G-Travel Sukabumi

G-Travel Sukabumi Tour and Travel Service

Geopark Ciletuh 'Pusaka Terpendam' di Selatan SukabumiSalah satu keaslian keindahan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi ada...
16/12/2014

Geopark Ciletuh 'Pusaka Terpendam' di Selatan Sukabumi

Salah satu keaslian keindahan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi adalah Geopark Ciletuh, Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi. Kawasan wisata ini merupakan pilihan tepat bagi siapapun yang ingin mendapatkan pengalaman luar biasa dari kekayaan alam. Di situ hadir pesona pegunungan, bukit, pantai hingga pemandangan batu-batuan purba yang menakjubkan.

Pemandangan alam dari batuan-batuan purba membawa pengunjung seolah kembali ke zaman pra sejarah dengan alamnya yang begitu asri. Di tempat itu p**a, wisatawan akan dimanjakan dengan sejumlah pemandangan air terjun. Belum lagi pemandangan luar biasa yang bisa dilihat dari puncak menampilkan pemandangan laut selatan serta perbukitan.

Di Ciletuh inilah, terdapat kelompok bebatuan berumur paling tua di Pulau Jawa. Keberadaan taman bumi (geopark) menjadikan daerah ini sangat unik dan langka secara geologi.

Selain di tempat ini, masih ada dua tempat serupa di Pulau Jawa. Yakni di Karangsambung, Kebumen yang telah diresmikan sebagai c***r alam geologi serta di Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

Batuan yang tersingkap di permukaan Ciletuh memperlihatkan pemandangan yang sangat eksotis, baik dari segi komposisi batuannya maupun dari segi alamnya. Ini menjadikan Ciletuh sangat unik dan menarik buat dikunjungi dan dipelajari.

Gugus batuan di sini yaitu batuan bancuh yang berumur pra-tersier atau zaman kapur sekitar 55 juta hingga 65 juta tahun lalu, kandungan fosil, proses, dan bentang alam, serta proses geotektonik yang jarang ditemukan. Semua itu merupakan bukti proses alam khususnya geologi yang dapat diunggulkan dan dibanggakan Provinsi Jabar.

Geopark Ciletuh ini memiliki karakteristik yang khas, unik, sekaligus langka. Kawasan ini memperlihatkan dua penggalan kerak bumi yang berbeda sifatnya karena tersusun dari batuan yang berasal dari lempeng samudera dan lempeng benua. Adapun singkapan batuan atau fenomena lainnya dapat ditemukan di daerah komplek Gunung Beas, Gunung Badak, dan Gunung Citireun.

Di Geopark Ciletuh terdapat beberapa air terjun diantaranya Curug Cimarinjung, Cikanteh, Sodong, Awang, Puncak Manik hingga Curug Ngelay. Penjelajahan Geopark Ciletuh semakin tak akan terlupakan dengan keramahan masyarakat sekitarnya.

Letak Geopark Ciletuh berjarak sekitar 135 km Dari Kota Sukabumi, membutuhkan waktu tempuh kurang lebih selama lima jam dari pusat kota mochi. Petualangan akan lebih terasa jika menggunakan kendaraan off road atau trail, maka pengunjung akan diajak mengarungi jalanan berbatu yang membuat suasana wisata semakin seru.

Wisatawan yang berkunjung ke Geopark Ciletuh akan diajak berkeliling ke pedesaan, termasuk menginap di rumah penduduk. Di sana, pengunjung akan disuguhi menu makanan khas sunda serta diajak melihat dari dekat pembuatan gula kelapa, termasuk makanan khas seperti kayamang dan cimplung. Kayamang adalah buah kelapa yang dimasukkan ke air wedang saat proses pembuatan gula kelapa, sementara cimplung semacam kue pisang.

Semua keindahan tersebut disuguhkan oleh alam dan warga asli. Wisatawan juga akan disuguhi dengan penampilan kesenian tradsional Sunda seperti pencak silat, jaipong, calung, hingga laes.

halal bil halal
08/09/2014

halal bil halal

08/09/2014
CURUG CIKASO, SUKABUMICurug Cikaso sebenarnya bernama Curug Luhur, mengalir dari anak sungai Cikaso yang bernama Cicurug...
08/09/2014

CURUG CIKASO, SUKABUMI

Curug Cikaso sebenarnya bernama Curug Luhur, mengalir dari anak sungai Cikaso yang bernama Cicurug. Tapi oleh kebanyakan orang, curug ini lebih dikenal dengan nama Curug Cikaso. Curug Cikaso terbentuk dari tiga titik air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi dengan di bagian bawahnya terdapat kolam dengan warna
airnya hijau kebiru-biruan. Kedua titik air terjun dapat terlihat dengan jelas sedangkan yang satu agak tersembunyi dengan tebing yang menghadap ke timur. Masing-masing air terjun mempunyai nama masing. Yang kiri bernama Curug Asepan, tengah bernama Curug Meong dan kanan bernama Curug Aki. Ketiga curug ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebar tebingnya sekitar 100 m.

