PT. Aisyah Azzam Wisata Wilayah Riau

PT. Aisyah Azzam Wisata Wilayah Riau PT. Aisyah Citra Wisata adalah perusahan yg bergerak di dlm pemberangkatan umrah dan haji plus, perjalanan wisata dalam dan luar negri dan program peddkn.

Jamaah Aisyah Tour n Travel untuk keberangkatan 9-20 Maret 2017..
20/03/2017

Jamaah Aisyah Tour n Travel untuk keberangkatan 9-20 Maret 2017..

03/10/2016

Kabar Aceh Online adalah media informasi yang memberikan perkembangan dan peristiwa, kriminal, hukum, Politik, dan liputan khusus di Aceh dan Indonesia.

Kisah Nyata: Seorang Ayah Bertaubat Karna Anaknya yang Bisu dan Tuli----------------------------------------------------...
28/09/2016

Kisah Nyata: Seorang Ayah Bertaubat Karna Anaknya yang Bisu dan Tuli
----------------------------------------------------------------------------------

Berikut adalah kisah nyata di zaman ini. Seorang penduduk Madinah berusia 37 tahun, telah menikah, dan mempunyai beberapa orang anak. Ia termasuk orang yang s**a lalai, dan sering berbuat dosa besar, jarang menjalankan shalat, kecuali sewaktu-waktu saja, atau karena tidak enak dilihat orang lain.Penyebabnya, tidak lain karena ia bergaul akrab dengan orang-orang jahat dan para dukun. Tanpa ia sadari, syetan setia menemaninya dalam banyak kesempatan. Ia bercerita mengisahkan tentang riwayat hidupnya: “Saya memiliki anak laki-laki berusia 7 tahun, bernama Marwan. Ia bisu dan tuli. Ia dididik ibunya, perempuan shalihah dan kuat imannya”.

Suatu hari setelah adzan maghrib saya berada di rumah bersama anak saya, Marwan. Saat saya sedang merencanakan di mana berkumpul bersama teman-teman nanti malam, tiba-tiba, saya dikejutkan oleh anak saya. Marwan mengajak saya bicara dengan bahasa isyarat yang artinya, ”Mengapa engkau tidak shalat wahai Abi?”
Kemudian ia menunjukkan tangannya ke atas, artinya ia mengatakan bahwa Allah yang di langit melihatmu.

Terkadang, anak saya melihat saya sedang berbuat dosa, maka saya kagum kepadanya yang menakut-nakuti saya dengan ancaman Allah.
Anak saya lalu menangis di depan saya, maka saya berusaha untuk merangkulnya, tapi ia lari dariku. Tak berapa lama, ia pergi ke kamar mandi untuk berwudhu, meskipun belum sempurna wudhunya, tapi ia belajar dari ibunya yang juga hafal Al-Qur’an. Ia selalu menasihati saya tapi belum juga membawa faidah.

Kemudian Marwan yang bisu dan tuli itu masuk lagi menemui saya dan memberi isyarat agar saya menunggu sebentar… lalu ia shalat maghrib di hadapan saya. Setelah selesai, ia bangkit dan mengambil mushaf Al-Qur’an, membukanya dengan cepat, dan menunjukkan jarinya ke sebuah ayat (yang artinya):

”Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa adzab dari Allah Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaithan” (Q.S. Maryam: 45)

Kemudian, ia menangis dengan kerasnya. Saya pun ikut menangis bersamanya. Anak saya ini yang mengusap air mata saya. Kemudian ia mencium kepala dan tangan saya, setalah itu berbicara kepadaku dengan bahasa isyarat yang artinya, ”Shalatlah wahai ayahku sebelum ayah ditanam dalam kubur dan sebelum datangnya adzab!”

