Mount Rinjani Lombok

Mount Rinjani Lombok Mount Rinjani Lombok Trekking Guide and Information

Reposted from  Semeton rinjani, akhirnya pengumuman yang dinanti-nanti keluar juga. 😌Terhitung tanggal 4 Mei 2022 penera...
22/04/2022

Reposted from Semeton rinjani, akhirnya pengumuman yang dinanti-nanti keluar juga. 😌

Terhitung tanggal 4 Mei 2022 penerapan kuota kunjungan wisata alam di Taman Nasional Gunung Rinjani naik menjadi 75% dari kuota kunjungan normal
pada destinasi wisata alam pendakian maupun non pendakian,
dan penambahan durasi kunjungan wisata alam untuk kegiatan pendakian menjadi 4 hari 3 malam.

Untuk mendaki Gunung Rinjani, jangan lupa booking online tiketnya dulu yaa semeton.

Registrasi booking online pada wisata alam pendakian dapat dilakukan melalui aplikasi eRinjani yang dapat semeton unduh di playstore mulai tanggal 27 April 2022.

Gimana semeton? Sudah siap berkunjung dan berjelajah ke Taman Nasional Gunung Rinjani? 😎
Ditunggu yaah 😊

Salam Lestari!
Salam Konservasi!
~Rinjani The Beauty of Nature and Culture ~






ntbprovnurbayabakar











BUAT YANG JUAL TIKET/SIMAKSI RINJANIJangan sembarangan ganti orang /jual lagi tiket yg udah di cancelKrna sejatix tiket ...
21/04/2022

BUAT YANG JUAL TIKET/SIMAKSI RINJANI

Jangan sembarangan ganti orang /jual lagi tiket yg udah di cancel
Krna sejatix tiket yg sudah di beli tdak bisa di ganti oleh orang lagi
Nanti di loket saat chek in akan di cocokkan antara NIK KTP pendaki dan NIK yg ada di tiket, jika tdak sama atau ada yg di rubah mskipun cuman 1 angka, maka tdak akan di izinkan naik. Porter dan guide pun sekaran wajib membeli asuransi.
Di pinti pendakian akan ada pemeriksaan lagi oleh petugas gabungan (TNGR, POLRI dan TNI).

PENGUMUMAN PENUTUPAN DESTINASI WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL GUNUNG RINJANISemeton rinjani, berikut pengumuman mengenai ...
27/12/2021

PENGUMUMAN PENUTUPAN DESTINASI WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL GUNUNG RINJANI

Semeton rinjani, berikut pengumuman mengenai penutupan SELURUH destinasi WISATA PENDAKIAN dan BEBERAPA destinasi WISATA NON PENDAKIAN yang ada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Meskipun sebagian destinasi wisata alam Rinjani ditutup, namun masih ada beberapa alternatif destinasi wisata alam lainnya yang semeton bisa kunjungi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Silahkan dibaca dengan seksama Pengumumannya ya semeton rinjani 😊
Tetap Semangat! 💪

Salam Lestari!
Salam Konservasi!
~Rinjani The Beauty of Nature and Culture ~



Reposted from





ntbprovnurbayabakar














Rinjani pagi ini 12/08/2021Foto By : Adhy Nata
12/08/2021

Rinjani pagi ini 12/08/2021

Foto By : Adhy Nata

Mari berjuang bersama merdekakan rinjani dari sampah
02/08/2021

Mari berjuang bersama merdekakan rinjani dari sampah

This is the full story on how we manage to plan and execute the biggest cleanup ever made on this incredible volcano Mount Rinjani, here in Lombok Indonesia....

