07/05/2025
"Sholat Tapi Pikiran Melayang: Begini Jawaban Rasulullah yg Menggetarkan Hati"
Suasana majelis Rasulullah terasa begitu tenang. Para sahabat duduk melingkar, menyimak setiap perkataan beliau dgn penuh perhatian.
Namun, di antara mereka, seorang sahabat tampak gelisah. Jemarinya saling menggenggam, matanya menunduk, & napasnya terasa berat.
Setelah bbrp saat ragu, ia akhirnya mengangkat wajah & berkata dgn suara lirih,
“Wahai Rasulullah, aku ingin bertanya, tetapi aku khawatir pertanyaanku ini akan membuatku semakin malu di hadapan Allah.”
Rasulullah tersenyum lembut, menatapnya penuh kasih sayang.
“Katakanlah, wahai saudaraku. Tdk ada pertanyaan yg membuat seseorang hina jika ia bertanya untuk mencari kebaikan.”
Sahabat itu menarik napas dalam, matanya mulai berkaca-kaca.
“Wahai Rasulullah, aku merasa shalatku sering tdk khusyuk. Kadang aku mengingat urusan dunia, kadang pikiranku melayang entah ke mana. Aku takut shalatku tdk diterima oleh Allah. Apakah dgn shalat spt itu, aku tetap mendapatkan pahala?”
Suasana majelis seketika menjadi hening. Para sahabat lainnya ikut menunduk, merasakan kegelisahan yg sama. Mereka tahu betapa beratnya pertanyaan itu.
Namun, yg terjadi setelahnya benar-benar di luar dugaan. Rasulullah tdk langsung menjawab. Beliau menatap sahabat itu dgn penuh kelembutan, lalu tiba-tiba air mata mulai membasahi p**i beliau.
Para sahabat terkejut. Mereka jarang melihat Rasulullah menangis dlm situasi spt ini.
Dgn suara bergetar, beliau berkata,“Demi Zat yg jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh setan tdk akan pernah berhenti berusaha mencuri bagian dari sholat seorang hamba hingga ia teralihkan. Tetapi ketahuilah, Allah tetap melihat usahamu.”
Rasulullah menarik napas dalam, lalu melanjutkan,“Wahai saudaraku, jika engkau meninggalkan shalat hanya karena takut tdk khusyuk, maka setan akan menang. Tetapi jika engkau tetap berusaha shalat meski pikiranmu teralihkan, ketahuilah bahwa setiap kali engkau berusaha kembali kpd Allah dalam shalatmu, saat itulah Allah menyambutmu.”
Mendengar itu, sahabat tsb tak mampu menahan tangis. Begitu p**a para sahabat lainnya.
Kemudian Rasulullah melanjutkan dgn penuh kelembutan,
“Bayangkan seorang ibu yg melihat anaknya berjalan ke arahnya, tetapi anak itu sering jatuh & tersandung. Apakah sang ibu akan marah? Tidak! Ia justru akan berlari menghampirinya, mengangkatnya, & mendekapnya erat. Itulah Allah. Ia lebih penyayang drpd seorang ibu kpd anaknya. Selama engkau terus kembali, Allah akan selalu menerimamu.”
Air mata mengalir di p**i sahabat itu. Kata-kata Rasulullah begitu menusuk hatinya. Sejak hari itu, ia tdk lagi putus asa dalam shalatnya. Ia tetap berusaha khusyuk, & setiap kali pikirannya melayang, ia mengingat nasihat Rasulullah:
“Setiap kali engkau berusaha kembali, saat itulah Allah menyambutmu.”
Jangan Pernah Berhenti Berusaha.
Jika kisah ini membuka wawasan kita, yuk berbagi, agar banyak yg tercerahkan, setiap satu kebaikan dibalas Allah.
~ Barokallah
Aamiin Yaa Robbal Aalamiin Yaa Mujibassailin
INFO BIAK TERNAK 2025 | Abu Azzay
Chat (WA): 0888 08 221173 ✌☺