Daqu Travel Haji dan Umrah Sukabumi

Daqu Travel Haji dan Umrah Sukabumi bersyukur dengan apa yang ada

02/05/2025

Anak punk ikut ngaji bareng Gus iqdam

02/05/2025
Yakini dan jalani aja, Rencana ALLAH pasti yang terbaik ♥️
30/04/2025

Yakini dan jalani aja, Rencana ALLAH pasti yang terbaik ♥️

29/04/2025

Semuga kita dipermudah untuk menuju bumi Madinah

10/10/2018
BERUNTUNGNYA KITAOleh: Syamsul BahriSungguh beruntung kita dilahirkan menjadi umat dari Rasul termulia, Nabi Muhammad SA...
20/08/2018

BERUNTUNGNYA KITA
Oleh: Syamsul Bahri

Sungguh beruntung kita dilahirkan menjadi umat dari Rasul termulia, Nabi Muhammad SAW sehingga kitapun dijadikan Allah menjadi umat termulia. Di antara pesan Rasul tentang keutamaan umatnya adalah ditetapkanya mereka sebagai umat yang pertama kali masuk surga, sebagaimana riwayat dari Abu Hurairah RA: "Kami adalah orang-orang yang datang belakangan namun yang datang pertama pada hari kiamat. Dan kami adalah umat yang pertama kali masuk surga." (Sahih Muslim 11/585)

Umat Rasulullah SAW juga ditetapkan sebagai separuh penghuni surga, sebagaimana disebutkan dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim dari hadist Abdullah bin Mas’ud: "Apakah kalian senang jika menjadi seperempat dari penghuni surga? Kami menjawab: Ya, wahai Rasulullah. Beliau bertanya lagi: Apakah kalian senang jika menjadi sepertiga dari penghuni surga? Mereka menjawab: Ya, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: Sesungguhnya aku berharap kalian akan menjadi separuh dari penghuni surga. Perumpamaan kalian dibandingkan dengan umat-umat selain kalian seperti satu rambut putih yang ada pada sapi hitam."

Allah juga memberikan kepada umat ini pahala yang lebih banyak daripada pahala yang diberikan kepada umat-umat yang sebelumnya, sekalipun umat ini lebih sedikit amalanya. Salah satunya sebagaimana Rasulullah sebutkan, "Barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga ikut menyolatkannya maka baginya pahala satu qirath, dan barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga ikut menguburkannya maka baginya pahala dua qirath." Ditanyakan kepada beliau, "Apa yang dimaksud dengan dua qirath?” Beliau menjawab, "Seperti dua gunung yang besar.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam salah satu ayat al-Qur'an Allah SWT berfirman, "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang maruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS. Ali Imran: 110). Mengenai ayat tersebut, Rasulullah bersabda SAW, "Kalian menyempurnakan tujuh puluh umat, dan kalian adalah manusia-manusia terbaik dan termulia di sisi Allah." (Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Demikianlah Allah memuliakan umat Muhammad SAW dengan gelar sebaik-baik umat, berada di atas derajat umat-umat lain tentu tidak memberi begitu saja, tetapi dengan syarat yang telah disebutkan di dalam ayat diatas, yaitu apabila umat ini melaksanakan tugas amar ma’ruf nahi mungkar, serta beriman kepada Allah SWT.

Disebutkan bahwa Nabi Adam As telah berkata, “Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan kepada umat Muhammad SAW empat kemuliaan yang tidak diberikan kepadaku. Pertama, Taubatku hanya diterima di kota Mekah, sementara taubat umat Nabi Muhammad Saw diterima dimana saja oleh Allah SWT

Kedua, Pada awalnya aku berpakaian, tetapi akibat aku berbuat durhaka kepada Allah SWT, maka Allah SWT telah menjadikan aku telanjang. Tetapi Umat Muhammad Saw banyak membuat durhaka dengan telanjang, tetapi Allah SWT memberi mereka pakaian.

Ketiga, Ketika aku telah durhaka kepada Allah SWT, maka Allah SWT telah memisahkan aku dengan isteriku. Tetapi umat Muhammad SAW berbuat derhaka dan Allah SWT tidak memisahkan isteri mereka.

Keempat, Memang aku telah berbuat durhaka kepada Allah SWT dalam syurga dan aku dikeluarkan dari syurga, tetapi umat Muhammad Saw durhaka kepada Allah akan dimasukkan ke dalam syurga apabila mereka bertaubat kepada Allah Saw.

Beruntunglah kita menjadi umatnya Nabi Muhammad SAW. Di antara keberuntungan tersebut adalah saat kita berbuat salah tidak langsung disiksa oleh Allah SWT, melainkan ditunggu sampai di akhirat nanti, kita masih diberi kesempatan untuk bertaubat. berbeda dengan umat sebelum nabi Muhammad SAW, jika mereka berbuat salah Allah langsung memberikan Adzab secara langsung di dunia, tidak ditunggu dulu sampai diakhirat, bisa kita lihat cerita kaum kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan dll,

Kaum sebelum Nabi Muhammad SAW tidak diberikan lipatan pahala yang luar biasa oleh Allah SWT. Kita sebagai umatnya oleh Allah SWT diberikan lipatan pahala yang sangat luar biasa sehingga umat muslim bisa menandingi ibadah hamba-hamba Allah yang pilihan sebelum diutusnya Rasulullah SAW di muka bumi ini. Betapa banyak hadits yang menjelaskan keutamaan beragam amal jika kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW melaksanakannya.

Semoga kita termasuk di antara mereka yang Rasulullah SAW sebutkan dari ’Ubaidah bin Al-Jarrah ketika bertanya, “Ya Rasulullah, adakah orang lain yang lebih baik daripada kami? Kami memeluk Islam langsung dari tangan Anda dan kami berjihad bersama Anda.” Beliau menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang akan datang sesudah kalian, beriman kepadaku dan tidak pernah melihatku.” (HR Ahmad, Thabrani dan Al-Hakim).

Address

Sukabumi
43192

Telephone

082255242722

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Daqu Travel Haji dan Umrah Sukabumi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category