Yuk Ikutan Lomba Foto dan Video BPPD NTB, Hadiahnya 100 Jutaan Lho....Saat ini, promosi yang masive, terarah, dan teruku...
11/06/2021

Yuk Ikutan Lomba Foto dan Video BPPD NTB, Hadiahnya 100 Jutaan Lho....
Saat ini, promosi yang masive, terarah, dan terukur menjadi sebuah kebutuhan penting untuk diterapkan di industri pariwisata, di lini manapun tanpa harus berbicara ego sektoral dan birokrasi yang berbelit. Bank NTB Syariah bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap promosi pariwisata daerah tergerak menginisiasi lomba Foto dan Video tingkat Nasional dengan tema “Lombok-Sumbawa Emerging Destination“. Lomba foto-video yang dimulai Jumat, 4 Juni 2021 yang lalu ini adalah bentuk keseriusan BPPD NTB dalam upaya memulihkan pariwisata Lombok-Sumbawa yang terpuruk di masa pandemi Covid-19. .
Info detail tentang lomba disini ya :

Yuk ikutan Lomba Foto dan Video BPPD NTB tingkat Nasional dengan tema "Lombok-Sumbawa Emerging Destination" berhadiah 100 juta rupiah, batas pengump**an tanggal 20 Juni 2021

RINJANITHE BEAUTY BUT ALSO THE BEASTJenazah-jenazah itu ...terserak di kandang babi, bercampur dalam kotoran dan kubanga...
01/08/2020

RINJANI
THE BEAUTY BUT ALSO THE BEAST

Jenazah-jenazah itu ...
terserak di kandang babi, bercampur dalam kotoran dan kubangan lumpur. Sebagian sudah membengkak dan membusuk. Begitu yang ditulis oleh Mathew Paris, penulis dari St Albans dalam laporannya. Sebagian dikubur dengan layak, namun sebagian besar dikubur secara massal, karena tidak kurang dari 15 – 20 ribu orang yang mati saat itu. Kuburan-kuburan massal itu sekarang tepat berada di pusat kota London di Inggris.

Semua batu nisan menunjukan bahwa kejadian menyedihkan itu pada tahun 1258. Yang dikenal karena tahun itu, terjafi anomali dalam cuaca dan iklim. Musim panas berubah menjadi dingin, disertai hujan badai yang mengguyur terus menerus, sehingga menyebabkan banjir yang menggagalkan musim panen. Akibatnya kelaparan merajalela disertai munculnya penyakit endemik. Parahnya, cuaca kacau seperti itu berlanjut terus, sampai setidaknya tahun 1261. Sehingga nestapa semakin merajalela.

Kenyataannya musibah itu bukan hanya di Inggris saja, namun merebak di benua Eropa. Dari Italia di selatan sampai iceland di utara. Tak cukup disitu, bahkan lintas benua. Tidak kurang dari Cina, korea dan jepang, Vietnam, dll., turut kena imbasnya. Seperti yang ditulis oleh Azuma Kagami dalam the Mirror of the East chronicle , bahwa ditahun itu panen gagal total karena cuaca dingin dan hujan deras tanpa henti . Laporan juga menyebutkan bulan gelap total saat terjadi gerhana .

Well ...
Pembunuhan massal terjadi saat itu, dan sudah menjadi keharusan untuk dicari terdakwa yang menjadi penyebabnya. Logika yang paling gampang adalah, jika terjadi anomali dalam cuaca, maka yang menjadi penyebabnya adalah tidak mulusnya pancaran sinar matahari yang menuju permukaan bumi.
Dalam pengertian lain, harus ada sebuah penghalang yang cukup besar, sehingga memayungi seluruh permukaan bumi. Bentuknya jelas tak mungkin solid atau cair, dan yang paling masuk akal adalah berupa gas. Logika berikutnya adalah emangnya gas apa yang cukup banyak terkandung dibumi ?. Jawabannya juga mudah yaitu sulfur alias belerang. Yang dengan mudah disemburkan ketika gunung api meletus.

