06/11/2019
Gunung Tambora Dibuka Kembali
Sebelumnya diinformasikan sejak 21 Oktober 2019 – 3 November 2019, Gunung Tambora yang berada di Semenanjung Sanggar, Pulau Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat, ditutup sementara untuk aktivitas pendakian
Setelah kurang lebih dua pekan penutupan, mulai kemarin, Senin (4/11/2019), Balai Taman Nasional (TN) Tambora, kembali membuka kegiatan pendakian pada gunung api yang mempunyai kaldera terdalam di dunia tersebut. Hal tersebut tertuang dalam surat bernomor PG.08/T.41/TU/KPA/11/2019, tentang pembukaan kembali jalur pendakian Taman Nasional Tambora
Menurut Kepala Balai TN Tambora, Murlan Dameria Pane, keputusan pembukaan kembali 4 jalur pendakian, selain berdasarkan data dari LAPAN Fire Hotspot di sekitar TN Tambora, juga berdasarkan beberapa referensi lainnya.
“Pengamatan langsung dilapangan (ground check), pengamatan cuaca langsung (suhu udara sudah mulai turun, angin tidak berhembus kencang, beberapa hari ini sudah mulai turun hujan dengan intensitas ringan). Dan informasi data cuaca juga dibantu dari hasil pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api Tambora,” kata Murlan melalu pesan WhatsApp, mengenai alasan dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Tambora
Walaupun ketinggiannya kurang dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), atau tepatnya 2.851 mdpl, mendaki gunung api yang mendapat julukan The Greatest Caldera in Indonesia dan ‘Pompei Dari Timur’, tidaklah semudah yang dibayangkan
Pemandangan kaldera raksasa dipadu dengan panorama matahari terbit dari bagian gigiran kawah puncaknya, menjadikan gunung api yang letusan besarnya pada April 1815, menjadikannya sebagai letusan gunung api terhebat dalam sejarah manusia modern, merupakan salah satu yang memiliki panorama magis sekaligus terindah di Indonesia
Source : https://m.kumparan.com/harley-b-sastha/gunung-tambora-dibuka-kembali-perhatikan-hal-ini-sebelum-mendakinya-1sByj5hmHQu?utm_source=kumApp&utm_campaign=share