Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah

Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah Akun Resmi Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah

Halo  ! Demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi ...
30/07/2026

Halo !

Demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah terus berbenah dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik, transparan, dan prima.

Suara, kritik, dan saran Anda sangat berharga bagi kemajuan pariwisata Sulawesi Tengah ke depan. Yuk, bantu kami menjadi lebih baik dengan mengisi Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) melalui barcode terbaru di atas!

Hanya butuh waktu 2-3 menit, tapi kontribusi Anda berdampak besar bagi kemajuan pariwisata kita! Terima kasih atas partisipasi aktif Anda. 🙏



PELATIHAN PENINGKATAN KESELAMATAN WISATA PROVINSI SULAWESI TENGAHDalam rangka mewujudkan destinasi wisata yang aman, nya...
21/07/2026

PELATIHAN PENINGKATAN KESELAMATAN WISATA PROVINSI SULAWESI TENGAH

Dalam rangka mewujudkan destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkualitas, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata di Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, pada 21–23 Juli 2026.

Mengusung tema “Membangun Budaya Aman, Ramah, dan Handal dalam Menjadikan Keselamatan sebagai Prioritas Utama di Destinasi Wisata”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pariwisata dalam menerapkan prinsip-prinsip keselamatan di destinasi wisata.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Stasiun Meteorologi Mutiara SIS Al-Jufri Palu dan Basarnas Provinsi Sulawesi Tengah yang membahas informasi cuaca, kesiapsiagaan, serta pentingnya pengelolaan keselamatan sebagai bagian dari pelayanan kepada wisatawan.

Keselamatan merupakan fondasi penting dalam pembangunan pariwisata. Destinasi yang aman akan meningkatkan kepercayaan wisatawan, memperkuat kualitas pelayanan, serta mendukung terwujudnya pariwisata Sulawesi Tengah yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Kegiatan ini terlaksana melalui dukungan Anggaran Tugas Pembantuan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang dialokasikan kepada Satuan Kerja Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah sebagai wujud sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sektor pariwisata. Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepariwisataan melalui berbagai program penguatan kapasitas yang berorientasi pada keselamatan, profesionalisme, dan kualitas pelayanan destinasi.



Terima Kasih atas Kepercayaan Anda✨Sebagai bentuk transparansi dan komitmen peningkatan mutu pelayanan publik, berikut k...
17/07/2026

Terima Kasih atas Kepercayaan Anda✨

Sebagai bentuk transparansi dan komitmen peningkatan mutu pelayanan publik, berikut kami sampaikan infografis Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Dinas Pariwisata untuk Triwulan I Tahun 2026.

Berkat dukungan dan penilaian objektif dari Sobat Wisata sekalian, pelayanan kami berhasil meraih predikat "SANGAT BAIK".

Kami berkomitmen untuk tidak cepat berpuas diri dan akan terus meningkatkan standar pelayanan demi kenyamanan dan kemudahan bersama.

Punya saran atau kritik membangun untuk triwulan berikutnya? Sampaikan melalui kolom komentar atau kanal pengaduan resmi kami, ya!




Komitmen Kami untuk Pelayanan Terbaik!Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan prima...
17/07/2026

Komitmen Kami untuk Pelayanan Terbaik!

Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat serta pelaku usaha wisata, Dinas Pariwisata menetapkan Maklumat Pelayanan.

Kami siap melayani dengan profesional, transparan, akuntabel, dan sepenuh hati demi kemajuan pariwisata daerah kita.



Melayani dengan Hati, Membangun Pariwisata dengan Aksi! Melalui Standar Pelayanan (Service Delivery) yang transparan dan...
17/07/2026

Melayani dengan Hati, Membangun Pariwisata dengan Aksi!

Melalui Standar Pelayanan (Service Delivery) yang transparan dan akuntabel, Dinas Pariwisata berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses informasi serta pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat dan pelaku industri kreatif/wisata.

Yuk, dukung terus pelayanan publik yang bersih dan tepercaya demi kemajuan pariwisata kita!



10/07/2026

Memperkuat Warisan Tenun Towale Menuju Industri Fesyen Global.

Pada hari Jumat, 10 Juli 2026, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan Interactive Dialogue antara Eco Fashion Week Australia (EFWA) dan para perempuan penenun sebagai penjaga warisan budaya Buya Subi asal Sulawesi Tengah.

Dialog interaktif yang mempertemukan masyarakat, pelaku tenun, pemerintah, dan delegasi Eco Fashion Week Australia (EFWA) menjadi ruang kolaborasi untuk membahas pengembangan Buya Subi Festival, pelestarian tenun tradisional Towale, pemberdayaan komunitas lokal, serta peluang membawa tekstil Sulawesi Tengah ke pasar fesyen internasional.