Berkunjung ke Curug Cikaso sebaiknya dilakukan pada pagi hari karena bias sinar matahari yang baru terbit akan tercipta dengan jelas dari butir-butir halus cipratan air terjun. Sebaiknya menggunakan jasa pemandu yang tersedia agar tidak tersesat karena untuk menuju lokasi curug ini tidak ada petunjuk jalan. Biaya jasa pemandu berkisar Rp 50000 - 70000.

Di kawasan ini juga terdapat curug yang lain yaitu Curug Calem, Curug Cikatomas dan Curug Cigangsa yang berjarak tempuh ± 30 menit atau sekitar 10 km.

Lokasi

Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

Peta dan Koordinat GPS: -7° 21' 40.13", +106° 37' 3.88"

Aksesbilitas

Berjarak tempuh sekitar 8 kilometer dari Surade, 15 kilometer dari Jampang Kulon, 30 kilometer dari Ujunggenteng, dan sekitar 110 kilometer dari Kota Sukabumi. Atau +/- 70 km dari Palabuhanratu. Umumnya perjalanan menuju Curug Cikaso diawali dari kota kecil Surade yang memakan waktu tempuh sekitar setengah jam (berjarak tempuh sekitar 8 km) dengan kendaraan roda dua atau empat hingga tiba di pertigaan Jalan Cikaso dengan kondisi jalan yang berliku dan beraspal baik, namun di akhir perjalanan akan ditemui kondisi jalan mulai berbatu.

Bagi yang menggunakan kendaraan umum dapat naik angkot dari kota Surade dengan rute Surade - Cikaso. Tarif angkot ini Rp 6000 per orang. Turun di Jalan Raya Cikaso, di simpang tiga menuju curug.

Dari Simpang tiga (sebagai jalan masuk dan juga tempat parkit bagi yang membawa kendaraan) ini perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki sekitar 2 km menuju lokasi melewati pematang sawah dan ladang penduduk. Atau juga bisa menumpang truk pasir yang biasa lewat menuju curug ini. Selain itu dapat juga menggunakan sampan dengan menyusuri sungai Cikaso. Sampan ini banyak tersedia di sekitar Jembatan Cikaso. Waktu tempuh sekitar 15 menit dari warung dekat pertigaan atau persimpangan jalan menuju Curug Cikaso dan Curug Cigangsa. Harga sewa sampan sekitar Rp. 70.000/sampan (untuk 12 penumpang). Setelah sampai di dekat tepian daratan menuju curug, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh 100 m hingga tiba di lokasi curug.

Tiket dan parkir

Tiket masuk adalah Rp 2000 per orang.

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang tersedia antara lain terdapat beberapa warung makan dan kios yang menjual suvenir. Juga terdapat dua buah toilet. Sayangnya tempat sampah tidak ada sehingga banyak sampah berserakan dimana-mana. Selain sampah yang dihasilkan oleh warung dan pengunjung juga sampah ini berasal dari limpahan dari hulu sungai air curug yang terbawa saat hujan besar dan banjir.

Wisata Lain

Beberapa objek wisata yang ditemui sekitar curg cikaso antar lain Jeram Seungkeu, Goa Aul dan muara serta pantai Cikaso

http://sites.google.com/site/wisataairterjun/

GREEN CANYON - PANGANDARANGreen Canyon adalah tempat yang tidak akan dilewatkan saat mengunjungi daerah Pangandaran. Hal...
01/03/2014

