15/12/2025
Widiarti Kuncoro (50), pemilik Bimbel Hexagon Mojokerto, diringkus oleh aparat kepolisian karena diduga kuat melakukan penipuan terhadap enam orang korban dengan total kerugian yang mencapai Rp 1,325 miliar. Modus operandi yang digunakan perempuan asal Dusun Gentong, Desa Talok, Dlanggu, Mojokerto ini adalah menjanjikan anak para korban untuk dapat diterima sebagai pegawai PLN melalui jalur khusus berbayar.
Widiarti diketahui merupakan owner dari Bimbel Hexagon Mojokerto, sebuah lembaga bimbingan belajar yang beroperasi sejak tahun 2022 di Jalan Raya Surodinawan Grandsite Nomor 1, Perumahan CSE Surodinawan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Bimbel ini secara spesifik menawarkan pelatihan untuk persiapan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pegawai karir TNI, Universitas Pertahanan, serta rekrutmen karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, saat konferensi pers pada Kamis (11/12/2025), menjelaskan modus tersangka. “Modus tersangka menjanjikan bisa memasukkan anak korban ke berbagai instansi, kedinasan tentunya. Ditawari jalur-jalur khusus agar bisa lulus,” kata Herdiawan.
Anak-anak korban sebelumnya telah mengikuti pelatihan di Bimbel Hexagon dan mencoba berbagai tes yang digelar instansi maupun BUMN seperti CPNS, Universitas Pertahanan, prajurit karir TNI, serta BUMN seperti PT KAI, Pertamina, dan Telkom. Setelah para peserta gagal lulus dalam tes-tes tersebut, Widiarti diduga memanfaatkan momen kegagalan ini untuk melancarkan penipuan lebih lanjut.
Selengkapnya: www.mojokerto.jatimnetwork.com