Perjalanan Eco Fashion Week Australia (EFWA) di Sulawesi Tengah kembali berlanjut di Desa Towale, Kabupaten Donggala bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah. Rangkaian kegiatan hari ini juga diisi dengan kelas menenun sebagai ruang pembelajaran sekaligus transfer pengetahuan antara penenun lokal dan peserta internasional. Para model yang tergabung dalam EFWA turut ambil bagian, belajar secara langsung di bawah bimbingan para penenun berpengalaman yang telah menjaga tradisi tenun Towale secara turun-temurun.

Di sela kegiatan, tim EFWA juga menegaskan bahwa kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada pertukaran budaya semata, melainkan diarahkan pada penguatan kapasitas para penenun untuk memasuki pasar internasional. Seiring meningkatnya ketertarikan para desainer dunia terhadap tekstil tradisional Sulawesi Tengah, para penenun diharapkan mampu memenuhi standar produksi yang profesional, baik dari sisi kualitas, konsistensi, maupun ketepatan waktu penyelesaian pesanan.





Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan pada setiap tahapan proses menenun, mulai dari penyiapan dan pemasangan benang pada alat tenun, penyusunan benang pakan, pengaturan pola anyaman, hingga proses menyelipkan benang pakan dan mengencangkannya menggunakan sisir tenun (be**er) secara berulang hingga membentuk selembar kain. Setiap tahapan dikerjakan dengan penuh ketelitian, mencerminkan keterampilan, kesabaran, serta pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

09/07/2026

EFWA Buya Subi Festival 2026 Resmi Digelar, Mengusung Tema Handmade for the Earth.

Desa Towale, Kabupaten Donggala menjadi tuan rumah penyelenggaraan EFWA Buya Subi Festival 2026 yang mengusung tema “Handmade for the Earth”, sebuah semangat yang menegaskan bahwa keberlanjutan lahir dari harmoni antara manusia, budaya, dan alam. Festival ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak dalam menghadirkan festival yang tidak hanya merayakan warisan budaya, tetapi juga memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai daerah yang mengembangkan pariwisata berbasis budaya, ekonomi kreatif, dan keberlanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur sekaligus pendiri Eco Fashion Week Australia, Zuhal Kuvan Mills, menegaskan bahwa kain tenun tradisional Buya Subi merupakan warisan budaya yang memiliki nilai tinggi dan layak dikenal dunia. Selama empat tahun 2026 sd 2030, Eco Fashion Week Australia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, akan melakukan promosi dan advokasi melalui jaringan fesyen berkelanjutan internasional, termasuk menghadirkan Buya Subi dalam berbagai peragaan busana di Perth, Canberra, dan Vancouver. Menurutnya, Proyek Buya Subi bukan sekadar tentang fesyen, melainkan gerakan ekonomi hijau yang membuka peluang bagi para penenun perempuan serta memastikan manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat sebagai pemilik warisan budaya tersebut.

Lebih dari sekadar festival, EFWA Buya Subi Festival menjadi ruang pertemuan antara budaya, lingkungan, dan inovasi. Tema “Handmade for the Earth” mencerminkan nilai eco yang sesungguhnya, yakni menghormati alam melalui karya yang dibuat dengan tangan, menjaga pengetahuan leluhur, serta menciptakan produk yang berkelanjutan. Di tengah berkembangnya industri modern, dunia kini semakin menghargai keaslian, proses, dan dampak positif terhadap lingkungan serta masyarakat dibandingkan kemewahan yang hanya bersifat visual.




06/07/2026

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, S.I.Kom., menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Festival Buya Subi 2026 yang akan digelar di Desa Towale, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Mengangkat tema Handmade for the Earth, Festival Buya Subi 2026 merefleksikan hubungan yang harmonis antara budaya, alam, dan kreativitas masyarakat. Festival ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan tradisi lokal sebagai daya tarik pariwisata yang autentik, sekaligus mendorong pelestarian warisan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Festival Buya Subi 2026, diharapkan Desa Towale semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang memiliki karakter dan keunikan tersendiri, sekaligus memperkuat citra Sulawesi Tengah sebagai daerah yang kaya akan nilai budaya, keindahan alam, dan keramahtamahan masyarakatnya.





Address

Jalan Dewi Sartika Nomor 45 Palu
Palu
94111

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:30

Telephone

+62451483942

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share