Candi Liyangan Ngadirejo

Candi Liyangan Ngadirejo Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Candi Liyangan Ngadirejo, Tourist Information Center, Temanggung.

14/04/2026

Bagus sekali kawan

08/10/2025

Mantap gorengane

08/10/2025

Pemandangan gunung sindoro

08/10/2025

Good

08/10/2025

Segera rilis

08/10/2025

Speaker raksasa

Mari kita jaga dan lestarikan seni budaya bangsa
15/09/2019

Mari kita jaga dan lestarikan seni budaya bangsa

Tari Kudalumping Temanggung Jaman Dulu, ngadirejo temanggung jawa tengah

13/08/2019

216 Desa di Kabupaten Temanggung Akan Gelar Pilkades Serentak

Sebanyak 216 desa di berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Temanggung, akan menggelar hajat demokrasi berupa pemilihan kepala desa secara serentak. Menurut rencana pilkades itu bakal digelar pada Januari 2020 dan menjadi ajang pesta demokrasi pada tataran terendah pemerintahan.

"Temanggung akan menggelar pilkades serentak di 216 desa. Pilkades tersebut akan dilaksanakan pada 9 Januari 2020. Maka hari ini kami jelaskan proses tahapan pilkades yang dinamakan santiaji pilkades. Diharapkan dengan santiaji ini pelaksanaan pilkades di 216 desa nanti bisa berjalan dengan baik," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono usai penjelasan teknis pilkades serentak tahun 2020 Kabupaten Temanggung di Pendapa Pengayoman, Senin (12/8/2019).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung tersebut diikuti oleh ketua panitia pilkades se-Kabupaten Temanggung, para ketua Badan Perwakilan Desa, dan sekretaris desa serta panitia tingkat kecamatan.
Menurut Agus, setelah santiaji ini para panitia pilkades harus melaksanakan sosialisasi di masing-masing desa. Harapannya, agar nanti masyarakat betul-betul paham terutama terkait dengan regulasi yang sudah ditetapkan dalam peraturan bupati, termasuk ketentuan baru dalam hal daerah pemilihan.
Berkaitan dengan daerah pemilihan, dia menjelaskan sesuai Permendagri nomor 62 tahun 2018 bahwa tiap desa dalam melaksanakan pilkades ditetapkan menjadi 3 daerah pemilihan. Tiga daerah pemilihan itu di-"breakdown" di masing-masing dusun. Jika di situ ada 3 dusun, berarti ada tiga daerah pemilihan, tetapi bagi desa yang dusunnya kurang dari tiga maka di-breakdown ke RW dan seterusnya breakdown sampai tingkat RT.
"Jadi maksud dari daerah pemilihan ini adalah supaya manakala ada dua calon kades mempunyai suara sama maka tidak ada pemilihan ulang. Mereka yang mempunyai daerah pemilihan paling banyak wilayahnya berarti mempunyai 2 wilayah itu sudah menang itulah yang menang walaupun dua calon tersebut suaranya sama, sehingga nanti tidak ada pemilihan ulang,"katanya.

Dikatakan, sekarang tahapan pengusulan dari masing-masing desa kepada bupati, kemudian setelah itu akan dibuka lamaran bagi bakal calon kepala desa. Mekanisme ini menjadi semacam hal baru dalam tataran perpolitikan di tingkat desa. (ari/adn)

Makanan khas temanggung yang super lezat
05/08/2019

Makanan khas temanggung yang super lezat

Mari kita dukung tembakau timbang bayar
30/07/2019

Mari kita dukung tembakau timbang bayar

Petani Temanggung dukung pembelian tembakau secara tunai

Petani memanen tembakau di kaki Gunung Putri, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (13/8). Petani setempat dalam satu musim panen tembakau hanya menghasilkan 10 ton tembakau per tahun dari luas lahan dua hektare atau 12 ribu pohon tembakau. Hasil panen mereka dijual ke pabrik rokok yang ada di wilayah Jateng serta Jatim dengan harga jual Rp60-100 ribu tembakau kering, dan Rp55.000 ribu untuk tembakau daun. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr/18

Temanggung (LBD entertainment) - Kalangan petani tembakau mendukung pernyataan Bupati Temanggung M Al Khadiq yang meminta semua pelaku pertembakauan, terutama pedagang atau tengkulak hingga pabrikan membeli tembakau petani secara kontan atau tunai.