GREEN CANYON - PANGANDARAN

Green Canyon adalah tempat yang tidak akan dilewatkan saat mengunjungi daerah Pangandaran. Hal ini tidak berlebihan karena tempat wisata ini menawarkan keunikan yang sulit didapat dari tempat wisata lainnya. Pemandangan indah dan keasrian ditawarkan di Green Canyon yang sebelumnya bernama Cukang Taneuh.
Green Canyon, terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, ± 31 km dari Pangandaran.
Objek wisata ini merupakan aliran sungai Cijulang yang menembus gua dengan stalaktif dan stalaknit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang yang khas dan menantang.
Di mulut gua terdapat air terjun Palatar sehingga suasana di objek wisata ini terasa begitu sejuk. Kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya panjat tebing (rock climbing), berenang, bersampan sambil memancing.
Untuk mencapai lokasi ini wisatawan dapat menggunakan perahu yang banyak tersedia di Dermaga Ciseureuh, baik perahu tempel maupun perahu kayuh.
Objek wisata ini berdekatan degan objek wisata Batukaras serta Lapangan Terbang Nusawiru.

PANTAI JAYANTI, CIDAUN CIANJURPantai Jayanti merupakan pantai yang indah yang berdampingan dengan c***r alam dan daerah ...
21/02/2014

PANTAI JAYANTI, CIDAUN CIANJUR
Pantai Jayanti merupakan pantai yang indah yang berdampingan dengan c***r alam dan daerah pelabuhan ikan. Sebuah pantai dengan ombak yang indah dan angin bertiup perlahan-lahan menambah kenyamanan Jayanti sebagai pantai rekreasi. Pantai ini terletak di desa Cidamar, Cidaun, Cianjur kabupaten desa provinsi Jawa Barat. berjarak 139 km dari kota Cianjur.

Eksistensi pantai yang tidak sepopuler Pantai Pangandaran, Ciamis atau Pelabuhanratu, Sukabumi. Namun pemandangan alam yang sangat indah sebgai tempat-tempat pantai baru yang belum banyak dikenal sebagai objek wisata, tapi sepuluh tahun yang akan datang, pantai ini diyakini akan mampu menandingi pop**aritas Pelabuhanratu dan Pangandaran telah dikembangkan beberapa dekade lalu.

Pantai Jayanti terletak di selatan pantai Cidaun. tengah-tengah desa cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat. Jaraknya sekitar 143 km sebelah selatan dari pusat Cianjur. Di Cianjur ke Kota ke pantai Jayanti dapat dicapai dalam waktu sekitar 4 jam.

Pantai ini bebas dari pencemaran air laut, dan terlihat sangat bersih. Situasi Penduduk perumahan masih jarang, membuat panati Jayanti terasa keasliannya. Pantai ini sangat alami belum terinfeksi oleh sentuhan kota "beracun".

Perjalanan ke pantai Jayanti merupakan pilihan terbaik dan murah untuk mengisi liburan Anda. Lokasi jauh dari kota besar seperti Jakarta dan Bandung, membuat perjalanan ke pantai Jayanti dapat memberi kesan untuk Anda. Jarak pertempuran tidak mudah dan sekarang memberikan sentuhan yang berbeda untuk agenda liburan anda.

Pantai jayanti
Untuk mencapai pantai Jayanti, pertimbangkan kendaraan pribadi, baik sepeda motor dan mobil. Hal ini tergantung pada jarak yang akan terjadi.

Akses dari Bandung ke pantai Jayanti dapat dicapai dengan rute yang berbeda, termasuk yang berikut:

Bandung Ciwidey-Naringgul-Cidaun-Jayanti
Bandung-Ciwidey Cikadu-Sindang-Cidaun-Jayanti Produk
Cianjur-Bandung-barang-Jayanti Cidaun Sindang
Bandung-Garut-Pameungpeuk Ranca Cidaun-Jayanti buaya

Namun, penggunaan jalur 3 dan 4 lebih aman daripada yang pertama dan kedua.

Sangat jarak yang sangat jauh di tempuh kadang-kadang menyebabkan kebencian dan sengsara di saat dijalan. Tapi jangan khawatir, kami sarankan memilih Route 4. Dengan 4 poin, perjalanan Anda tidak akan membosankan. Kenapa? Karena jalannya disekeliling nya dengan gambar yang tidak membosankan

Pantai Jayanti, yang baru ditata pada dekade 1980-an dan dikenal sebagai objek wisata sepuluh tahun kemudian, masih terbebas dari berbagai jenis polusi. Yang menarik, Anda akan melihat Tempat Pelelangan Ikan (TPI), serta kios-kios pengecer ikan dan kios jajanan lain serta warung nasi yang dapat menyediakan ikan bakar sesuai pesanan di sekitarnya. Kondisi pantainya sendiri terbangun atas pasir laut di satu sisi dan batu-batu karang di sisi lainnya. Nikmati gulungan ombak samudera yang berdebur menerpa batu-batu karang.

