30/07/2025
Sumatera Barat Siap Tampilkan Produk Wisata Unggulan di WITEX 2025 Malaysia
Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Dispar Sumbar) secara resmi mengumumkan partisipasinya dalam ajang internasional World Islamic Tourism Trade Expo (WITEX) 2025, yang akan diselenggarakan pada 22–24 Agustus 2025 di Sunway Resort Hotel, Selangor, Malaysia. Kehadiran Sumatera Barat dalam acara berskala global ini menandai langkah strategis dalam mempromosikan potensi wisata halal dan budaya Minangkabau ke pasar internasional.
WITEX 2025 merupakan salah satu pameran pariwisata halal terbesar di dunia yang mengintegrasikan perdagangan, teknologi, budaya, dan investasi. Ajang ini diprakarsai oleh Malaysia Tourism Agency Association (MATA) dan didukung oleh berbagai lembaga internasional, dengan estimasi pengunjung mencapai lebih dari 15.000 orang dari 25 negara.
Dalam pameran dengan tema “Beyond Borders” tersebut, Dispar Sumbar akan mengusung paviliun khusus bertajuk “Visit Beautiful West Sumatra”. Delegasi ini akan menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah asosiasi pariwisata dari Sumbar.
Adapun peserta dalam paviliun Sumatera Barat antara lain:
* ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia – DPD Sumatera Barat)
* PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Sumbar
* IHSA (Indonesia Homestay Association) Sumbar
* PHSB (Perhimpunan Homestay Sumatra Barat)
* Desa Wisata di Sumatera Barat
“WITEX 2025 adalah panggung strategis untuk memperkenalkan pariwisata Sumbar sebagai destinasi halal kelas dunia yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga siap secara infrastruktur, layanan, dan jejaring pelaku industri,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Bapak Drs. Luhur Budianda SY, M.Si, dalam keterangannya, Sabtu (26/7).
Berbagai paket wisata halal dan minat khusus akan ditawarkan dengan harga khusus pengunjung WITEX 2025. Paket-paket ini dirancang dengan konsep syariah-friendly travel, mengedepankan layanan akomodasi dan konsumsi halal, waktu ibadah yang terjadwal, hingga aktivitas berbasis budaya lokal seperti belajar memasak randang, membatik, hingga menginap di rumah gadang.
Selain pameran dan promosi destinasi, keikutsertaan Sumbar juga mencakup agenda business matching, forum investasi wisata, serta pertunjukan seni budaya dalam rangkaian World Cultural & Arts Festival (WCAF). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap partisipasi ini dapat membuka jalur kemitraan strategis dengan travel agent global, investor kawasan Asia Tenggara, hingga komunitas diaspora Minang di Malaysia. “Kami tidak hanya menjual destinasi, tapi membawa cerita. Sumatera Barat ingin dikenal sebagai negeri dimana tradisi, keindahan alam, dan layanan wisata berpadu dalam nilai-nilai Islami,” tutup Budi.
📸 by Riswandi Sudarso KiwiGraphy