Petani warga Kledung Dwi Susilo di Temanggung, Selasa, mengatakan pembelian secara kontan menguntungkan petani, karena selama ini petani merasa dibodohi dalam penjualan tembakau. Pembelian yang dilakukan hanya dengan menjanjikan harga, tidak langsung menerima uang.

"Sistem pembelian seperti ini sudah lama dipraktikkan oleh pedagang dan tengkulak tembakau di Temanggung. Petani selalu dirugikan dengan sistem ini, karena harga masih bisa berubah, kadang tanpa alasan yang jelas mereka mengurangi harga dari harga kesepakatan awal," katanya.

Selain harga dikurangi, katanya, berat tembakau juga dipotong. Sistem jual beli seperti ini, petani tidak pernah diuntungkan, apalagi jika sudah mendekati akhir panen tengkulak tembakau semaunya sendiri menentukan harga tembakau.

Padahal, katanya, di akhir panen ini justru kualitas tembakau semakin bagus, namun dengan berbagai macam alasan tengkulak berusaha menurunkan harga pembelian serendah-rendahnya.

"Setiap panen tembakau seperti ini, alasannya pabrik tidak mau membeli tembakau lagi, maka harganya selalu murah," katanya.

Petani lainnya Isnaeni mengatakan tata niaga tembakau memang perlu diubah, sistem yang ada saat ini merugikan petani.

"Bagaimana tidak, mulai dari ongkos transportasi dari gudang milik tengkulak hingga biaya angkut di gudang dan biaya 'tumplek' tembakau semua di tanggung oleh petani, belum lagi masih ditambah dengan potongan berat tembakau, kondisi seperti ini sudah terjadi bertahun-tahun," katanya.

Ia menuturkan petani mendukung pernyataan bupati, mudah-mudahan imbauan bupati itu bisa diaplikasikan oleh semua pelaku tembakau dari pedagang, tengkulak hingga pabrikan sehingga sama-sama diuntungkan.

Selain itu petani juga berharap, pada panen raya tembakau tahun ini pabrikan bisa membeli langsung tembakau dari petani sehingga mata rantai perdagangan tembakau bisa lebih pendek.

27/07/2019

Kopi arabika di Temanggung dijual Rp9.250 per kilogram

Temanggung (LBD entertainment) - Harga kopi arabika gelondong merah basah di tingkat petani Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mencapai Rp9.250 per kilogram pada panen tahun ini.

"Mudah-mudahan harga ini bisa bertahan hingga akhir panen raya," kata petani kopi arabika di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Setyo di Temanggung, Jumat.

Ia mengatakan sejak awal panen pada bulan Juni lalu, harga buah kopi merah basah dibeli dengan harga Rp7.000 per kliogram, kemudian harganya naik menjadi Rp7.500 per kilogram
"Alhamdulillah sejak awal panen, harganya sudah bagus," katanya.

Menurut dia, naiknya harga kopi arabika ini karena permintaan dari pedagang cukup tinggi sehingga pada awal Juli lalu harga kembali naik.

"Banyak pedagang yang datang mencari kopi arabika, pedagang lokal juga banyak," katanya.

Memasuki awal Juli 2019, katanya harga kopi arabika naik kembali menjadi Rp8.000 per kilogram, sepekan kemudian harganya naik menjadi Rp9.000 per kilogram dan saat ini harganya Rp9.250 per kilogram.

Petani lain, Giyono mengatakan meskipun panen raya tahun ini tidak sebanyak tahun lalu, namun harga kopi arabika saat ini cukup bagus.

"Apalagi jika kopinya petik merah semua tanpa campuran kopi hijau maka harganya bisa maksimal Rp9.250 per kilogram, tetapi kalau masih ada hijaunya harganya di bawahnya Rp8.750 sampai Rp9.000 per kilogram," katanya.

Oleh karena itu, dirinya berusaha memetik kopi miliknya jika kopi sudah berubah warna menjadi merah matang. Selain harganya lebih bagus berat kopi juga lebih baik.

Address

Temanggung
56255

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Candi Liyangan Ngadirejo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share