27/04/2015
“....Indahnya Jazz, Merdunya Gunung....”
Inilah event musik yang menyajikan harmonisasi antara jazz dan alam pegunungan Bromo Tengger Semeru nan memukau. Jazz Gunung 2014 yang diselenggarakan di Java Banana Bromo Lodge, Cafe & Gallery, Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Acara musik tahunan bertaraf internasional ini menampilkan komposisi jazz bernuansa etnik di panggung terbuka beratap langit dengan latar alam yang indah. Inilah perpaduan selaras antara musik, alam, dan kreativitas manusia sehingga tercipta indahnya lantunan musik jazz dan merdunya suara alam gunung Bromo.
Seperti edisi sebelum-sebelumnya, festival ini menampilkan musisi jazz berbakat Indonesia. Pada hari pertama Jazz Gunung 2014 menyuguhkan penampilan : Ligro Trio, Monita Tahalea dan The Nightingales, Fender disponsori The Overtunes, dan trio Bintang Indrianto. Hari kedua tampil ESQI: EF Syaharani & Queenfireworks, Nita Aartsen Quatro bersama Yeppy Romero, Indro Hardjodikoro dan The Fingers, Jazz Ngisoringin, serta Cincin Api Grup Project yang dipimpin Djaduk Ferianto.
Jazz Gunung telah digelar sejak 2009 digagas oleh tiga orang yang peduli terhadap dunia seni, yaitu: Sigit Pramono, seorang bankir dan fotografer yang mencintai Bromo dan musik jazz, Butet Kartaredjasa, seorang seniman serbabisa, dan Djaduk Ferianto, seniman musik yang kerap diundang ke pentas internasional. Jazz Gunung berupaya menghadirkan musik dan alam menjadi satu elemen yang tak terpisahkan dan saling melengkapi. Pagelaran musik ini diharapkan hadir sebagai suatu kekuatan yang mampu mendorong dialog kemanusiaan dan memperkaya peradaban sehingga perdamaian dapat berfungsi sebagai roh jazz itu sendiri.
Jazz Gunung bukan hanya soal pertunjukan musik namun juga hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Di sinilah keindahan alam berpadu dengan keindahan musik. Kabut, angin, udara, tanah, aroma rumput, sinar rembulan, berpadu dengan suara saxophone, violin, drum, gitar, gamelan. Semua itu akan menciptakan simfoni semesta nan apik.
Gunung Bromo sendiri berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Anda dapat mencapai tempat indah ini dengan menggunakan penerbangan ke Surabaya atau Malang. Dari sana dapat melanjutkan perjalanan ke Gunung Bromo dengan memesan travel agent atau mengendarai mobil sewaan dengan rute Surabaya – Pasuruan – Wonokitri - Gunung Bromo. Perjalanaan tersebut menghabiskan waktu 2 sampai 3 jam. Berikutnya ada tiga pintu masuk ke Bromo, yaitu Desa Cemorolawang bila Anda melalui jalur lewat Probolinggo, Desa Ngadas bila Anda melalui jalur lewat Malang, dan Desa Burno bila lewat jalur dari Lumajang. Kesemua jalur tersebut dapat ditempuh dengan nyaman di atas kendaraan roda empat.
Untuk event Jazz Gunung tahun ini diselenggarakan pada tanggal 12 - 13 Juni 2015 menyuguhkan penampilan artis-artis yang akan membawa anda ke dalam nuansa jazz yang indah dengan suasana alam pegunungan yang merdu, antara lain sebagai berikut :
- Kesenian Daerah : Kramat Madura - Jay and Gatra Wardaya with Su:m - Yuri Jo Collective - Ring of Fire Project feat Tohpati and Endah Laras - Tulus - Ina Ladies - Beben Jazz and Friends - Malacca Ensemble - Nita Aartsen Quatro feat Ernesto Castillo - Andien.
Oleh : Tjatoer Siswo Oetomo (Travel Contributor Tribe Indonesia)
Sumber : Wonderful Indonesia - Jazz Gunung