Pusaka LASEM

Pusaka LASEM Mengawal Kota Pusaka LASEM sepanjang masa. Guarding LASEM's Heritage City of all the time Semoga hasil yang sederhana ini bermanfaat luar biasa..

Yth Penggemar PUSAKA LASEM,

Kami sengaja menampilkan LASEM lebih banyak dari segi gambar, karena bila anda browse LASEM di internet maka akan ada ratusan artikel yang mengulas tentang KOTA PUSAKA LASEM dari jaman Megalithikum, Mojopahit, Belanda Jepang hingga sekarang. Utk itu kami lbh ingin mengajak anda untuk menikmati LASEM melalui jepretan sederhana. Selamat menikmati. Tim PUSAKA LASEM

Dear

Readers LASEM Heritage,

We purposely show Heritage of LASEM in terms of images, because when you browse LASEM then there will be hundreds of articles to review about LASEM of age megalithikum, Mojopahit, Netherlands, Japan until nowadays. For the reason we would like to you enjoying LASEM through simple shot of pictures. Hopefully our simple picture will impact extraordinary images. Enjoy PUSAKA LASEM who will escort you to visit and explore the ancient city of LASEM. A city with a unique all the time. Team PUSAKA LASEM

LEOSebelum mendirikan Djarum, Oei Wie Gwan merintis bisnisnya sebagai pemilik pabrik kembang api dan mercon (petasan) su...
01/07/2026

LEO

Sebelum mendirikan Djarum, Oei Wie Gwan merintis bisnisnya sebagai pemilik pabrik kembang api dan mercon (petasan) sukses di era 1930-an di Rembang, Jawa Tengah, dengan Cap Leo (atau Leo). Merek ini sukses besar dan sempat menguasai pasar domestik hingga menembus pasar ekspor.

Arsip surat kabar kolonial Bataviaasch Nieuwsblad tanggal 28 Januari 1938, pabrik kembang api Cap Leo di Rembang mengalami kecelakaan fatal berupa ledakan hebat yang menewaskan 14 pekerja dan melukai puluhan lainnya.

Pabrik sempat dibangun kembali dan beroperasi selama Perang Dunia II, namun operasionalnya terganggu oleh kedatangan penjajah Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, pemerintah secara resmi melarang total produksi mercon dan kembang api di seluruh negeri karena alasan keamanan.

08/06/2026

Siapa bilang malam batik bekas cuma jadi sampah? 🤔

Limbah malam yang selama ini dibuang... ternyata bisa DIDAUR ULANG jadi malam baru yang siap dipakai lagi!
Di video ini dibuktiin sendiri prosesnya — dari limbah malam kotor sampai jadi malam baru yang bisa dipakai ngebatik lagi!
Hemat biaya produksi + ramah lingkungan = CUAN dobel! 💰
Tonton sampai habis ya, ada bagian yang bikin kaget! 😱

FULLCREDIT :

29/05/2026

Mbah Guru : Gurunya Sejarawan Lasem

Kalau kita bicara soal sejarah Lasem dan Rembang, ada satu nama yang pasti muncul dan dianggap sebagai "kunci"-nya: Mbah Guru, atau yang bernama lengkap Takrip Hadidarsana.
Bisa dibilang, Mbah Guru ini adalah sosok perpustakaan berjalan sekaligus narator utama bagi sejarah di wilayah tersebut. Pengetahuannya soal asal-usul, silsilah, sampai cerita-cerita lokal Lasem bukan cuma didapat dari satu buku, tapi diracik dari berbagai catatan kuno, naskah, dan ingatan kolektif masyarakat yang kemudian beliau susun dengan sangat rapi.

Mbah Guru melakukan pekerjaan luar biasa dalam mendokumentasikan apa yang mungkin hilang dimakan zaman. Beliau tidak hanya membaca naskah, tapi juga melakukan verifikasi dan memastikan cerita-cerita lisan dari para sesepuh tetap terjaga. Catatan-catatan beliau akhirnya menjadi acuan utama bagi siapa saja yang ingin serius menelusuri sejarah Lasem.

Ilmu yang beliau kumpulkan tidak berhenti di catatan saja. Mbah Guru dikenal sangat terbuka untuk membagikan ilmunya. Beliau punya banyak murid dan penerus yang kemudian menjadi "pengeras suara" untuk sejarah Lasem. Jadi, ketika kita membaca ulasan sejarah Lasem hari ini, seringkali akarnya bermuara pada apa yang pernah diajarkan atau ditulis oleh Mbah Guru.

Singkatnya, kalau Lasem punya "wajah" sejarah yang kuat dan terstruktur seperti sekarang, itu tidak lepas dari peran besar Mbah Guru yang telah meletakkan fondasinya dengan sangat kokoh. Beliau bukan sekadar penulis, tapi sosok yang memastikan identitas sejarah daerahnya tidak terputus di tengah jalan.

VIdeo Full Credit :

Address

Jalan Karangturi V/2 Lasem
Lasem
59271

Telephone

+6281325695893

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pusaka LASEM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pusaka LASEM:

Shortcuts

Share