Lokasi: Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan
Koordinat : 7 29' 58" S, 107 23' 3" E

GOA LALAY, PELABUHANRATUGoa Lalay berlokasi sekitar 3 Km dari Kota Pelabuhan Ratu, di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Ind...
19/02/2014

GOA LALAY, PELABUHANRATU
Goa Lalay berlokasi sekitar 3 Km dari Kota Pelabuhan Ratu, di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Indonesia . Di Goa Lalay anda bisa menyaksikan jutaan kelelawar yang menghuni Goa Lalay ini, sehingga dinamakan dengan Goa Lalay (Lalay=Kelelawar). Biasanya rombongan Kelelawar ini mulai keluar menjelang senja sekitar jam 17.00.
Jutaan Kelelawar ini biasanya terbang sekitar 20 menit dan kemudian muncul lagi untuk 30 menit kemudian. Mereka beterbangan hanya di sekitar muka Goa Lalay . Bahkan katanya berdasarkan mitos, Kelelawar-kelelawar ini terbang juga ke daerah lain seperti Banten, Bogor, Jakarta Bahkan Bandung. Setelah menikmati atraksi ribuan kelelawar, pengunjung bisa langsung menikmati keindahan Sunset pantai Pelabuhan Ratu. karena Goa Lalay ini hanyak berjarak beberapa meter saja dari bibir pantai.

RAFTING CICATIH, SUKABUMI
18/02/2014

RAFTING CICATIH, SUKABUMI

HARGA PAKET STUDI TOUR THN 2014
14/02/2014

HARGA PAKET STUDI TOUR THN 2014

PANTAI APRA, CIANJURNikmati keaslian Pantai Apra dengan pemandangannya yang menarik. Di sini Anda dapat berenang, berjem...
10/02/2014

PANTAI APRA, CIANJUR
Nikmati keaslian Pantai Apra dengan pemandangannya yang menarik. Di sini Anda dapat berenang, berjemur, berolahraga pantai, menikmati pemandangan, dan melakukan kegiatan fotografi. Hamparan pasir luas disertai angin yang cukup kencang membuatnya cocok untuk kegiatan festival Layang-layang dan kegiatan lainnya seperti volley pantai. Yang menarik, Pantai Apra ternyata menyimpan sejarah tersendiri, dalam hal menjadi saksi sejarah pemberontakan Angkatan Perang Rakyat Semesta (APRA) pada awal kemerdekaan Indonesia. Bahkan, konon terdapat benteng di sini.Pantai Apra ternyata juga menyimpan kekayaan alam berupa pasir besi yang berlimpah. Kualitas pasir besi yang terdapat di sini cukup baik, mengundang banyak investor untuk menanamkan modalnya.

SITUS MUSEUM BOJONGKOKOSAN, SUKABUMISite Museum Palagan Bojongkokosan merupakan kebanggaan bagi masyarakat Sukabumi, seb...
10/02/2014

