Wisata Bahari Dasun

Wisata Bahari Dasun dasun-rembang.desa.id
Desa Budaya Nasional 2024
Desa Anti Korupsi 2024 Desa Budaya Nasional Tahun 2024

26/08/2026

Sedekah Bumi Karanganyar Dasun Lasem, Wujud Syukur Warga atas Rezeki dari Bumi

Ketika Laut Menjadi Halaman Rumah: Sedekah Laut dan Ingatan Bahari Desa Dasun
26/08/2026

Ketika Laut Menjadi Halaman Rumah: Sedekah Laut dan Ingatan Bahari Desa Dasun

dasun-rembang.desa.id- Dasun, Lasem - Pagi belum terlalu tinggi ketika suara barongan mulai bergerak menyusuri desa. Bunyi gamelan dan riuh warga perlahan memenuhi jalan-jalan Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jateng. Minggu, 16 Agustus 2026 itu, kampung pesisir tersebut kembali memasu...

20/08/2026
20/08/2026
๐—ฃ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ถ ๐——๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—ท๐˜‚ ๐——๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ถ๐—ป๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ช๐—ฒ๐—น๐—น๐—ป๐—ฒ๐˜€๐˜€ ๐—ง๐—ผ๐˜‚๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—บ, ๐—›๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฆ๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ฟ ๐—จ๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—๐—ฎ๐˜„๐—ฎdasun-rembang.desa.idโ€“ Pantai ...
14/07/2026

๐—ฃ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ถ ๐——๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—ท๐˜‚ ๐——๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ถ๐—ป๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ช๐—ฒ๐—น๐—น๐—ป๐—ฒ๐˜€๐˜€ ๐—ง๐—ผ๐˜‚๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—บ, ๐—›๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฆ๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ฟ ๐—จ๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—๐—ฎ๐˜„๐—ฎ

dasun-rembang.desa.idโ€“ Pantai tidak selalu identik dengan bermain air atau menikmati matahari terbenam. Di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, pantai justru mulai tumbuh sebagai ruang hidup yang menghadirkan perpaduan olahraga, relaksasi, wisata alam, hingga edukasi sejarah. Berbagai aktivitas yang rutin digelar menjadi bukti bahwa Pantai Dasun memiliki potensi besar berkembang sebagai destinasi **wellness tourism** atau wisata kebugaran di pesisir utara Pulau Jawa.

Komitmen tersebut mulai terlihat dari semakin beragamnya aktivitas yang memanfaatkan bentang alam Pantai Dasun sebagai ruang olahraga, relaksasi, dan rekreasi. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah penyelenggaraan "Ocean to River Rhythms" oleh komunitas Prana Circle pada Minggu, 12 Juli 2026. Kegiatan tersebut menggabungkan **yoga, sound bath, dan river journey (susur sungai)** dalam satu rangkaian aktivitas yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB di Pantai Dasun, Lasem, Rembang.

Pemilihan Pantai Dasun sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Peserta diajak memulai hari dengan sesi yoga menghadap Laut Jawa, dilanjutkan relaksasi melalui sound bath, kemudian menyusuri Sungai Dasun menggunakan perahu untuk menikmati lanskap pesisir sekaligus mengenal sejarah kawasan maritim Dasun. Konsep yang menggabungkan kesehatan tubuh, ketenangan pikiran, alam, dan pengalaman budaya tersebut mencerminkan praktik **wellness tourism** yang kini berkembang di berbagai destinasi wisata dunia.