So kalau begitu, si pembunuh massal nan misterius itu mustilah sebuah gunung. Tapi khan, ada ribuan gunung api yang ada dimuka bumi, sungguh tak mudah untuk menentukan siapa pelaku yang sesungguhnya.
Pake logika lagi, karena bencana di belahan bumi utara, maka mestinya gunung tersebut berada dibelahan utara hemisphere bumi. Begitu logika para ahli, lalu dibuat penelitian berikutnya. Dibuat penggalian di kutub utara. Lapisan es abadi yang ada disana berlaku seperti alat perekam semua kejadian yang ada di masa lalu.
Tepat pada kolom es yang menunjuk ke tahun 1257, bukti itu didapatkan. Pada tahun itu gas sulfur menggenangi atmosfir bumi. Bahkan dengan intensitas 2 kali semburan sulfur gn Tambora di tahun 1815. Yang juga dikenal sebagai tahun tanpa musim panas. Tahun yang dingin dan gelap mencekam, seraya melahirkan tulisan seram novel Frankenstein. Juga melumpuhkan pasukan Napoleon yang terjebak musim dingin mematikan.

Temuan pada kolom es thn 1257, mencatat 2 kali lebih hebat dari gn Tambora. Letusan dahsyat yang tercatat di jaman modern, yang masuk dalam Volcano Eruption Index ( VEI ) dalam skala 7, atau menyemburkan material padat setidaknya 100 km kubik. Letusan dahsyat gn Krakatau “hanya” menyemburkan sekitar 18 - 25 km kubik. Sedang Tambora diperkirakan 150 km kubik, alias 6x lebih dahsyat dari Krakatau. Nah gunung misterius ini bahkan 2x lebih hebat dari Tambora, atau 12 Krakatau meletus bareng-bareng ... bluuarrr !!! , ... opo ora eiiidhaan to rek !

Hitung punya hitung, semburan gasnya mencapai 158.000.000 ( 158 juta ) ton sulfur ke udara. Menurunkan suhu global sebesar 2 derajat C. Bersamaan dengan itu, ditambah dengan semburan gas chlorine sebanyak 227 juta ton, dan bromine 1,3 juta ton yang sangat berbahaya. Kedua gas ini membuat lapisan ozone di atmosfir akan terluka dan rusak parah. Lubang pada ozone akan membuat sinar kosmik melaju tanpa penghalang. Bombardemen sinar ultra violet sampai sinar x, yang bisa mencederai mahluk hidup ditingkat mikroselular.

Satu hal lain yang tak kalah pentingnya adalah, bumi memasuki jaman es kecil ( litle ice age ) yang entah kebetulan atau tidak dimulai pada kitaran tahun 1250 an, selama 600 tahun, dan berakhir pada th 1850 an. Dengan kata lain, apakah sang gunung pembunuh ini p**a yang memicu awal jaman es kecil ini. Yang tentu ditambah dengan beberapa variabel lainnya, baik dalam bentuk rentetan letusah hebat gunung-gunung lainnya, seperti Tambora di th 1815. Selain adanya siklus jumlah sunspots pada matahari, yang juga mengalami penurunan intensitas dengan drastis ( Wolf minimum ).

Singkat kata, gunung-gunung di belahan bumi Utara dijejerkan menjadi tersangka. Satu persatu diteliti, dicari bukti-bukti yang memberatkan, untuk segera dijadikan terdakwa, dan diajukan ke meja sidang pengadilan. Salah satunya adalah dengan memakai “sidik-jari’. Sebuah alat bukti yang ditemukan kedalaman lapisan es di kutub utara, pada kolom th 1257. Dimana komposisi kimianya ( geo-chemical ) nya harus sama persis.

Gunung Tofua di Tonga, El Chichon di Mexico ,Quilotoa di Ecuador , Okataina di New Zealand, bahkan Al Harrat di Arabia dll., segera menjadi tersangka, dihubungkan dengan dahsyatnya letusan yang mungkin ditimbulkan. Para ahli geologi sedunia segera merubungi sang tersangka, seraya mencari bukti “sidik jari” dimaksud langsung ke lapangan.

