PT kiblatain umroh dan haji perwakilan tangerang raya

PT kiblatain umroh dan haji perwakilan tangerang raya paket perjalanan umroh dan haji terpercaya dan berpengalaman

17/04/2020

Setoran tugas kelas abg Jundi d mobil yg parkir Krn sdg PSBB ec Corona..

Salam Sobat FB, yg ada niat program berikut silahkan japri ya...semoga terlaksana dan berkah...Adiefkua04 : 085263179049
26/01/2017

Salam Sobat FB,
yg ada niat program berikut silahkan japri ya...semoga terlaksana dan berkah...
Adiefkua04 : 085263179049

26/01/2017
26/01/2017

Rasulullah, tidak menjumpai pagi melainkan bergegas dalam beraktivitas.

Seperti yang Allah firmankan;

وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِ وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang.” (QS. Ali Imron [3]: 121).

Jadi, tidak salah jika bangsa Arab mengenal petuah, “Waktu adalah pedang.” Kemudian dalam bahasa kita dikenal, “Siapa cepat dia dapat.” Dengan kata lain, siapa bergegas dalam beraktivitas insya Allah dia akan sukses. Sinkron dengan apa yang jamak diketahui orang, “Man jadda wajada” (Siapa bersungguh-sungguh dia dapat).

Dengan demikian, selesai sholat Subuh, selesai tilawah, jangan rebahkan badan. Tapi bangkit dan bergeraklah melakukan aktivitas mulia lainnya. Seperti menyapu rumah, mencuci piring, atau apapun yang pada intinya tubuh bisa bergerak sehingga lepas dari gelayutan mata yang memaksa diri terus mengangut.


24/01/2017

🍃Ada Apa dengan usia 40 tahun ???🍃

🌱Mungkin bagi kita yg masih belum berusia 40 tahun, beranggapan..

"ahh.. ngapain juga baca postingan ini, kan saya masih belum berusia 40 tahun, berarti kan bukan untuk saya"

🌱tetapi ingat, suatu saat nanti kita akan berusia 40 tahun, atau kalau tidak berarti usia kita tidak sampai 40 tahun..

💥Sedikit uangkapan & arti yg pernah di sampaikan di dalam Kitab Sabilul Idtikar tentang orang yg berusia 40 tahun ini, semoga bisa dijadikan perenungan💥

〰〰〰〰〰〰〰〰〰
✨Apabila manusia sudah sampai usia 40 tahun tetapi masih tidak mampu menguasai kebaikannya dan kejelekannya (masih melakukan kejelekan terux menerus), maka akan diusap wajahnya oleh setan seraya berkata :

((بأبي وجه لا يفلح))

saya bersumpah dengan ayah saya (iblis), ini adalah wajah yg tidak beruntung

✨Syekh Al Arif Abdul Wahab bin Ahmad Sya'roni mengatakan dalam Bahril Maurud :
di ambil perjanjian perjanjian manusia apabila sudah berusia 40 tahun serta hendaknya tidak banyak banyak melipat kasur untuk tidur kecuali terpaksa, tidak lalai akan keadaanya sekarang yg menuju alam akhirat pada setiap tarikan nafas dan tidak merasa tenang diusia 40 tahun (tetapi disibukkan hanya dengan beribadah)..
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔸Semoga kita di Istiqomahkan dalam kebaikan sampai usia 40 tahun bahkan sampai akhir usia kita🔸

📚Sumber :
Kajian Umum Senin Pagi Awal Bulan Pondok Pesantren Mambaul Huda dengan Kitab Sabilul Idtikar hal 39 buah Karya Sayyidunal Qutub Al Habib Abdulloh bin Alawiy Al Haddad, Pengajar Al Ustadz Drs H. Muhammad Atho'illah Wijayanto..

semoga bermanfaat,🙏😊

والله أعلم بالصواب..

20/01/2017

YaAllah
mudahkanlah rezki kami
panjangkanlah umur kami
sehatkanlah kami
istiqomahkanlah kami
berikanlah kami kesempatan untuk mengunjungi tanah sucimu ya Allah
Izinkanlah kami untuk bersujud di ka'bahmu ya Allah
Izinkanlah kami bertaubat sebelum kau cabut nyawa kami ya Allah
Ampunilah segala kekilafan kami ya Allah
Ampunilah segala Dosa-dosa kami ya Allah
Dan matikanlah kami dalam keadaan beriman dan husnul khotimah

Aminnn


20/01/2017

Assalamualaikum

Hari ini sudah jumat lagi
Jangan lupa amalan sunnah di hari jumat

Semangat tilawahnya yah 🤗

19/01/2017

Etika berdagang

salah satu point etika dalam berbisnis yaitu :

