15/08/2015
Aku Datang Ya Allah...
Meneguhkan manunggaling kawula Gusti.
" wahai ( Kekasih, Muhammad ). Panggilah ajaklah hambaku seluruh mahluk yang berderajad manusia yang ahsani taqwim untuk berhaji. Maka , betapa engkau akan melihat dari seluruh penjuru dunia mereka datang berbond**g bond**g. Ada yang berjalan kaki, mengendarai Onta atau kuda yang kurus. .untuk menyaksikan masyair masyair ku..."
Kalamullah itulah yang membangunkan alam bawah sadar manusia. Kalam yang di teriakan Ibrahin ketika memperbaiki fondasi dasar bangunan ka'bah. Sehingga maqon ibrahim di sucikan sebagai mushola.ya kedudukan Ibrahim itu dulu menempel di bangunan Ka'bah adalah mushola . Kini hanya nampak replika kaki sang kekasih yang dikurung selubung emas itu menginspirasi milyaran madah dan puisi:
Kalamullah yang diteguhkan kembali sebagai wahyu Allah itu melintasi galaxi.menembus ruang dan waktu sejak azali sehingga zaman berganti zaman.
Orang bilang ; Zaman berzaman .
Ada sepenggal parama,
Suara Ruh
Oooo. .Mereka yang Ruh nya tersentuh.
Yang jiwanya tergetar .
Yang Atman nya tertiup angin ,
yang Ruhwan nya melihat dering absen berdenting nyaring dalam konfigurasi merah jamu dan Ungu dari Gustinya di alam Ruh akan tergugah.
Bangkit satu kali .
Bangun dua kali , atau berkali kali. Menatap nanar Sang gusti tidak pada dimensi lain. Sangat dekat bahkan lebih dekat dari urat leher.
"Bener yekti cedak tanpo senggolan lan afoh tanpo wangenan".hehe
Sembari Berderai air matanya,
Gemuruh rindu pada Nya ,menyesakan dada.
Ada sejuta doa tapa kata. Bisikan hati tanpa tertata mengudara di sela dada.
Kalima dan tata bahasa tiada makna.Karena Allah bersajak lembut dalam sebuah penggalan zaman yang di selimuti firman :
" Latut Rikuhul Abshoru wahuwa yudrikul abshoro wahuwal latiful khobir "
Maka
selaksa dosa dilarungkan tanpa ucap dan kata kata..
Pidato atau orasi tidak dioerlukan lagi.
Ketika engkau di hadapan Nya di Multazam atsu hijr ismail.di rukun Yamani atau pintu thobat yang sering di pegangi Sayidina umar
Atau di pintu surga , di bawah talang emas.disana. :
Segrobak doa cukup di wakili jeritan tangis huwa huwa atsu huuuuuu uhuuu atau teriakan tangis wheeeee........dan Allah faham.
Bekal
Mereka berbekal taqwa. Karena haji adalah misteri. Tidak terbeli. Ini adalah jalinan Asmara tanpa kata. Jalinan cinta sepasang maha yang hanya di jembatani oleh seberkas Nur Muhammad. Rindu tanpa cemburu nafsu antara sang kekasih yang dirindui dan selancar para peselancar suluk..
Maka kadang yang sehat tidak berangkat.yang kuat tidak hadir meski dipanggil dsn yang kaya tidak dapat melihat wsktu luang.semua kesibukan dunua menyitanya. Sementara ada yang sakit malah mberdiri bangkit memenuhi panggilan.ksya saja tidak cukup msnus tatho' ilaihil sabila ternyata tidak dapst dimsknsi jaya stau mamou membayar. Banyak orang berduit sampai mati tidak oernah tetlaksana hafir di hadapan gusti.agamanya jadi di uji stsu tergadai.
Tahun 2002 dulu jakarta banjir .saya ingat masih tinggal di sebuah hotel. Ongkis onh nya masih kecil.untuk onh plus di Tibi Tour hanya dipungut 3000 dolar. Waktu itu saya miskin sekali.saya bersahabat dengan seorang ketirunan thiong hoa bshkan menjalin saudara. Nsmanya A bin.
Mas Bina atau mas A Bin inilah yang mengajak saya ke Makah.karena dia ingin di sahkan jalan syahadatnya di kota suci.sekaligus mengangkat saudara.
Bareng rombongan para jendral peserta lemhanas.termasuk letjen tni Muthoyib ka bakin waktu itu.juga gubernur Suwarsa Kaltim yang mantan kapolda kalteng..beberapa mentri dan istri ketiga Wapres Hamzah Haz Ibu Zorsya Smith....
Saya berbekal rp 1.350.000. Itupun ndudah tabungannya mamanya Mustofa Mahendra.
Hotel di bayari mbah Jambrong. Maka dengan bekal segitu gak masalah .toh mau beli apa .wong niatnya mau ibadah.
Namun Allah benar benar menguji hambanya .apakah dia mengandalkan bekal rupiah dan dunia atau taqwa ( sabar walau terpaksa..hhahaha).
Setelah menaruh koper dan tas dari perjalanan lokal semarang jakarta.tiba tiba pintu di ketuk.....yang datang Cak Fauzan pemuda asal Sursbaya yang menjadi salah satu pasukan berani mati.cak Fauzan tinggal di rawamangun.