Namun bukti tak ditemukan, mereka semua hanya jadi tersangka namun tak bisa dipidanakan. Clive Oppenheimer geoloog terkemuka dari Cambridge Univ, mengungkapkan bahwa letusan ini sedemikian dahsyat, yang terhebat dalam 7000 th terakhir. Harus menyisakan lubang kaldera sisa letusan yang berdiameter setidaknya 6 km.
Semua garuk garuk kepala enggak gatel. Rasa frustasi para scientist itu diungkap oleh Thomas Crowley ahli geologi dari Edinburg Univ, katanya : ... But where did the eruption happen?, not being able to find the volcano can be discomforting”. Lalu meneruskan : “If the sulfur wasn’t released by a volcano, it means something very strange is going on that we don’t know about.” ... he he :D

Namun terobosan itu segera datang.
Digagas oleh Franc Lavigne dari Pantheon - Sorbonne Univ Perancis, yang kembali mencoba menyatukan semua informasi yang ada.
Penggalian di kutub selatan dilakukan, dan tepat pada kolom es di th 1257, ternyata sidik jari yang ada di kutub utara, juga persis sama ditemukan di kutub selatan ... ahaaa !!!.
Artinya adalah, jika semburan mengarah ke belahan bumu utara dan selatan berbarengan, maka asal semburan mestilah dari lokasi di sekitar katulistiwa, alias tengah-tengah bumi. Jumlah tersangka segera menciut drastis, dan pada 2012 , alias baru 6 tahun yang lalu, terdakwa itu baru diputuskan. Dia bernama Rinjani !!!

Ya ampiuuunnn ... Rinjani si jelita dari Lombok itu dulunya ternyata monster menakutkan. Sidik jari geo-kimia yang ditemukan dikutub utara dan selatan bumi, sama persis dengan peninggalan letusan Rinjani dimasa lalu. Penelitian lanjutan dalam sejarah lokal, ditemukan dalam guratan daun lontar “babad lombok”, yang membenarkan, bahwa kala itu terjadi letusan teramat dahysat. Dalam daun lontar tertulis ... rumah-rumah hancur dan hanyut menuju laut, banyak orang yang meninggal ...
Kerajaan lombok, dengan ibukotanya Parmatan hancur dan terkubur dalam debu. Bukan tak mungkin puing reruntuhan itu masih ada dan terkubur puluhan meter dalam tanah. Hal yang sangat umum terjadi pada bencana semacam itu, kilah Clive Oppenheimer. Bencana yang menghancurkan Lombok, dan merembet ke p**au Bali. Terbukti saat di th 1280 an, raja Kertanegara dari Singasari menyerang Bali, mereka segera takluk dengan perlawanan yang kurang berarti.

Dari babad Lombok p**a, ternyata si Jelita Rinjani dulunya bernama Samalas. Gunung yang sangat tinggi. Puncak Rinjani yang kita kenal sekarang dan berketinggian 3726 m dpl, dari pandangan mata saja kita tahu, bahwa puncak itu dulunya adalah lereng gunung yang lebih tinggi lagi. Puncak rinjani yang ada saat ini adalah lereng, sisa letusan dari Gn Samalas di tahun 1257, yang membuat kaldera berdiameter sekitar 6 km. Dengan danau sagara anak yang berkedalaman 200 meter didalamnya. Dari kaldera menyembul gn barujari setinggi 325 m dari dasar kaldera.

Sebelum itu, di lokasi yang sama , berdiri Gn Samalas, yang kerketinggian 4200 m dpl. Atau 500 meter lebih tinggi dari gn Rinjani ( lihat ilustrasi )

Time has change
From the beast Samalas
then converted into
The beauty Rinjani ... :P

Copas tulisan om Yat Lessie




07/07/2020

Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh.

Ijin melaporkan perihal meninggalnya seorang pendaki ilegal Gunung Rinjani.

A. Pada hari Selasa tanggal 7 juli 2020 sekira pukul 08.00 wita petugas TNGR lombok utara menerima laporan adanya pendaki ilegal yang meninggal akibat kecelakan di atas kokok putek jalur pendakian Wilayah Kab.Lombok Utara.

