22/08/2024
Ketika Terbangun di Malam Hari
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَعَارَّ مِنْ اللَّيْلِ فَقَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ثُمَّ قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي أَوْ قَالَ ثُمَّ دَعَا اسْتُجِيبَ لَهُ فَإِنْ عَزَمَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى قُبِلَتْ صَلَاتُهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ
dari Rasulullah ﷺ beliau bersabda,
"Barang siapa yang terjaga pada malam hari kemudian mengucapkan;
LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR, WA SUBHAANALLAAH, WAL HAMDU LILLAAH, WA LAA ILAAHA ILLALLAAH WALLAAHU AKBAR WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH.
Kemudian mengucapkan; RABBIGHFIRLII (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya seluruh pujian, dan Dia Maha mampu melakukan segala sesuatu. Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Mahabesar, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).
atau beliau mengatakan: kemudian berdoa, maka doanya dikabulkan.
Apabila ia bertekad untuk wudu kemudian melakukan salat maka salatnya diterima." Abu Isa berkata, hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.
HR. Tirmidzi 3336