05/06/2015
Bisnis.com,BANDUNG—Dirjen Perhubungan Darat
Kementerian Perhubungan diminta membuat
surat edaran melarang bus umum dan truk
angkutan menggunakan tol Cikampek-Palimanan
saat mudik lebaran 2015.
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Deddy Taufik
mengatakan saat ini kondisi tol Cikapali 99%
sudah bisa digunakan serta diresmikan pada 17
Juni mendatang. Menurutnya pembukaan
Cikapali diprediksi akan meningkatkan minat
pemudik menggunakan moda transportasi darat
menuju Jawa.
“Jalur Utara akan lebih diminati pemudik karena
adanya Cikapali,” katanya di Bandung, Kamis
(4/6/2015).
Pihaknya memprediksi seiring tingginya minat
melalui jalur utara ketimbang selatan, pengusaha
bus pun kemungkinan akan menambah jumlah
armada. Dishub Jabar menghitung akan ada
kenaikan sampai di atas 5% untuk bus AKAP
jurusan Jawa Tengah-Jawa Timur yang melintas
lewat Pantai Utara Jabar.
Guna mencegah terjadinya kemacetan luar biasa
di jalur Cikampek, Dishub Jabar sudah
mengusulkan secara resmi pada Dirjen
Perhubungan Darat untuk membatasi dan
melarang angkutan bus serta barang
menggunakan Tol Cikapali saat jelang mudik
nanti. “Bus lewat jalur Pantura biasa saja ini
supaya bottleneck di Pejagan terurai. Soalnya
Tol Pejagan-Brebes belum selesai,” katanya.
Sumbatan di Pejagan menurutnya akan membuat
kemacetan masih terjadi seperti tahun lalu.
Karena itu Tol Cikapali diharapkan hanya khusus
untuk kendaraan pemudik pribadi agar
kendaraan terbagi. Sementara untuk kendaraan
roda dua, diharapkan memakai kapal laut via
Tanjung Priok atau truk yang rencananya akan
disiapkan dari Jakarta-Cirebon.
Bisnis Indonesia Online