarian ilmu pengetahuan lokal desa. Ia adalah Angga Hermansah, sebagai warga asli Dasun yang tumbuh besar di lingkungan tambak, sungai, dan laut, Angga memili...

Lasem Run by Kadin Fest di Pantai Dasun, 800 Pelari Jelajahi Pusaka Alam dan Budaya LasemREMBANG – Sebanyak 800 peserta ...
04/09/2026

Lasem Run by Kadin Fest di Pantai Dasun, 800 Pelari Jelajahi Pusaka Alam dan Budaya Lasem

REMBANG – Sebanyak 800 peserta ambil bagian dalam Lasem Run by Kadin Fest 2026 yang digelar di Pantai Dasun, Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Minggu (30/8/2026).

Para peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Rembang, tetapi juga datang dari berbagai daerah di luar Rembang. Mereka terbagi dalam dua kategori lomba, yakni lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K).

Kegiatan dimulai sejak pagi. Peserta kategori 10K dilepas pada pukul 05.45 WIB, sementara kategori 5K dimulai pukul 06.00 WIB. Suasana start semakin menarik karena peserta berlari dengan latar Pantai Dasun, deburan ombak, serta panorama matahari terbit yang menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut.

Rute Lasem Run dirancang berbeda dari event lari pada umumnya. Peserta diajak menyusuri berbagai potensi alam, budaya, sejarah, hingga lanskap pedesaan Lasem.

Dari Pantai Dasun, peserta bergerak ke arah selatan menyusuri hutan mangrove, tambatan perahu Dasun, perkampungan Desa Dasun, Taman Dasun, kemudian melintasi Desa Soditan.

Selanjutnya, pelari melewati sejumlah bangunan kuno heritage, Klenteng Cu An Kiong, kawasan persawahan hingga panorama pegunungan.

Rute tersebut menjadi bagian penting dari konsep Lasem Run. Event ini disebut sebagai salah satu event lari pertama di Rembang yang secara khusus memadukan pusaka alam, pusaka budaya, dan pusaka saujana dalam satu lintasan.

Ketua KADIN Rembang, Arifin, mengatakan Lasem memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata sekaligus lokasi penyelenggaraan berbagai event.

Menurutnya, Lasem tidak hanya memiliki kekayaan sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki bentang alam yang menarik untuk dikenalkan kepada masyarakat luas.

“Memang kami ingin mengenalkan potensi Lasem yang penuh dengan sejarah dan budaya. Selain itu, alamnya juga sangat bagus,” ujar Arifin.

Ia berharap Lasem Run dapat menjadi agenda yang terus berkembang dan mampu menarik peserta dari berbagai daerah. Bahkan, KADIN Rembang telah menyiapkan rencana untuk menghadirkan artis nasional dalam penyelenggaraan tahun depan.

“Tahun depan kami akan mendatangkan Seilla on 7,” kata Arifin.

Pemdes Dasun Dukung Penuh

Kepala Desa Dasun, Sujarwo, mengatakan Pemerintah Desa Dasun bersama BUMDes dan masyarakat memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Lasem Run.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting agar kegiatan tidak hanya menjadi event olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi desa.

Pemdes Dasun, segenap BUMDes, serta masyarakat turut mendukung kegiatan Lasem Run. Panitia lokal dari Desa Dasun juga dilibatkan dalam penyelenggaraan event tersebut.

Keterlibatan warga lokal diharapkan semakin memperkuat posisi Desa Dasun sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi untuk menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala lebih besar.

Pantai Dasun Dinilai Cocok untuk Event Olahraga
Salah satu peserta Lasem Run, Isa Ansori, menilai Pantai Dasun memiliki karakter yang sangat cocok untuk menjadi lokasi penyelenggaraan event olahraga.

Menurutnya, kawasan Pantai Dasun memiliki ruang terbuka, panorama alam, serta suasana yang mendukung berbagai kegiatan.
“Pantai Dasun sangat cocok digunakan untuk event olahraga.

Terlebih beberapa tahun terakhir juga sudah digunakan untuk berbagai event seperti voli pantai, kasti, yoga, dan kegiatan lainnya,” ujar Isa.

Hal senada disampaikan peserta lainnya, Yulia Ayu. Ia menilai perkembangan Pantai Dasun menunjukkan bahwa kawasan tersebut sudah semakin siap untuk menjadi lokasi kegiatan yang lebih besar.

Menurut Yulia, Pantai Dasun sudah layak menggelar event berskala nasional.

Menyatukan Olahraga, Alam dan Budaya

Lasem Run by Kadin Fest 2026 bukan sekadar ajang olahraga. Lintasan yang dipilih menjadi cara untuk memperkenalkan wajah Lasem dari berbagai sisi.

Pelari dapat menikmati kawasan mangrove dan pesisir Dasun, melihat aktivitas masyarakat desa dan tambatan perahu, melewati kawasan heritage, klenteng, persawahan, hingga menikmati panorama pegunungan Lasem.

Konsep tersebut menjadikan Lasem Run sebagai sebuah perjalanan untuk mengenal pusaka alam, pusaka budaya, dan pusaka saujana Lasem melalui olahraga lari.

Dengan dukungan pemerintah desa, BUMDes, masyarakat lokal, serta KADIN Rembang, Lasem Run diharapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu menarik wisatawan maupun pelari dari berbagai daerah.

Jika terus dikembangkan, event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dapat menjadi media promosi potensi wisata, sejarah, budaya, dan ekonomi lokal Lasem dan Rembang. (Admin SID)

Sedekah Bumi Karanganyar Dasun Lasem, Wujud Syukur Warga atas Rezeki dari Bumi
26/08/2026

Sedekah Bumi Karanganyar Dasun Lasem, Wujud Syukur Warga atas Rezeki dari Bumi

Ketika Laut Menjadi Halaman Rumah: Sedekah Laut dan Ingatan Bahari Desa Dasun
26/08/2026

Ketika Laut Menjadi Halaman Rumah: Sedekah Laut dan Ingatan Bahari Desa Dasun

dasun-rembang.desa.id- Dasun, Lasem - Pagi belum terlalu tinggi ketika suara barongan mulai bergerak menyusuri desa. Bunyi gamelan dan riuh warga perlahan memenuhi jalan-jalan Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jateng. Minggu, 16 Agustus 2026 itu, kampung pesisir tersebut kembali memasu...

Address

Wisata Bahari Dasun
Lasem
59271

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 21:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Wisata Bahari Dasun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Wisata Bahari Dasun:

Shortcuts

Share