SITUS MUSEUM BOJONGKOKOSAN, SUKABUMI

Site Museum Palagan Bojongkokosan merupakan kebanggaan bagi masyarakat Sukabumi, sebagai tanda peringatan dan rasa hormat pada para pahlawan yang gugur pada “Peristiwa Bojongkokosan”. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 9 Desember 1045 adalah pertempuran antara para pejuang Sukabumi dengan Sekutu Inggris serta NICA (Belanda) yang ingin mengembalikan penjajahannya di Indonesia. Bojongkokosan sendiri terletak di daerah Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, kira-kira 2 km arah utara dan sejauh 4 km ke selatan Cicurug.
Peristiwa Bojongkokosan merupakan awal dari serangan – serangan yang disusun oleh TKR pimpinan Letnan Kolonel Eddie Sukardi. Peristiwa ini kemudian menjadi pemicu awal dalam peristiwa yang kita kenal dengan perang konvoi dan merupakan perang konvoi pertama (The Firs Convoy Battle) yang berlangsung dari tanggal 9 sampai dengan 12 Desember 1945. Penghadangan sepanjang 81 Km mulai dari Cigombong (Bogor) sampai Ciranjang (Cianjur) telah mengakibatkan banyak korban dari kedua belah pihak : pihak sekutu : 50 orang meninggal, 100 orang luka berat dan 30 orang menyerah. Koraban di pihak pejuang : 73 orang meninggal sedangkan perang konvoi kedua pada tanggal 10 sampai dengan 14 maret 1946.
Maksud konvoi tentara sekutu tersebut adalah untuk :
Mengambil interniran (tawanan) Jepang di daerah Sukabumi dan sekitarnya
Memberikan bantuan ke Bandung yang pada saat itu sedang terjadi pergolakan antara pihak pemuda dengan tentara sekutu di Bandung.
Menjagai kelancaran hubungan jalan darat antara Bogor – Sukabumi – Cianjur.
Peristiwa Bojongkokosan merupakan salah satu faktor penyebab dari pada peristiwa Bandung Lautan Api, 24 Maret 1946. Hal ini disebabkan karena ditinjau dari strategi Nasional daerah jalur Jakarta-Bogor-Sukabumi-Bandung, merupakan urat nadi kekuatan Sekutu untuk menguasai daerah yang dilalui jalur tersebut.
Dalam rangka mengenang peristiwa heroik bersejarah itulah, site Museum dan Monumen Bojongkokosan dibuat.
Koleksi Museum
Pada ruang pamer I terdapat 4 (empat) buah vitrin dan baling-baling dan kaca jendela pesawat serta foto dan nama –nama pahlawan yang gugur di medan perang dalam peristiwa Bojongkokosan.
Pada Ruang pamer II terdapat:
Miniatur masterplan Palagan Bojongkokosan yang berada di tengah-tengah ruangan
Terdapat 7 Minirama (maket) yang menggambarkan tentang peristiwa di Bojongkokosan.
Masing- masing menggambarkan dan diberi judul : 1. Penyusunan Kekuatan, 2. Musyawarah untuk melakukan tindakan, 3. Penyerbuan ke Perkebunan Cirohani, 4. Pertempuran Bojongkokosan, 5. Pemboman Cibadak oleh Angkatan Udara Kerajaan Inggris, 6. Pengusungan Jenazah dan yang luka-luka, dan Minirama 7 . Pemakaman Jenazah para Pahlawan.
- See more at: http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=453&lang=id .oBEdEBoz.dpuf

TAMAN BUNGAN NUSANTARAIngin menikmati indahnya bunga-bunga yang sedang mekar Silahkan datang ke Taman Bunga Nusantara di...
10/02/2014

TAMAN BUNGAN NUSANTARA
Ingin menikmati indahnya bunga-bunga yang sedang mekar Silahkan datang ke Taman Bunga Nusantara di daerah Cianjur. Segala macam Bunga dengan aneka warna dan bentuknya ada di sini. Taman Bunga Nusantara yang jaraknya sekitar 100 km dari Jakarta, atau 90 km dari Bandung, mengoleksi lebih dari 300 varietas bunga dari seluruh dunia.

Taman ini pertama kali diresmikan oleh Ibu Tien Soeharto pada tanggal 10 September 1995. Selain taman banyak fasilitas hiburan untuk anak-anak berupa minicar, restaurant dan juga permainan ketangkasan. Sehingga membuat pengunjung betah berlama-lama berada di taman yang asri indah alami itu.

Anda dapat menyaksikan 10 buah taman bunga yang dibangun secara khusus di atas lahan 23 hektar. Taman-taman tersebut terlihat asri dan tradisional. Tumbuh-tumbuhan asal mancanegara mendominasi ke 10 tanam tersebut. Ini terlihat dari koleksi bunga-bunga yang tumbuh di taman tersebut.

Taman Bunga Nusantara yang luas totalnya 35 hektar terletak di sisi jalur menuju Puncak, Bogor, tepatnya di Desa Kawung Luwuk, Kecamatan Sukaresmi (Cipanas), Kabupaten Cianjur. Selain taman bunga yang luasnya 23 hektar, ada teman rekreasi, restoran, parkir, dan lain-lain.

Bentuk dan warna adalah perpaduan yang menjadi ciri khas Taman Mawar. Warna-warni bunga mawar dari berbagai jenis menampakkan keindahan di taman ini. Jenis Hybrid Tea Roses yang berasal dari Amerika dan Australia keunikan lainnya adalah nama dari mawar-mawar tersebut diambil dari orang-orang populer seperti Dolly parton, Bing Crosby, John F. Kennedy, disco, White Lightening, dan lainnya.

Address

Jalan Pelabuhanratu KM. 29 Sukabumi
Sukabumi
43362

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when G-Travel Sukabumi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category