18/06/2026
Niat awal sore tadi cuma mau mengantar anak-anak dan keluarga melihat pantai, sekaligus bernostalgia dengan suasana legendaris Pelabuhan Tua Kota Singaraja bertepatan dengan momen Umanis Galungan. Suasananya ramai sekali!
Karena melihat sunset yang begitu cantik, secara instan saya langsung ambil video 📹 ini untuk mengabadikan momen.
Namun sayang sekali... Setelah menikmati dan sempat mengobrol dengan beberapa pengunjung di sana, ada rasa sedikit kecewa yang terbesit. Horizon sunset yang harusnya magis, lepas, dan autentik, rasanya agak terhalang oleh keberadaan bangunan restoran apung di sana.
Kita tentu sangat mendukung kemajuan ekonomi dan usaha kuliner lokal di pelabuhan. Tapi sebagai penikmat senja, rasanya rindu pemandangan lepas tanpa batas yang menjadi ciri khas pelabuhan bersejarah ini.
Semoga ke depannya ada evaluasi atau penataan tata ruang yang lebih bijak dari pihak berwenang terkait zonasi wisata. Jadi, pariwisata kuliner bisa tetap maju beriringan tanpa harus mengorbankan estetika dan pesona warisan sejarah yang ada.
Sebelum pelabuhan makin padat, kunjungan sore ini kami tutup dengan semangkuk bakso hangat pengganjal lapar! 🍜 😁
Bagaimana menurut kalian, terutama warga Singaraja?
Apakah keberadaan restoran apung ini mengganggu pemandangan senja, atau justru menjadi daya tarik tersendiri?
Yuk, share pendapat kalian di kolom komentar! 👇