25/08/2024
RENUNGAN
*Hidup itu pilihannya meninggalkan kebaikan atau melakukan kebaikan*
اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْۗ وَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا
" _Jika berbuat baik, (berarti) kamu telah berbuat baik untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat, (kerugian dari kejahatan) itu kembali kepada dirimu sendiri. Apabila datang saat (kerusakan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu, untuk memasuki masjid (Baitulmaqdis) sebagaimana memasukinya ketika pertama kali, dan untuk membinasakan apa saja yang mereka kuasai._ " [QS.17:7]
SALAM SILATURAHMI.
jangan kita merasa miskin ketika berbelanja dipasar berpenampilan orang tak mampu dan menawar dengan serendah rendahkan. bukan kah mereka pun ingin mencari keuntungan utk mencukupi nafkah keluarganya.
sedangkan kita saat berbelanja di toko berlebel harga tercantum. tak pernah kita menawar.
ADIL adalah menepatkan sesuatu pada tempatnya. bukan sama sama memberikan yg sama.
anak sekolah SD dan SMA pun tak mungkin diberikan bekal uang saku yg sama. sesuai dengan kebutuhan.
alfaqir
abu yusuf qordowi