Demi Allah, saat itu saya merasakan suatu ketakutan yang luar biasa. Segera saya nyalakan semua lampu rumah. Anak saya Marwan mengikutiku dari ruangan satu ke ruangan lain sambil memperhatikan saya dengan aneh. Kemudian, ia berkata kepadaku (dengan bahasa isyarat), ”Tinggalkan urusan lampu, mari kita ke Masjid Besar (Masjid Nabawi).”

Saya katakan kepadanya, ”Biar kita ke masjid dekat rumah saja.”

Tetapi anak saya bersikeras meminta saya mengantarkannya ke Masjid Nabawi. Akhirnya, saya mengalah kami berangkat ke Masjid Nabawi dalam keadaan takut… Dan Marwan selalu memandang saya.

Kami masuk menuju Raudhah. Saat itu Raudhah penuh dengan manusia, tidak lama datang waktu iqamat untuk shalat isya’, saat itu imam masjid membaca firman Allah (yang artinya),

”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syetan, maka sesungguhnya syetan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan munkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan munkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui” (An-Nuur: 21)

Saya tidak kuat menahan tangis. Marwan yang berada disampingku melihat aku menangis, ia ikut menangis p**a. Saat shalat ia mengeluarkan tissue dari sakuku dan mengusap air mataku dengannya. Selesai shalat, aku masih menangis dan ia terus mengusap air mataku. Sejam lamanya aku duduk, sampai anakku mengatakan kepadaku dengan bahasa isyarat, ”Sudahlah wahai Abi!”

Rupanya ia cemas karena kerasnya tangisanku. Saya katakan, ”Kamu jangan cemas.”

Akhirnya, kami p**ang ke rumah. Malam itu begitu istimewa, karena aku merasa baru terlahir kembali ke dunia. Istri dan anak-anakku menemui kami. Mereka juga menangis, padahal mereka tidak tahu apa yang terjadi. Marwan berkata tadi Abi pergi shalat di Masjid Nabawi. Istriku senang mendapat berita tersebut dari Marwan yang merupakan buah dari didikannya yang baik.

Saya ceritakan kepadanya apa yang terjadi antara saya dengan Marwan. Saya katakan,“Saya bertanya kepadamu dengan menyebut nama Allah, apakah kamu yang mengajarkannya untuk membuka mushaf Al-Qur’an dan menunjukkannya kepada saya?”
Dia bersumpah dengan nama Allah sebanyak tiga kali bahwa ia tidak mengajarinya. Kemudian ia berkata, “Bersyukurlah kepada Allah atas hidayah ini.”

Malam itu adalah malam yang terindah dalam hidup saya. Sekarang -alhamdulillah- saya selalu shalat berjamaah di masjid dan telah meninggalkan teman-teman yang buruk semuanya. Saya merasakan manisnya iman dan merasakan kebahagiaan dalam hidup, suasana dalam rumah tangga harmonis penuh dengan cinta, dan kasih sayang.

Khususnya kepada Marwan saya sangat cinta kepadanya karena telah berjasa menjadi penyebab saya mendapatkan hidayah Allah.”

