16/04/2026
Bekal Materi bagi Jemaah Haji
Sebelum berangkat menunaikan ibadah haji, setiap calon jamaah perlu menyiapkan bekal materi secara matang, agar perjalanan dan ibadah dapat berjalan lancar serta keluarga yang ditinggalkan tetap terurus dengan baik. Bekal materi meliputi:
a. Bekal Perjalanan yang Halal dan Cukup
Calon jamaah dianjurkan membawa bekal makanan dan kebutuhan lain yang halal serta cukup untuk keperluan selama perjalanan. Hal ini termasuk persiapan untuk keluarga yang ditinggalkan, sehingga hati tenang karena kebutuhan mereka tetap terpenuhi.
b. Walimatussafar bagi yang Mampu
Melaksanakan walimatussafar atau jamuan syukuran keberangkatan bagi yang mampu secara finansial merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan menunaikan ibadah haji. Kegiatan ini juga mempererat silaturahim dengan keluarga dan masyarakat sebelum keberangkatan.
c. Dokumen Penting Perjalanan
Jemaah harus menyiapkan dokumen-dokumen penting, seperti
bukti setor lunas BIPIH, kartu BPJS, buku paspor, serta lembar visa haji. Dokumen ini merupakan syarat administrasi yang wajib dibawa agar proses keberangkatan dan perjalanan di Arab Saudi lancar tanpa hambatan.
d. Uang dan Alat Transaksi
Bawa kartu ATM berlogo internasional (Visa atau Mastercard) bagi yang memilikinya, atau uang tunai secukupnya. Hal ini penting untuk keperluan darurat, belanja, atau transportasi selama di tanah suci.
e. Pakaian dan Perlengkapan Pribadi
Siapkan pakaian yang memadai, termasuk pakaian seragam batik nasional jika diperlukan, serta obat-obatan pribadi yang rutin digunakan. Pakaian dan perlengkapan ini harus nyaman, sesuai dengan cuaca, dan memudahkan aktivitas ibadah.
f. Dokumen yang Tidak Diperlukan
Dokumen pribadi yang tidak berhubungan langsung dengan perjalanan, seperti KTP, SIM, atau dokumen rumah tangga lainnya, sebaiknya disimpan di rumah. Membawa dokumen yang tidak diperlukan hanya akan merepotkan selama perjalanan.