"Abah.rumah saya kebanjiran.kami gak bisa makan tulung TV saya ini di beli .biar anak isyri bisa menyambung hidup .tiga hari kami tidak kemasukan nasi.", katanya memelas.saya melihat setangguh apapun padukan saya ketika keluarganya di landa lapar jadi loyot juga.
Maka pilihannya adalah menolong atau membiarkan mangholo yudho pecinta ulama ini mati kefinginan dengan oerut lapar.
Saya tanya berapa tv itu.?
Di jawab ; dulu saya belibya rp 2.500.000
Tetapi abah bayar saja rp 1 juta.
Waduh bekalnya hanya rp 1.350 000..tetapi demi mwlihat wajah kuyu itu akhirnya saya bayar .tolong titipkan tv nya di ksmar mbah jambrong ya.atsu kalau kamu nznti punya duit bisa kamu bayar separo harga saja kataku.
Bayangkan keluar negeri msu ibadah kok bekalnya rp 350.000. Ah saya kan sering di undang gus atsu kiyai masak dengan bekal segitu takut.kan niatnya ibadah bukan belanja.
Belum lagi merapikan diri.pintu di ketuk lagi.ternyata yang dstang kerabatnya simbah KH Abdurrahman Khudhori Magelang. Gus yang satu ini seniman dan sahabat saya..
Asalamu alaikum gus...katanya renyah.dan setelah ngobrol ngalir ngidul..si Gus yang nyentrik ini ngomong ;
gus saya dengar antum mau Haji ?
Iya jawabku pendek...duh jangan di uji lagi gusti...bathinku meronta.
Sangu berapa sambung nya
Semula sih Rp 1.350.000. Tetapi yang sejuta diminta .sebagsi ganti saya di beri tv jawabku sekenanya.
Jadi masih rp 350.000 d**g.
Iya lah kataku agak gimsna gitu katena mulsi tahu arah pembicataan nya.
Nah sampaiyan kan Gus yang keramat.mau pergi ke runah keramat.pasti banyak kekramatan yang akan engkau tuwai.maka sangunya yang rp 250 00 bust saya.gus Nuril bekal Rp 100.000 saja.
Masya Allah.tinggal Rp 100.000 buat apa ?.maka di makah saya hanya ibafah saja gak jsjan apalagi beli oleh oleh....? Tetapi karena saya hanya ivadah dan uang serstus ribu di tukar real dapat 40 real.waktu itu 1 real rp 250. Uang sehitu ya tak beliin tasbih semua .dan saya wiridi macam macam aurot.....
Tanpa bermaksud ujub dan riya.subkhanallah badan enteng ibadsh khuduk.( ceritanya di ssmbung di pondok.). Dan saya pulsng haji dungguh ajaib.ada yang beliin jam rolex afa yang nyelipin amplop dan pulang bisa bangun masjid.....
Saudaraku haji bukan matematika.haji bukan hanya surga.tetapi liqo'i robbi.ketemuan dengan Allah .itu derajad surga diatas surga.
Maka larungkan jiwa ragamu dalsm teriakan aku datang ya Allah.labaik Allah huma labaik.labaikka la syarikalak innal hamda wanikmata laka walmulk la syarikalak.
Aku datang ya Allah.aku tinggalkan anak istri/ suami.akutinggalkan negri.aku tinggaljan pangkat.jabatan kefufukan dan jemewahan bahkan negaraku. Hanya berksin kafan tanpa wewangian. Tapa bersisir rambut.hanya berbekal taqwa meneguhkan bahwa engkau ridak berserijst engkau esa.sesungguhnya segala nikmat berasal darimu dan puji beralamat untuk mu .ya Allah.......
Maka saudaraku yang kini aksn hsji.bersihkan hartamu dengan bersedekah.santuni saudara muskin mu agar engksu di santuni Allah.jangan bakhil. Maka Allah akan meninggikan mencukupi dan mengkayakan dirimu dunia akherat.amin
Tulisan ini di fedikasikan untuk mu wahai saudaraku yang akan berselancar di lsutan rahmad.meneguhkan tauhid di kota suci.
Ada puluhan santri Sokotunggal/ santri Tasawif Gus Dur dan Gus Nur yang berangkat haji ke tanah Suci.Makatul Mukatomah dan Mafubatul Munawaroh.
Mer eka antara lain adalah :
1. KH Badyir ( Gus Basyir Purbalingga)
2. Gus Herry Sunda Kelapa( jakarta)
3. Subayo Pinisepuh.( jakarta)
4. Pak djae Samarinda
5. Abdul Mutholib Pemalang...
6. Reza Marlina Babel..dan banyak lagi
Sebagai Qodimuhu Ma'had alias Pelayan santri di majelis ilmu pesantren Sokotunggal An Nuriyyah Semarang.dan Sokitunggal Taman Hati Abdur Rahman Wahid Jakarta.dengan penuh harapan mendoakan:
" Allah hummaj' alna hajan wa umrotan mabruro, wa sa'yan masykuro, wa dzanban mahhfuro , wa amalan solikhan ma' bulan wa tijarotan lan tabur ya a'lima ma fi sudhur ya axiz ya ghofar ya robbal alamin..
Semoga kalian dapat di banggakan di tanah rosul dan menjadi trladan di tsnsh wali Nusantara ( Indonesia) amin amin ya mujibus sailin...
Serial Cah Angon
Bandara Soetta, Banten15/08/'15
Ben Husein , Nuril Arifin