Selain yoga, hamparan pasir Pantai Dasun yang luas juga sering dimanfaatkan sebagai arena volli pantai, senam bersama, jalan santai, hingga permainan layang-layang ketika musim angin tiba. Karakter pantainya yang landai, terbuka, dan membentang sekitar 3 kilometer menjadikan kawasan ini ideal untuk berbagai aktivitas luar ruang yang ramah bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Keunikan Pantai Dasun tidak berhenti di garis pantainya. Di sisi barat pantai dasun wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menyusuri Sungai Dasun menggunakan perahu nelayan. Paket susur sungai ini menjadi pengalaman yang berbeda karena menggabungkan wisata alam dengan napak tilas sejarah maritim Lasem. Selama perjalanan, pengunjung dapat menikmati hutan mangrove, melihat tambatan perahu nelayan, hingga mengunjungi situs dok kapal peninggalan masa kolonial dan pendudukan Jepang yang menjadi saksi kejayaan industri perkapalan Dasun.

Pemerintah Desa Dasun sendiri terus mengembangkan konsep wisata yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga edukasi dan kesehatan. Infrastruktur menuju pantai telah dibangun secara bertahap sehingga akses kendaraan semakin mudah. Penataan kawasan, pembangunan gazebo, area bersantai, serta pengembangan wisata bahari menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Potensi tersebut bahkan mendapat perhatian dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Rembang. Pantai Dasun pernah dipilih sebagai lokasi yang dinilai memiliki karakter pantai yang ideal untuk penyelenggaraan ajang olahraga air berskala internasional, memperlihatkan bahwa kawasan ini memiliki daya dukung yang kuat untuk aktivitas olahraga dan rekreasi berbasis alam.

Tidak hanya itu, melalui program Desa Wisata Dasun, pemerintah desa juga telah mengembangkan berbagai atraksi pendukung seperti wisata mangrove, wisata budaya, wisata kuliner pesisir, hingga tur c***r budaya. Keseluruhan atraksi tersebut dirancang agar wisatawan memperoleh pengalaman yang utuh: berolahraga, menikmati alam, mempelajari sejarah maritim, sekaligus merasakan kehidupan masyarakat pesisir Dasun.

Konsep wellness tourism yang berkembang di berbagai negara menempatkan kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup sebagai bagian dari pengalaman berwisata. Pantai Dasun memiliki modal alam yang mendukung konsep tersebut, mulai dari udara pesisir yang segar, bentang pantai yang panjang, kawasan mangrove, suasana yang relatif tenang, hingga panorama matahari terbit dan terbenam yang menjadi daya tarik tersendiri.

Dengan semakin banyaknya kegiatan seperti yoga, olahraga pantai, susur sungai, hingga aktivitas komunitas yang memanfaatkan ruang terbuka di kawasan pesisir, Pantai Dasun menunjukkan bahwa destinasi wisata desa tidak harus selalu mengandalkan wahana buatan. Alam yang terjaga, dipadukan dengan sejarah maritim yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat, menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Pantai Dasun sebagai salah satu destinasi wisata kebugaran unggulan di Kabupaten Rembang.

Kehadiran berbagai komunitas yang memilih Pantai Dasun sebagai lokasi kegiatan, seperti Prana Circle dengan konsep *Ocean to River Rhythms*, semakin memperkuat potensi kawasan ini sebagai destinasi wisata kebugaran. Dipadukan dengan aktivitas lain yang telah berkembang seperti voli pantai, permainan layang-layang, susur Sungai Dasun, wisata mangrove, hingga berbagai kegiatan olahraga masyarakat, Pantai Dasun memiliki modal yang kuat untuk berkembang sebagai ikon **wellness tourism** di Kabupaten Rembang. Potensi tersebut tidak hanya menawarkan pengalaman berwisata, tetapi juga mengajak pengunjung menjalani gaya hidup sehat yang berpadu dengan kekayaan alam dan sejarah maritim Desa Dasun. (Admin)

Foto : .id

https://dasun-rembang.desa.id/index.php/artikel/2026/07/12/pantai-dasun-menuju-destinasi-wellness-tourism-hadirkan-ruang-sehat-di-pesisir-utara-jawa

๐—ฅ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ด ๐—ฆ๐˜๐˜‚๐—ป๐˜๐—ถ๐—ป๐—ด ๐——๐—ฒ๐˜€๐—ฎ ๐——๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฝ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐—ผ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿณdasun-rembang.desa.idโ€“ Pemerintah Desa Dasun, ...
14/07/2026

