10/03/2016
Egois beribadah
Adalah jaring kehampaan amalmu
Saudaraku, ajaran semua Nabi adalah mentauhidkan Allah,dan memulyakan kemanusiaan. Maka ketika kemulyaan manusia yang sudah di setempel Allah sendiri untuk mu, jangan engkau rusak. Kecenderungan beribadahmu yang berlebihan sehingga melupakan sisi kemanusiaan, tidak peduli kepada yang miskin. Itu adalah jaring iblis yang melahirkan kehampaan amal mu.
Fenomena yang terjadi sekarang ini, banyak yang menjungkir balikan khaidah amaliyah. Demi kelancaran lalu lintas pedagang kaki lima di habisi. Gubug gubug di bongkar, si miskin terusir entah kemana,hanya untuk memberi ruang nyaman bagi yang kaya.padahal tujuan nasional kita justru mengamanatkan kepada pemerintah untuk mengangkat derajad si miskin agar dapat sekedar hidup dan menyambung nyawa.
Membayar tentara dan mengupah Polisi untuk membersihkan rakyatnya sendiri,adalah kedholiman yang sejenis dengan ibadah kepada Tuhan mu tanpa peduli terhadap aspek pendusta agama. Yaitu membiarkan fakir miskin dan anak yatim.merebut hak hidupnya dan hak berkaryanya dengan alasan ibadah kepada Allah atau keindahan kota.coba bandingkan dengan teladan para nabi:
"Rosul sudah ketemu Allah,dan di mulyakan,tetapi beliau turun lagi ke bumi,untuk mengentaskanmu dari comberan.tumah gubug dan masyarat hina.bahkan turun ke kerak neraka untuk menyelamatkanmu,hanya karena mulutmu pernah berucap Allah huma sholi ala sayidina Muhammad"
Abah Salman Al Farizi
( nuril arifin husein)