23/03/2016
PATUT KITA RENUNGKAN
Mungkin Anda pernah memiliki pemikiran seperti ini sebelumnya :
-“Saya sudah mencari rezeki siang dan malam, tetapi kok kehidupan Saya susah terus?”
-“Saya sudah bekerja keras dengan maksimal, tapi kok belum juga kaya”
-“Saya sudah praktikan berbagai macam jurus dan strategi berbisnis, tapi kok omzet bisnis Saya gini-gini aja?”
Atau mungkin jika Anda sudah berhasil mendapatkan omzet yang Anda inginkan, yang terlintas dalam benak Anda adalah :
-“Saya sudah berhasil mendapatkan omzet Ratusan Juta per Bulan, tapi kok waktu untuk Ibadah dan Keluarga Saya jadi berkurang ya?”
-“Saya bisa dapatkan apa yang Saya inginkan, namun Saya tidak tahu apa sesungguhnya yang Saya cari dalam hidup ini?”
-“Semakin sibuk Saya mendapatkan penghasilan yang banyak, kenapa ada terasa kurang dalam hidup saya?”
Saya yakin ungkapan seperti di atas pernah terlontar darI Anda, atau paling tidak terlintas dalam benak Anda. Betul?
Jika Anda sekarang benar-benar mantap memilih bisnis sebagai jalan hidup Anda, coba Anda tanamkan pemikiran ini dalam benak Anda...
“Bisnis itu bukan tujuan, tetapi sebuah jalan membangun KEKAYAAN, yang dengan kekayaan itu membuat kita bisa melakukan BANYAK KEBAIKAN...”
Karena bisnis itu hanya sekedar jalan (Wasilah), maka jangan jadikan bisnis ini SEGALANYA, dalam hidup Anda. Misalnya, Anda menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan uang banyak melalui bisnis Anda. Pokonya Anda nggak mau tahu, pokoknya duitnya banyak! INI SALAH.
Apalagi di jaman sekarang ini tawaran-tawarn bisnis untuk menggunakan “Cara Seaat” itu sangat banyak. Alhasil, nilai-nilai sprititual terus dilanggar untuk mendapatkan U.A.N.G. BAHAYA! Bagaimana ALLAH mau ngasih rezeki dan penghasilan banyak kalau kitanya sendiri selalu melanggar aturan-aturan-Nya?
Sadar nggak sadar, banyak orang di luar sana yang awalnya berniat bangun bisnis, malah jadi bangun masalah.
“Jika bisnis tidak dijadikan Wasilah, bisnis akan menjadi Masalah”
Bayangkan apa jadinya Anda jika bisnis yang Anda jalankan ini menjadi sumber masalah utama dalam kehidupan Anda. Anda semakin......:
- Jauh dari ALLAH
- Lupa kepada ALLAH
- Mengantarkan kita kepada neraka ALLAH
- Jauh dengan Keluarga
- Tidak pandai Bersyukur
- Terus-terusan Bermaksiat
- Enggan Beribadah
- Enggan Berdo’a
- Malas Berikhtiar
- Sombong dan Riya
- dan sejenisnya
Apakah Anda menginginkan hal-hal seperti tersebut di atas..?
Saya yakin jawabannya adalah TIDAK, bukan..?
Mulai sekarang, mantapkanlah hati Anda bahwa bisnis hanya sekedar Wasilah (Jalan), tujuannya Lillah (ALLAH).
Pada akhirnya, jika Anda jadikan bisinis ini sebagai Wasilah (Jalan), maka Anda memiliki waktu yg cukup banyak, untuk :
- Makin dekat sama ALLAH
- Makin dekat sama Keluarga
- Makin banyak Bersyukur
- Makin jauh dari Kemaksiatan
- Makin rajin Beribadah
- Makin rajin Berdo’a
- Makin rajin Berikhtiar
Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan. Semoga kita senantiasa berada di jalan-Nya. ALLAH mencahayai hidup kita, membimbing kita dan melindungi kita dari keburukan-keburukan. Amiin
Ingat.....
“Bisnis yang paling bagus bukan hanya bisnis yang Menghasilkan Uang saja, tapi juga yang SEMAKIN MENDEKATKAN OWNERNYA DENGAN PENCIPTANYA”. Bayangkan jika ANDA menjadi Pengusaha Travel Umroh, maka bukan penghasilan berupa uang yang akan ANDA peroleh, tetapi ANDA akan semakin mendekat kepada ALLAH SWT dan mengajak sebanyak-banyaknya Umat Islam ke Baitullah yang pada hakekatnya mendekatkan diri pada ALLAH SWT.
Terbuka bagi yang ingin jadi PENGUSAHA TRAVEL UMROH HAJI dengan bergabung dengan PT Arminareka Perdana dengan modal CUKUP Rp 3.5 Juta. Dengan bergabung menjadi PENGUSAHA TRAVEL UMROH DAN HAJI bersama Arminareka Perdana, maka ANDA menjadikan bisnis Anda adalah Wasilah (Jalan), tujuannya Lillah (ALLAH).
Yuuk gabung dengan Kami menjadi PENGUSAHA SUKSES Dunia dan Akhirat, Insha Allah, Amiiin
NB : JANGAN TUNDA NIAT BAIK ANDA.
HUBUNGI SEKARANG JUGA di
0812 187 7873 / 0859 6673 6010
Bayangkan JIKA ANDA menunda sehari saja..maka ANDA akan KEHILANGAN catatan pahala kebaikan ( setiap orang yang akan Anda ajak ke Baitullah akan memberikan bagian pahala kebaikan yang dilaksanakan selama di Baitullah).