07/09/2016

Info visa ke Arab Saudi
Keputusan sidang kabinet tentang biaya Visa.
Sidang Kabinet Saudi Putuskan Kenaikan Harga Visa, Haji Pertama Kali Gratis Biaya
(gomuslim). Hasil sidang Kabinet Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia yang berlangsung Senin siang hingga sore kemarin (08/08/2016), memutuskan harga baru visa masuk ke negeri petrol dolar ini. Penetapan kenaikan harga baru ini diambil atas rekomendasi Kementerian Keuangan dan Kementerian Ekornomi dan Perencanaan Saudi (Ministry of Finance and the Ministry of Economy and Planning), untuk meningkatkan pendapatan di luar sektor perminyakan. Visa haji pertama kali ditanggung kerajaan alias gratis, namun bagi warga negara asing yang berhaji kedua kali dan seturusnya akan dikenakan biaya visa hingga 2.000 Saudi Riyal (SAR).
Demikian seperti dipublikasikan Saudi Press Agency (SPA) pada Selasa hari ini (9/8/2016). Keputusan ini dibacakan Pangeran Mohammed bin Naif, di Istana Al-Salam, Jeddah. Pangen Mohammed adalah Wakil Raja Salman sebagai Pelindung Dua Masjid Suci.
Dalam keputusan tersebut dirinci antara lain:
Biaya visa sekali masuk atau one-time entry visa ditetapkan sebesar 2.000 Saudi Riyal (SAR) atau senilai Rp6.900.000,00. Bagi jemaah yang baru pertama kali melakukan ibadah haji maupun umrah, biaya ini akan ditanggung otoritas Saudi alias tidak dipungut biaya.
Visa multiple exit, untuk beberapa kali perjalanan, ditetapkan 3.000 SAR atau Rp10.000.000,00 yang berlaku 6 bulan.
Biaya lebih tinggi berlaku untuk masa lebih lama, 5.000 SAR atau Rp 17.400.000,00 yang berlaku 1 tahun.
Biaya 8.000,00 SAR atau Rp 27.900.000,00 berlaku 2 tahun.
Biaya visa transit ditetapkan sebesar 300 SAR atau Rp1 juta.
Biaya visa keberangkatan bagi mereka yang meninggalkan Saudi via kapal laut, ditetapkan 50 SAR atau Rp 174 ribu.
Biaya visa re-entry atau mereka yang berkunjung kembali ke Saudi, ditetapkan 200 SAR atau Rp 699.000,00 untuk single trip (satu kali kunjungan) dengan masa berlaku maksimum 2 bulan. Diberlakukan biaya tambahan 100 riyal (Rp 349 ribu) untuk tambahan masa berlaku per bulannya.
Visa re-entry multiple trip (lebih dari satu kali kunjungan), ditetapkan 500 SAR atau Rp 1.700.000,00 dengan masa berlaku maksimum 3 bulan. Biaya tambahan per bulan ditetapkan 200 SAR atau Rp699.000,00.
Keputusan yang diumumkan usai sidang kabinet tersebut baru akan diberlakukan pada 1 Muharram 1438 H, atau pada tanggal 02 Oktober 2016 M.
Seperti diberitakan Saudi Press Agency Selasa hari ini (09/08/2016), Pangeran Mohammed bin Naif di Istana Al-Salam Jeddah, juga menerima Raja Abdullah II dari Jordan dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, untuk membicarakan kerja sama regional, termasuk urusan haji dan pariwisata yang sedang digalakkan di Saudi. (mm/spa)

01/08/2016

KITA BUKAN SIAPA SIAPA.....
( copas dr status Kang Harry Naldi )
Nu'man bin Tsabit yg dikenal dg sebutan Abu Hanifah, atau populer disebut IMAM HANAFI (Ulama Besar di jaman para Sahabat Kanjeng Rasulullah SAW) , pernah berpapasan dg anak kecil yg berjalan mengenakan sepatu kayu (terompah kayu).
Sang imam berkata :"Hati-hati nak dg sepatu kayumu itu, Jangan sampai kau tergelincir".
Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.
"Bolehkah saya tahu namamu Tuan?" tanya si bocah.
"Nu'man namaku", Jawab sang imam."
Jadi, Tuan lah yg selama ini terkenal dg gelar al-imam al-a'dhom. (Imam agung) itu..??" Tanya si bocah.
"Bukan aku yg memberi gelar itu, Masyarakat-lah yg berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku"
"Wahai Imam, hati2 dg gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka karena gelar!!! Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskan-mu ke dalam api yg kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya".
Ulama besar yg diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis....
Imam Abu Hanifah bersyukur. Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.
Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena gelar,
tertipu karena kemaqoman, tertipu karena Harta yg berlimpah,
tertipu krn status sosial...
Jangan sampai kita tergelincir... jadi angkuh dan sombong karena gelar, jabatan, status sosial dan kebesaran di dunia.
🌿 PEPATAH MENGATAKAN :
"SEPASANG TANGAN YG MENARIKMU KALA TERJATUH HARUS LEBIH KAU PERCAYAI, DARIPADA SERIBU TANGAN YG MENYAMBUTMU KALA TIBA DI PUNCAK KESUKSESAN"......
Selamat Beraktivitas ??🏻



