15/01/2021
Kakbah adalah titik pertemuan umat Islam sedunia, bangunan ini tak lebih dari susunan batu berbentuk kubus. Kendati demikian hampir di setiap titik dari bangunan ini sarat akan makna, seolah tak ada habisnya untuk diperbincangkan dan ditelaah. Selain Makam Ibrahim, ada p**a tempat di sekitar Kakbah yang merupakan suatu tempat mustajab untuk berdoa.
Terleibih dahulu seyogyanya kita mengetahui bahwa perkara dikabulkannya doa adalah hak prerogatif Allah, namun berdasarkan riwayat terdapat tempat-tempat yang baik untuk berdoa di sana. Salah satunya adanya Multazam. Sejatinya Multazam hanyalah dinding Kakbah yang terletak di antara Hajar Aswad dan pintu Kakbah.
Mengenai letak posisi Multazam, di dalam kitab Musnad Ibnu Abi Syaibah tertulis beberapa pendapat ulama, sahabat dan tabi’in tentang letak posisi Multazam, ada yang berpendapat bahwa Multazam berada di antara pintu Kakbah dan Hajar Aswad sebagaimana pendapat dari Ibnu Abbas, Syaibani, Mujahid, Muhammad bin Abdurrahman Al Abdi, dan Hanzhalah.
Ada p**a yang berpendapat bahwa letak Multazam itu berada di belakang Kakbah, sebagaimana pendapat dari Waki’, Sufyan, Abu Ishaq, Ma’an bin Isa, Hamid bin Abdirrahman, dan Abu Bakar bin Abdirrahman.
Ketika anda sedang menjalankan ibadah haji atau umrah, terkadang asykar s**a mengingatkan agar jangan lupa berdoa bagi para jemaah manakala sudah mendekati rukun Hajar Aswad dan pintu Kakbah yang dipahami sebagai Multazam yang jaraknya sekitar 4-5 hasta atau sekitar 2-3 meter. Hal semacam ini jelas menandakan bahwa Multazam adalah tempat mustajab untuk berdoa.
Terkait dengan letak Multazam terdapat suatu riwayat yang mashur (yang banyak diketahui) dari Ibnu Abbas yang menyatakan letak Multazam berada di antara pintu Kakbah dan Hajar Aswad. Penamaan Mulatazam tidak terlepas dari derivasi kata iltizam (menempelkan/merapatkan), dinamakan demikian karena ada ikatan sejarah terkait apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW berdasarkan Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah,
Amru bin Syu’aib menceritakan dari ayahnya, "Aku pernah melakukan thawaf bersama Abdullah bin Amr bin Ash, dan ketika kami sampai ke belakang Kakbah, aku berkata, ‘Tidakkah engkau memohon perlindungan kepada Allah dari api neraka?’ Abdullah lalu mengucapkan, ‘Aku berlindung kepada Allah dari api neraka’. Kemudian dia berlalu dan menyentuh Hajar Aswad, selanjutnya dia berdiri antara Rukun (Hajar Aswad) dan pintu (Kakbah), lalu mendekatkan dada, kedua tangan dan pipinya kepada rukun itu, kemudian dia berkata, ‘beginilah aku melihat Rasulullah SAW melakukannya’.”
Dari Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud inilah, maka dinding Kakbah yang terletak di antara pintu Kakbah dan Hajar Aswad dinamai atau diketahui sebagai letak posisi Multazam, karena berdasarkan riwayat tersebut, Rasulullah menempelkan dada dan tangan seraya berdoa, karena itulah dinamai sebagai Multazam tempat yang didekatkan atau ditempelkan.
Jamaah yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah...yuk daftarkan diri segera ke At Tiin Nabila Utama Priangan Timur.
Bagi jamaah yang sudah membayar DP 5 Juta, sudah dapat membawa perlengkapan umrahnya ke rumah
DP adalah Aksi nyata sebagai wujud yang kuat kerinduan mengunjungi Baitullah
Yuk daftar umrah di At Tiin sekarang juga
More info:
089 809 73 908 (Susana)
0812 2397 0202 (Dimas)
0896 9363 7176 (Imam)
+ + +