B. Selanjutnya pukul 09.00 wita tim yang terdiri dari :
1. Isnan L.S. (Katim)
2. Saharudin
3. Ihsanul Haqiqi
4. I Nengah Astawa
5. Suparmo
6. Arif Nurjaya
7. Sanda Subagja
8. Lalu Azwin (PHL).
Menindak lanjuti laporan dari salah sorang teman korban kepihak TNGR untuk melakukan efakuasi tethadap korban.

C. Pada pukul 11.30 wita tim tiba di Dusun Torean, Desa Loloan.
Tim langsung menemui kelompok pendaki ilegal yg merupakan satu rombongan dengan korban tim mengambil tindakan dengan memanggil ketua kelompoknya dan meminta keterangannya Mereka mengaku berasal dari daerah Desa Tampak Siring, kec. Batukliang.
Adapun Data para pendaki ilegal tersebut sbb :
1. Suhaibi umur 29
2. Nazaruddin 43
3. Satriadi 39
4. Zaenal Abidin 38
5. Halini 33
6. Halwi Jayadi 32
7. Munawar 34
8. Bulqaini. 23
9. Paris Zaenuddin 21
10. Dahlan 20
11. Sastrawan ariadi 18
12. Iwan Afriawan 22
13. Dedi Kurniawan 30
14. Muh Ahyani imam Budiman 32
15. Sahli. 36 (korban meninggal dunia)

Selanjutnya tim meminta keterangan dan mencatat kronologis kejadian sebagai berikut :
Pada hari Jumat tanggal 3 juli 2020 rombongan berangkat dari Desa Tampak Siring, jam 11 mlm tiba di Dusun Torean, kemudian menitipkan kendaraam bermotor dirumah bapak kepala desa loloan, Sabtu pagi tanggal 4 juli 2020 rombongan melakukan pendakian dan menginap digoa susu, kemudian minggu pagi tanggal 5 juli 2020 melanjutkan perjalanan ke danau segara anak dan pada hari Senin tanggal 6 juli 2020 rombongan pendaki ilegal p**ang, sesampai di daerah banyu urip jam 10.30 wita ambil air dan istrhat. Kemudian saat melanjutkan perjalanan turun, korban terjatuh, jam 11.45 korban ditemukan meninggal di posisi tanah sinjong. Teman2 korban turun melanjutkan perjalanan turun ke dusun torean untuk meminta bantuan tim evakuasi. Tiba dusun torean desa loloan kab.Lombok utara rombongan lngsung meminta bantuan warga dusun torean untuk mengevakuasi korban. Pukul 20.15 warga dusun torean berjumlah 10 org berangkat meniluju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.
Selanjutnya hari selasa tanggal 7 juli 2020 sekira 14.15 korban sdh sampai di dusun torean, dan langsung diterima oleh kepala desa torean dan diserahkan langsung ke pihak keluarga yg diwakilkan oleh kepala desa tampak siring kec. Batukliang, kab loteng. Selanjutnya korban dibawa p**ang oleh kepala desa tampak siring selaku perwakilan keluarga

Demikian untuk koreksi......

 , dengan berat hati kami sampaikan Pengumuman Penutupan Objek Wisata Alam di Taman Nasional Gunung Rinjani.Keputusan pe...
18/03/2020

, dengan berat hati kami sampaikan Pengumuman Penutupan Objek Wisata Alam di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Keputusan penutupan objek wisata alam dikarenakan semakin luasnya penyebaran COVID-19 yang disampaikan Presiden Republik Indonesia sebagai Bencana Nasional (Bencana Non Alam) serta menindaklanjuti Surat Edaran dari Menteri KLHK, Dirjen KSDAE, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Bupati Lombok Utara dan Bupati Lombok Timur.

Semoga Indonesia segera membaik ya sobat, tetap jaga kesehatan dan lingkungan.
Sehat itu, penting.

Address

Senaru
Lombok
83355

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mount Rinjani Lombok posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share