26/07/2016

Jalan-jalan ke Eropah yuuuk.....
Murmer looh....
🎀EUROPE MUSLIM TOUR ( 10D9N)🎀
🌏 Paris ~ Brussel ~ Amsterdam ~ Cologne ~ Frankfurt ~ Luzern ~ Milan
Biaya : Rp.34.500.000 + Rp.3.000.000 (DH)
Rencana Berangkat
Tgl.16 Nov 2016.
NON REFUNDABLE: apabila ada objek wisata tutup pada saat kedatangan group.
Syarat Pendaftaran :
1.Copy pasport yg masih valid
2.Deposit Rp 15 jt saat daftar.
15 juta awal Sept
== PROGRAM TOUR DAPAT BERUBAH SESUAI KONDISI DI LAPANGAN ==
HARGA PAKET TERMASUK :
-Ticket Penerbangan Jakarta KL Economy class.
-Tiket Penerbangan KL – Paris – Milan – Jakarta Economy Class.
-Hotel Berbintang / Twin Sharing basis
-Transportasi Selama Tour, Bus Executive.
-Cable Car Mount Titlis.
-Tiket Canal Cruise Amsterdam.
-Makan Pagi dihotel, siang dan malam local resto / Halal Food.
-Executive Lounge Bandara Soe Hatta.
-TL Pendamping Dari JKT.
-Syal.
-1 x Pertemuan untuk briefing tour di Hotel/Resto
BELUM TERMASUK :
-Visa + Asuransi.
-Laundry, Telephone, Internet, minibar.
-Biaya porter hotel atau tempat transportasi lain.
-Tips s**arela untuk TL dari Jakarta.
Aisyah Mulia Wisata dan Galang Group T & T

Pekanbaru : 081365752023 / 085274379436

Note : itinerary akan dikirim by request

17/06/2016

*Kenapa Seorang Mayit Memilih "BERSEDEKAH" Jika Bisa Kembali Hidup ke Dunia?*
______________________________

Sebagaimana firman Allah:

رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ

*"Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah..."* {QS. Al Munafiqun: 10}

Kenapa dia tdk mengatakan,
*"Maka aku dapat melaksanakan umroh"* atau
*"Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa"* dll?

Berkata para ulama,
*Tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal...*

Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya...

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,

*“Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.”* (HR. Ahmad)

Dan, bersedekah-lah atas nama orang-orang yg sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mereka sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka...

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya ada seseorang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian dia mengatakan,

*“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ibuku tiba-tiba saja meninggal dunia dan tidak sempat menyampaikan wasiat padaku. Seandainya dia ingin menyampaikan wasiat, pasti dia akan mewasiatkan agar bersedekah untuknya. Apakah Ibuku akan mendapat pahala jika aku bersedekah untuknya?* Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, *“Iya”*. (HR. Bukhari & Muslim) *

Dan, biasakan, ajarkan anak-anak kalian untuk bersedekah...

Dan sedekah yg *"paling utama"* saat ini adalah; menyebarkan tulisan ini dengan niat sedekah.

Karena siapa saja yg mempraktekkan isi tulisan ini, dan mengajarkannya untuk generasi berikutnya, maka pahala-nya akan kembali kepada anda in-syaa Allah.

Address

Jalan Arifin Ahmad, No. 9
Pekanbaru

Telephone

085274379436

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT. Aisyah Azzam Wisata Wilayah Riau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PT. Aisyah Azzam Wisata Wilayah Riau:

Share

Category