๐—ฅ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ด ๐—ฆ๐˜๐˜‚๐—ป๐˜๐—ถ๐—ป๐—ด ๐——๐—ฒ๐˜€๐—ฎ ๐——๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฝ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐—ผ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿณ

dasun-rembang.desa.idโ€“ Pemerintah Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, menggelar Rembug Stunting Tahun 2026 di Balai Desa Dasun, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas sektor dalam menyusun strategi percepatan penurunan stunting sekaligus menetapkan usulan program kesehatan yang akan diprioritaskan pada tahun anggaran 2027.

Rembug stunting dihadiri oleh Kepala Desa Dasun Sujarwo, Kepala Puskesmas Lasem dr. Joko Paryanto, Kasi Binwas Kecamatan Lasem Sugiarti, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Lasem Masrukan, staf Kecamatan Lasem, Ketua BPD, lembaga desa, kader kesehatan desa, perangkat desa, Ketua Rumah Desa Sehat (RDS) Julaekah, Ketua TP PKK, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Dasun Sujarwo menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Dasun telah mengalokasikan anggaran Dana Desa bidang kesehatan sebesar Rp110.440.000 pada tahun 2026 sebagai bentuk komitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting.

Ia menjelaskan, anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi kelas ibu hamil dan balita dilakukan penyesuaian atau efisiensi agar dapat dialihkan pada program kesehatan yang dinilai lebih prioritas. Di antaranya rehabilitasi Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) beserta pengadaan peralatan kesehatan, serta pemberian susu dan vitamin khusus bagi anak yang mengalami stunting maupun gizi buruk.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil karena ibu hamil dan balita saat ini telah memperoleh dukungan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga anggaran PMT dapat dioptimalkan untuk memperkuat layanan kesehatan lainnya yang lebih mendesak.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lasem, dr. Joko Paryanto, memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya melihat stunting sebagai persoalan yang harus ditangani sejak dini melalui pendekatan siklus kehidupan. Ia menjelaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya menyasar bayi atau balita, tetapi dimulai sejak masa remaja, calon pengantin, ibu hamil, hingga anak dilahirkan dan tumbuh.

"Penanganan stunting memerlukan keterlibatan berbagai sektor karena menyangkut kualitas kesehatan sejak sebelum seseorang menjadi orang tua," jelasnya.

Kasi Binwas Kecamatan Lasem, Sugiarti, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Dasun atas konsistensinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kader kesehatan, bidan desa, dan berbagai unsur lainnya telah menjadi modal penting sehingga Desa Dasun mampu meraih berbagai prestasi selama ini.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Rumah Desa Sehat (RDS), Julaekah, memaparkan laporan konvergensi stunting di Desa Dasun. Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini terdapat empat anak yang masuk kategori stunting dan memerlukan perhatian bersama. Selain itu, pendampingan terhadap calon pengantin maupun pasangan pengantin baru juga menjadi fokus penting agar mereka memperoleh edukasi mengenai pemenuhan gizi dan kesehatan reproduksi sebagai bekal melahirkan generasi yang sehat.

Sesi diskusi dipandu oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Lasem, Masrukan, yang menggali berbagai masukan dari kader kesehatan mengenai pelaksanaan layanan Posyandu dan pelayanan kesehatan di Desa Dasun. Berbagai usulan, harapan, serta kendala yang dihadapi di lapangan dicatat sebagai bahan penyempurnaan program kesehatan desa pada tahun mendatang.

Sebagai penutup kegiatan, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menetapkan hasil Rembug Stunting berupa kesepakatan atas berbagai usulan kegiatan kesehatan yang akan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan Desa Dasun Tahun Anggaran 2027.