1. Kejujuran
Dalam hal ini, pedagang atau pengusaha tidak diperbolehkan menyembunyikan kecacataan barang. Jika hal tersebut disembunyikan, keberkahan jual beli akan hilang. Dalam doktrin Islam, kejujuran merupakan syarat fundamental dalam kegiatan bisnis. Rasulullah sangat intens menganjurkan kejujuran dalam aktivitas bisnis. Dalam tataran ini, beliau bersabda, "Tidak dibenarkan seorang muslim menjual satu barang yang mempunyai aib, kecuali ia menjelaskan aibnya" (HR Al-Quzwani). Dalam hadist lain pun bersabda, "Siapa yang menipu kami, dia bukan kelompok kami" (HR Muslim). Rasulullah selalu bersikap jujur dalam berbisnis. Beliau melarang para pedagang meletakkan barang busuk di bagian bawah dan barang baru di atas. Selanjutnya, Ibnu Umar menurut riwayat Bukhori, memberitakan bahwa seorang lelaki menceritakan kepada Nabi SAW bahwa ia tertipu dalam jual beli. Kemudian Nabi SAW bersabda, "Apabila engkau berjual beli, katakanlah, ‘tidak ada tipuan'

pesannya:
berlaku jujurlah saat kita berdagang atau berbisnis, jika kualitas kita standar maka akui itu, jika kualitas kita bagus akui dan buktikan
dan jangan sekali-kali MEMBOHONGI pelanggan saat kita berdagang/berbisnis


16/01/2017

DISCOUNT
*H.Irsyad Syafar,Lc,M.Ed

Jika jiwamu dalam kondisi berat melakukan ketaatan dan amal shaleh, maka berikanlah ia discount.

Jika ia sedang berat melakukan shalat malam, minimal niatnya tetap terpasang menjelang tidur. Maka engkau tidur dalam niat kebaikan. "Sesungguhnya setiap amal tergantung dengan niat...." (HR Bukhari Muslim dari Umar bin Khattab)

Jika ia belenggu tanganmu tuk bersedekah, minimal ia menahannya dari berbuat zhalim kepada orang lain. "Seorang muslim itu adalah yang orang lain selamat dari tangan dan lidahnya...." (HR Ahmad dari Abu Hurairah dishahihkan Albany)

Jika engkau tidak menyibukkan lidahmu berdzikir, minimal tahanlah ia dari ghibah. "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata baik, atau diam...." (HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Jika engkau tak menjadi matahari yang bersinar terang, menerangi banyak orang untuk kebaikan, minimal engkau menjadi bulan purnama, tetap bercahaya karena dapat cahaya dan petunjuk dari orang lain. "Jadilah engkau orang 'alim, atau orang yang belajar, atau orang mendengarkannya, atau orang yang mencintainya. Janganlah engkau menjadi orang yang kelima, niscaya engkau akan celaka..." (HR Baihaqi, Al Bazzar dan Ath Tabrani)

Jika engkau tak mampu menjadi Abu Ubaidah yang kuat menumpas kemusyrikan dan kekafiran walaupun kepada ayahnya sendiri, minimal jangan menjadi ayahnya Abu Ubaidah yang mati dalam keadaan syirik dan kafir kepada Allah.

Jika engkau tak sanggup menjadi Mush’ab bin Umair yang istiqamah di jalan Allah sampai mati syahid, minimal jangan menjadi saudara kandungnya, yang hidup dalam kekafiran.

Jika engkau tak mampu menjadi orang sekaliber Abu Bakar dan Umar yang hidup mendampingi Rasulullah dan wafat juga mendampingi Rasulullah, minimal engkau sekelas seorang wanita tukang sapu Masjid Nabawi. Walaupun hanya tukang sapu masjid, tapi saat dia wafat dan Rasulullah saw tidak mengetahuinya, namun setelah itu Rasulullah saw mendatangi kuburannya dan melakukan shalat ghaib untuknya.

"Setiap amal shaleh ada puncaknya. Dan setiap puncak ada turunnya. Maka barang siapa yang menurunnya ke arah amalan sunnahku, sungguh dia beruntung. Dan barang siapa yang menurunnya ke arah selain itu sungguh dia telah celaka". (Hadits Shahih riwayat Ibnu Hibban dari Abdullah bin Amr).

Wallahu A'lam.

13/01/2017

"Bila seorang hamba memperoleh kedudukan tinggi disisi Allah dan ia tidak bisa meraihnya dengan amalannya, Allah mengujinya pada diri, harta, atau anaknya kemudian ia bersabar hingga mengantarkannya kepada kedudukan yang diraihnya."
~HR. Ahmad 21306
💪

PT kiblatain jaya wisata menyerahkan infak/donasi melalui dompet dhuafa..Semoga berkah..aamiin
12/01/2017

PT kiblatain jaya wisata menyerahkan infak/donasi melalui dompet dhuafa..
Semoga berkah..aamiin

12/01/2017

ASURANSI DUNIA DAN AKHIRAT*
H.Irsyad Syafar,Lc.M.Ed

Banyak sekali orang yang sangat antusias dan perhatian dalam mengamankan kehidupannya dan harta kekakayaannya dengan menggunakan asuransi. Mulai dari asuransi kesehatan, kecelakaan kerja, rawat inap, kematian, asuransi kebakaran dan gempa untuk rumah atau gedung, sampai asuransi kendaraan, dan asset berharga lainnya. Tidak jarang seseorang harus mengeluarkan biaya besar untuk semua jenis asuransi tersebut. Ada yang masih manusiawi, tapi tidak sedikit yang juga berlebihan.

Padahal, seorang mukmin dapat juga mengasuransikan kehidupan dunianya sekaligus akhiratnya tanpa mengeluarkan biaya terlalu besar. Hanya dengan beberapa ibadah lisan yang ringan atau ibadah badan yang tak terlalu lama, tetapi berbuah jaminan yang sangat besar dan tak ternilai harganya. Memberikan keamanan hidup di dunia dan kebahagiaan abadi di akhirat kelak.

Berikut beberapa asuransi dunia akhirat yang sangat mungkin dikerjakan oleh setiap mukmin:

1. Asuransi dunia akhirat (tripel asuransi). Ada tiga amalan yang mengamankan seseorang di dunia dan akhirat.

Pertama, melaksanakan shalat shubuh menjadikan seseorang berada dalam jaminan dan penjagaan Allah. Rasulullah saw bersabda:

مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ

Artinya: "Barang siapa yang Shalat shubuh, maka dalam tanggungan Allah". (HR Muslim)

Kedua, membaca ayat Kursi setiap selesai shalat akan menjamin seseorang masuk ke dalam sorga Allah azza wa jalla. Rasulullah bersabda:

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاَةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ ، إِلاَّ الْمَوْتُ

Artinya: “Barang siapa yang membaca ayat Kursi setiap selesai shalat wajib, tidak ada yang akan menghalanginya masuk sorga kecuali kematian.” (HR Thabrani, dishahihkan oleh Albany)

Ketiga, membaca dzikir berikut di pagi hari dengan penuh keyakinan. Jika dia meninggal sebelum sore maka dia menjadi penduduk sorga. Dan jika dibaca di sore hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal dunia sebelum pagi, maka dia adalah penduduk sorga (dari HR Bukhari):

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

2. Asuransi menyeluruh dari segala marabahaya dan bencana mendadak

Rasulullah saw telah bersabda:

مَنْ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم,ُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَمْ تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حَتَّى يُصْبِحَ وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ ثَلَاثُ مَرَّاتٍ لَمْ تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حَتَّى يُمْسِيَ

Artinya: Barang siapa yang membaca: “Dengan nama Allah yang tidak ada mudharat bersama namaNya, satupun di bumi atau di alngit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”, tiga kali, niscaya dia tidak akan ditimpa bencana mendadak sampai pagi hari. Dan barang siapa yang mebacanya di pagi hari sebanyak 3 kali, maka dia tidak akan ditimpa bencana mendadak sampai sore hari. (HR Abu Daud dari utsman bin Affan).

3. Asuransi harta dan kekayaan.

Harta kekayaan dapat diasuransikan dengan cara menunaikan zakatnya, lalu mengeluarkan infaq dan sedekah.

Rasulullah bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Artinya: “Tidak ada hari dimana manusia berada di hari itu, kecuali ada dua malaikat yang selalu turun (ke bumi). Malaikat yang satu berdoa (kepada Allah): “Ya Allah, berikanlah ganti harta orang yang berinfaq”. Dan berkata malaikat yang satu lagi: “Ya Allah, berikanlah kehancuran harta bagi orang yang tidak mau berinfaq”. (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

4. Asuransi anak

Seseorang dapat mengasuransikan anak-anaknya dengan cara memperbanyak amal shaleh selama hidupnya. Keshalehan orang tua akan berbuah jaminan bagi anak-anaknya. Sebagaimana yang telah Allah beritakan dalam QS Al Kahfi, dimana dua anak yatim telah mendapatkan harta peninggalan orang tuanya yang tersembunyi, sementara kedua anak tersebut tidak mengetahuinya. Harta tersebut terjaga dengan aman karena orang tuanya seorang yang shaleh. (Baca QS Al Kahfi: 82)

5. Asuransi menghadapi gangguan mendadak sehingga tidak dapat berbuat amal shaleh.

Seseorang bila mengalami sakit atau berpergian akan terkendala untuk memaksimalkan amal shaleh. Mungkin tidak bisa shalat berjamaah, tidak bisa ke masjid, berkurang shalat sunatnya, tidak sempat banyak berdzikir atau tilawah Al Quran, dan lain sebagainya. Tentu keadaan ini akan menyebabkan berkurangnya pahala.

Ternyata hal ini bisa dihindarkan dengan cara menjaga amal shaleh dan ibadah selama badan sehat dan selama muqim (tidak berpergian). Maka siapa yang melakukannya, dia tetap mendapatkan pahala yang sama disaat dia sakit atau berpergian.

Rasulullah bersabda:

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

Artinya: Jika seorang hamba mengalami sakit atau musafir (berpergian jauh), maka tetap ditulis baginya (pahala) amalan yang biasa dilakukannya disaat muqim dan sehat”. (HR Bukhari dari Abu Musa)

Ini beberapa amalan lisan dan badan yang akan dapat memberikan asuransi kehidupan di dunia dan di akhirat…

Wallahu A’laa wa A’lam bishshawab..

Address

Taman Royal 3
Tangerang
15145

Telephone

085263179049

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT kiblatain umroh dan haji perwakilan tangerang raya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category