Usulan kegiatan yang disepakati mencakup berbagai aspek pelayanan kesehatan, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kapasitas kader, hingga peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Program-program tersebut meliputi pengecatan Polindes, pengadaan alat Posyandu, pemenuhan kebutuhan listrik dan PAM Polindes, pengadaan timbangan bayi dan timbangan digital, penyediaan susu dan vitamin bagi anak stunting, pelaksanaan Rembug Stunting, peningkatan kapasitas kader kesehatan, penyediaan transport narasumber kegiatan, serta program kebersihan lingkungan Polindes melalui skema Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Selain itu, peserta juga menyepakati pengelolaan dan pembinaan Posyandu Remaja beserta dukungan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), operasional Posyandu, pemberian honor kader kesehatan, PMT bagi lansia, pengadaan STIK Posyandu Lansia, operasional Kader Pembangunan Manusia (KPM), peningkatan kapasitas KPM, operasional Rumah Desa Sehat (RDS), rehabilitasi drainase dan sanitasi lingkungan, bantuan pembangunan jamban sehat bagi masyarakat yang membutuhkan, serta pengadaan kontainer sampah sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan kebersihan lingkungan desa.

Berbagai usulan tersebut akan menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 dan diharapkan mampu memperkuat upaya konvergensi percepatan penurunan stunting melalui pendekatan yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga peningkatan kualitas layanan kesehatan, sanitasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

Melalui rembug stunting ini, Pemerintah Desa Dasun berharap sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat terus terjalin sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif demi mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting. (Admin)

https://dasun-rembang.desa.id/index.php/artikel/2026/07/14/rembug-stunting-desa-dasun-tetapkan-prioritas-program-kesehatan-tahun-2027

01/07/2026

๐— ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ž๐—ก ๐—ฆ๐—ง๐—”๐—œ ๐—”๐—น ๐—›๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐˜ ๐——๐—ถ ๐——๐—ฒ๐˜€๐—ฎ ๐——๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด ๐— ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ต ๐——๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—ต ๐—ž๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป-๐—ฟ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด.๐—ฑ๐—ฒ๐˜€๐—ฎ.๐—ถ๐—ฑ- Suasana ...
23/06/2026

๐— ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ž๐—ก ๐—ฆ๐—ง๐—”๐—œ ๐—”๐—น ๐—›๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐˜ ๐——๐—ถ ๐——๐—ฒ๐˜€๐—ฎ ๐——๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด ๐— ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ต ๐——๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—ต ๐—ž๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป

๐—ฑ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ป-๐—ฟ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด.๐—ฑ๐—ฒ๐˜€๐—ฎ.๐—ถ๐—ฑ- Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai malam penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa STAI Al Hidayat di Balai Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, pada Jumโ€™at malam (22/5/2026). Acara yang menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa selama satu setengah bulan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari anak-anak Desa Dasun.

Kegiatan diawali dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh anak-anak Desa Dasun. Para peserta dan tamu undangan juga disuguhkan pembacaan puisi yang dibawakan dengan penuh penghayatan oleh generasi muda desa. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa semangat berkesenian dan kreativitas anak-anak Dasun terus tumbuh dan berkembang.

Acara dihadiri oleh Kepala Desa Dasun Sujarwo beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, para orang tua, anak-anak Desa Dasun, serta seluruh mahasiswa peserta KKN STAI Al Hidayat yang berjumlah 10 orang. Kelompok KKN tersebut dipimpin oleh Ahmad Romadhon sebagai ketua bersama sembilan anggota lainnya.

Selama kurang lebih satu setengah bulan berada di Desa Dasun, mahasiswa KKN STAI Al Hidayat telah melaksanakan berbagai program pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pendampingan branding dan promosi UMKM desa, pendampingan pembelajaran di TPQ dan Madin Assalam Dasun, pendampingan TPQ Masjid Baiturrosyidin Dasun, pengaktifan kembali Perpustakaan Desa Cahaya Ilmu Dasun, pendampingan kegiatan belajar di SD, serta keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan seperti tahlil, pengajian, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua KKN STAI Al Hidayat Ahmad Romadhon menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Dasun yang telah menerima para mahasiswa dengan sangat baik selama menjalankan program pengabdian.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Dasun dan seluruh masyarakat yang telah menerima kami dengan penuh kehangatan sejak hari pertama hingga akhir kegiatan KKN ini. Kami juga memohon maaf apabila selama menjalankan pengabdian terdapat kesalahan, kekurangan, atau hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat," ujarnya.

Romadhon juga mengungkapkan kesan mendalam selama berada di Desa Dasun. Menurutnya, keramahan masyarakat dan antusiasme anak-anak desa menjadi pengalaman berharga yang akan selalu dikenang.

"Kami merasa seperti keluarga sendiri di Desa Dasun. Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Anak-anak juga sangat aktif dan bersemangat mengikuti berbagai kegiatan yang kami laksanakan. Bahkan anak-anak setiap hari datang ke posko kami dengan penuh antusias. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk terus mengabdi kepada masyarakat di masa depan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dasun Sujarwo menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKN di Desa Dasun. Ia menilai kehadiran mahasiswa telah memberikan warna baru serta semangat positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Desa Dasun dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan oleh adik-adik mahasiswa STAI Al Hidayat. Banyak kegiatan yang telah dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami mengucapkan selamat atas selesainya program KKN ini," kata Sujarwo.

Ia juga memberikan doa dan harapan kepada seluruh mahasiswa agar sukses menyelesaikan pendidikan dan dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

"Semoga seluruh mahasiswa diberikan kemudahan dalam menyelesaikan studi, segera lulus, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Ilmu yang didapat selama kuliah semoga menjadi ilmu yang berkah dan membawa manfaat bagi banyak orang," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Desa Dasun Khoirudin turut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang selama menjalankan program pengabdian mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada mahasiswa KKN STAI Al Hidayat yang telah melaksanakan pendampingan dan kegiatan di berbagai tempat, termasuk di lingkungan TPQ yang berada di bawah naungan LDII. Kehadiran mereka menunjukkan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat tanpa membedakan golongan," ujarnya.

Khoirudin menegaskan bahwa masyarakat LDII di Desa Dasun selalu terbuka terhadap semua kalangan dan menyambut baik kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta kehidupan beragama masyarakat.

"Kami terbuka untuk semua. Hal itu sudah kami buktikan dengan menerima sepenuh hati mahasiswa KKN STAI Al Hidayat untuk bersama-sama mendampingi kegiatan pendidikan dan keagamaan di lingkungan kami. Semoga silaturahmi ini tetap terjalin meskipun masa KKN telah berakhir," tambahnya.

Acara penutupan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Gelak tawa, tepuk tangan, dan rasa haru menyatu dalam suasana malam perpisahan tersebut. Bagi mahasiswa KKN, Desa Dasun bukan hanya lokasi pengabdian, tetapi juga tempat belajar tentang kehidupan bermasyarakat. Sementara bagi masyarakat Dasun, kehadiran mahasiswa telah menjadi bagian dari perjalanan desa dalam membangun pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan berakhirnya program KKN STAI Al Hidayat Tahun 2026, diharapkan berbagai program yang telah dirintis dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Dasun di masa mendatang.

Semoga kegiatan tersebut menjadi awal dari silaturahmi yang terus terjalin antara STAI Al Hidayat dan masyarakat Desa Dasun, serta menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengabdi kepada masyarakat. (Admin)

https://dasun-rembang.desa.id/index.php/artikel/2026/05/23/malam-penutupan-kkn-stai-al-hidayat-di-desa-dasun-berlangsung-meriah-dan-penuh-kehangatan

Address

Wisata Bahari Dasun
Lasem
59271

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 21:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Wisata Bahari Dasun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Wisata Bahari Dasun:

Shortcuts

Share